📚 Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

✏️ Buat Laporan
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
M
Melinda Yanuar

📍 Kota Serang

Renungan untuk Orang Tua

🌹Kedua orang tua juga layak untuk digugat dan mendapat dosa bila anak-anak mereka durhaka. Karena, kedua orang tualah yang mencetak kepribadian anak. Anak kecil hanyalah manusia kosong yang menerima dan bersedia untuk dibentuk dengan karakter tertentu. Rasulullah bersabda, ".. . Dan kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi atau Nasrani. . . "🌹Karena itu, orang-orang menyebut seseorang yang buruk akhlaknya dengan qalilul adab (tidak beradab) atau tidak berpendidikan. Mereka menyalahkan orang tua atas perbuatan anaknya dan dalam hal ini mereka benar. 🌹Apabila seorang anak melihat ayah dan ibunya selalu melaksanakan shalat berjamaah, Anda tentu akan mendapatkan anak tersebut ikut shalat dan selalu menjaganya. Karena itu, orang tua memiliki peran besar dalam pendidikan akhlak Islam dan yang terpenting adalah shalat pada anak-anak. 🌹Keras dalam mendidik anak hanya akan melahirkan keinginan untuk balas dendam. Orang tualah yang merangsang sang anak untuk menyimpan dendam sampai tiba waktu yang tepat untuk mengeluarkan nya. Dendam itu menjadi seperti benih yang tersimpan dalam tanag yang akan tumbuh pada musim dan waktu yang tepat. 🌹Rasulullah bersabda, "Seburuk-buruk manusia ialah orang yang membuat keluarganya merasa sempit."Para shahabat bertanya, Wahai Rasulullah, bagaimana bisa seseorang membuat keluarga nya sendiri merasa sempit? "Beliau menjawab, "Apabila ia masuk rumah, istrinya takut, anaknya lari, dan budaknya menjauh. Apabila ia keluar rumah, istrinya tertawa dan anggota keluarga nya merasa lega. "🌹Apakah ayah yang keras wataknya ini, yang disifati Rasulullah dengan seburuk-buruk manusia, akan menunggu anaknya datang kepadanya setelah ia berumah tangga sendiri? Apakah anaknya akan datang kepada bapaknya dalam sebuah rumah yang dulu dijauhinya? Apakah bapak yang tidak memberikan harta kepada anak-anaknya mengharap anak-anaknya akan memberi bantuan saat ia membutuhkannya pada usia senja? 🌹Balasan itu tentulah sesuai dengan perbuatan yang dilakukan. Jika Anda menghinakan, Anda pun akan dihinakan. Kebaikan itu tidak akan usang dan dosa itu tidak akan terlupakan.

