📚 Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

✏️ Buat Laporan
📚 Jejak Pustaka16 Agustus 2026
M
marni

📍 Kabupaten Bogor

Tazkiyatun Nufus

4. Meneladani Rasulullah shallallahu alaihi wasalamAllah Ta'ala berfirman,لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا"Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah."Tolong tambakan catatan diatas

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka14 Agustus 2026
S
Shinta Dewi

📍 Kota Surabaya

Pelunasan Utang Dengan Emas

Utang uang dibayar dengan emas itu boleh, asal tidak disepakati sejak awal dan emas yang diberikan nilainya disesuaikan dengan nominal utang saat akad. Jadi, tidak kemudian jumlah emasnya ditambah mengikuti kenaikan harga emas atau inflasi saat pelunasan, karena itu membuat orang yang berutang harus membayar lebih banyak.Misalnya utang Rp10 juta:Saat akad: utangnya Rp10 juta, bukan “emas sekian gram”.Saat jatuh tempo, boleh dilunasi dengan emas jika kedua pihak sepakat saat pelunasan.Yang penting, emas tersebut diperhitungkan sebagai alat pembayaran utang Rp10 juta, bukan utang berubah menjadi jumlah emas yang nilainya mengikuti harga emas saat pelunasan.Kalau sejak awal disepakati, “Nanti kamu kembalikan dalam bentuk emas sejumlah X gram,” ini berbeda dan perlu dikaji karena akad utangnya menjadi terkait dengan emas.Jadi kalau tujuan penyesuaian karena inflasi adalah agar Rp10 juta berubah menjadi kewajiban yang lebih besar, misalnya menjadi Rp12 juta hanya karena nilai uang turun, itu bukan sekadar “membayar dengan emas”, tetapi sudah menyangkut penambahan nominal utang.📖 Ada Orang Utang - Ustadz Ammi Nur Baits

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
S

Siti Nadiroh

📍 Kabupaten Brebes

Sebab-Sebab Su'ul Khotimah (7)

Kontradiksi antara sikap zhahir dan batin tampak baik di hadapan manusia tetapi bermaksiat saat sendirian menjadi sebab seseorang mengalami su'ul khatimah, sebagaimana ditegaskan dalam QS. An-Nisa': 108:​يَسْتَخْفُونَ مِنَ النَّاسِ وَلَا يَسْتَخْفُونَ مِنَ اللَّهِ وَهُوَ مَعَهُمْ إِذْ يُبَيِّتُونَ مَا لَا يَرْضَىٰ مِنَ الْقَوْلِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطًا​"Mereka dapat bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak dapat bersembunyi dari Allah, karena Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang tidak diridai-Nya. Dan Allah Maha Meliputi terhadap apa yang mereka kerjakan."​Su'ul khatimah tidak akan terjadi pada orang yang konsisten dalam kebaikan lahir dan batin, melainkan bagi mereka yang terus memelihara dosa tersembunyi hingga maut menjemput sebelum bertobat.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
N
Nailah

📍 Kota Administrasi Jakarta Barat

The Happiest Kids in the world

Minim Tekanan Akademik: Anak-anak sekolah dasar tidak dibebani PR yang menumpuk atau tuntutan nilai sempurna, sehingga mereka bisa menikmati masa kecil tanpa stres.Kemandirian & Kebebasan: Anak didorong melakukan segala sesuatu sendiri sejak kecil dan bebas bermain di luar rumah tanpa pengawasan ketat.Rutinitas & Komunikasi: Makan bersama keluarga (terutama sarapan) adalah hal yang wajib dan tidak bisa ditawar.Konsep Gezellig: Mengajarkan suasana hangat, nyaman, kebersamaan, dan rasa aman dalam keluarga.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
H

Halida Achmad Bagraff

📍 Kota Surabaya

Ringkasan - bab 3 “Istri butuh perawatan diri

Kiat curhat istri pada suami:Carilah momen ketika suami dalam keadaan tenang dan memiliki waktu luang untuk mendengarkanKetika cuthat, sampaikan dengan bahasa yang embut dan jelasUsahakan untuk tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga mencari solusi bersama.Setelah curhat, beri kesempatan bagi suami untuk memberikan pendapat atau solusi.Ucapkan terima kasih setelah curhat, sebagai apresiasi atas waktu dan perhatian yang telah suami berikan.Buku: Cinta janji dan ujian dalam berumah tanggaKarya: Dr. Muhammad  Abduh Tuasikal.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 9 Memahami Arti Bacaan Sholat Disertai Dzikir dan Doa Setelah Shalat

