Metode Memukul Alternatif Terakhir
Dorongan untuk istiqomah di atas kebenaran dan kebaikan sebenarnya tidak terletak pada pukulan dan hukuman fisik.
Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka
Dorongan untuk istiqomah di atas kebenaran dan kebaikan sebenarnya tidak terletak pada pukulan dan hukuman fisik.
Tentang jaminan Allah dan jaminan nasibnya
Anak yang meras di dengar akan lebih kooperatif anak yang dilawan akan melawan balik , jadi luangkan 30 detik buat validasi dulu sebelum nyuruh
โ METODE JARAK AMAN โMetode ini bekerja berdasarkan prinsip-prinsip kelekatan: anak perlu merasa dekat dengan orang tua agar merasa aman.Mulailah dari kamar anak dan tetap berada di dekatnya. Selama beberapa malam, perlahan tambah jarak hingga Anda semakin jauh dan akhirnya keluar dari kamar.๐ฌ Jelaskan kepada anak:โAyah tahu tidur terasa sulit. Ayah akan tetap berada di kamarmu saat kamu tertidur. Tidak akan selalu, tapi akan Ayah lakukan untuk sementara waktu. Selama di sini, Ayah tidak akan berbicara, karena ini bukan siang hari. Ayah di sini agar kamu tahu bahwa kamu aman.โ1. TETAP DI KAMAR HINGGA ANAK TERTIDURTetaplah berada di kamar hingga anak hampir tertidur atau tertidur pulas.Saat berada di kamar, alihkan pandangan dari anak. Anda ada di sana semata-mata demi kehadiran, bukan keterlibatan.Setelah berada lebih jauh, gunakan waktu untuk melakukan pekerjaan atau mengurus hal pribadi.Ingat, anak tidak akan membutuhkan Anda di kamar selamanya. Setelah rasa takut berkurang, kita dapat meningkatkan toleransi anak terhadap jarak.Kemandirian (keterpisahan) lahir dari rasa aman dalam kebergantungan (kebersamaan).2. MULAI DARI JARAK TERDEKATPada malam pertama, tetaplah sedekat mungkin agar anak merasa aman.Anda akan tahu ia merasa aman ketika ia mulai tenang.Awalnya, duduklah di tempat tidurnya dan usap punggungnya. Pertahankan jarak ini selama tiga malam berturut-turut.3. MENJAUH SEDIKIT DEMI SEDIKITSetelah beberapa malam, mulailah menjauh sedikit.Misalnya:โข Duduk di tempat tidur tanpa menyentuh anak.โข Kemudian duduk di samping tempat tidur.โข Beberapa malam kemudian, pindah ke lantai yang lebih dekat dengan pintu.Saat perubahan baru dimulai, beri tahu anak:โMalam ini kamu siap untuk sesuatu yang baru. Ayah tidak akan duduk di tempat tidurmu malam ini. Ayah akan tinggal di kamarmu, duduk di kursimu. Ayah tahu kamu bisa melakukannya!โ4. JIKA ANAK TAKUT ATAU GELISAHNyanyikan mantra pengantar tidur secara perlahan dan lembut sambil menatap ke lantai.Jika anak masih takut, mendekatlah sebentar.Wajar jika Anda perlu โmondar-mandirโ untuk menemukan jarak yang terasa aman bagi anak.5. JIKA ANDA MERASA FRUSTRASI ATAU MARAHIngat mantra sebelum tidur:โIni akan berakhir. Nanti anak saya pasti tertidur. Saya bisa mengatasinya.โ6. LANJUTKAN HINGGA KELUAR DARI KAMARLanjutkan proses menjaga jarak secara bertahap:โก๏ธ Dekat pintuโก๏ธ Dekat kusen pintuโก๏ธ Di luar pintu yang terbukaLakukan secara perlahan dan konsisten, mengikuti rasa aman anak.๐ค Tujuannya bukan memaksa anak tidur sendiri, tetapi membantu anak merasa aman sehingga ia perlahan mampu menghadapi jarak dan tidur dengan lebih mandiri.GOOD INSIDEMeletakkan Kepercayaan Penuh bahwa Semua Anak Berhati Baik(Dr. Becky Kennedy)
