๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

The Barakah Effect - Rukun Iman dan Hustle Culture

The Five Pillars of Islam โ€“ An Antidote to the Five Pillars of Hustle Culture.โ€ Menarik karena dibahas bagaimana lima rukun Islam sebenarnya bisa menjadi penyeimbang dari budaya hustle yang membuat kita merasa harus terus produktif, terus mengejar, dan terus โ€œlebihโ€.Syahadat mengembalikan tujuan hidup, shalat mengajarkan kita untuk berhenti sejenak di tengah kesibukan, zakat mengingatkan bahwa harta bukan hanya untuk dikumpulkan, puasa melatih kita mengendalikan keinginan, dan haji mengingatkan kembali arah perjalanan hidup.Jadi Islam bukan mengajarkan kita untuk nggak punya ambisi. Tapi menempatkan ambisi, harta, waktu, dan pencapaian di bawah tujuan yang lebih besar: beribadah kepada Allah dan mencari keberkahan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka6 hari lalu
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & Wings 1 - Raksha Bharadia

waktu bermain adalah bagian terpenting dari masa kanak-kanak. Waktu bermain menjadi semakin terbatas dengan panjangnya jam sekolah dan kegiatan terstruktur lainnya. Setiap menit yang tersisa ditelan oleh TV, komputer, dan permainan video (dunia virtual tengah menggantikan dunia nyata).Kini anak-anak tidak lagi punya saudara kandung sebanyak dulu untuk diajak bermain; lingkungan terdiri dari keluarga-keluarga yang lebih kecil.Batas-batas fisik mereka mengecil. Rumah lebih kecil, banyak lingkungan tidak menyediakan tempat untuk ber-main; dan taman serta kebun diubah menjadi pasar swalayan dan kompleks perkantoran.Kasa takut dan curiga terhadap orang asing telahmembuat para orangtua penuh syak wasangka terhadap keselamatan anak-anak mereka sehingga muncullah anak-anak terkungkung yang diperintahkan untuk tetap berada didalam rumah.Apa pun alasannya, yang jelas waktu bermain berkurang dalam sebagian besar rumah tangga. Bahkan kegiatan yang berpotensi memberikan kesenangan dan kenikmatan, seperti olahraga, menari, dan bermain musik menjadi beban bagi banyak anak. Akibatnya mereka semakin kehilangan minat.Bahkan ketika diberi kesempatan, mereka lebih memilih kawan di layar (TV, komputer) dibandingkan teman bermain yang hidup dan berpikir aktif.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
L

Lisna Nurul Hikmah

๐Ÿ“ Kabupaten Banyumas

Bab 1 wanita bersama Rabbnya

"Bagaimana pendapat kalian andaikan ada sebuah sungai di ambang pintu salah seorang diantara kalian, dia bisa mandi di sungai itu lima kali setiap harinya adakah sedikitpun kotoran yang masih menyisa?" Mereka menjawab, "tidak ada dari kotorannya yang menyisa." Beliau bersabda "yang demikian itulah perumpamaan salat lima waktu yang dengan salat itu Allah menghapus kesalahan-kesalahan."Muttafaq alaih

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
H

Halida Achmad Bagraff

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Ringkasan sub bab sebab husnul khatimah dan suul khatimah

Kata kunci untuk menggapai semua kebaikan dalam hidup adalah taufik dari Allah. Upaya yang dapat dilakukan untuk menggapai taufik dari Allah:Doa โ€”> merasa butuh kepadaNya, sungguh-sungguh berlindung serta penuh harap dan takut kepadaNya (al-Fawaid hal. 127)Istiqamah lahir batin โ€”> suโ€™ul khatimah tidak akan menimpa orang yang secara lahirnya istiqamah dan batinnya baik. Suโ€™ul khatimah hanya terjadi pada orang yang memiliki kerusakan dalam akidah, atau terus menerus melakukan dosa besar, atau berani melakukan perbuatan maksiat yang berat.โ€ (ad-Daโ€™wad Dawaโ€™, hal. 391)Menjaga kebiasaan baik dan amal soleh โ€”> Nabi menyarankan untuk mempertahankan amal baik, agar tidak ada peluang untuk melakukan penyimpangan. Siapa yang menjaga syariat Islam dengan baik, dia akan diwafatkan sesuai dengan apa yang menjadi kebiasaannya.Hindari syubhat (penyimpangan pemikiran) โ€”> syubhat membisikkan orang untuk meninggalkan kebenaran dan beralih kepada kebatilan, dengan aneka alasan yang bisa mempengaruhi pemikiran atau perasaan. Terkadang syubhat tidak mengubah seketika, namun mampu melemahkan aqidah.Buku: Bila Kumati. Catatan Tentang Peristiwa Kematian.Karya: Ammi Nur Baits

