๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Bicaralah dengan penuh kasih sayang

Bicaralah dengan penuh kasih sayang Sumber : don't sweat the small stuff with your family Bukan hal sulit terjerumus dalam kebiasaan menggunjingkan orang lain berbicara dengan nada kasar dan keras kepada orang lain mengatakan sesuatu yang jahat atau negatif mengenai kehidupan orang lain menggerutu dengan sikap tidak sopan mengusir dan segala macam bentuk cara bicara negatif. Sayangnya kebiasaan ini meskipun tampak tak punya pengaruh apa-apa atau tak tampak merusak sebenarnya memiliki konsekuensi yang lebih luas. Berbicara dengan nada negatif atau kasar dapat diartikan sebagai perilaku yang memandang rendah dan menyakiti orang lain. Tidak seorang pun terutama anggota keluarga kita sendiri yang suka diserang dan akibatnya setiap orang akan merasa sakit hati. Reaksi yang muncul akibat adanya serangan verbal adalah dorongan untuk bersikap defensif bisa jadi malah dendam. Ini pasti akan mengakibatkan terkikisnya rasa saling menyayangi di keluarga anda. Jika serangan tidak dilakukan secara langsung ke orang yang bersangkutan melainkan lewat jalan belakang ini juga merupakan tanda ketidaksopanan. Cara seperti ini tidak memberi orang yang diserang kesempatan untuk membela diri. Yang paling penting coba periksa perasaan Anda ketika anda berbicara dengan ada kasar atau negatif. Jika anda mau memperhatikan Saya kira Anda akan setuju bahwa perasaan Anda juga tidak nyaman. Persamaan dengan keluarnya kata-kata yang keras muncul juga perasaan stress dan kaku semacam rasa sakit yang tidak enak di hati anda. Ketika berbicara dengan negara negatif semua perhatian Anda terfokus pada apa-apa yang salah pada dunia sekitar dan orang lain. Perilaku ini akan membuat Anda lupa mensyukuri apa yang telah anda miliki dan bahkan akan menyebabkan anda tetap terpaku pada ketidaksempurnaan tak seorang pun ada yang menang. **Apakah kita merasa lebih enak setelah mengatakan hal yang jahat dan tidak sopan? Kepekaan akan perasaan betapa tidak enaknya rasa mengatakan sesuatu yang jahat kepada orang lain merupakan faktor yang mampu mencegah saya kelewat sering mengalami kekeliruan ini. Ada banyak variasi untuk mengekspresikan hal-hal negatif melalui kata-kata. Ciri yang benar-benar sangat menyakitkan sampai yang tampaknya tak terlampau membuat sakit hati. Namun level apapun dari spektrum y baik yang paling sadis sampai yang paling lembut efeknya tidak jauh berbeda. Sesuatu di mana berbicara kasar bahkan secara ringan pun akan merusak keharmonisan hari kita. Ini membuat kita merasa sedikit uring-uningan negatif bersikap kritis dan selalu curiga namun harus sebaliknya juga benar bila apa-apa yang kita ungkapkan sebagian besar berasal dari kebaikan dan kasih sayang kita akan merasakan perasaan damai dan pemenuhan karena mengetahui bahwa kita telah ikut serta menciptakan dunia yang lebih baik. Tidak ada orang yang sempurna dan kita pasti pernah terpelesek. Tetapi kebanyakan orang memiliki banyak kesempatan untuk memperbaiki diri. Berusahalah sebaik-baiknya untuk berbicara dengan penuh kasih sayang jika anda melakukan hal yang sama. Cukup banyak diantara kita yang dengan tulus melakukannya kita akan hidup di dunia dengan lebih penuh kasih sayang dan lebih sabar

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบPertama: Nabi Ibrahim adalah Nenek Moyang Nabi Muhammad (bagian ke dua)Menjelaskan hadist dari Abbas radhiallauanhu riwayat Bukhari No.4464 yang berisi kisah Hajar dan Ismail yang ditinggalkan di antara bukit Safa dan Marwah oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah sampai akhirnya menemukan air zamzam, lalu Hajar bertemu dan hidup beraama suku yang singgah disana. Lalu Hajar meninggal dan Ismail tumbuh besar bersama suku tersebut dan menikahi wanita jurhum. Sampai akhirnya bertemu kembali dengan Nabi Ibrahim dan membangun kakbah atas perintah Allah. Dari penjelasan hadist ini, dapat diketahui bahwa Nabi Muhammad termasuk golongan Arab Musta'rabah, karena Nabi Ismail A bukan orang Arab asli, namun beliau lahir di negeri Arab, beristri wanita Arab, kemudian anak-anak beliau juga bercampur dengan orang-orang Arab, sehingga dikenal seperti Arab asli.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Roots & wings 1 - Raksha Bharadia