Biografi Ibnu Qayyim Al-JauziyyahB. KelahiranBeliau dilahirkan pada tanggal 7 shafar 691 H.C. Keluarga, Masa Pertumbuhan, dan Kegemaran Beliau Menuntut IlmuIbnu Qayyim al-Jauziyah hidup dalam bimbingan ayahnya yang shalih, Syaikh Qayyim al-Jauziyah, di tengah lingkungan yang semarak dengan ilmu pengetahuan. Dari sang ayah-lah beliau belajar ilmu faraidh (ilmu waris). Banyak literatur mengenai biografi Ibnul Qayyim yang mencantumkan beberapa anggota keluarga beliau. Seperti kemenakan beliau, yaitu Abul Fida Imaduddin Ismaโil bin Zainuddin Abdurrahman--yang mengelola sebagian besar perpustakaan milik pamannya ini--serta putra-putra beliau, yaitu Abdullah dan Ibrahim, mereka semua terkenal sebagai ulama dan para penuntut ilmu.Sejak kecil, Ibnu Qayyim al-Jauziyah rahimahullah terkenal sangat gemar menuntut ilmu. Beliau juga cukup dikenal dengan kesungguhan dan kegigihannya dalam melakukan penelitian dan pengkajian. Beliau belajar kepada asy-Syihab, seorang ahli tabir mimpi yang wafat pada 697 H. Beliau berkata tentang gurunya ini: โAku mendengar dari guruku ini beberapa juz, namun aku belum sempat menuntaskan ilmu tsb (taโbir mimpi) karena usiaku yang masih belia dan dekatnya ajal beliau, semoga Allah merahmatinya.โ Hal ini sebagai bukti bahwa beliau menuntut ilmu sejak usia tujuh tahun.
Tinggal dengan mertua tau kan rasanya, bagaimana cara menyampaikan ke suami jika ingin pindah?Sebetulnya saya belum pernah tinggal bersama mertua, tetapi saya tahu dirasakan lewat pengalaman ketika kali bagaimana rasa tidak nyaman yang pertama saya menginap di sana.Saran dari saya, jangan langsung menyampaikan ke suami tentang keinginan untuk pindah. Sampaikan terlebih dahulu kendala-kendala yang dirasakan, lalu minta pendapat kepadanya mengenai solusi. Setelah obrolan berjalan, akan muncul beberapa opsi, salah satunya pindah untuk mengontrak rumah. Nah, di sini kamu bisa mengajak pasangan ngobrolin soal kontrakan lebih jauh. Misal alasan suami tinggal bersama orang tuanya, jika pindah bagaimana cara mengomunikasikan ke orang tua suami, sumber dana, dll. Lakukan perlahan, ya. Bikin langkah kongkrit misal kendalanya adalah dana, dengan menabung atau menambah pendapatan.Jangan menampakkan rasa tidak suka atau kesal kepada mertua di depan pasangan, mertua adalah orang tua suamimu. Selayaknya seorang istri mendorong suami untuk hormat dan senantiasa berbakti kepada mereka. Jadi ingat-ingat untuk saling jaga hati, ya.โขBagaimana jadwal kunjungan ke rumah mertua dan orang tua supaya tidak saling iri?Jadwal kunjungan ini kadang memang bisa menimbulkan masalah, ya. Kalau jarak rumah kita ke rumah orang tua dengan mertua jauh, bisa dijadwalkan secara periodik, misal beberapa bulan sekali secara bergantian. Jika dekat, bisa banget dijadwalkan sekali jalan kita kunjungi keduanya dengan membagi hari yang sama.setel Kalaupun misal suami memutuskan lebih lama di rumah orang tuanya, kita harus menyetujuinya. Ingat, setelah menikah, yang lebih utama bagi istri adalah suami dibanding ayah dan ibunya. Sedang bagi suami, orang tuanya lebih utama dari istrinya. Sebagai muslimah yang