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
N
Nela Agu Saudara

๐Ÿ“ Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 10 Dahsyatnya Bahaya Lisan Wanita

8. Merendahkan dan Menghina Orang LainMerendahkan orang lain tidak hanya dilakukan melalui ucapan. Perbuatan ini dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti:- Ucapan atau perkataan. - Menirukan seseorang dengan maksud mengejek.- Isyarat atau gerakan tertentu.- Tulisan.- Gambaran atau gambar yang bertujuan merendahkan atau menghina.Perbuatan merendahkan dan menghina orang lain merupakan sesuatu yang sangat dilarang dalam Islam.Dalil larangan menghina orang lain Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 11, yang menjadi salah satu dalil larangan merendahkan dan mengolok-olok orang lain.Hal penting yang harus selalu kita ingat:ยซBoleh jadi orang yang ditertawakan justru lebih baik daripada orang yang menertawakannya.ยปKarena kita tidak pernah benar-benar mengetahui kedudukan seseorang di sisi Allah.Jangan Menghina Karena Kemiskinan atau DosaAllah Subhanahu wa Ta'ala melarang kaum mukminin menghina saudaranya karena kemiskinan yang menimpanya ataupun karena dosa yang pernah dilakukannya.Demikian pula, seorang Muslim dilarang memberikan gelar atau panggilan yang mengandung ejekan dan penghinaan.Jangan merasa diri lebih baik hanya karena melihat kekurangan orang lain.Menghina Saudara Muslim Adalah KeburukanNabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:ยซโ€œSungguh, Allah tidak memandang bentuk rupa dan harta kalian, namun Dia memandang hati dan amal perbuatan kalian.โ€ยป (HR. Muslim)Hadis ini mengingatkan kita bahwa ukuran kemuliaan seseorang bukanlah rupa, harta, status, atau kedudukannya di hadapan manusia, tetapi hati dan amalnya. Maka, kemuliaan dan keberuntungan berpihak kepada orang yang memiliki hati yang bertakwa dan bersih.Cukuplah seseorang dikatakan memiliki keburukan atau buruk perangai apabila ia sampai menghina saudaranya sesama Muslim.MuhasabahJangan mudah meremehkan atau menghina saudara kita.Kita tidak tahu, boleh jadi orang yang kita anggap rendah justru lebih baik kedudukannya di sisi Allah daripada diri kita.Sebagaimana nasihat penulis:ยซโ€œJangan suka meremehkan saudara Anda. Nanti Allah Subhanahu wa Ta'ala akan memberi kesehatan kepada Anda, lalu menguji Anda.โ€ยป

