CATATAN MATERI 2AMALAN SEORANG MUSLIMAH SEHARI SEMALAMUstadz: Firanda Andirja1. Gambaran Umum Amalan MuslimahAmalan laki-laki dan perempuan pada dasarnya sama dalam hal keimanan dan amal saleh.Allah berfirman:مَنْ عَمِلَ صَٰلِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَArtinya: Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.Laki-laki maupun perempuan yang beriman dan beramal saleh dijanjikan kehidupan yang baik dan penuh keberkahan.Perbedaan amalan hanya terdapat pada beberapa perkara tertentu.Aktivitas sehari-hari, seperti memasak, mengurus keluarga, bekerja, dan beristirahat, dapat bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar.2. Pentingnya Menjaga Waktu dan UmurWaktu dan umur merupakan amanah dari Allah yang akan dimintai pertanggungjawaban.Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,لاَ تَزُولُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ، وَمَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ، وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ“Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu) (HR. At-Tirmidzi, Lihat Ash-Shahihah no. 946)Manusia akan ditanya tentang umurnya, untuk apa umur tersebut digunakan.Kesehatan dan waktu luang merupakan dua nikmat yang sering disia-siakan.Setiap muslimah perlu mengevaluasi penggunaan waktunya: apakah lebih banyak digunakan untuk ibadah dan manfaat atau untuk hal yang sia-sia.Tujuan mengatur waktu adalah agar setiap aktivitas dapat menjadi bekal kebaikan.3. Jangan Membiarkan Waktu Terbuang Sia-SiaInternet, media sosial, berita, komentar, dan hiburan dapat membuat waktu berlalu tanpa manfaat.Tidak semua informasi perlu diikuti atau diketahui.Kurangi aktivitas yang hanya menambah beban pikiran dan tidak memberikan manfaat.Gunakan waktu untuk membaca Al-Qur’an, berdzikir, belajar, beribadah, membantu keluarga, dan melakukan amal saleh.Hiburan dan rekreasi tetap diperbolehkan selama tidak melalaikan kewajiban dan dilakukan secara seimbang.Manfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara:Masa muda sebelum masa tua.Waktu luang sebelum datang kesibukan.Kesehatan sebelum datang sakit.Masa hidup sebelum datang kematian.Kekayaan sebelum datang kemiskinan.4. Memulai Hari Sebelum SubuhUsahakan bangun pada sepertiga malam terakhir untuk mendekatkan diri kepada Allah.Tidak harus lama; dapat dimulai dari 10–30 menit sesuai kemampuan.Laksanakan salat malam dan salat Witir meskipun hanya beberapa rakaat.Bangun lebih awal membutuhkan niat, tekad, dan pembiasaan.Jangan sampai lebih mudah bangun untuk urusan dunia daripada untuk beribadah.5. Amalan Ketika Bangun TidurBaca doa bangun tidur.Amalkan sunnah ketika bangun tidur, termasuk membaca ayat-ayat terakhir Surah Ali ‘Imran sebagaimana dipelajari dalam materi.Letakkan alarm agak jauh agar tubuh bergerak saat mematikannya.Laksanakan salat malam, salat Witir, dan berdoa kepada Allah.وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا ، قَالَتْ : مِنْ كُلِّ اللَّيْلِ قَدْ أَوْتَرَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، مِنْ أَوَّلِ اللَّيْلِ، وَمِنْ أوْسَطِهِ، وَمِنْ آخِرِهِ، وَانْتَهَى وِتْرُهُ إِلَى السَّحَرِ . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Setiap malam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan witir di awal malam, pertengahan malam, dan di akhir malam. Dan witirnya selesai sampai waktu sahur.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 996 dan Muslim, no. 745]Sampaikan keluh kesah kepada Allah dan mohon pertolongan hanya kepada-Nya.Perbanyak istighfar pada waktu sahur.6. Ketika Mendengar Azan SubuhHentikan sejenak penggunaan handphone dan aktivitas lainnya.Dengarkan azan dengan penuh perhatian dan jawab lafaz muazin.Setelah azan, bershalawat kepada Nabi dan membaca doa memohon wasilah.Laksanakan salat sunnah qabliyah Subuh dua rakaat.Contoh bacaan yang disebutkan dalam materi:Rakaat pertama: Al-Fatihah dan Surah Al-Kafirun.Rakaat kedua: Al-Fatihah dan Surah Al-Ikhlas.Gunakan waktu sebelum iqamah untuk