Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Baqarah Ayat 3الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ“Yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.”Pada ayat ini, Allah menjelaskan sifat-sifat orang yang bertakwa.Apa saja sifat-sifat orang bertakwa yang bisa mengambil hidayah dari Al-Qur'an?1. Orang-orang yang beriman kepada yang gaib.Gaib yaitu sesuatu yang tidak kelihatan, seperti alam barzakh, masa depan, surga dan neraka, malaikat, takdir, Allah, dan lainnya yang membutuhkan keimanan.Ini adalah level yang tinggi, yaitu beriman kepada sesuatu yang tidak terlihat, namun terdapat bukti-bukti yang menunjukkannya. Ini adalah sifat spesial yang memuliakan kaum beriman.2. Mendirikan salat.Mendirikan atau menegakkan salat tidak sama dengan sekadar mengerjakan salat.Yang dituntut oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah menegakkan salat. Menegakkan berarti melazimkan seseorang untuk salat dengan baik, berusaha menyempurnakan rukun-rukunnya dan sunnah-sunnahnya, serta berusaha sebaik-baiknya dan khusyuk.Salat inilah yang mengantarkan kepada pencegahan perbuatan yang keji dan mungkar.3. Dan dari apa yang Kami beri rezeki kepada mereka, mereka infakkan.Rezeki yang mereka infakkan bahwasanya berasal dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kita berusaha, tetapi yang menentukan banyak dan sedikitnya rezeki adalah Allah.Yang diminta oleh Allah hanyalah sebagian, bukan seluruhnya. Allah memberi, maka kita mengeluarkan sebagian.Karena harta dari Allah adalah amanah.Infak, kata para ulama, di sini bersifat umum, mencakup infak wajib dan infak sunnah.Infak wajib dibagi menjadi dua, yaitu:✓ Zakat, yang sudah ditentukan kadar dan aturannya.✓ Infak wajib, seperti nafkah kepada keluarga, orang tua, kerabat, orang miskin, dan lainnya. Ini tidak ditentukan kadarnya secara khusus, namun berdasarkan 'urf (kebiasaan yang berlaku) dan kemampuan.Adapun infak sunnah, sifatnya bebas. Yang penting dilakukan dengan ikhlas.