Kita sering lupa bahwa setiap anak telah dianugerahiberbagai kualitas unik dan kebutuhan dasaruntukmenemukan tempatnya di dunia. Namun sebelum mencapainya, dia harus menemukan jati dirinya terlebih dulu. Setiap anak punya hasrat untuk belajar, tumbuh, dan menjadi mandiri.Dan yang terutama dia punya hak untuk memiliki kehendak sendiri. Kita harus yakin bahwa anak kita mengikuti jadwal individu masing-masing untuk berkembang. Mampukah kita mempercayai adanya rencana yang lebih besar bahkan saat kita tidak melihatnya?

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
I

Ida Ummu hafsho

๐Ÿ“ Kota Palu

Lingkungan anak

Ringkasan:Memiliki anak membawa banyak perubahan dalam hubungan dan kehidupan sehari-hari.Waktu bersama pasangan dan waktu untuk diri sendiri menjadi berkurang.Pola tidur, pekerjaan, kehidupan sosial, dan kebiasaan juga dapat berubah.Perubahan membutuhkan penyesuaian, kesabaran, dan sikap fleksibel.Penting untuk menerima kehidupan baru daripada terus berusaha mengembalikan keadaan seperti dulu.Rasa kesal atau kecewa perlu dipahami penyebabnya agar tidak berujung pada saling menyalahkan.Kerja sama dan pembagian tanggung jawab yang seimbang dalam mengasuh anak dapat membuat hubungan lebih baik.Perbedaan pendapat dalam keluarga adalah hal yang wajar; yang terpenting adalah cara menghadapi dan menyelesaikan konflik.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
Y
Yudith Sand Faundry

๐Ÿ“ Kabupaten Serang

Jejak Pustaka 26 Agustus

["Malu tidak mendatangkan apapun kecuali kebaikan." - HR. al-Bukhari, No.6117Malu merupakan salah satu sifat mulia yang dimiliki oleh seorang wanita. Malu merupakan bagian dari kemuliaan akhlak yang menjadikan wanita tampak anggun dan terjaga.Rasa malu dapat menjadikan seseorang tetap menjaga kehormatannya. Sebagaimana yang digambarkan dalam kisah shahabiyah yaitu Ummu Salamah dan kisah yang terdapat di Al-Qur'an tentang kisah wanita dari Madyan yang mendatangi Nabi Musa.]

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Sebagaimana yang dijanjikan Allah dalam Al-Qur`an surat Fรขthir ayat 29, yang artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang mempelajari Kitab Allah, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya baik secara diam-diam dan terang-terangan; maka mereka itu boleh mengharapkan suatu macam perniagaan yang tidak akan pernah merugi."Dapat kita bayangkan bahwa Allah menjamin usaha kita ibarat peniagaan (dagang) yang tidak akan pernah bangkrut. Hanya perlu dipahami bahwa keuntungan dari perniagaan kita mungkin belum bisa cair secara fisik pada saat itu, tapi akandisimpan oleh Allah dalam rekening tabungan rezeki kita. Kapan turunnya? Hanya tinggal menunggu saja karena hanya Allah yang tahu saat yang paling tepat untuk kita.Rasulullah ๏ทบ bersabda, yang artinya: "Sedekah membuat orang semakin banyak hartanya. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah Ta'ala akan melimpahkan rahmat-Nya." (HR. Ibnu Abi ad-Dunya)Imam Ali berkata, โ€œPancinglah rezeki dengan sedekah.โ€

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
N
Nela Agu Saudara

๐Ÿ“ Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 1 Dahsyat Bahaya Lisan Wanita