Membaca Surah Al-fatihahMaknanya:Salah satu surat teragung. Setiap ayat mengandung banyak hikmah dan keistimewaan. Serta merupakan rukun shalat dan merupakan moment berdialog antara hamba dan Rabbnya.Membaca SuratSetelah Al-fatihah disunahkan membaca surat pendek ataupun panjang pada dua rakaat pertama.Gerakan Rukuk :Ketika hendak rukuk disunnahkan mengakat tangan seperti takbiratul ihram.Mengucapkan takbir hendak turun untuk rukuk.Posisi badan membungkuk lurus dengan kedua kaki terbuka sejajar.Badan bungkuk dengan lurus dengan kepala yang sejajar.Posisi kedua tangan di lutut dimana tangan terengang jari-jarinya bukan dirapatkan.Doanya :Pilihan pertama :سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ"Mahasuci Tuhanku Yang Mahaagung dan dengan memuji-Mu."Pilihan kedua:سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي"Mahasuci Engkau ya Allah, Tuhan kami, dan dengan memuji-Mu. Ya Allah, ampunilah aku."Bacaannya minimal 3x dan cukup hanya 1x.Maknanya :Ketika rukuk bentuk penghormatan seorang hamba kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala baik perkataan (bacaan tasbih) maupun perbuatan (gerakan menunduk).Rukuk mengandung keistimewaan yang luar biasa dimana seorang mukmin meraih keberuntungan dan kemenangan di dunia dan di akhirat. Oleh karena itu sepantasnya hadirkan hati dan pikiran dalam rukuk dimana memiliki keutamaan yang luar biasa.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Allah Ta’ala berfirman, yang artinya:"Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa." (al-Baqarah: 276)Sedekah. Sebuah kata yang teramat sering kita dengar, namun amat jarang kita amalkan. Masih banyak orang yang belum tahu tentang pengaruh sedekah yang sangat luar biasa, sehingga ia lebih memilih menyimpan hartanya dengan baik. Setiap hari, ia memandangi angka-angka dalam buku rekeningnya, yang mana sebenarnya tiap hari semakin berkurang keberkahannya. Harta yang disedekahi akan terus menjadi ‘subur’. Ia akan terus berkembang dan berkembang. Namun sebaliknya. Jika ia tercampur dengan riba, maka harta itu lambat laun akan habis.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
T

Titi Dwi Rabbani

📍 Kota Tangerang Selatan

Ringkasan Bab 4 Dari sinilah Islam dimulai

Hikmah Keempat: Bangsa Arab Tidak Tunduk di bawah Suatu Pusat Pemerintahan atau pun Kekuasaan Tertentu1. Jazirah Arab tidak memiliki pemerintahan terpusat atau penguasa tunggal.2. Kota Makkah dipimpin dewan perwakilan dari 10 suku yang menerapkan sistem koalisi mirip demokrasi tanpa kediktatoran.3. Ketiadaan kekuasaan sentral (seperti Romawi atau Persia) membuat musuh Islam tidak memiliki kekuatan tunggal yang besar untuk menghentikan dakwah.4. Sikap Kabilah Lain: Banyak suku memilih menjadi penonton netral saat Quraisy berseteru dengan kaum muslimin.5. Pemanfaatan Hukum Buatan: Rasulullah memanfaatkan hukum buatan manusia yang berlaku di Makkah selama tidak bertentangan dengan akidah.6. Bantahan untuk Pemahaman Keliru: Teks ini menyanggah pandangan bahwa umat Islam harus menolak semua hukum buatan manusia.7. Syarat Penggunaan Hukum: Hukum buatan manusia hanya dilarang jika terbukti bertentangan dengan hukum Allah.8. Contoh Praktis hukum buatan manusia yang dipakai: Rasulullah berlindung kepada Muth'im bin 'Adi (seorang musyrik) saat kembali dari Thaif. Abu Bakar dan Utsman bin Mazh'un juga pernah menerima perlindungan dari tokoh musyrik demi keamanan beribadah.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
E

