Amalan Seorang Muslimah Sehari SemalamUstadz Firanda Andirja hafizhahullahu Wanita sama dengan lelaki dari sisi peribadatan.Apa yang berlaku bagi lelaki juga berlaku bagi wanita.Surat An-Nahl Ayat 97مَنْ عَمِلَ صَٰلِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةً طَيِّبَةً ۖ Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (yaitu kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan).Pada dasarnya amalan-amalan yang dilakukan oleh lelaki dalam keseharian sama dengan amalan-amalan yang dilakukan oleh wanita, secara umum dari sisi ibadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala.Kita sekarang hidup di zaman yang waktu kita sangat mudah terbuang-buang. Padahal kita harus sadar umur kita ini akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah subhanahu wa ta'ala.Rasulullah ﷺ bersabda,لا تزولُ قَدَمَا عبدٍ يومَ القيامةِ حتَّى يُسألَ عن أربعٍ عَن عُمُرِه فيما أفناهُ وعن جسدِهِ فيما أبلاهُ وعن عِلمِهِ ماذا عَمِلَ فيهِ وعن مالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وفيما أنفقَهُ Tidak akan bergeser kedua telapak kedua kaki seorang hamba di hari kiamat sehingga ditanya tentang empat perkara, yaitu:1. Tentang umurnya habis digunakan untuk apa?2. Jasadnya rusak digunakan untuk apa?3. Ilmunya bagaimana mengamalkannya?4. Hartanya dari mana mencari dan ke mana membelanjakannya?(HR Ibnu Hibban dan At Tirmizi)Ditanya tentang umurnya: yaitu ditanya tentang waktunya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ”Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang"(HR. Bukhari no. 6412, dari Ibnu ‘Abbas)Ketika kita sadar kalau umur ini akan ditanya oleh Allah subhanahu wa ta'ala kemana kita habiskan, maka harus kita persiapkan jawaban tersebut, jangan sampai kita habiskan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.Pembahasan kita tentang amalan keseharian, amalan sehari semalam untuk wanita adalah usaha kita untuk memanage waktu kita.Kita ingin keseharian kita ini benar-benar efektif, bermanfaat, bisa mendatangkan ganjaran yang besar di akhirat kelak.Problem kita sekarang: dengan adanya medsos, dengan adanya internet, dan banyaknya berita-berita yang sebagian kurang bermanfaat, sehingga terkadang umur kita setiap hari terbuang sia-sia di layar TV/ layar HP.Begitu pentingnya umur, begitu pentingnya waktu, sampai di dalam Al Qur'an, Allah subhanahu wa ta'ala sering bersumpah dengan waktu:Wal ashr: demi ashar/ demi masaWal fajr: demi fajarWadh dhuha: demi waktu dhuhadan lain sebagainya, tidak lain untuk mengingatkan kita bahwa itu adalah modal dasar kita dalam kehidupan ini adalah waktu (umur kita).Kita ini hanyalah kumpulan dari hari-hari.Seperti dikatakan oleh Imam Hasan Al Bashri:ابن آدم إنما أنت أيام كلما ذهب يوم ذهب بعضك“Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanyalah kumpulan hari. Tatkala satu hari itu hilang, maka akan hilang pula sebagian dirimu.”(Hilyatul Awliya’, 2/148, Darul Kutub Al ‘Arobi)Apabila telah pergi sebagian bulan, telah pergi sebagian tahun. Sudah terlalu banyak waktu yang berlalu dari diri kita, berarti semakin dekat kita kepada waktu pertemuan kita dengan Allah.Kita terlalu kepo untuk mengetahui berbagai banyak hal yang tidak bermanfaat bagi kita.Dan kita telah membuang usia kita.Kita renungkan sudah berapa tahun yang hilang dari kita, produktivitas apa yang sudah kita kerjakan:- "Sudah berapa banyak kita khatamkan Qur'an?"- "Sudah berapa banyak kita sedekahkan?"