Alangkah Bahayanya LisanLisan adalah salah satu nikmat Allah yang sangat besar. Bentuknya kecil, tetapi akibat dari ucapan yang keluar darinya bisa sangat besar, bahkan bisa menjadi sebab seseorang masuk ke dalam neraka.Karena itu, menjaga lisan adalah perkara yang sangat penting. Jangan sampai kita berbicara tanpa berpikir, karena setiap ucapan akan dicatat dan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.Allah berfirman:โ€œTidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap mencatat.โ€(QS. Qaf: 18)Allah juga berfirman:โ€œ.....Dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang pun.โ€(QS. Al-Kahfi: 49)Artinya, tidak ada satu pun perkataan kita yang sia-sia di sisi Allah.Rasulullah ๏ทบ juga sangat mengkhawatirkan bahaya lisan bagi umatnya. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi bertanya kepada Rasulullah ๏ทบ tentang perkara yang harus ia pegang sebagai pedoman. Beliau menjawab:โ€œKatakanlah: โ€˜Aku beriman kepada Allah,โ€™ kemudian istiqamahlah.โ€Kemudian Sufyan bertanya, โ€œWahai Rasulullah, apa yang paling engkau khawatirkan terhadapku?โ€Rasulullah ๏ทบ memegang lidah beliau, lalu bersabda:โ€œIni.โ€(HR. Tirmidzi)Ini menunjukkan betapa seriusnya bahaya lisan.Seseorang bisa saja rajin beribadah, tetapi lisannya masih suka menyakiti, mencela, menggunjing, berdusta, menyebarkan berita yang tidak benar, atau membicarakan sesuatu yang tidak bermanfaat. Karena itu, kita perlu belajar untuk berpikir sebelum berbicara.Allah mengingatkan kita untuk bertakwa dan menaati-Nya:QS. Ali 'Imran: 102 โ€” ..... bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa.QS. An-Nisa: 1 โ€” ..... Allah selalu menjaga dan mengawasi kita.QS. Al-Ahzab: 70โ€“71 โ€” ..... berkata dengan perkataan yang benar dan menaati Allah serta Rasul-Nya akan membawa kepada kemenangan yang besar.Jadi, jangan meremehkan ucapan hanya karena kata-kata itu keluar dengan cepat dan terlihat sederhana.Lidah memang kecil, tetapi dosa yang ditimbulkannya bisa sangat besar.Maka sebelum berbicara, mari biasakan bertanya kepada diri sendiri:โ€œApakah perkataan ini benar? Apakah bermanfaat? Apakah Allah ridha jika aku mengucapkannya?โ€Sebab menjaga lisan bukan hanya tentang diam, tetapi tentang belajar menggunakan nikmat Allah ini untuk perkara yang baik.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
R
Ressy Sri Agesty

๐Ÿ“ Kabupaten Bandung

Bagaimana Menerangkan kepada Anak tentang Sex Education yang Mudah Dimengerti dengan Bahasa Anak-Anak

Pendidikan seks pada anak bukan tentang mengajarkan hubungan seksual, tetapi mengenalkan tubuh, aurat, perbedaan laki-laki dan perempuan, batasan sentuhan, serta cara menjaga diri.Dapat dimulai dari:Mengenalkan nama dan fungsi bagian tubuh.Mengajarkan aurat dan cara menjaganya.Melatih kemandirian seperti toilet training, mandi, berpakaian, dan tidur.Mengajarkan bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain.Membiasakan anak menjaga aurat dan berganti pakaian di tempat tertutup.Tujuannya agar anak mengenal tubuhnya, memahami batasan, menjaga kehormatan, dan mampu melindungi dirinya sesuai nilai-nilai Islam

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
E

Exa Betti Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Mengelola Keuangan Rumah Tangga Islami - Dr. Labib Najib Abdullah

Islam: Agama Bekerja dan BerusahaPelajaran dari hadis Nabi ๏ทบ:Pekerjaan kecil tetap lebih baik daripada meminta-minta, meskipun hasilnya sedikit.Islam adalah agama kerja, bukan agama yang mengajarkan kemalasan, pengangguran, atau menggantungkan diri kepada orang lain.Manfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarga serta mencari nafkah.Rasulullah ๏ทบ memberikan solusi yang praktis dan langsung menyelesaikan akar masalah, bukan hanya memberikan bantuan materi atau nasihat.Makna ekonomi yang lebih luasManusia memiliki kebutuhan dan didorong untuk berusaha memenuhinya dengan cara yang halal.Tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi sendiri, sehingga manusia saling membutuhkan dan bekerja sama.Ketika seseorang berusaha memenuhi kebutuhan orang lain melalui pekerjaannya, ia juga memperoleh manfaat untuk dirinya sendiri.Karena itu, aktivitas ekonomi yang halal dapat menciptakan manfaat bagi individu sekaligus masyarakat.๐ŸŒฟ Inti pelajaran:Islam mengajarkan kemandirian, produktivitas, kerja keras, dan saling memberi manfaat. Mencari nafkah dengan cara halal bukan hanya memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga menjadi kontribusi bagi keluarga dan masyarakat.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
M
Melinda Yanuar