💬 0 komentar📅 15 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
N

Naella ulia

📍 -

Tips Dalam Berumah Tangga

•Tips supaya bisa hidup damai dengan mertua dan ipar.Membangun relasi baru dengan siapa pun itu lakukan kewajiban kita. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, prinsipnya sama. Jaga adab, perhatikan hak mereka, kita perhatikan:Urusi pribadi masing-masing. Lebih-lebih ketika terjadi masalah. Jangan terburu-buru mengoreksi orang lain. Perbaiki cara muamalah kita ke orang lain dengan mengedepankan prasangka baik dan banyak-banyak pemakluman.Jangan jadi perpanjangan lisan antar keluarga. Jika ada kabar buruk atau hal yang tidak menyenangkan, pertimbangkan matang-matang maslahat dan mafsadatnya. Jika tidak ada manfaat untuk menceritakan ke suami apa yg terjadi pada mertua dan ipar atau sebaliknya. Ya diam saja. Itu bentuk sikap ihsan dan kebaikan akhlak.- Set boundaries saat banyak hal yang tidak kita suka terjadi. Tetapkan batasan yang sesuai dengan syariat. Tetap berbuat baik pada mertua dan ipar, berikan hak mereka, tetapi jangan biarkan mereka mempengaruhi kehidupanmu. Tetapkan batasan dengan menyampaikan secara santun pilihan-pilihanmu yang berseberangan.-Banyak-banyak minta maaf dan memaafkan. Karena yang punya hati dan sedang berusaha beradaptasi bukan cuma kita saja. u,u• Bagaimana cara belajar (ikut kajian) tanpa melalaikan kewajiban ke kepada suami?Ikuti kajian rutin yang waktunya telah disetujui suami. Kajian rutin punya waktu yang tetap. Jadi kita mudah mengatur atau menggeser hal lain ketika bertepatan dengan jam tersebut. Jangan mudah tergiur ikut banyak-banyak kelas yang akhirnya membuat kewajiban bita terbengkalai. Ikut kajian rutin yang berhubungan dengan ilmu fardhu 'ain dulu. Setelah tuntas, silakan mencari kelas yang sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan keluargamu.• Setelah menikah jadi gak semangat kuliah/kajian. Ada saran gak, Mbak?Wkwkwk...Jamak bangeeet terjadi. Saya pun pernah demikian, setelah menikah susah produktif. Terus jadi lebih manja dan lemah, ngerasa ingin dibantu terus, Solusinya, kita butuh merenung, sih. Mau dibawa ke mana diri ini pasca menikah? Apa tujuan pernikahan? Nambah shalihah nggak setelah nikah? Ibadahnya tambah baik, nggak?Ingat-ingat bahwa di akhirat kelak tak ada yang akan menolong kita kecuali amal yang telah kita lakukan untuk Allah. Suami pun sibuk dengan amalannya. Meski sedang berjalan berdua, masing-masing kita tetap merajut kisah masing-masing. Kalau kita terlena, bekal apa yang akan kita bawa untuk hidup di keabadian?• Apa pendapat Mbak Candra tentang pasangan yang mengumbar kemesraan dan foto pasangannya?Saya ngelihatnya udah biasa aja. Tetapi nggak mau keliatan mesra-mesraan di tempat umum, juga sosmed soalnya malu-maluin. >,<Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya di antara perkataan kenabian terdahulu yang diketahui manusia ialah jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu!" (HR. Bukhari, no. 3484, 6120)THE WORLD OF MARRIAGE Candra Prahastiwi, Saviera Yonita, Dr.Victa Ryza

💬 0 komentar📅 15 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka12 jam lalu
T

Titi Dwi Rabbani

📍 Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ, Keempat: Kematian Abdullah, Ayah Rasulullah

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ﷺPeristiwa-Peristiwa Penting Sebelum Lahirnya RasulullahKeempat: Kematian Abdullah, Ayah Rasulullah 1. Perjalanan Dagang ke Syam: Abdullah pergi ke Syam untuk berdagang bersama rombongan kaum Quraisy.2. Sakit di Madinah: Dalam perjalanan pulang menuju Makkah, rombongan singgah di Madinah dan Abdullah jatuh sakit di sana.3. Menetap Bersama Paman: Karena sakitnya tak kunjung sembuh, Abdullah meminta rombongan pulang lebih dulu ke Makkah. Ia memilih menetap selama sebulan di Madinah bersama paman-pamannya dari Bani Adi bin an-Najjar (kabilah asal ibu Abdul Mutthalib).4. Wafat Sebelum Dijenguk: Setibanya rombongan di Makkah, Abdul Mutthalib langsung mengutus Al-Harits ke Madinah untuk menjemput Abdullah. Namun, saat Al-Harits tiba, Abdullah sudah meninggal dunia dan telah dimakamkan.5. Status Kelahiran Rasulullah ﷺ: Para ulama berbeda pendapat mengenai apakah Rasulullah ﷺ sudah lahir atau belum saat ayahnya wafat: Pendapat pertama: Rasulullah ﷺ sudah lahir. Pendapat kedua: Rasulullah ﷺ masih di dalam kandungan. Pendapat yang Paling Kuat: Menurut Ibnul Qayyim dan Ibnu Katsir, pendapat yang lebih kuat adalah Rasulullah ﷺ masih berada di dalam kandungan ketika ayahnya wafat.