- "Sudah berapa banyak sholat malam yang sudah kita kerjakan?"- "Sudah berapa banyak sholat dhuha yang sudah kita kerjakan?"- "Sudah berapa banyak agama yang sudah kita amalkan?"- "Sudah berapa banyak pengorbanan yang kita lakukan untuk kedua orangtua kita?"- "Sudah berapa besar perhatian kita kepada anak-anak kita untuk kita arahkan untuk mengingat Allah?"Kita renungkan apa produktivitas kita yang sudah kita lakukan dengan perginya umur kita.Kita bandingkan dengan umur-umur kita yang sudah terbuang. Sudah berapa banyak waktu yang kita buang untuk nonton ini itu, komentar ini itu, melihat yang tidak bermanfaatlah. Sementara kita semakin berjalan menuju titik pertemuan kita dengan Allah subhanahu wa ta'ala.Makanya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengatakan:اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ(HR. Al Hakim)“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara:(1) Masa mudamu sebelum datang masa tuamu,➡️ Mumpung masih muda, semangat beramal shalih(2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,➡️ Masih sehat, beramal shhalih, sebelum tiba sakit kita tidak bisa beramal shalih.(3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,➡️ Masih punya duit, maka berinfaklah. Betapa banyak orang punya duit namun malas berinfak. Dan betapa banyak orang menyesal, ketika dia sudah meninggal dunia, tidak sempat berinfak. Maka diantara bentuk penyesalan yang Allah sebutkan, adalah orang yang hartanya banyak namun dia tidak berinfak. Sampai dia berkata, "Tundakanlah kematianku sebentar saja, saya ingin bersedekah..."(4) Waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu,➡️ Gunakan waktu luang untuk beribadah kepada Allah(5) Hidupmu sebelum datang matimu.”➡️ Mumpung masih hidup, masih bisa bertasbih, masih bisa berdzikir, masih bisa baca Al Qur'an, masih bisa merenungkan keagungan Allah. Lakukanlah sebelum datang kematian, sudah tidak bisa apa-apa. Setelah kematian, selesai, terputus amal kita.Karenanya, agar benar-benar kita tau pentingnya umur kita ini. Jangan kita buang-buang umur kita. Jangan habiskan umur kita untuk lihat hal-hal yang tidak bermanfaat. Tinggalkan berita-berita tentang artis-artis.Jangan terlalu sibuk melihat kemewahan tas, kemewahan sepatu. Sesekali tidak apa-apa. Tapi jangan berlama-lama kita melihat kemewahan tersebut. Bukan waktunya lagi kita berbangga-banggaan dengan kemewahan, dengan keindahan. Saatnya kita fokus untuk beribadah kepada Allah. Benar ada waktu untuk jalan-jalan, refreshing sama anak, sama suami.. tapi ingat waktu kita terbatas, tidak lama lagi. Karenanya, diantara hal yang membantu kita untuk bisa memanage waktu kita, berikut amal keseharian wanita muslimah yang bisa dilakukan supaya dapat mengatur waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.🌻Sebelum subuh (1/3 malam terakhir)Berusahalah untuk bangun sebelum subuh, 1 jam sebelum subuh atau 1/2 jam, ataupun 15 menit sebelum subuh.Allah turun di 1/3 malam terakhir, ini adalah waktu yang mulia untuk kita berkhalwat kepada Allah, berdoa kepada Allah, meminta ampunan kepada Allah.“Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758).Amalan yang dapat dilakukan:➡️ Sholat malam (walaupun tidak banyak, hanya 3 rakaat)➡️ Berdoa kepada Allah, curhat kepada Allah➡️ Istighfar Sunnah-sunnah saat bangun tidur:➡️ Baca doa bangun tidur➡️ Baca 10 ayat terakhir QS Ali Imran Walaupun sedang haid, tetap bangun sebelum subuh, tidak usah sholat. Bisa berdoa, istighfar, membaca Al Quran.