📚 Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

✏️ Buat Laporan
📚 Jejak Pustaka5 September 2026
S
Shinta Dewi

📍 Kota Surabaya

The Barakah Effect — Keberkahan adalah Tentara Allah

Syekh Mutawalli Asy-Sya’rawi menggambarkan barakah seperti “tentara” dari Allah yang dikirim untuk menopang sesuatu. Jadi, ketika Allah meletakkan barakah pada sesuatu, bukan berarti jumlahnya secara ajaib harus bertambah, tetapi dampak dan manfaatnya bisa menjadi jauh lebih besar daripada apa yang terlihat secara angka.Contohnya:Harta diberi barakah → bukan sekadar menjadi banyak, tetapi cukup, bermanfaat, dan membawa kebaikan.Anak diberi barakah → bukan sekadar bertambah secara usia, tetapi tumbuh menjadi pribadi yang baik.Tubuh diberi barakah → kekuatan dan kesehatan yang ada digunakan untuk kebaikan.Waktu diberi barakah → waktu yang terbatas mampu diisi dengan banyak hal yang bermanfaat.Hati diberi barakah → memiliki ketenangan dan kebahagiaan meskipun keadaan tidak selalu sempurna.Jadi, barakah membuat sesuatu “lebih” tanpa harus membuat sesuatu itu “lebih banyak”.Ini mungkin inti paling menarik dari konsep barakah:yang bertambah bukan selalu kuantitasnya, tetapi kebaikan, manfaat, kecukupan, dan dampaknya.

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka4 September 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

📍 Kota Prabumulih

Root & wings 1 - Langkah-langkah praktis untuk membantu anak-anak menentukan pilihan sendiri.

Langkah-langkah praktis untuk membantu anak-anak menentukan pilihan sendiri:• Terapkan kebijakan pengambilan keputusan secarasukarela.Beri mereka informasi yang bisa mereka serap tentangapa pun yang harus mereka putuskan.•Mundurlah selangkah ke belakang dan biarkan merekamembuat pilihan sendiri.• Biarkan mereka menanggung konsekuensi akan kepu-tusan/pilihan mereka.Terkadang mereka akan memilih opsi yang tidak terlalu bagus dan dalam prosesnya memetik pelajaran.Jangan merendahkan anak Anda. Sebaliknya, dukung dan beri dia semangat pada saat-saat seperti itu.Ketika membuat pilihan baik yang menghasilkan konsekuensi positif, rasa percaya diri anak terhadap kemampuan mereka sendiri akan tumbuh.

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka3 September 2026
S

Siti Nadiroh

📍 Kabupaten Brebes

Sebab-sebab mendapatkan Husnul Khotimah

Saudaraku sesama muslim, berbaik sangkalah kepada Allah dan janganlah kalian meninggal dunia, kecuali ber-baik sangka kepada Allah. Karena Dialah kekasihmu, yang melimpahkan rahmat-Nya kepadamu, pelindungmu, dan yang melimpahkan rezeki kepadamu.Karena itu janganlah Anda berharap kepada selain-Nya, jangan menghendaki rahmat dari selain-Nya. Berlindung dan bertaubatlah kepada-Nya. Karena sesungguhnya Dia men-cintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri, serta mencintai orang-orang yang kembali kepada-Nya.

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka2 September 2026
H

Halida Achmad Bagraff

📍 Kota Surabaya

Ringkasan sub bab wafatnya Nabi Muhammad

Selama hari-hari sakitnya, Rasulullah banyak berwasiat, diantara:Beliau berwasiat untuk mejaga hubungan baik dengan orang anskjmm mh uBeliau berwasiat agar menjaga husnudzan kepada Alllah diBeliau berwasiat agar menjaga shalatAgar yahudi diusir dari jazirah arab.Peringatan keras agar tidak membangun masjid di agustus kuBuku: Bila Kumati. Catatan Tentang Peristiwa Kematian.Karya: Ammi Nur Baits

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka2 September 2026
N
Nuriska Garnitasari