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka19 jam lalu
D

Dewi Hajar Novanda

📍 Kota Depok

Bab 14 - Penutup Perjalanan Gentle Discipline

🌱 Penutup Perjalanan Gentle Discipline📌 Tiga Pertanyaan Penting Sebelum Mendisiplinkan AnakKetika menghadapi perilaku yang tidak diinginkan, biasakan bertanya kepada diri sendiri:① MENGAPA?➡️ Mengapa anak berperilaku seperti itu?- Apa yang memicu perilaku tersebut?- Apakah ini bagian dari perkembangan yang normal?- Adakah kebutuhan yang belum terpenuhi?🖍️ Garis bawah: Jangan hanya menghentikan perilaku yang terlihat.➡️ Jika hanya fokus pada perilaku, masalah mungkin berhenti sementara, tetapi penyebabnya tetap ada.Tujuan: memahami akar masalah, bukan sekadar meredakan gejalanya.---② BAGAIMANA?➡️ Bagaimana perasaan anak saat itu?Perilaku yang sulit sering kali berasal dari perasaan yang tidak nyaman, seperti:☑ Sedih☑ Takut☑ Cemas☑ Marah☑ Kecewa☑ Berduka🖍️ Highlight: Perilaku adalah bentuk komunikasi.➡️ Anak sering menunjukkan perasaannya melalui tindakan karena belum mampu mengungkapkannya dengan kata-kata.Ingat:Jika disiplin membuat anak merasa lebih buruk, perilaku mereka sering kali juga menjadi lebih buruk.---③ APA?➡️ Apa yang ingin saya ajarkan melalui disiplin ini?Sebelum bereaksi, tanyakan:👉 Pelajaran apa yang ingin dipelajari anak dari situasi ini?Contohnya:- Mengelola emosi- Bertanggung jawab- Menghormati orang lain- Menyelesaikan masalah🖍️ Highlight: Jika tidak tahu tujuan disiplin Anda, jangan terburu-buru bertindak.➡️ Tujuan yang jelas akan membantu memilih respons yang tepat.---📌 Menjadi Orang Tua yang "Cukup Baik"Tidak ada orang tua yang sempurna.Kita semua:☑ Pernah kehilangan kesabaran☑ Pernah membuat kesalahan☑ Pernah bereaksi tidak sesuai harapanNamun kesalahan bukan akhir dari perjalanan.➡️ Kesalahan adalah kesempatan untuk belajar.➡️ Kesalahan membantu kita menjadi guru yang lebih baik bagi anak.🖍️ Highlight penting:Jangan mengejar 100% kesempurnaan.Target yang lebih realistis adalah:70% berhasil — 30% belajar dan memperbaiki diriItu sudah sangat baik.---📌 Tetap Memiliki Growth MindsetGentle discipline adalah keterampilan.Dan setiap keterampilan membutuhkan latihan.➡️ Awalnya mungkin terasa sulit.➡️ Terkadang Anda merasa tidak mampu.➡️ Terkadang Anda ingin menyerah.Tetapi:🖍️ "Setiap ahli pernah menjadi pemula."Yang terpenting adalah:☑ Terus mencoba☑ Terus belajar☑ Tetap konsisten---📌 Mengelola Diri Sendiri Adalah Bagian dari Gentle DisciplineSering kali masalah terbesar bukan berasal dari anak.Melainkan dari:- Kelelahan kita- Emosi yang belum selesai- Pengalaman masa kecil kita sendiri- Kebutuhan pribadi yang terabaikan➡️ Bahkan rencana disiplin terbaik pun bisa gagal ketika kita sedang kewalahan.Karena itu:🖍️ Merawat diri bukan kemewahan.🖍️ Merawat diri adalah kebutuhan.Ini adalah bagian penting dari puzzle gentle discipline.---📌 Metode P.E.T.E.R Saat Emosi MemuncakKetika menghadapi situasi yang sulit, gunakan langkah sederhana berikut:🅿 Pause➡️ Berhenti sejenak.Jangan langsung bereaksi.---🅴 Empathise➡️ Berempati.Cobalah memahami:- Apa yang dirasakan anak?- Apa sudut pandangnya?---🆃 Think➡️ Pikirkan berbagai pilihan respons.Tanyakan:"Jika saya melakukan ini, apa yang akan dipelajari anak?"---🅴 Exhale➡️ Tarik napas dalam-dalam.Lepaskan perlahan.Rilekskan tubuh dan bahu.Bayangkan kemarahan mulai mereda.---🆁 Respond➡️ Baru sekarang merespons.Bukan saat emosi sedang mengambil alih.---📌 Mengapa Gentle Discipline Layak Diperjuangkan?Gentle discipline bukan jalan pintas.Ia tidak selalu memberikan hasil instan.Namun manfaatnya dapat bertahan seumur hidup.Melalui pendekatan ini, anak belajar menjadi:☑ Bahagia☑ Percaya diri☑ Mandiri☑ Sopan☑ Kooperatif☑ Bertanggung jawabDan hubungan keluarga pun menjadi lebih kuat.➡️ Anak yang mudah marah dapat menjadi lebih tenang.➡️ Anak yang menarik diri dapat menjadi lebih percaya diri.➡️ Hubungan saudara yang penuh konflik dapat berkembang menjadi hubungan yang hangat dan sehat.🖍️ Highlight:Gentle discipline tidak hanya mengubah perilaku.Gentle discipline mengubah hubungan.Dan pada akhirnya, mengubah kehidupan seluruh keluarga.---🌿 Pesan PenutupAnda tidak harus menjadi orang tua yang sempurna.Anda hanya perlu:☑ Mau belajar☑ Mau mencoba lagi☑ Mau bertumbuh bersama anakIngat:➡️ Anda sudah memiliki semua yang dibutuhkan untuk berhasil menerapkan gentle discipline.🖍️ Langkah terakhir adalah percaya bahwa Anda mampu melakukannya.Rangkuman ini sudah disusun dengan format yang cocok untuk dijadikan slide carousel Instagram, catatan jurnal belajar, atau materi presentasi parenting karena alurnya tetap mengikuti cerita penulis dari awal hingga penutup.