🌻Adzan SubuhAmalan-amalan berkaitan dengan adzan➡️ Ketika adzan dikumandangkan, berusahalah untuk menjawab adzan. Konsen. Jangan jawab adzan sambil lihat HP, kita sedang beribadah.➡️ Baca sholawat Nabi➡️ Baca doa setelah adzan🌻Sholat Subuh Antara adzan dan iqomah Subuh:➡️ Kerjakan sholat sunnah 2 rakaatRasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda,“Dua raka’at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725).Jangan sepelekan sholat sunnah 2 rakaat sebelum subuh. Nabi shalallahu alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan 2 rakaat sebelum subuh, saat beliau mukim maupun saat beliau safar.- Baca QS Al Fatihah dan Al Kafirun di rakaat pertama,- Baca QS Al Fatihah dan Al Ikhlas di rakaat keduaSambil menunggu iqomah, kita bisa berdoa - Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dalam haditsnya, "Doa diantara adzan dan iqomah tidak tertolak".➡️ Sholat subuh 2 rakaat- laki-laki sholat Subuh di Masjid - wanita lebih utama sholat di rumah, dan waktunya tidak terikat dengan iqomah di masjid. Yang penting waktu subuh masih ada.Berlaku untuk sholat di waktu lainnya juga.🌻Waktu Pagi - ba'da sholat subuh Setelah sholat subuh, baca dzikir pagiBaca dan hayati doa-doa di dzikir pagi.Jika belum hafal, baca buku dzikir pagi petang atau lewat aplikasi.Waktu paling afdhol untuk berdzikir kepada Allah: di waktu pagi dan petang.Lakukan rangkaian dzikir pagi dan dzikir petang.Termasuk istighfar 100x, tasbih 100x, dsb.➡️ Baca Al QuranKalau kita sudah selesai melaksanakan seluruh dzikir pagi petang, buka Al Qur'an, baca Al Qur'an. Meskipun hanya sekedar 1 lembar halaman Al Qur'an Jadikan membaca Al Qur'an sebagai target harian kita.Setelah sholat subuh, jangan tidur lagi. Jangan buka HP, jangan cek group WA. Baru setelah itu kita lakukan kegiatan dunia kita: urus suami, urus anak-anak, siapkan makanan, dan niatkan karena Allah ta'ala.Karena disyaratkan oleh para ulama, seluruh kegiatan duniawi, agar mendapatkan pahala, harus diniatkan karena Allah ta'ala.Dalam beberapa hadits Rasulullah sebutkan, diantaranya:وَلَسْتَ تُنْفِقُ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللهِ إِلاَّ أُجِرْتَ بِهَا حَتَّىالْلُقْمَةَ تَجْعَلُهَا فِي فِي امْرَأَتِكَ“Tidaklah engkau menginfakkan yang dengannya engkau mengharap wajah Allah subhanahu wa ta’ala kecuali engkau akan diberi pahala dengannya sampaipun satu suapan yang engkau berikan ke mulut istrimu.”(HR Muslim)Harus kita hadirkan niat mencari wajah Allah.Semua yang karena Allah, itu yang dapat pahala.Melayani suami itu berpahala, mandikan anak-anak, menelpon anak-anak yang sudah besar, itu berpahala.Wanita, di rumah - waktu dia banyak yang luang. Waktu dia untuk mengurus rumah tangga itu sangat banyak, mengurus suami, anak-anak, masak, belanja, dll... Lakukan dengan niat karena Allah, jangan lakukan dengan hati yg kosong, maka tidak ada pahalanya.Dan jangan seorang wanita bengong, tanpa ada aktivitas. Telpon orangtua, telpon kakak adik, nonton YouTube kajian, nonton cara masak niatkan karena Allah meskipun perkara duniawi.🌻Waktu Dhuha : Sholat dhuhaPukul 10.00-10.30 waktu sholat dhuha paling utama.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalat awwabin (shalat orang yang kembali kepada Allah, yaitu shalat Dhuha) dilaksanakan ketika anak unta mulai kepanasan.” (HR. Tirmidzi) [HR. Muslim, no. 748]Waktu sholat Dhuha:- 15 menit setelah matahari terbit- 7-10 menit sebelum Waktu zuhurSholat Dhuha: minimal 2 rakaat. Bisa 4 rakaat dan seterusnya.Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ يَا ابْنَ آدَمَ اكْفِنِى أَوَّلَ النَّهَارِ بِأَرْبَعِ رَكَعَاتٍ أَكْفِكَ بِهِنَّ آخِرَ يَوْمِكَSesungguhnya Allah berfirman: “Wahai anak adam, laksanakan untukKu 4 rakaat di awal siang, Aku akan cukupi dirimu dengan shalat itu di akhir harimu.” (HR. Ahmad 17390)Seorang wanita, berusahalah untuk menjaga sholat Dhuha 4 rakaat agar Allah mudahkan urusannya.🌻Qailullah (tidur siang)Kalau capek, boleh tidur siang.Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ“Tidurlah qailulah (tidur siang) karena setan tidaklah mengambil tidur siang.” (HR. Abu Nu’aim)Tidur siang boleh sebelum atau sesudah sholat Dzuhur, yang penting ada waktu istirahat, 1/2 jam atau 1 jam.Sehingga saat suami datang, kita aktif untuk melayani suami. Karena melayani suami berpahala.🌻 Sholat DzuhurSebelum sholat dzuhur, siap-siap untuk melaksanakan sholat dzuhur. Perhatikan waktu sholat.Jadilah wanita yang selalu menantikan kapan sholat.. Kapan sholat..Ketika adzan dzuhur, lakukan menjawab adzan, baca sholawat, baca doa setelah adzan.➡️ Lakukan sholat sunnah qobliyah dzuhur, boleh 2 rakaat, boleh 4 rakaat. Yang terbaik 4 rakaat.➡️ Berdoa diantara adzan dan iqomah.➡️ Sholat dzuhur 4 rakaat➡️ Sholat sunnah ba'diyah dzuhur: boleh 2 rakaat/ 4 rakaat🌻Setelah sholat dzuhur Lalukan aktivitas yang bermanfaat:➡️ Bersihkan rumah➡️ Menghafal Al Qur'anBerusahalah untuk menghafal Juz Amma. Usahakan jangan meninggal dunia tanpa hafal Juz Amma.Orang yang punya hafalan juz amma, semangat untuk sholat malam, sholat Sunnah➡️ Atau melakukan kegiatan yang lain, yang bermanfaat 🌻 Sholat AsharKetika ashar tiba, sama yang dilakukan - menjawab adzan, sholawat, berdoa setelah adzan.➡️ Sholat asharSholat ashar tidak ada sholat sunnah rawatib (qobliyah dan ba'diyah)Tapi, bagi yang ingin sholat sunnah 4 rakaat sebelum ashar boleh.➡️ Sholat sunnah 4 rakaat sebelum ashar: sholat sunnah yang dianjurkan, tapi bukan sholat sunnah muakad.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Semoga Allah merahmati seseorang yang shalat empat rakaat sebelum Ashar.” (HR. Ahmad)Kita butuh rahmat Allah untuk masuk surga..Tapi kalau tidak dikerjakan tidak mengapa.🌻Waktu Petang - ba'da sholat ashar➡️ Baca dzikir petangSetelah sholat ashar, baca rangkaian dzikir petang. ➡️ Baca Al Qur'an Waktu ashar adalah waktu yang panjang, manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Misalnya melayani suami, dll dengan niat karena Allah🌻Waktu Maghrib Waktu adzan maghrib, lakukan menjawab adzan, sholawat, doa setelah adzan.➡️ Sholat sunnah qobliyah maghrib tidak ada. Tapi jika mau sholat sunnah 2 rakaat boleh, tapi bukan sunnah muakadah.➡️ Sholat maghrib 3 rakaat.➡️ Sholat ba'diyah Maghrib 2 rakaat.Antara Maghrib dan Isya, bisa membaca Al Qur'an... Bisa berdzikir..Antara maghrib dan isya adalah waktu yang pendek, fokus dimanfaatkan untuk beramal.Diantara yang dilakukan para salaf, mereka menyediakan tempat khusus untuk beribadah di dalam rumahnya (semacam musholla)🌻Waktu IsyaWaktu adzan isya, lakukan menjawab adzan, sholawat, doa setelah adzan.➡️ Sholat isya 4 rakaat➡️ Sholat ba'diyah isya 2 rakaat🌻Ba'da sholat IsyaBa'da isya bisa melayani suami, niatkan karena Allah, agar berpahala.Ngobrol dengan suami, ajak suami ngaji.Diantara sunnah Rasulullah adalah suami isteri ngobrol sebelum tidur.