shalihah, selayaknya kita menyadari hal ini dan mengharap pahala dengan mendorong suami senantiasa berbakti pada orang tuanya.Jika kondisi tidak memungkinkan sering mengunjungi orang tua kita sendiri, sering-seringlah menelpon beliau. Ajak ngobrol hal-hal yang menyenangkan tentang keseharian kita. Kirim hadiah-hadiah kecil yang bisa menyenangkan hati mereka. Insyaallah, Allah mudahkan hati keluarga kita melembut tanpa ada perselisihan.Salah satu konsekuensi pernikahan bagi seorang perempuan adalah jauh dari keluarga. Semoga kesabaran para istri Allah balas dengan pahala yang melimpah.THE WORLD OF MARRIAGE Candra Prahastiwi, Saviera Yonita, Dr.Victa Ryza
Ingatkan orang lain untuk menghargai hidupSumber: Don't sweat the small stuff with your familyDi akhir kebanyakan surat yang saya tulis saya menggunakan salam "hargailah hidup" sebelum memberi tanda tangan. Saya juga sering menggunakan kata-kata ini bila menandatangani buku bagi pembaca saya dan kadang-kadang pada voice mail di tempat kerja. Ini adalah salah satu cara yang saya gunakan untuk mengingatkan orang-orang mengenai betapa berharganya hidup betapa beruntungnya kita di sini hidup di planet ini. Bila saya menggunakan kata-kata ini saya bersungguh-sungguh dengan ucapan saya. Bahkan saya yakin bahwa rasa syukur adalah salah satu jika bukan yang paling penting alat untuk mencapai kehidupan yang tentram. Rasa syukur membuat hampir semua hal yang berada dalam perspektif yang benar. Terlalu sering kita karunia kehidupan yang luar biasa ini. Kita sibuk terus seakan-akan hidup kita abadi, lebih mengutamakan kebiasaan dibandingkan kebijaksanaan dan gagal mendahulukan prioritas tertinggi yang sudah ditetapkan. Kita juga sering gagal mengenali dan mengetahui bukan hanya apa yang kita miliki (rumah, keluarga, teman-teman, harta milik dan kesehatan ( tapi juga hidup itu sendiri. Saya kini mengetahui bahwa bila saya memahami makna karunia hidup, banyak "masalah kecil" yang biasanya mengganggu saya menjadi tidak relevan dan tidak signifikan. Sikap menghargai membuat segalanya berbeda dalam perspektif masing-masing dan memungkinkan sikap tegang dan reaktif saya berkurang. Kenyataannya ketika saya merasa bersyukur praktis tidak ada yang tampak mengganggu saya kadang-kadang Saya bahkan dapat melihat sisi humor dalam semua kekacauan. Bila anda mengingatkan orang lain supaya mereka menghargai hidup anda tidak mungkin kalau tidak melakukannya. Cobalah sekali-kali ingatkan pasangan atau anak teman orang tua tetangga atau orang-orang lain untuk menghargai hidup dan amati apa yang terjadi pada anda. Anda mungkin akan terhubung pada perasaan syukur perasaan diberkahi. Kualitas hari Anda dan hidup anda akan meningkat begitu juga kualitas hidup orang-orang sekitar Anda. Menghargai hidup akan mengingatkan anda untuk bersikap baik rendah hati dan dermawan dan menikmati setiap momen untuk sejenak berhenti dan mencium harum bunga mawar. Saya menganjurkan anda untuk mengecamkan strategi ini baik-baik dan menerapkannya dalam hidup sehari-hari anda. Ingatkan orang lain sering-sering agar mereka menghargai hidup. Melakukan ini sama dengan mengabdi pada umat manusia dan juga akan membantu anda.