📍 Kota Bandung

Ikuti iramanya barulah dia akan menyesuaikan

Aku terkesan dengan kisah yang dijadikan contoh untuk penggambaran highlight mengenak keterikatan.Penulis menceritakan pengalamannya belajar berlari kepada dua pelari berbeda. Pelari A memberikan arahan dan koreksi pada penulis setelah melihat penulis berlari beberapa kali. Pelari B mengajak berlari bersama dengan pace si penulis (pelari pemula), beberapa kali berlari bersama sambil mengobrol. Tak terasa si penulis sudah di pace berbeda dan lebih cepat dari sebelumnya. Cara pelari B berkesan sekali karena dia mau menyesuaikan kecepatan lari dan mengikuti ritmesi penulis sampai akhirnya penulis bisa berlari dalam kecepatan yang lebih cepat.

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka2 September 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Jangan terlalu berlebihan menilai performa anda

Jangan terlalu berlebihan menilai performa andaSumber: Don't sweat the small stuff with your family Banyak orang terperangkap dalam bola yang merusak diri yang biasanya mendorongnya pada rasa frustasi dan ketidakpuasan. Menilai performa diri secara berlebihan berarti anda akan berusaha mati-matian mempertahankan nilai anda. Ini berarti anda menghabiskan waktu dan tenaga cuma untuk memikirkan seberapa baik anda berperilaku dan menghitung-hitung berapa banyak kesalahan yang telah anda buat. Kemungkinan Anda berkata atau berpikir seperti ini "ya ampun aku telah empat kali bersikap berlebihan pada anak-anak" atau "sudah tiga minggu rumah jadi rapi".Masalah yang muncul akibat bola demikian adalah anda akan jarang itupun jika pernah merasa telah berusaha dengan cukup baik. Upaya tatap menjaga performa ini membuat perhatian anda tersedot pada apa yang dapat anda lakukan dengan lebih baik. Ini akan menambah tekanan pada hidup anda yang sudah penuh tekanan. Ini sama halnya Anda diikuti kritikus tak nampak kemanapun anda pergi ke setiap sudut rumah. Kritikus yang sepanjang hari mengingatkan anda bahwa anda kurang usaha. Makan jika menurut standar anda sendiri anda telah cukup berusaha upaya mempertahankan nilai Anda menimbulkan ketidakpuasan. Malam ini akan mengingatkan anda bahwa anda berhak berbahagia atau merasa puasanya bila semuanya telah berada di tempatnya. Solusi yang lebih baik untuk mengatasi pikiran seberapa baik kerja Anda adalah dengan memusatkan perhatian anda sepenuhnya pada saat sekarang dan hanya membuat keputusan untuk melakukan apa yang terbaik yang bisa anda lakukan dalam situasi yang bersangkutan. Jika rumah sedang berantakan dan anda ingin berserahnya anda punya waktu dan tenaga laksanakan dan segeralah mulai. Tapi coba perhatikan betapa anda menjadi lebih efektif tidak cepat merasa lelah dan tidak mudah kesal sehingga ketika sedang beres-beres rumah Anda menghindari pikiran-pikiran yang mengatakan bahwa anda kelewat lama bersih-bersih atau menyuarakan bahwa bersih-bersih itu ternyata tidak ada gunanya karena besok pun akan kotor lagi. Cobalah apakah anda bisa mengurangi atau menghilangkan sama sekali kebiasaan mengingat-ingat waktu yang dipakai untuk beres-beres sebelumnya. Sebaliknya pusatkan perhatian anda khusus pada upaya bersih-bersih yang sedang anda kerjakan. Kemungkinan besar balasan menyenangkan yang anda terima adalah betapa sedikitnya usaha yang perlu Anda kerahkan untuk beres dan anda akan merasa tidak terlalu kelelahan jika faktor evaluasi dibuang dari pikiran anda. Anda akan segera menemukan bahwa kecenderungan apapun yang dimaksudkan untuk mengevaluasi performa Anda adalah tidak lebih dari sumber kekacauan yang menyebabkan menurunnya produktivitas dan juga kenikmatan mengerjakan tugas secara keseluruhan. Proses yang serupa dapat diterapkan untuk mengatasi masalah dengan anak-anak juga untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari. Sebagai contoh ketimbang memikirkan sesudah berapa kali Anda adu argumentasi sepanjang hari ini ada baiknya anda mencoba mengatasi adu argumentasi ini tanpa menyakiti orang lain. Saya yakin perubahan fokus secara sederhana ini akan membuat hidup anda jauh lebih mudah ditangani. Mengelola rumah tangga membesarkan anak dan menjalani kehidupan berkeluarga akan terasa menyenangkan bahkan terasa damai jika otak anda tidak dipenuhi dengan pikiran-pikiran yang mengangkat masalah seberapa baik anda mengerjakan tugas rumah tangga atau bagaimana anda dapat melakukan dengan lebih baik. Dengan mempertahankan sebagian besar fokus Anda pada saat sekarang anda akan menghilangkan stres dan membangkitkan potensi Anda agar lebih produktif. Selain itu ini juga menambah kemungkinan ditemukannya kegembiraan dari kegiatan-kegiatan sehari-hari yang paling sederhana. Jadi berhentilah mencari-cari apakah kerja anda sudah bagus dan mulailah hidup yang sesungguhnya!!!!

