📰 Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

✏️ Buat Laporan
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
E
Ela septiana yusira

📍 Kota Tangerang

Berpegang Teguh Kepada Sunah

Tablis Iblis adalah metode iblis untuk tipu muslihat mejerumuskan manusia dengan cara membuat manusia seakan beribadah padahal manusia sedang bermaksiat. Sasaran Iblis ada banyak diantaranya adalah para penguasa yang merasa berbuat baik padahal sedang bermaksiat, sasaran lain adalah ahli ibadah seakan merasa dirinya melakukan ketaatan padahal bermaksiat. Orang awam hingga para ulama.Nikmat paling besar adalah akal karena dengan akal kita dapat mengenal Allah dan mengetahui para Rasul. Tapi akal secara independen tidak bisa mendapatkan kebenaran. Karena itu diutus rasul dan dilengkapi dengan kitabMata adalah akalCahaya adalah rasulUntuk dapat melihat kita perlu cahayaHuzaifah bertanya tentang keburukan bukan untuk melakukan tapi untuk meninggalkannya karena hanya mengenal kebaikan saja bisa terjerumus dalam keburukan. Mengenal kebenaran dan keburukan secara terperinci itu adalah orang yang selamatKarena itu yang terbaik adalah para sahabat rasulullah karena mereka hidup di zaman semua keburukan terkumpul yaitu jahiliyah dan hidup di zaman puncak kebaikan yaitu semasa rasulullah hidupCara selamat dari tablis iblis adalah dengan lazimi sunnah, jauhi bidah

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Sherlinda Fitriani

📍 Kota Bandung

Ringkasan Materi 1 Pembahasan Kitab Talbis Iblis oleh Ustadz Firanda

Talbis iblisMateri 1Arti secara bahasa yaitu metode iblis dalam menipu manusia dibawakannya kemaksiatan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terperdaya.Oleh imam Ibnul JauziBab 1 perintah untuk melazimi sunnah walmajaahBab 2 Celaan terhadap bidah dan ahlul bidahBab 3 Peringatan terhadap tipuan iblisBab 4&5 Peringatan ttg fitnah iblis & tipuan2nyaMuqaddimahSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal. Karena dgn akal seorang bisa mengenal Allah dengan akal pula seseorang bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan pada seluruh masalah Ay majusia karna akal manusia terbatas. Itulah sebabnya diutus Rasul untuk membimbing akal tersebut dan diturunkan alquran.Oleh karna ya syariat itu seperti matahari dan akal itu S seperti mata. Untuk bisa melihat dgn baik butuh cahaya yang cukup.Allah beri anugerah yang lain selain akal. Diantaranya diturunkannya nabi adam alayhsalam. Iblis melakukan tipuan dgn mencampurkan penjelasan syariat dengan syubhat. Aku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya tapi untuk menjauhinya.Barangsiapa hanya mengenal kebaikan tidak mengenal lawannya (keburukan) dia bisa terjerumus dalam keburukan.Mengenal kebaikan & keburukan secara terperinci dialah orang yang paling selamat (sehingga bisa beramal di atas ilmu).MUQADDIMAHPerintah untuk melazimi sunnah dan menjauhi bid’ahKata Umar bin khattab “siapa yang ingin mendapatkan posisi di tengah surga (yang paling terbaik) maka lazimi dia berjama’ah. Karna syaithan mudah untuk menggoda orang yang bersendirian. Dan dia bersama dua orang semakin jauh (larangan mengambil jalan2 yang salah).Hadits yang memperingatkan perpecahan umat. Akan muncul orang2 yang sudah dikuasai oleh nafsu mereka. Apalagi nyeleneh ikuti pemikirannya sendiri.Perkataan Abdullah bin mas’ud: “Sederhana dalam sunnah lebih baik daripada sungguh-sungguh dalam bid’ah.”“Hendaknya kalian berpegang teguh pada perkara yang pertama para sahabat di atasnya sebelum mereka terpecah belah. Sabarkanlah dirimu di atas sunnah bisa jadi kau sendirian. Berhentilah dimana mereka berhenti. Ucapkan yang diucapkan oleh mereka. Dan diam lah dari apa yang mereka diam. Tempuh lah jalan salafusshih. Tidak ada perkataan yang terima kecuali ada amalnya. Perkataan dan perbuatan tidak lulus kecuali ada Yusuf bin ashbathSeluruh jalan tertutup bagi manusia kecuali yang mengikuti riwayat dari Rasul dan melazimi tarikat Nabi shallallahu alayhi wa sallam.Diantara buruknya bid’ah yang sunnah dia tinggalkan.Rasulullah “aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah. Untuk mendengar dan taat kepada pemimpin meskipun yang memimpin kaliaan adalah budak dari habasy. Siapa yang hidup setelah ku dia akan melihat banyak perselisihan. Hendaknya berpegang teguh pada sunnah dan sunnah para khulafaurraayidin. Dan gigitlah dengan geraham kalian. Dan hati2 dgn perkara yang baru.Ada orang2 yang ketika akan menuju telaga dicabut, karna berbuat bid’ah.Sunnah secara bahasa adalah jalan. Tidak diragukan bahwa ahlul hadits itulah mereka ahlussunnah karna mereka berada di jalan yang murni. Bid’ah ialah perbuatan yang dulunya tidak ada kemudian di ada-adakan dan secara dominan biasanya menyelisihi syariat dan mengakibatkan adanya penambahan atau pengurangan dalam syariat. Contoh perkara baru yang tidak mengubah syariat >> mengumpulkan alquran dalam satu mushaf (sebagai sarana bukan ritualBerbagai model firqahIntinya ada 6:1) alharuriah2) Alqadariah3) Almurjiah4) Jabariyah5) Jahmiyah6) rafidhahDan masing masing terpecah lagi menjadi 12.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
I
Icha Nur Faizah Hatta