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
L

Lisna Nurul Hikmah

📍 Kabupaten Banyumas

Bab 1 pilih cara yang mudah atau sulit?

Ketika kegagalan terus-menerus menyapa, asa pun patah dan muncul pikiran untuk menyerah saja...Jika Allah tak lagi mendengarkan doa-doa kita dan tak kunjung mengabulkan keinginan-keinginan kita, apakah itu pertanda bahwa Allah sudah tidak sayang kepada kita? Allah subhanahu wa ta'ala telah berjanji untuk memberikan rasa kasihnya yang besar untuk semua makhluk-makhluknya. Hanya saja, kita kurang bersabar. Mulut kita terlalu mudah mengeluh, setiap kali mengalami kesulitan hidup. karena memang begitulah sifat manusia .Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Q.s Ma'arij ayat 19-22Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Apabila ia mendapat kebaikan, iya amat kikir. Kecuali orang-orang yang mengerjakan salat yang tetap mengerjakan salatnya.Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab radhiallahu anhu terdapat kisah, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sab kedatangan rombongan tawanan perang. Di tengah-tengah rombongan itu ada seorang ibu yang sedang mencari-cari bayinya. Ketika ia akhirnya berhasil menemukan bayinya, ia pun memeluk erat-erat ke tubuhnya dan menyusuinya. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lalu bertanya kepada kami, "apakah menurut kalian ibu ini akan tega melemparkan anaknya ke dalam kobaran api?"Kami menjawab,"tidak mungkin, demi Allah. Selama dia sanggup untuk mencegah bayinya terlempar ke dalamnya."Maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, " sungguh Allah lebih sayang kepada hamba-hambanya daripada ibu ini kepada anaknya." (H.r Bukhari dan Muslim)

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 11 Dahsyatnya Bahaya Lisan Wanita

9. Tidak Menepati JanjiTidak menepati janji merupakan salah satu tanda kemunafikan. Maka, menepati janji adalah salah satu tanda keimanan dan ketakwaan.Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Ada tiga tanda. Barang siapa dalam dirinya terdapat tanda-tanda itu, berarti ia munafik, meskipun ia shalat, puasa, dan mengaku Muslim, yaitu: bila berbicara, berdusta; bila berjanji, mengingkari; dan bila dipercaya, berkhianat.” [HR. Bukhari dan Muslim].Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Ada empat sifat. Barang siapa dalam dirinya terdapat salah satunya, berarti ia tertimpa penyakit nifak hingga ia meninggalkannya, yaitu: bila berbicara, berdusta; bila berjanji, mengingkari; bila membuat perjanjian, mengkhianati; dan bila berselisih, curang.” [HR. Bukhari dan Muslim].