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka2 September 2026
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 6 Dahsyatnya Bahaya Lisan Wanita

6. Bercanda yang DiharamkanBercanda pada asalnya diperbolehkan selama tidak mengandung sesuatu yang diharamkan, seperti dusta, penghinaan, menyakiti orang lain, atau melampaui batas.Bercanda dapat dibagi menjadi beberapa keadaan:1. Bercanda yang MubahYaitu bercanda yang ringan, tidak mengandung sesuatu yang diharamkan, tidak menyakiti atau merendahkan orang lain, dan perkataan yang disampaikan tidak mengandung kedustaan.Nabi ﷺ juga pernah bercanda, namun beliau tidak mengatakan kecuali kebenaran.2. Bercanda yang MakruhYaitu bercanda yang terlalu sering dan berlebihan, sehingga seseorang banyak tertawa dan lalai dari hal-hal yang bermanfaat.Banyak tertawa dapat menjadi sebab kerasnya hati dan berkurangnya kewibawaan seseorang.Nabi ﷺ bersabda:“Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa dapat mematikan hati.”Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dan juga memiliki riwayat lain dengan lafaz yang serupa.Adapun riwayat dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu memuat tambahan:“...karena hal itu mematikan hati dan menghilangkan cahaya wajah.”Riwayat tersebut disebutkan oleh ath-Thabrani dan beberapa ulama hadis lainnya.3. Bercanda yang HaramYaitu bercanda yang mengandung kedustaan untuk membuat orang lain tertawa, atau mengandung unsur haram lainnya seperti menghina, merendahkan, atau menyakiti orang lain.Nabi ﷺ bersabda:“Celakalah orang yang berbicara lalu berdusta untuk membuat orang-orang tertawa. Celakalah dia, celakalah dia.”HR. Abu Dawud no. 4990 dan Tirmidzi no. 2315. Tirmidzi menilai hadis ini hasan.Catatan PentingYang menjadi haram bukan sekadar bercandanya, tetapi apabila candaan tersebut mengandung perkara yang diharamkan, seperti berdusta, menghina, merendahkan, menyakiti, atau menzalimi orang lain.Karena itu, seorang Muslim hendaknya tetap menjaga lisannya meskipun sedang bercanda.