📍 Kota Depok

Berpegang teguh kepada sunnah (Talbis Iblis #1)

Oleh Ustadz Firanda Andirja Hafidzahullah#jejakcahaya @komunitas.beekindDicatat oleh: @icahatta🍋Secara bahasa: tipuan iblis yaitu bagaimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu adalah kebaikan, padahal ternyata itu adalah keburukan.🍋secara istilah: metode iblis dalam menipu manusia, dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan. Kemaksiatan yang disodorkan oleh iblis seakan-akan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terpedaya.Penulisnya, Al Imam Ibnul Jauzi rahimahullah yang hidup di abad ke 6 H. Dikenal sebagai orang yang ahli dalam memberi nasehat (الوعظ(al-wa‘ẓ))Bahkan disebutkan dalam biografinya di zaman beliau ketika mengisi pengajian yang hadir paling tidak 10ribu orang. Terkadang majelisnya dipenuhi 100ribu orang. Sampai beliau sendiri mengatakan, telah masuk islam ditanganku 20rb orang dan telah bertaubat melalu tanganku ada 100rb orang. (Ini jumlah yang sangat banyak di zaman tersebut)Oleh karenanya beliau pakar dalam memberi nasehat-nasehat sehingga seakan-akan beliau menggeluti tentang metode-metode iblis dalam menggoda manusia dalam berbagai bentuk manusia.Buku ini disebutkan oleh ibnu aljauzi terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama bisa kita katakan muqaddimah, sementara 9 bab berikutnya adalah perincian daripada contoh-contoh talbis iblis.🍋Bab 1 adalah perintah untuk melazimi sunnahالأمر بلزوم السنة والجماعة (al-Amr bi Luzūm as-Sunnah wal-Jamā‘ah)🍋Bab 2 celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah🍋Bab 3 peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya🍋Bab 4 apa makna talbis dan al ghurur (معنى التلبيس والغرو)👉🏻 ini semua kalau bisa klasifikasikan adalah mukaddimah dari buku talbis iblisBab berikutnya 5 keatas beliau memberi contoh-contoh talbis iblis kepada berbagai macam model manusia tanpa terkecuali.🍋Bab 5, tentang bagaimana talbis iblis yang berkaitan dengan aqidah dan agama-agama🍋Bab 6, tentang bagaimana talbis iblis terhadap para ulama dalam berbagai macam bidang ilmu. Bukan talbis iblis kepada masyarakat umum saja, bahkan kepada para ulama. Bagaimana syaitan masuk menipu para ulama🍋 Bab 7, tentang bagaimana syaitan menipu para penguasa sehingga mereka terjebak dalam jerat-jerat syaitan🍋Bab 8, tentang bagaimana talbis iblis terhadap para ahli ibadah dalam model-model ibadah yang mereka lakukan (seakan-akan ketaatan ternyata kemaksiatan). Tapi syaitan punya cara dalam menipu mereka (melakukan talbis iblis) sehingga para ahli ibadah ini terjebak dalam kemaksiatan dalam bentuk yang mereka sangka itu ketaatan.🍋Bab 9, bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang zuhud.🍋 Bab 10 , bagaimana syaitan bisa menipu orang-orang sufiyyah sehingga mereka terjebak dalam praktik-praktik bid'ah yang mereka sangka adalah ibadah, mereka sangka ketaatan ternyata itu adalah bid'ah-bid'ah yang mungkar🍋 Bab 11, bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang istiqomah, yang rajin beragama dengan perkara yang disangka karomah ternyata bukan karomah.🍋 Bab 12 bagaimana syitan menipu orang-orang awam🍋Bab 13 bagaimana tipuan syaitan terhadap semua manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga melupakan kematian.