Ringkasan Bab Berbohong (Bagian 1)
Mengapa Anak-Anak Berbohong?Anak-anak berbohong hampir tidak pernah berarti menantang, licik, atau sosiopat (bahkan ketika Anda hanya mengatakannya sambil bercanda).Sebagian besar kebohongan muncul dari rasa takut, kepanikan, keinginan untuk melindungi diri, atau karena mereka belum memiliki keterampilan untuk menghadapi situasi sulit.1. Takut akan Konsekuensi atau HukumanAnak berbohong karena takut dimarahi, dihukum, atau kehilangan sesuatu yang berharga baginya.Contoh:Jake menuduh Dara mendorong Owen agar terhindar dari kemarahan Ibu.2. Ingin Dipercaya atau Menyenangkan Orang DewasaAnak berbohong karena ingin dipuji, diakui, atau dianggap baik oleh orang dewasa.Contoh:Jake berbohong agar Ibunya lebih percaya padanya dibanding Dara.3. Membela Diri atau Melindungi Diri SendiriAnak berbohong sebagai bentuk pertahanan diri ketika merasa disudutkan, malu, atau terancam.Contoh:Ketika dituduh memecahkan lampu, Jake membantah dan berbohong karena merasa tidak bersalah dan takut dimarahi.4. Belum Memiliki Keterampilan untuk Menghadapi Situasi SulitAnak belum tahu cara menghadapi kesalahan, tekanan, atau masalah dengan cara yang sehat, sehingga memilih berbohong.Contoh:Jake tidak tahu cara mengakui kesalahannya, jadi ia memilih berbohong daripada mengatakan yang sebenarnya.5. Terinspirasi dari Orang Lain atau LingkunganAnak bisa berbohong karena melihat atau mendengar orang lain melakukan hal yang sama.Contoh:Jika orang dewasa sering berbohong, anak bisa menirunya sebagai cara berinteraksi atau “menyelesaikan masalah”.«Intinya: Kebohongan biasanya bukan tanda keburukan pada diri anak, melainkan sinyal bahwa mereka sedang berjuang dengan emosi, situasi, atau keterampilan yang belum mereka miliki. GOOD INSIDEMeletakkan Kepercayaan Penuh bahwa Semua Anak Berhati Baik(Dr. Becky Kennedy)
