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
H

Halida Achmad Bagraff

📍 Kota Surabaya

Ringkasan sub bab Mati Suri

Apa yang sebenarnya terjadi pada mati suri?Sejatinya yang terjadi bukan mati tapi pingsan. Kondisinya sama seperti orang tidur, lalu dia bermimpi melihat berbagai macam kejadian aneh yang tidak terlihat di dunia. Arwahnya dicabut oleh Allah dalam renrang waktu tertentu, lalu Allah kembalikan ke jasadnya, sebagaimana yang terjadi pada orang tidur.Para ulama menjelaskan kematian ada dua:Kematian sesaat, kematian yang terjadi saat orang tidur yang disebut juga wafat kecil (al-Wafat as-Shughra)Kematian terakhir, kematian ketika seseorang meninggalkan dunia untuk selamanya atau disebut juga wafat besar (al-Wafat al-Kubro)Buku: Bila Kumati. Catatan Tentang Peristiwa Kematian.Karya: Ammi Nur Baits

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai." (al-Isrâ` : 7).Mahasuci Allah yang telah menurunkan Islam melalui Rasul-Nya yang mulia. Islam menjadi bukan sekadar indah, tapi juga mudah dan penuh berkah. Seperti halnya hujan, siraman Islam mampu menumbuhkan bibit-bibit kebaikan yang pernah dianggap mati.

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
E

Exa Betti Aldila

📍 Kabupaten Magelang

Mengelola Keuangan Rumah Tangga Islami - Dr. Labib Najib Abdullah

Gaji Wanita & Sedekah dari Harta Suami1. Gaji wanita adalah hak miliknyaGaji atau hasil usaha wanita sepenuhnya menjadi hak milik wanita.Suami, ayah, atau kerabat tidak boleh mengambil atau memotongnya tanpa kerelaan.Jika wanita memberikan sebagian gajinya kepada keluarga, hal itu diperbolehkan selama dilakukan atas kemauan sendiri, bukan karena malu, tekanan, atau terpaksa.2. Kesepakatan antara suami dan istriSuami boleh meminta sebagian penghasilan istri sebagai kompensasi atas izin bekerja dan berkurangnya waktu/kenyamanan dalam rumah tangga, dengan dasar kesepakatan dan saling pengertian.Jika suami mengalami kesulitan finansial, istri yang memiliki penghasilan dianjurkan untuk berinisiatif membantu suaminya, dengan mengharap pahala dari Allah.Memberikan nafkah kepada suami dan anak-anak yatim yang diasuhnya dapat menjadi amal yang berpahala.3. Nafkah tetap merupakan tanggung jawab suamiIslam menetapkan kewajiban nafkah sebagai salah satu tanggung jawab laki-laki dalam keluarga.Penghasilan istri tidak otomatis menggugurkan kewajiban suami untuk menafkahi keluarga.4. Penghasilan tidak boleh menjadi alasan merasa lebih berkuasaIstri yang memiliki penghasilan lebih besar tetap perlu memahami perannya dalam rumah tangga.Penghasilan yang lebih besar tidak seharusnya membuat istri merasa lebih berhak menjadi pemimpin atau tidak membutuhkan suami.Sikap saling menghormati dan memahami penting untuk menjaga keharmonisan rumah tangga.Sedekah dari harta suamiSedekah dari harta suami perlu memperhatikan izin dan kerelaan suami.Jika seorang istri memiliki izin yang jelas untuk menggunakan sebagian harta suami, ia boleh menggunakannya sesuai izin tersebut.Jika kebiasaan dalam rumah tangga menunjukkan adanya kerelaan suami untuk penggunaan tertentu, maka hal itu dapat menjadi bentuk izin.Namun, menggunakan harta suami tanpa izin dan tanpa adanya kebiasaan yang menunjukkan kerelaan tidak dibenarkan dan dapat menjadi dosa.Inti:Harta istri adalah milik istri, sedangkan nafkah adalah tanggung jawab suami. Keduanya dianjurkan untuk saling membantu dengan kerelaan, kesepakatan, dan mengharap pahala dari Allah.