๐ Kota Surabaya
Salah satu bagian yang paling aku suka: Barakah-focused people are like gardeners. Kita menanam, menyiram, merawat, dan mengusahakan sebaik mungkin. Tapi kita sadar bahwa yang membuat benih itu tumbuh dan berbuah bukan sepenuhnya dalam kendali kita.Kalau hasilnya belum sesuai harapan, tugas kita bukan menyalahkan diri sendiri atau merasa semua usaha sia-sia. Kita evaluasi niat dan ikhtiar, lalu mencoba lagi dengan cara yang lebih baik. Kita mengendalikan usaha, bukan hasil. Hasil akhirnya kita serahkan kepada Allah.โApakah kamu yang menumbuhkannya, atau Kami yang menumbuhkan?โโ QS. Al-Waqiโah 56:63โ64Mungkin ini salah satu bentuk tawakkal yang sering lupa kita praktikkan: bekerja sungguh-sungguh tanpa merasa harus mengendalikan hasilnya.
Senjata terampuh untuk menetralkan tekanan negatif teman adalah rumah yang penuh kasih sayang dan penerimaan serta komunikasi yang terbuka. Buat anak Anda tahu bahwa dia istimewa dan diterima apa adanya! Beri dia rasa aman dengan menunjukkan bahwa Anda akan selalu ada untuknya, apa pun yang terjadi.
Seorang wanita shalihah hendaknya lebih taat kepada suaminya daripada kepada kedua orangtuanya. Jika ia belum bersuami, maka surganya ada di bawah telapak kaki ibunya. Namun, jika telah bersuami, surganya berpindah-ada di tangan suaminya.Berinteraksi dengan suami jarus berinteraksi dengan yang terbaik."Dengan sifat yang terbaik,"Jika ia bersikap lembut kepada orang lain, maka kepada suaminya harus lebih lembut. Jika bisa memaafkan orang lain, maka kepada suaminya lebih utama untuk memaafkan.]
Biografi Ibnu Qayyim Al-JauziyyahA. Nasab dan JulukanBeliau adalah seorang ahli fiqih dan ahli fatwa, al-imam ar-Rabbani Syaikhul Islam kedua, Abu Abdillah Muhammad bin Abu Bakar bin Ayyub bin Saโadยน Az-Zurโiยฒ kemudian ad-Dimasyqi.ยณ Lebih dikenal dengan nama Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah,โด tidak dengan nama lainnya. Berbeda dengan Al-Kutsariโต yang menjulukinya : Ibnu Zufail.โถยน Berbagai sumber referensi tentang biografi beliau sepakat menyebutkan sanadnya hingga kakek ayahnya, yaitu Saโad, namun setelah Saโad terjadi perbedaan pendapat.ยฒ Nisbat pada Zura, tempat kelahirannya, sekarang bernama Azraโ. Sebuah desa yang masuk wilayah Hauran, jika menempuh perjalanan dari Amman ke Damaskus, daerah ini terletak di sebelah kanan. Syaikh sendiri seorang yang miskin. Adapun Hauran merupakan provinsi yang sangat luas di Damaskus dari arah kiblat, di provinsi ini banyak terdapat desa dan persawahan, dengan wilayah yg sangat subur. (Muโjamul Buldan, III/713)ยณ Tempat kepindahan beliau, serta menetap hingga meninggal disana.โด Ayah beliau berkedudukan sebagai seorang qayyim (pendiri dan pengawas) Madrasah Al-Jauziyah sehingga diberi gelar Qayyimul Jauziyah. Anak keturunannya pun terkenal dengan sebutan tsb, hingga salah seorang diantara anak-anaknya diberi julukan Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.Al-Jauziyah : salah satu madrasah madzhab Hanbali terbesar di Damaskus-Syria.โต Ia adalah Muhammad Zahid bin al-Hasan al-Kautsari. Ia berasal dari Syaraksi, bermazhab Hanafi, dan berakidah Jahmiyah. Ia lahir di Dauzajah-Astanah Timur, tahun 1296 H, kemudian pindah ke Mesir dan menetap disana. Ia memiliki karya tulis berisi komentar-komentar buruk dan jelek terhadap kitab-kitab hadits dan akidah. Tujuan utamanya : untuk merendahkan derajat ahli hadits secara umum, dan mencela Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan muridnya, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah secara khusus. Ia meninggal pada tahun 1371 H.โถ Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid dalam kitabnya, Ibnu Qayyim al-Jauziyah-Hayatuhu wa Atsaruhu menjelaskan dg gamblang tentang adanya pemalsuan julukan ini.