berdoa.7. Wanita dan Salat di RumahSalat di rumah merupakan perkara yang baik bagi seorang wanita.Wanita tidak harus menunggu iqamah di masjid.Salat dapat dilaksanakan selama waktu salat masih tersedia.Jika terlambat bangun sebelum matahari terbit, dapat melaksanakan qabliyah Subuh kemudian salat Subuh.Jika salat qabliyah Subuh tertinggal, pelaksanaannya mengikuti tuntunan yang dipelajari.8. Dzikir Pagi dan PetangDzikir pagi dan petang menjadi bekal untuk memohon petunjuk, pertolongan, perlindungan, dan kebaikan.Sediakan waktu sekitar 10 menit untuk berdzikir dengan perlahan dan penuh penghayatan.Jika belum hafal, gunakan buku atau aplikasi sebagai panduan.Bangun kebiasaan agar hati merasa kurang ketika meninggalkan dzikir.9. Mengisi Waktu dengan Perkara BermanfaatGunakan waktu setelah ibadah untuk aktivitas yang memiliki manfaat.Jaga silaturahmi dengan menelepon orang tua, saudara, atau teman.Aktivitas duniawi dapat bernilai pahala jika diniatkan karena Allah.Pilih hiburan yang bermanfaat, seperti menonton kajian atau video edukatif.Belajar memasak dan aktivitas rumah tangga juga dapat menjadi ibadah dengan niat yang benar.Hindari mengikuti berita, komentar, atau kehidupan orang lain yang tidak memberikan manfaat.10. Salat DhuhaSalat Dhuha dilakukan setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Zuhur.Waktu yang lebih utama adalah ketika matahari mulai terasa panas, sebelum Zuhur.Salat Dhuha minimal dua rakaat dan dapat ditambah sesuai kemampuan.Jadikan salat Dhuha sebagai bagian dari rutinitas harian.11. Istirahat sebagai Bagian dari Pengaturan WaktuIstirahat diperbolehkan ketika tubuh merasa lelah.Tidur siang dapat membantu memulihkan tenaga.Istirahat bukan pemborosan waktu jika diniatkan untuk menjaga kesehatan dan melaksanakan kewajiban dengan lebih baik.Atur waktu istirahat agar tetap seimbang dengan tanggung jawab.12. Menyambut Waktu ZuhurPersiapkan diri ketika waktu Zuhur sudah dekat.Saat azan berkumandang, dengarkan dan jawab azan.Bershalawat kepada Nabi dan membaca doa setelah azan.Laksanakan salat sunnah qabliyah Zuhur, kemudian salat Zuhur.Qabliyah Zuhur dapat dilakukan dua atau empat rakaat sesuai tuntunan yang dipelajari.Setelah Zuhur, dapat dilanjutkan dengan salat sunnah ba’diyah.13. Berusaha Menghafal Al-Qur’anBelajar dan menghafal Al-Qur’an dapat dilakukan pada usia berapa pun.Salah satu target yang dapat diusahakan adalah hafalan Juz ‘Amma.Carilah guru tahfidz atau kelompok belajar untuk membantu proses hafalan.Lakukan setoran secara rutin, meskipun hanya satu ayat.Utamakan konsistensi dan istiqamah daripada target yang terlalu besar.Hafalan Al-Qur’an dapat dibaca dalam salat sunnah, salat malam, dan kesempatan lainnya.14. Memanfaatkan Waktu Menjelang dan Saat AsarGunakan waktu menjelang Asar untuk aktivitas yang bermanfaat.Ketika azan Asar berkumandang, jawab azan, bershalawat, dan berdoa.Laksanakan salat Asar tepat pada waktunya.Terdapat anjuran salat sunnah empat rakaat sebelum Asar.Salat empat rakaat sebelum Asar merupakan salat sunnah yang dianjurkan, bukan sunnah muakkadah.15. Kesimpulan dan Evaluasi DiriSetiap waktu yang diberikan Allah harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.Aktivitas rumah tangga, mengurus anak, melayani suami, belajar, dan beristirahat dapat bernilai ibadah dengan niat yang benar.Jaga salat wajib dan sunnah, dzikir pagi dan petang, membaca serta menghafal Al-Qur’an.Jaga silaturahmi dan isi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat.Ingat bahwa setiap hari yang berlalu berarti umur semakin berkurang.Manfaatkan kesehatan, kesempatan, waktu, dan kehidupan untuk mendekatkan diri kepada Allah.16. Checklist Amalan Harian☐ Bangun sebelum Subuh.☐ Salat malam dan Witir.☐ Membaca doa bangun tidur.☐ Menjawab azan dan berdoa setelahnya.☐ Salat wajib tepat waktu.☐ Dzikir pagi dan petang.☐ Salat Dhuha.☐ Membaca atau menghafal Al-Qur’an.☐ Menjaga silaturahmi.☐ Menggunakan waktu luang untuk kegiatan bermanfaat.☐ Beristirahat dengan niat menjaga kesehatan.