๐Ÿ“ Kota Serang

Rasulullah ๏ทบ dengan Umamah

๐ŸŒท Rasulullah ๏ทบ dengan UmamahNabi ๏ทบ pernah mengimami shalat sambil membawa Umamah binti Abu Al-'Ash, cucu beliau, yang masih kecil.Ketika berdiri, Umamah berada di atas pundak beliau.Ketika hendak rukuk, beliau meletakkan Umamah dengan lembut di lantai.Setelah selesai rukuk dan kembali berdiri, beliau menggendong Umamah kembali.๐Ÿ’• Pelajaran bagi Orang TuaAnak-anak tidak seharusnya dijauhkan dari masjid karena kekhawatiran mereka mengganggu.Masjid dapat menjadi tempat anak belajar, tumbuh, dan mengenal kebaikan.Membiasakan anak berada di lingkungan masjid bersama orang-orang yang baik dapat membantu mereka mencintai shalat, masjid, dan mengingat Allah.Perlakukan anak dengan lembut dan penuh kasih, sebagaimana teladan Rasulullah ๏ทบ.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
F
Fatimah Zahra

๐Ÿ“ Kabupaten Banggai

Bab 5 dakwah kepada syahadat

Firman Allah Subhanahu wata'ala "Katakanlah, inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yg mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yg nyata, Mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk Orang-orang yg musyrik". (Yusuf:108) Ibnu Abbas menuturkan bahwa Rasulullah tatkala mengutus Mu'adz ke yaman bersabdalah beliau kepadanya "sesungguhnya kamu akan mendatangi kaum ahli kitab, maka hendaklah pertamakali dakwah yg kamu sampaikan kepada mereka ialah syahadat Laa Ilaaha Illallah. Dalam riwayat lain disebutkan, supaya mereka mentauhidkan Allah, jika mereka telah mematuhi apa yg kamu dakwahkan itu, maka sampaikanlah kepada mereka bahwa Allah mewajibkan kepada mereka sholat lima waktu sehari semalam. Jika mereka telah mematuhi apa yg kamu telah sampaikan itu, maka sampaikan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan kepada mereka zakat yg di ambil dari orang-orang kaya dari mereka untuk diberikan kepada orang-orang fakir dari mereka. Dan jika mereka telah mematuhi apa yg telah kamu sampaikan itu, maka jauhkanlah dirimu dari harta pilihan mereka dan takutlah kamu dari doa orang mazlum (teraniaya), karena sesungguhnya tiada suatu tabir penghalangpun antara do'anya dan Allah (H.R Bukhari dan Muslim)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
S

Siti Nadiroh

๐Ÿ“ Kabupaten Brebes

Faktor-faktor menggapai Husnul Khotimah

Ketakwaan merupakan bekal terbaik dan faktor terbesar yang mendorong seorang hamba menggapai husnul khotimah serta meraih keridhaan Allah.โ€‹Ada sangat banyak manfaat dan keutamaan yang didapatkan oleh orang yang bertakwa, beberapa di antaranya adalah:Mendorong orang yang beriman menggapai husnul khotimahMenjadi faktor dihapuskannya keburukan dan diampuninya dosa-dosaDiberikan furqan (kemampuan membedakan antara yang hak dan batil)โ€‹Menjadi faktor diterimanya amal-amalMendorong orang yang beriman keluar dari semua beban penderitaan dan kesempitanMembukakan jalan keluar dan mendatangkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkaโ€‹Mempermudah sakaratul maut dan menjadikan kemudahan dalam segala urusanโ€‹Menjadi faktor keselamatan dari kebinasaan (neraka)Menjadi faktor yang mendorong seseorang masuk dan mewarisi surgaโ€‹Pengertian Takwa (Menurut Ibnu Mas'ud)โ€‹Definisi takwa dijelaskan oleh Abdullah bin Mas'ud ketika mengomentari firman Allah "Bertakwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar takwa":โ€‹"Hendaklah Allah ditaati sehingga tidak didurhakai, diingat sehingga tidak dilupakan, dan disyukuri sehingga tidak diingkari."