Tdharruโ (merendahkan diri) kusyu,raghbah(berhatap untuk dikabulkanMengembalikan hak orang lain yg di dzalimi dgn taubatMemanjatkan doโa 3 kaliMemghadap kiblatBerdoa atau memanjatkan permohonan seraya mengangkat 2 tangan
10 karakter pendidik sukses
Bagi sebagian orang, mati mendadak dirasa masih menjadi kejadian yang menakutkan, sehingga manusia harus melakukan upaya dan siaga kapanpun dan dimanapum. Diantara usaha itu:Memohon kepada Allah agar tidak diberi balak mendadak.Tulis wasiat โ> wasiat tersebut bisa berupa rencana amal yang belum tertunaikan atau hak sesama hamba yang belum selesai.Bantu mayit beramal: โAda orang yang bertanaya kepada Nabi, โSesungguhnya ibuku telah meninggal dunia. Menurutku, andaikan ibuku sempat bicara, beliau pasti akan bersedekah. Apakah ibukh bisa dapat pahala jika aku sedekah atas namanya. Jawab beliau: naโam (silahkan)โ HR Bukhari 1388 @Muslim 1004).Buku: Bila Kumati. Catatan Tentang Peristiwa Kematian.Karya: Ammi Nur Baits
Janganlah kalian menghalangi istri-istri kalian datang ke masjid, namun rumah mereka lebih baik bagi merekaH.r Abu Dawud dari Ahmad
Gaji Wanita & Sedekah dari Harta Suami1. Gaji wanita adalah haknyaGaji, upah, atau hasil usaha yang diperoleh wanita sepenuhnya menjadi milik wanita tersebut.Ayah, suami, atau kerabat tidak boleh mengambil atau memotongnya tanpa kerelaan.Kerelaan yang muncul karena malu, sungkan, atau terpaksa tidak dianggap sebagai kerelaan yang sebenarnya.Wanita boleh memberikan sebagian penghasilannya kepada orang tua, saudara, suami, atau pihak lain atas kemauan sendiri.2. Kesepakatan dengan suamiSuami boleh meminta sebagian gaji istri sebagai kompensasi jika istri bekerja sehingga waktu, ketenangan, atau kenyamanan rumah tangga berkurang.Hal tersebut harus dilandasi saling memahami dan kesepakatan, bukan paksaan.Jika suami mengalami kesulitan finansial, istri yang memiliki penghasilan dianjurkan berinisiatif membantu suami dan keluarganya dengan mengharap pahala dari Allah.Zainab, istri Abdullah bin Mas'ud, pernah bertanya kepada Nabi ๏ทบ tentang pahala menafkahi suami dan anak-anak yatim yang berada dalam tanggungannya.3. Sedekah istri dari harta suamiIstri tidak boleh menggunakan atau menyedekahkan harta suami tanpa izin, karena harta tersebut bukan miliknya.Jika suami telah memberikan izin secara jelas, maka istri boleh menggunakannya untuk sedekah.Izin juga dapat dipahami melalui kebiasaan yang berlaku dalam rumah tangga, selama memang menunjukkan adanya kerelaan suami.Jika seorang istri bersedekah dari harta suaminya tanpa izin, maka tidak mendapatkan pahala sedekah tersebut dan dapat berdosa karena menggunakan harta orang lain tanpa hak.Inti:Penghasilan istri adalah hak miliknya. Ia bebas mengelolanya dan membantu keluarga dengan kerelaannya sendiri. Sementara penggunaan harta suami untuk sedekah harus berdasarkan izin atau kerelaan suami