Exa Betti Aldila

📍 Kabupaten Magelang

The Book You Wish Your Parents Had Read - Philippa Perry

Kebohongan Orang TuaThe Book You Wish Your Parents Had Read — Philippa PerryRahasia dan kebohongan dalam keluarga tetap dapat berdampak pada anak, bahkan ketika anak tidak mengetahui fakta sebenarnya. Anak sering kali dapat merasakan adanya sesuatu yang tidak terbuka melalui suasana dan perilaku orang tua.Ketika orang tua berdusta atau menutupi informasi untuk melindungi anak, mereka sebenarnya dapat mengabaikan naluri anak. Anak menangkap adanya ketidaksesuaian antara apa yang dikatakan dan apa yang mereka rasakan.Contoh kasus A menunjukkan bagaimana rahasia besar keluarga—orang tua berpisah, identitas ayah kandung disembunyikan, dan kematian ayah kandung—berpotensi berkaitan dengan masalah perilaku A saat remaja.Orang tua awalnya menganggap perilaku A sebagai masalah yang harus “diobati”. Namun, terapis mengajak mereka melihat bahwa perilaku adalah bentuk komunikasi. Pertanyaan pentingnya bukan hanya “Bagaimana menghentikan perilaku ini?”, tetapi “Apa yang sedang dikomunikasikan melalui perilaku ini?”Menyembunyikan kenyataan dengan alasan melindungi anak justru dapat membuat anak merasakan kecemasan, kebingungan, atau ketidaknyamanan tanpa memahami penyebabnya.Anak mungkin tidak mengingat suatu peristiwa secara sadar, tetapi pengalaman keluarga tetap dapat memengaruhi cara mereka merasakan dan memahami dunia. Karena itu, jangan menganggap anak tidak terpengaruh hanya karena mereka tidak mengingat atau belum memahami suatu kejadian.Perry menekankan bahwa keterbukaan yang sesuai usia lebih sehat daripada kebohongan. Informasi dapat disampaikan secara bertahap, dengan bahasa yang dapat dipahami anak, tanpa membebani mereka dengan detail yang belum mereka perlukan.Orang tua tidak harus menceritakan semua hal kepada anak. Namun, jika suatu rahasia memengaruhi kehidupan keluarga atau hubungan dengan anak, menyembunyikannya dapat membuat anak merasakan ada sesuatu yang salah.Anak membutuhkan kepastian bahwa mereka dicintai, diterima, dan aman, bahkan ketika keluarga sedang menghadapi masalah.Inti pesannya:Anak tidak selalu membutuhkan semua informasi, tetapi mereka membutuhkan kejujuran yang sesuai dengan usia dan kemampuan mereka untuk memahami.Perilaku anak sering kali merupakan komunikasi dari sesuatu yang belum mampu mereka ungkapkan dengan kata-kata.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
E
Eka Pajriani Haeruddin

📍 Kota Makassar

Kutipan "Pergeseran Makna Sejumlah Terminologi Ilmu"

al-Hasan al-Bashri berkata, "Orang yang fakih hanyalah orang yang zuhud di dunia, menginginkan akhirat, memahami agamanya, teguh dalam beribadah kepada Tuhannya, berhati bersih, dan berlidah jernih dari kehormatan kaum Muslimin, menjaga diri dari harta mereka dan tulus (memberikan kebaikan untuk mereka)."(Sebagian darinya diriwayatkan oleh Ibnu Baththah dalam Ibthal al-Hiyal)

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
R
Ressy Sri Agesty

📍 Kabupaten Bandung

Bagaimana tahapan jinsiyah kepada anak laki-laki dan perempuan jika ukuran rumah terbatas?

1. Pisahkan tempat tidur anakAnak laki-laki dan perempuan tidak tidur satu kasur.Anak sesama jenis pun dianjurkan berbeda selimut.2. Jika hanya 1 kamarOrang tua perlu menyiasati waktu hubungan intim.Anak bisa ditidurkan sementara di luar kamar.3. Tetap jaga anak meski kondisi terbatasMenjaga anak membutuhkan usaha dan pembiasaan.Jangan mengabaikan penjagaan hanya karena takut repot.4. Usahakan lingkungan yang baikBerdoa dan berusaha memiliki tempat tinggal serta lingkungan yang layak dan sehat.Prioritaskan kesehatan fisik, psikis, mental, dan pikiran anak.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
R
Risdayani Pratiwi