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

Bab 14 - Menangani Kemarahan Anda Sendiri

Menangani Kemarahan Anda Sendiri๐ŸŒฑ Kemarahan adalah Hal yang Manusiawi- Setiap orang tua pernah kehilangan kesabaran saat menghadapi anak.- Merasa marah bukanlah sesuatu yang salah. Kemarahan adalah emosi yang normal dan terkadang bermanfaat.- Yang terpenting bukanlah apakah kita marah atau tidak, melainkan bagaimana kita mengelola dan mengekspresikan kemarahan tersebut, terutama di depan anak.---๐Ÿ”ฅ Mengapa Orang Tua Bisa Marah?Banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko kemarahan, di antaranya:Faktor dari masa lalu- Tumbuh di lingkungan yang terbiasa dengan teriakan, kekerasan verbal, atau kekerasan fisik.Faktor fisik- Kelelahan fisik.- Kurang tidur.- Pola makan dan nutrisi yang kurang baik.Faktor emosional dan mental- Kelelahan mental.- Kurangnya waktu untuk diri sendiri.- Tidak memiliki waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi.Faktor lingkungan- Kurangnya dukungan keluarga, terutama pasangan.- Masalah keuangan.- Stres pekerjaan.- Merawat anggota keluarga yang sakit.- Masalah pertemanan atau hubungan.Contoh dari penulisPenulis menyadari bahwa:- Ia tumbuh dengan pola komunikasi yang sering menggunakan teriakan.- Stres pekerjaan menjadi pemicu besar kemarahannya.- Kurangnya perhatian pada kebutuhan diri sendiri juga membuatnya lebih mudah kehilangan kesabaran.---๐Ÿ›ก๏ธ Pencegahan Lebih Baik daripada PenangananBelajar mengenali tanda-tanda awal kemarahan dapat membantu mencegah ledakan emosi.Kenali sinyal diri sendiri- Mudah tersinggung.- Terlalu lelah.- Merasa kewalahan.- Mengabaikan kebutuhan diri sendiri.Lakukan "isi ulang energi" secara teraturPerawatan diri tidak harus mahal.Contoh:- Berjalan kaki.- Berendam air hangat.- Menelepon teman.- Bermeditasi.- Melakukan hobi yang menenangkan.Prinsipnya:ยซJika tidak bisa menginvestasikan uang untuk merawat diri, investasikan waktu.ยป---๐Ÿง˜ Menghadapi Kemarahan di Saat Itu JugaPraktik MindfulnessMindfulness berarti:- Menyadari apa yang sedang terjadi dalam diri.- Mengenali emosi yang muncul.- Memberi jeda sebelum bereaksi.Sering kali kemarahan muncul secara spontan, padahal respons tersebut belum tentu adil atau proporsional terhadap perilaku anak.---โญ Metode PETERGunakan langkah berikut sebelum merespons anak:P โ€” Pause (Berhenti sejenak)Jangan langsung bereaksi.E โ€” Empathise (Berempati)Cobalah memahami:- Apa yang dirasakan anak.- Sudut pandang anak.- Alasan di balik perilakunya.T โ€” Think (Berpikir)Pertimbangkan:- Pilihan respons yang tersedia.- Pelajaran apa yang ingin diajarkan kepada anak.E โ€” Exhale (Hembuskan napas)- Tarik napas dalam-dalam.- Hembuskan perlahan.- Rilekskan tubuh dan pundak.R โ€” Respond (Merespons)Barulah berikan respons kepada anak dengan lebih tenang.---๐Ÿ’ก Ide Praktis untuk Meredam Kemarahan1. Metode Lima Gelang Merah- Kenakan 5 gelang merah di tangan kanan.- Setiap kali berhasil menahan amarah, pindahkan 1 gelang ke tangan kiri.- Targetnya: seluruh gelang berpindah ke tangan kiri sebelum hari berakhir.2. Visualisasi Tempat FavoritBayangkan diri berada di:- Pantai.- Hutan.- Gunung.- Tempat yang membuat Anda merasa damai.Lakukan selama 1โ€“2 menit ketika emosi mulai meningkat.3. Menjadi Sosok yang Tenang- Bayangkan seseorang yang sangat sabar dan tenang.- Rasakan seolah-olah Anda berada dalam posisinya.- Pikirkan bagaimana ia akan merespons situasi tersebut.4. Curhat kepada Orang yang Tepat- Hubungi teman yang dipercaya.- Bergabung dengan komunitas atau kelompok diskusi yang suportif.5. Ambil "Waktu Jeda" untuk Orang TuaJika emosi sudah sangat tinggi:- Pastikan anak berada di tempat yang aman.- Pergi ke ruangan lain beberapa menit.- Tenangkan diri sebelum kembali berinteraksi.---๐Ÿค Jika Anda Tetap Kehilangan KesabaranKadang-kadang ledakan emosi tetap bisa terjadi.Ketika itu terjadi:1. Terima dan maafkan diri sendiri- Semua orang tua pernah mengalami hari yang buruk.- Satu kesalahan tidak menjadikan Anda orang tua yang buruk.2. Jangan menyerahKegagalan sesaat bukan alasan untuk meninggalkan gentle discipline.Ibarat sepatu baru yang terkena lumpur:- Bersihkan.- Pakai kembali.- Lanjutkan perjalanan.3. Pelajari pemicunyaTanyakan pada diri sendiri:- Apa yang memicu kemarahan saya?- Apa yang bisa saya lakukan secara berbeda lain kali?4. Minta maaf kepada anakSetelah tenang:- Akui kesalahan.- Jelaskan bahwa Anda sedang marah dan bereaksi dengan cara yang kurang tepat.- Sampaikan bahwa Anda akan berusaha lebih baik di lain waktu.5. Jadikan sebagai pembelajaranAjarkan kepada anak bahwa:- Marah adalah perasaan yang wajar.- Namun kemarahan tidak boleh diwujudkan dalam kekerasan verbal maupun fisik.6. Minta bantuan anak jika diperlukanMisalnya:ยซ"Hari ini Ayah/Ibu merasa sangat lelah dan tegang. Ayah/Ibu akan senang jika kita bisa bekerja sama menjaga suasana tetap tenang."ยปSering kali anak-anak merespons dengan lebih baik daripada yang kita bayangkan.---๐ŸŒผ Inti Utama- Kemarahan adalah emosi yang normal.- Kenali pemicu dan tanda-tanda awalnya.- Rawat diri sendiri sebelum kehabisan energi.- Beri jeda sebelum bereaksi.- Gunakan metode PETER untuk merespons dengan lebih bijak.- Jika terlanjur kehilangan kesabaran, minta maaf, belajar dari pengalaman, lalu lanjutkan perjalanan pengasuhan dengan lebih baik.Karena tujuan kita bukan menjadi orang tua yang sempurna, melainkan orang tua yang terus belajar dan bertumbuh.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
S