Bab 9 Mereka Yang Mengharapkan Berkah Kepada Pohon, Batu, Dan Sejenisnya Firman Allah subhanahu wata`ala โMaka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap al-Lata, dan al-Uzza, dan Manat yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? Apakah (patut) untukmu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak mengada-ngadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datangpetunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka.โ (An-Najm: 19-23)Abu Waqid al-Laitsi menuturkan, โSuatu saat kami pergi keluar Bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ke Hunain, sedangkami dalam keadaan baru saja lepas dari kekafiran (masuk islam). Ketika itu orang-orang musyrik mempunyai sebatang pohon bidara yang di sebut Dzatu Anwath, mereka selalu menandatanginya dan menggantungkan senjata-senjata perang mereka pada pohon itu. Tatkala kami melewati sebatang pohon bidara, kami pun berkata, โYa Rasulullah buatkanlah untuk kami Dzatu Anwath sebagaimana mereka itu mempunyai Dzatu Anwath.โ Maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, โAllah mahabesar. Itulah tradisi (orang-orang sebelum kamu). Dan demi Dzat yang jiwaku berada di TanganNya, kamu benar-benar telah mengatakan suatu perkataan seperti yang di katakana oleh Bani Isra`il kepada Musa, โBuatkanlah untuk kami sesembahan sebagaimana mereka itu memepunyai sesembahan-sesembahan.โ Musa menjawab, โSesungguhnya, kamu adalah kaum yang tidak mengerti.โ Kamu pasti akan mengikuti tradisi orang-orang sebelum kamu.โ (H.R. at-Tirmidzi dan dinyatakannya shahih)
Sebagaimana kita ketahui, Nabi Musa memiliki kekuatan yang luar biasa, hingga dengan sekali pukulannya seseorang bisa meninggal. Namun, Allah menjadikan beliau merasa lelah setelah melewati tempat yang seharusnya menjadi pemberhentiannya. Hal ini menunjukkan perhatian Allah kepada Nabi Musa agar beliau tidak terlalu jauh meninggalkan lokasi yang dicari. โSeandainya Nabi Musa tidak merasa lapar dalam waktu yang lama, tentu beliau akan terus berjalan menjauh dari tempat yang dituju. Dalam Perjanjian Lama (Bibel) disebutkan bahwa ketika Nabi Musa memenuhi panggilan Rabb-nya selama 40 hari, beliau tidak makan apa pun. โInilah bentuk perhatian Allah kepada hamba-Nya yang saleh. Ketika Nabi Musa melewati batas tempat yang seharusnya ia berhenti, Allah menanamkan rasa lapar sebagai sinyal agar beliau sadar. Begitu banyak orang yang ditolong oleh Allah dengan cara serupaโmelalui isyarat yang tak selalu disadari. Karena itu, jika seseorang menjalankan perintah Allah, Dia akan memudahkan jalannya. Dan jika seseorang melenceng dari tujuannya, Allah akan mengingatkannya dengan cara yang terkadang tidak terlihat langsung oleh sang hamba.
Anak nggak butuh orang tua yang ikut panik atau yang nyuruh diem. Anak butuh orang tua yang bisa bilang: "Ibu lihat kamu marah/sedih. Sini, ibu temenin".
Teruslah berbuat baik dan mudah memaafkan ,terlebih memaafkan yang menyakitimu