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka2 September 2026
E

Exa Betti Aldila

📍 Kabupaten Magelang

Mengelola Keuangan Rumah Tangga Islami - Dr. Labib Najib Abdullah

Manfaat Menabung bagi Rumah TanggaMenabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi bagian dari perencanaan dan tanggung jawab terhadap keluarga, termasuk generasi yang akan datang.4 manfaat utama menabung:Menjaga stabilitas keluarga ketika muncul kebutuhan mendesak di masa depan.Memberikan ketenangan sehingga hubungan dan kekompakan antaranggota keluarga semakin baik.Meningkatkan taraf hidup melalui hasil investasi dari tabungan.Mempersiapkan masa depan anak dan cucu agar mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.💡 Pelajaran dari Sa'ad bin Abi WaqqashRasulullah ﷺ mengajarkan agar harta tidak seluruhnya dihabiskan atau disedekahkan sehingga keluarga yang ditinggalkan menjadi kekurangan. Meninggalkan keluarga dalam kondisi berkecukupan lebih baik daripada meninggalkan mereka dalam kesusahan hingga meminta-minta.📖 Prinsip Al-Qur'anKisah dalam QS. Al-Kahfi: 82 menunjukkan seorang ayah saleh yang menyimpan harta untuk anak-anak yatimnya hingga mereka dewasa.Sementara QS. An-Nisa: 9 mengingatkan agar kita memikirkan kesejahteraan anak-anak yang ditinggalkan dan tidak membiarkan mereka menjadi lemah serta kekurangan.✨ Intinya:Menabung adalah bentuk ikhtiar, tanggung jawab, dan kasih sayang kepada keluarga. Merencanakan masa depan bukan berarti kurang tawakal, tetapi bagian dari menjaga amanah Allah.

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka2 September 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Harta merupakan amanah dari Allah Ta'ala dan pada hakikatnya harta yang kita miliki adalah harta yang telah kita habiskan dan kita sedekahkan. Sedangkan harta yang kita tinggalkan dan kita simpan adalah milik ahli waris kita. Yang kita sadari adalah bahwa harta yang kita sedekahkan itu tidak akan berkurang sama sekali, tetapi justru akan bertambah dan semakin subur.Dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim (no. 2588), Rasulullah ﷺ bersabda, yang artinya: "Sedekah tidak mengurangi harta. Allah tidak menambah kepada seorang hamba karena sifat maafnya, kecuali kemuliaannya. Dan tidaklah seseorang itu tawadhu' karena Allah, kecuali Allah akan mengangkat derajatnya."

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka2 September 2026
F
Fatimah Zahra

📍 Kabupaten Banggai

Bab 6 tafsir tauhid

Firman Allah Subhanahu wata'ala "Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertahankan) al- Masih purltra Maryam, padahal mereka hanya di suruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yg mereka Persekutukan." (At-Taubah: 31)."Dan diantara manusia ada orang² yg menyembah tandingan² selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang beriman sangat cinta kepada Allah." (Al-Baqarah: 165)."Barangsiapa mengucapkan Laa Ilaaha Illallah dan mengingkari Sesembahan selain Allah, haramlah harta dan darahnya, sedang hisab (perhitungan) nya adalah terserah Allah."Keterangan tentang bab ini adalah pada bab² berikutnya. Adapun kandungan bab ini menyangkut masalah yg paling besar dan paling mendasar, yaitu : Tafsir "Tauhid" dan Tafsir "Syahadat"

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka2 September 2026
R
Risdayani Pratiwi

📍 Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Sebab hartalah Qarun menjadi sombong. Sampai disebutkan oleh para ulama bahwa kunci gudangnya Qarun yang begitu berat membuat orang-orang kuat yang membawanya berjalan dengan sempoyongan.Ada khilaf di kalangan ahli tafsir tentang berapa jumlah orang yang mengangkat kunci tersebut. Ada yang mengatakan 20 orang; ada yang mengatakan 40 orang; ada yang mengatakan 70 orang; dan ada yang mengatakan sekumpulan orang.Intinya, disebutkan bahwa orang-orang yang membawa kunci-kunci Qarun adalah orang-orang yang kuat. Namun, saat memikulnya, mereka terpaksa membawanya dengan sempoyongan karena beratnya yang luar biasa.Kunci setiap gudang terbuat dari kulit dan berukuran satu jari, yang menunjukkan bahwa gudang-gudang milik Qarun sangat banyak. Saking banyaknya, kunci-kunci tersebut harus dipikul oleh banyak orang hingga membuat mereka kesulitan untuk berjalan.Selain itu, beberapa ahli tafsir menyebutkan bahwa ketika Qarun keluar, kunci-kunci itu dipikul oleh 60 ekor hewan bagal (yang mirip dengan keledai).