Siti Nadiroh

๐Ÿ“ Kabupaten Brebes

Su'ul Khotimah Lelaki yang Bunuh Diri

Diwayatkan oleh Jundub Al-Bajali, "Sesungguhnya di antara bangsa sebelum kalian terdapat seorang lelaki yang mengalami luka. Ketika luka itu terasa mengganggunya, maka ia mencabut sebuah anak panah dari keranjangnya lalu menghujamkan padalukanya itu hingga darah mengalir dengan derasnya tanpa henti hingga menyebabkannya meninggal dunia. Allah berfirman, "Hamba-Ku bersegera menghadap-Ku dengan bunuh diri, maka Aku pun mengharamkannya masuk surga." (Hadits Hasan Riwayat Bukhari dan Muslim)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
M
Melinda Yanuar

๐Ÿ“ Kota Serang

Memotivasi anak agar memilih teman yang saleh

Memotivasi anak agar memilih teman yang saleh dan mengingatkan mereka dari teman yang buruk merupakan kewajiban orang tua terhadap anak-anaknya. Mereka harus mendorong anak-anak agar memilih rekan dan teman duduk yang baik dengan menjelaskan kepada mereka berbagai manfaatnya di dunia dan akhirat. Selain itu jelaskanlah pula pentingnya berteman dengan orang-orang saleh serta bahaya duduk-duduk bersama dengan orang-orang jahat yang membuat kerusakan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Qarun beserta hartanya akhirnya ditenggelamkan ke dalam bumi. Sebagian ahli tafsir bahkan menyebutkan bahwa seluruh pengikutnya pun ikut ditenggelamkan, sehingga tidak ada penolong bagi mereka.Salah satu penjelasan mengenai sebab ditenggelamkannya Qarun adalah doa Nabi Musa. Namun, untuk mencegah anggapan bahwa Nabi Musa berdoa untuk mengambil harta Qarun, Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ memutuskan untuk menenggelamkan Qarun beserta seluruh hartanya.Dengan demikian, tidak ada lagi prasangka bahwa Nabi Musa menginginkan duniawi atau harta Qarun.Mereka sadar bahwa harta tidak menunjukkan bahwa itu adalah kasih sayang Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡. Karena bisa jadi Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ berikan harta kepada orang yang Dia cintai, dan bisa juga diberikan kepada orang yang tidak Dia cintai.Mereka juga sadar bahwa kekurangan yang mereka miliki adalah karunia Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡, karena jika mereka kaya seperti Qarun, maka mereka pun akan dibenamkan oleh Allah bersama Qarun.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