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Jejak Pustaka 14 September

"Jikalau aku boleh memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain, niscaya aku perintahkan seorang istri bersujud kepada suaminya." - HR. At-Tirmidzi No. 1159Jika seorang istri berakhlak baik kepada banyak orang, maka suaminya justru lebih berhak atas akhlak yang terbaik itu. Karena syariat telah mengaitkan surga seorang istri dengan perlakuannya terhadap suami. Semakin ia memperlakukan suaminya dengan sebaik-baiknya, semakin tinggi pula derajat surganya.Begitu agungnya hak suami dalam Islam. Karena itu, para wanita hendaknya memperlakukan suaminya fii ahsani al-wushuuf--dengan sifat dan akhlak terbaik. Sikap kita terhadap suami bukanlah hal sepele. Ia menyangkut syurga dan neraka kita.

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
R
Risdayani Pratiwi

📍 Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Nabi Khadhir menjawab Nabi Musa,“Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersama aku.” (QS. Al-Kahfi: 67)Ini adalah perkara yang diperbolehkan bagi seorang guru untuk menyatakan bahwa ilmu ini berat dan sulit untuk dikuasai. Terkadang, seorang guru juga menyampaikan bahwa jika ada yang ingin belajar dengannya, harus memenuhi syarat-syarat tertentu.Oleh karena itu, tidak mengapa bagi seorang guru untuk memberikan peringatan agar murid mempersiapkan diri dengan baik sebelum belajar bersama guru tersebut.Nabi Khadhir melanjutkan,“Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?” (QS. Al-Kahfi: 68)Nabi Khadhir menyampaikan alasan mengapa Nabi Musa kemungkinan tidak akan mampu bersabar dengannya, karena ilmu yang akan disampaikan adalah hal-hal yang tidak diketahui oleh Nabi Musa.Terlebih lagi, Nabi Musa adalah sosok yang sangat berkomitmen dalam nahi munkar. Ketika Nabi Khadhir melakukan tindakan-tindakan yang menurut Musa adalah kemungkaran, tentu saja Nabi Musa tidak akan sabar melihatnya dan akan merasa terdorong untuk menegur Nabi Khadhir.Padahal, di balik semua tindakan tersebut terdapat kemaslahatan yang lebih besar.

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 hari lalu
F
Fatimah Zahra

📍 Kabupaten Banggai

Kandungan bab 9

Kandungan Bab 9 Mereka Yang Mengharapkan Berkah Kepada Pohon, Batu, Dan Sejenisnya 1. Tafsir ayat dal surat an-Najm.2. Mengetahui bentuk permintaan mereka.3. Bahwa mereka belum melakukan apa yang mereka mint aitu.4. Dan maksud mereka dengan permintaan itu adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, karena mereka beranggapan bahwa Allah menyenanginya.5. Apabila mereka tidak mengerti hal ini, maka selain mereka lebih tidak mengerti lagi.6. Mereka memiliki kebaikan-kebaikan dan jaminan maghfirah yang tidak dimiliki oleh orang-orang selain mereka.7. Bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak menerima alasan mereka, bahwa beliau menyangkal mereka dengan bersabda, “Allah mahabesar. Itulah tradisi orang-orang sebelum kamu. Kamu pasti akan mengikuti tradisi orang-orang sebelum kamu.” Beliau bersikap keras terhadap terhadap permintaan mereka itu dengan ketiga kalimat ini.8. Permasalahan penting, dan inilah yang di maksud, yaitu: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memberitahu bahwa permintaan mereka itu seperti permintaan Bani Isra`il tatkala mereka berkata kepada musa, “Buatkanlah untuk kami sesembahan sebagaimana mereka itu mempunyai sesembahan-sesembahan.”9. Pengingkaran terhadap hal tersebut diantara pengertian “Laa Ilaaha Illallah” Yang sebenarnya. Dan ini belum dimengerti dan dipahami oleh mereka yang baru masuk islam itu.10. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menggunakan sumpah dalam menyampaikan petunjukya, dan beliau tidak berbuat demikian kecuali untuk suatu maslahat.11. Bahwa syirik ada yang akbar dan ada pula yang ashghar, karena mereka tidak menjadi murtad dengan permintaan mereka itu.12. Kata-kata Abu Waqid al-Litsi, “… sedang kami dalam keadaan baru saja lepas dari kekafiran (masuk islam)… ,” menunjukkan bahwa perbuatan mereka termasuk syirik. 13. Bertakbir merasa heran atau mendengar sesuatu yang tidak patut diucapkan dalam agama, berlainan dengan pendapat orang yang menyatakan makruh.

💬 0 komentar📅 14 Sep 2026Baca selengkapnya →