📍 Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Nabi Musa ﷺ takut tatkala dia mendatangi Fir’aun seorang diri, perkataannya bisa salah dan terbata-bata. Karena dikisahkan bahwa Fir’aun konon adalah orang yang pandai bersilat lidah. Maka Nabi Musa ﷺ meminta kepada Allah Jalla Jalaluhu untuk mengutus Harun bersamanya.​Banyak ahli tafsir, termasuk sahabat seperti Ibnu Abbas, menyebutkan bahwa Nabi Musa ﷺ tidak lancar berbicara dan sering terbata-bata. Hal ini disebabkan oleh peristiwa Nabi Musa yang pernah memakan bara api yang melukai lidahnya, sehingga ia mengalami cedera yang menyebabkannya kesulitan untuk berbicara.​Dalam tafsir, disebutkan bahwa ketika Nabi Musa masih kecil, ia pernah digendong oleh Fir’aun. Saat berada dalam gendongan, Nabi Musa memukul dan menarik janggut Fir’aun. Hal ini membuat Fir’aun marah dan berkata kepada istrinya, “Wahai istriku, melihat tingkah lakunya sekarang, anak ini sepertinya kelak ketika dewasa akan membunuhku.”​Istri Fir’aun menenangkan suaminya dan berkata, “Wahai Fir’aun, dia hanyalah anak kecil yang belum mengerti apa-apa. Cobalah kamu uji.” Fir’aun kemudian menguji Nabi Musa dengan memberikan pilihan antara batu permata atau bara api. Akhirnya, Nabi Musa memilih bara api dan memakannya, menunjukkan bahwa ia memang masih kecil dan tidak mengetahui apa yang dilakukannya (22).​Akan tetapi, tidak ada riwayat yang marfu’ dari Nabi Muhammad ﷺ tentang hal ini. Ada kemungkinan kisah ini berasal dari kisah Israiliyat.​Kesahihan riwayat-riwayat di atas patut diragukan karena Nabi Musa ﷺ tidak disebutkan dalam ayat-ayat yang lain bahwa beliau gagap, akan tetapi beliau mengalami kekakuan berbicara tersebut disebabkan karena ketakutannya menghadapi Fir’aun. Sebagaimana orang pada umumnya tatkala bertemu dengan orang hebat, terkadang bicaranya terbata-bata karena grogi atau takut. Oleh karena itu, Nabi Musa meminta Nabi Harun ﷺ diutus membersamainya.​Di antara faedah kisah ini adalah tentang ketulusan Nabi Musa. Ketika Nabi Musa diberikan tugas mulia, yaitu berdakwah kepada Fir’aun, beliau meminta bantuan dari orang lain—yakni saudaranya, Harun—dan dengan rendah hati mengakui keutamaan Harun yang lebih fasih berbicara.​Inilah akhlak mulia seorang dai; ia tidak melihat dai lain sebagai saingan, melainkan sebagai partner dalam dakwah. Seorang dai yang baik merasa senang ketika ada yang membantunya dalam berdakwah dan tulus mengakui kekurangannya.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka13 Agustus 2026
D

Dewi Hajar Novanda

📍 Kota Depok

Bab 13 - Kesempatan untuk Mandiri

🌿 Kesempatan untuk Mandiri✦ Biarkan anak mengurus kebutuhannya sendiri Jika suatu tugas memang sesuai dengan usia dan kemampuan anak, berikan kesempatan kepada mereka untuk menyelesaikannya tanpa bantuan.💭 Mengapa penting? Karena setiap keberhasilan akan menumbuhkan:🌱 Rasa mampu🌟 Kepercayaan diri🤍 Harga diriSering kali orang tua mengambil alih tugas yang sebenarnya sudah bisa dilakukan anak. Padahal, hal itu dapat mengurangi kesempatan mereka merasakan kebanggaan karena berhasil berkata:✨ "Aku berhasil melakukannya!"━━━━━━━━━━━━━━🏡 Berikan tanggung jawab khususTanggung jawab sederhana dapat membantu anak merasa dibutuhkan dan dipercaya.📌 Contoh: Jika anak mengalami kesulitan di sekolah, guru dapat memberinya tugas seperti:📋 Mengirim daftar hadir📮 Mengumpulkan suratTugas-tugas kecil seperti ini dapat memberikan perubahan yang besar pada rasa percaya diri anak.━━━━━━━━━━━━━━🎨 Jangan memaksakan impian yang bukan milik merekaHindari menyalurkan keinginan atau penyesalan masa lalu kepada anak.📌 Contoh: Jika Anda dahulu ingin mengikuti kelas balet tetapi tidak pernah sempat melakukannya, jangan memaksa anak untuk mengikuti kelas balet demi memenuhi keinginan tersebut.━━━━━━━━━━━━━━🕊️ Berikan ruang untuk memilihSebisa mungkin, biarkan anak membuat pilihan dan keputusan mereka sendiri mengenai:🎯 Aktivitas🎨 Hobi🌱 Jalan hidupMereka perlu memiliki kesempatan untuk menentukan pilihan tanpa terlalu dipengaruhi oleh keinginan orang tua.━━━━━━━━━━━━━━🌷 Inti Pesan Semakin sering anak diberi kesempatan untuk melakukan sesuatu sendiri, memikul tanggung jawab, dan membuat pilihan, semakin kuat rasa percaya diri yang tumbuh dalam diri mereka. Mereka belajar bahwa mereka mampu, dipercaya, dan dapat mengandalkan diri sendiri.

💬 0 komentar📅 13 Agu 2026Baca selengkapnya →