Strategi Menghadapi Perfeksionisme Pada Anak

๐ŸŒฟ Ceritakan Perasaan di Balik PerfeksionismeKetika anak Anda bersikeras bahwa sesuatu harus sempurna atau menutup diri jika ada sesuatu yang cacat, berlatihlah untuk mengetahui perasaan di baliknya dan โ€œmenceritakan kisah tentang perasaan ituโ€, atau mengucapkan perasaan itu dengan lantang.Tujuannya adalah mengalihkan fokus anak dari kesempurnaan dan mengalihkannya pada perasaan di dalam tubuhnya.Hal ini akan membangun kesadaran diri akan pengalaman seseorang, yang merupakan dasar untuk regulasi emosi.Jadi, ketika anak Anda berkata:> โ€œAku satu-satunya anak yang tidak bisa main palang monyet. Aku tidak akan pergi ke taman bermain, itu tidak akan menyenangkan,โ€ceritakanlah perasaan yang ada di baliknya.Misalnya:> โ€œTidak bisa main palang monyet, uh, itu terasa sangat penting bagimu.โ€atau,> โ€œKadang-kadang satu hal yang sulit bisa menyedot semua kesenangan, ya? Rasanya di taman bermain enggak ada yang menyenangkan jika kamu tidak merasa nyaman di setiap bagiannya.โ€Di sini saya menceritakan pergulatan regulasi emosi yang mendasarinya. Saya menunjukkan kepada anak bahwa saya melihat apa yang terjadi pada mereka.Saya tergoda untuk mengatakan, โ€œEnggak apa-apa jika kamu tidak ingin melakukan hal itu, bukan masalah besar!โ€ atau, โ€œSiapa yang peduli! Kamu bisa bermain di bagian lain di taman bermain!โ€Tapi, ingat, logika dan perasaan yang sulit adalah usaha berat bagi anak-a nak yang cenderung perfeksionis.Good Inside, Meletakkan Kepercayaan Penuh bahwa Semua Anak Berhati Baik (Dr. Becky Kennedy)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
E

Exa Betti Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Mengelola Keuangan Rumah Tangga Islami - Dr. Labib Najib Abdullah