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

STRATEGI MENGHADAPI MASALAH MAKANAN DAN KEBIASAAN MAKAN

1. MANTRAJika urusan makan membuat kita cemas atau sulit melepaskan kendali, gunakan mantra untuk mengingatkan kembali tugas dan fokus kita.ยซโ€œTugas saya hanyalah apaโ€“kapanโ€“di mana. Saya bisa melakukan itu.โ€ยปยซโ€œApa yang dimakan anak saya bukanlah yang terpenting. Saya menunaikan tugas dengan baik. Anak saya akan baik-baik saja.โ€ยปยซโ€œApa yang dimakan anak saya bukanlah barometer pengasuhan saya.โ€ยป---2. JELASKAN PERANJelaskan kepada anak bahwa orang tua dan anak memiliki tugas yang berbeda dalam urusan makan.Tugas orang tua:โ€ข Menentukan APA yang dimakan.โ€ข Menentukan KAPAN makan.โ€ข Menentukan DI MANA makan.โ€ข Usahakan selalu ada setidaknya satu makanan yang disukai anak.Tugas anak:โ€ข Memutuskan APAKAH ia mau makan.โ€ข Memutuskan BERAPA BANYAK yang ia makan.โžก๏ธ Orang tua boleh menentukan menu, tetapi tidak memaksa anak makan lebih banyak atau menghabiskan makanan.---3. STRATEGI KHUSUS MAKANAN PENUTUPTidak ada satu cara yang paling benar. Kuncinya: tetap berada dalam peran orang tua.Orang tua menentukan:โ€ข Apakah makanan penutup disajikan.โ€ข Jenis makanan penutup.โ€ข Kapan makanan penutup diberikan.Anak menentukan:โ€ข Apakah ia akan makan.โ€ข Berapa banyak yang ia makan.โŒ Jangan jadikan makanan penutup sebagai hadiah atas berapa banyak makanan utama yang dimakan.๐Ÿ’ก Salah satu pilihan: sajikan makanan penutup kecil bersamaan dengan makan malam, bahkan di piring yang sama.Tujuannya agar makanan penutup tidak menjadi sesuatu yang harus โ€œdiperjuangkanโ€ dan perlahan menjadi kurang menarik bagi anak.Pilihan lain: jadikan makanan penutup sebagai camilan sore, sehingga makan malam tidak perlu selalu memiliki makanan penutup.---4. STRATEGI KHUSUS CAMILANTidak ada satu aturan yang tepat untuk semua keluarga.Ada keluarga yang:โ€ข Tidak memberikan camilan.โ€ข Memberikan akses camilan secara bebas.โ€ข Mengambil jalan tengah.Tidak ada superioritas moral dalam pilihan tersebut.Tanyakan kepada diri sendiri:ยซโ€œApakah pendekatan camilan ini berhasil untuk keluarga saya?โ€ยปJika camilan membuat anak tidak lagi makan malam atau hanya ingin makan camilan, mungkin sudah waktunya melakukan perubahan.Jika Anda ingin mengubahnya, ingat kembali tugas Anda:APA โ€“ KAPAN โ€“ DI MANAAnda tidak perlu meminta persetujuan anak. Anda cukup mengumumkan perubahan, lalu membiarkan anak merasakan dan mengekspresikan ketidaknyamanannya.---5. MENERIMA PENOLAKANMenjalankan pembagian tanggung jawab berarti kita harus mampu mengatakan tidak, menegaskan batas, dan menoleransi ketidaknyamanan anak.Ketika anak tidak senang:โ†’ Ingatkan diri apa yang benar.โ€œSaya tahu anak saya memiliki makanan yang aman di sini. Tugas saya menyajikan, tugasnya memutuskan. Ini berat, tetapi kami berdua menjalankan tugas.โ€โ†’ Ingatkan diri:โ€œSaya tidak membutuhkan persetujuan anak.โ€โ†’ Berikan izin untuk marah:โ€œKamu boleh marah.โ€โ†’ Sebutkan keinginannya:โ€œKamu berharap kita makan malam dengan menu yang berbeda.โ€โ†’ Pisahkan protes dari keputusan:โ€œProtes anak saya tidak berarti keputusan saya buruk. Itu juga tidak berarti saya orang tua yang buruk atau dingin.โ€โ†’ Ingatkan tugas masing-masing:โ€œTugas Ibu adalah memutuskan apa yang menurut Ibu baik untukmu, bahkan ketika Ibu tahu kamu tidak akan menyukainya.โ€---๐ŸŒฑ Intinya:Orang tua bertanggung jawab atas APA, KAPAN, dan DI MANA.Anak bertanggung jawab atas APAKAH dan BERAPA BANYAK.Percayai peran Anda. Toleransi terhadap penolakan anak adalah bagian dari menjalankan peran tersebut.Good Inside, Meletakkan Kepercayaan Penuh bahwa Semua Anak Berhati Baik(Dr. Becky Kennedy)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’