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka2 September 2026
D

Dewi Hajar Novanda

📍 Kota Depok

Bab 14 - BERNIAT UNTUK MENJADI CUKUP BAGUS

🌿 BERNIAT UNTUK MENJADI CUKUP BAGUS✦ Tidak ada orang tua yang sempurna• Semua orang tua pernah membuat kesalahan.• Semua orang tua memiliki hari-hari yang tidak dibanggakan.• Kesalahan adalah bagian dari proses belajar dan bertumbuh.• Melalui kesalahan, kita dapat mengajarkan anak tentang kejujuran, kerendahan hati, dan cara menghadapi kegagalan.✦ Prinsip 70/30 dalam pengasuhan• Berusahalah menjadi orang tua terbaik sekitar 70% dari waktu yang ada.• Jangan terlalu keras pada diri sendiri untuk 30% sisanya.• Jika sebagian besar waktu kita sudah berusaha dengan baik, itu sudah cukup.✦ Targetnya bukan kesempurnaan• Pengasuhan adalah pekerjaan yang berat.• Tantangan pengasuhan akan terus berubah seiring bertambahnya usia anak.• Tidak mungkin menjadi segalanya untuk semua orang.• Tujuan yang lebih realistis adalah menjadi orang tua yang cukup baik (good enough parent).✦ Gentle discipline bukan tentang sempurna• Gentle discipline adalah tentang kesadaran dan rasa hormat.• Akan ada saat ketika kita tidak mampu merespons seperti yang diharapkan.• Dalam situasi tersebut, lakukan yang terbaik yang kita bisa.• Belajar memaafkan diri sendiri ketika gagal adalah bagian dari proses.✦ Jangan menyerah saat melakukan kesalahan• Kesalahan sesekali tidak menghapus semua usaha baik yang telah dilakukan.• Tetap lanjutkan perjalanan pengasuhan meskipun pernah gagal.• Momen ketika kita memilih untuk tenang, terhubung, dan penuh kasih adalah momen yang paling berharga.• Jika itu lebih sering terjadi daripada sebaliknya, maka kita sudah berada di jalur yang tepat.✦ Bagian 30% memiliki pelajaran penting• Membantu mengenali pemicu emosi dan kemarahan.• Menunjukkan area yang masih perlu diperbaiki.• Mengajarkan pentingnya meminta maaf kepada anak.• Membantu mengubah kesalahan menjadi pengalaman belajar.• Menyadarkan kita bahwa ada kebutuhan diri yang mungkin belum terpenuhi.✦ Ketika rasio 30% mulai meningkat• Bisa menjadi tanda bahwa kita membutuhkan dukungan.• Mungkin membutuhkan waktu untuk beristirahat.• Mungkin membutuhkan bantuan dari orang lain.• Mungkin membutuhkan teman untuk berbicara.• Mungkin hanya perlu belajar memaafkan diri sendiri.✦ Rawat diri agar dapat merawat anak• Kesejahteraan orang tua memengaruhi kualitas pengasuhan.• Memenuhi kebutuhan diri bukanlah tindakan egois.• Kita tidak dapat merawat orang lain dengan baik jika diri sendiri sedang kelelahan.✦ Lihat pola secara keseluruhan• Ada hari-hari yang terasa sangat baik.• Ada hari-hari yang terasa sangat berat.• Jangan menilai diri hanya dari satu hari yang buruk.• Gunakan hari-hari sulit sebagai sinyal untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi kebutuhan diri.✨ Pesan Utama• Orang tua tidak harus sempurna.• Orang tua hanya perlu terus belajar dan bertumbuh.• Menjadi "cukup baik" adalah tujuan yang realistis dan bermakna.• Usaha yang konsisten jauh lebih penting daripada kesempurnaan.• Anda sudah cukup baik, dan itu sangat berarti bagi anak Anda. 🌷

💬 0 komentar📅 2 Sep 2026Baca selengkapnya →