Sumber Pembiayaan Usaha Rumah TanggaTabungan pribadiMenjadi sumber pembiayaan utama untuk memulai usaha. Jika tujuannya mengubah tabungan menjadi investasi produktif, dapat digunakan untuk modal awal.Musyarakah/kerja sama kemitraanDua orang atau lebih bekerja sama membiayai usaha yang disepakati. Keuntungan dibagi bersama sesuai kesepakatan.PinjamanDapat meminjam dari keluarga, kerabat, atau teman. Sebaiknya ada kesepakatan pengembalian yang jelas dan tidak membebani keuangan.Bank/lembaga keuanganPinjaman dapat digunakan sesuai kebutuhan usaha dan harus dikembalikan dengan cara yang telah disepakati. Dalam keuangan syariah, pembiayaan dapat menggunakan akad yang sesuai prinsip syariah.Tahapan kebutuhan pembiayaan usahaFase pendirian: modal untuk memulai usaha.Fase operasi: pembiayaan untuk menjalankan usaha sehari-hari.Fase ekspansi: tambahan modal ketika usaha berkembang dan ingin diperluas.Contoh usaha rumah tanggaJasa: reparasi HP/elektronik, jahit, cukur, les/kursus, taman kanak-kanak, rumah tahfiz, dan jasa internet.Usaha produktif: garmen, pembuatan sepatu, perabotan, dan minyak wangi.Pertanian/peternakan: ternak lebah, unggas, dan hewan lainnya.Intinya: Usaha rumah tangga dapat dibiayai dari tabungan, kerja sama, pinjaman, atau lembaga keuangan, dengan memilih sumber dana sesuai kebutuhan dan kemampuan usaha.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Murah hati dan dermawan adalah dua sifat Allah Ta'ala.Allah itu Maha Penderma dan Pemurah. Dia memuji orang-orang beriman yang menginfakkan sebagian rezeki yang Allah berikan.Allah ๏ทป berfirman, artinya: "(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (al-Baqarah: 3)Orang yang bersedekah menghiasi diri dengan sifat-sifat mulia yang merupakan sifat-sifat Allah, Nabi-Nya, dan orang-orang beriman. Bersedekah karena Allah Ta'ala merupakan usaha pembiasaan diri untuk berbuat kebajikan, melatih jiwa untuk rela memberi dan berkorban, dan membuang keegoisan.Rasulullah ๏ทบ adalah manusia yang paling baik, dermawan, pemberani, penyayang, tawaduk, adil, sabar, lembut, lunak, pemaaf, dewasa, pemalu, dan teguh di atas kebenaran.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Jagalah "Serangan Pikiran" Anda Tetap Dalam Kendali

Jagalah "Serangan Pikiran" Anda Tetap Dalam KendaliSumber : Don't sweat the small stuff with your family Dalam setiap buku yang saya tulis dan dalam setiap memberi kuliah saya berupaya memasukkan sedikit ulasan mengenai "serangan pikiran". Karena rumah adalah sumber stres yang potensial bagi kebanyakan orang, buku ini tentu tidak dikecualikan. Kita adalah makhluk berpikir. Dan karena kita terus-menerus berpikir kita jadi gampang lupa atau tidak-tidaknya kehilangan orientasi bahwa kita sedang berpikir. Bahkan kalau kita sedang melamun pun pikiran kita tetap jalan. Dengan kata lain kita memikirkan banyak hal berapa banyak yang harus kita kerjakan betapa stressnya hidup kita betapa seringnya kita harus mengerjakan bagian yang lebih banyak dan sebagainya tanpa menyadari bahwa kita sedang berpikir. Masalahnya adalah pikiran kita akan muncul kembali dalam bentuk perasaan. Apa yang saya maksudkan di sini adalah bahwa jika pikiran kita marah kita akan merasa marah. Jika pikiran kita penuh kebencian kita akan merasa benci. Sikap pikiran kita terburu-buru kita akan merasa seakan-akan tidak punya cukup waktu. Jika pikiran kita stres kita akan merasa stres. Tidak percaya? Cobalah marah Sekarang juga tanpa memikirkan sesuatu yang bisa membuat anda marah! Anda tidak akan bisa. Dengan demikian jelas bahwa perasaan Anda mengikuti pikiran anda persis seperti anak domba mengikuti induknya. Biasanya, serangan pikiran biasanya mengikuti pola sebagai berikut: ada punya pikiran seperti "kotor sekali tempat ini". Jika hanya sampai di situ pikiran ini tidak menimbulkan masalah. Namun kita jarang bersikap bijaksana untuk langsung menghentikan berkembangnya pikiran tersebut. Bahkan satu pikiran itu menyebabkan munculnya sederetan pikiran yang lain seperti " tampaknya cuma aku yang mengurusi rumah ini" dan mungkin " Aku benci tempat ini". Dengan segera kita merasa terganggu dan kesal tetapi tidak menyadari bahwa pikiran kita punya andil terhadap kondisi mental kita. Jika terjadi jenis percakapan mental seperti ini hanya ada dua yang akan terjadi. Sering orang yang berpikir anda akan terus berpikir seperti ini sampai Anda mulai merasakan efek yang membuat stres dari pikiran-pikiran tersebut. Rentetan pikiran anda mungkin berlanjut sampai akhirnya terputus karena bel pintu atau telepon berdering. Namun masih ada pilihan lain yaitu menyadari bahwa diri Anda sedang berada dalam serangan pikiran menyadari apa yang sedang terjadi dalam pikiran anda sendiri. Katakan saja, " ups lagi lagi begini," atau kalimat lain yang akan mengingatkan anda bahwa pikiran anda sedang membuat anda kacau dan semakin memperburuk stres yang sedang Anda rasakan. Bila anda menjadi pengamat pikiran anda sendiri ini akan memungkinkan Anda menghentikan stres dan frustasi segera setelah anda melepaskan pikiran yang bersangkutan dan kembali ke momen sekarang. Ini akan membantu Anda memperoleh kembali perspektif anda bila tidak membiarkan pikiran anda membuat hidup jadi tampak lebih sulit ketimbang sebenarnya. Yang jelas makin awal Anda menghentikan serangan pikiran semakin mudah untuk kembali ke jalur yang benar. Saya tidak dapat mengatakan kepada anda betapa manfaatnya teknik sederhana ini dalam hidup saya dan hidup ribuan orang lain yang telah mencoba menerapkannya. Anda akan menyukainya tetapi saya harus memperingatkan anda. Meskipun konsep ini sederhana menerapkannya bukan hal mudah. Begitu Anda mulai menaruh perhatian anda mungkin akan menemukan bahwa masih jauh lebih banyak serangan pikiran daripada yang dapat anda bayangkan. Namun balasannya sangat berharga dengan sedikit latihan anda akan jauh lebih santai di rumah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka8 September 2026
F
Fatimah Zahra

๐Ÿ“ Kabupaten Banggai

Kandungan bab 7

Kandungan Bab 7 Termasuk Syirik Memakai Gelang, Benang, Dan Sejenisnya Sebagai Pengusir Atau Penangkal Mara Bahaya1. Dilarang keras memakai gelang, benang, dan sejenisnya untuk maksud-maksud tersebut di atas.2. Dinyatakan bahwa sahabat tadi apabila mati, sedangkan gelang (atau sejenisnya) itu masih melekat pada tubuhnya, dia tidak akan beruntung selama-lamanya. Ini menunjukkan kebenaran pernyataan para sahabat bahwa โ€œsyirik Asghar lebih berat daripada perbuata dosa besarโ€. 3. Syirik tidak dapat dimaafkan dengan alasan karena tidak mengerti.4. Gelang, benang dan sejenisnya tidak berguna untuk menolak atau mengusir sesuatu penyakit, bahkan berbahaya (mudharat); karena Nabi shallallahu alaihiโ€™ wasallam bersabda โ€œโ€ฆ karena ia tidak menambah pada dirimu kecuali kelemahan.โ€5. Mengingkari dengan keras terhadap orang yang melakukan perbuatan syirik.6. Dijelaskan bahwa orang yang menggantungkan sesuatu barang untuk maksud-maksud sseperti diatas, maka Allah akan menjadikan dirinya mengandalkan barang itu.7. Dinyatakan bahwa orang yang menggantungkan tamimah telah melakukan perbutan syirik.8. Mengikatkan benang pada tubuh untuk mengobati sakit panas termasuk syirik.9. Pembacaan ayat tersebut yang dilakukan oleh Hudzaifah, menunjukkan bahwa para sahabat menggunakan ayat-ayat yang berkenan dengan syirik akbar sebagai dalil untuk syirik ashghar, sebagaimana tafsir yang disebutkan oleh Ibnu Abbas dalam salah satu ayat dari surat al-Baqarah.10. Menggantungkan wadaโ€™ah sebagai penangkal atau pengusir ainโ€™ juga termasuk syirik.11. Orang yang menggantungkan tamimah di doโ€™akan semoga Allah tidak mengabulkan keinginannya; dan orang yang menggantungkan wadaโ€™ah di doโ€™akan semoga Allah tidak memberi ketenangan pada dirinya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 8 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’