-------Kita baca di Mukaddimah, setelah beliau memuji Allah dan bersyahadan lalu bersalawat kepada Allah.Lalu beliau mengatakan "sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah. Dengan akal pula menjadikan seseorang bisa membenarkan para rasul, hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia kepada segala tujuan"Oleh karenanya Allah mengutus para Rasul untuk membimbing akal tersebut, kemudian diturunkan kitab-kitab suci.Oleh karenanya syariat itu, yang dibawa oleh para Rasul seperti matahari ☀️, adapun akal seperti mata 👁️👉🏻 artinya mata bisa melihat, tapi ketika tidak ada cahaya maka percuma. Dia tidak bisa melihat👉🏻👉🏻 maka untuk bisa melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup.Kemudian Allah memberi anugerah yang lain selain akal, yaitu:🍓diturunkannya nabi Adam, beranak pinak dan mengajarkan anak keturunannya dari wahyu Allah Azza Wa Jalla sampai akhirnya terjadi Qabil membunuh Habil saudaranya sendiri ketika syahwat telah menguasainya, kemudian mulailah terjadi kerancuan-kerancuan sampai muncullah berbagai macam akidah-akidah, berbagai macam aliran-aliran.Sehingga dugaan iblis bahwasannya dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi.🍒Iblis melakukan tipuan, caranya bagaimana tatkala menggoda manusia? Kata Imam Ibnu Al Jauzi :Syaitan mencampurkan penjelasan para nabi (syariat) dengan syubhat. Obat yang dibawa oleh para nabi dicampur dengan racun sehingga orang-orang terpedaya. Inilah tujuan daripada iblis dan cara iblis sangat banyak, sehingga akhirnya dia memecah belah ummat. Menjadikan ummat berkelompok-kelompok, pemikiran beraliran-aliran, hawa nafsu masuk dalam segala hal.Sehingga beliau berkata "maka aku memandang, harus memperingatkan manusia dari tipuan-tipuan iblis, dan saya harus menunjukkan manusia terhadap perangkap-perangkap iblis, kalau kita ingatkan tentang bahaya maka orang- orang biar tidak terjebak dalam jerat-jerat tersebut"🍒Dalam shahih bukhari, dari hadist Hudzaifah, dia berkata "orang-orang bertanya kepada Rasululllah tentang kebaikan, sementara aku bertanya kepada beliau tentang kebutukan. karena aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku...".👉biasanya orang bertanya tentang kebaikan,tapi hufaidzah berbeda. mengenal keburukan untuk meninggalkannya."barangsiapa yang hanya mengenal kebaikan saja, tidak mengenal keburukan maka dia bisa terjerumus""orang yang paling selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci, dan mengenal keburukan secara terperinci.. dia mengenal ketaatan-ketaatan dan dia mengenal dosa-dosa besar. sehingga dia beramal diatas ilmu".🍒oleh karenanya kata para ulama, orang yang paling sempurna dalam hal ini adalah para sahabat. karena para sahabat pernah hidup di zaman jahiliyah, dan zaman itu semua terkumpul keburukan (moral, aqidah, semua rusak) dan para sahabat pernah menjalaninya. kemudian mereka mendapatkan  cahaya hidayah dengan diutusnya Rasulullah lalu mengenal kebaikan secara terperinci"Firman Allah: "demikianlah kami perinci ayat-ayat agar jelas jalan orang-orang yang pendosa"👇 sehingga tidak ada orang yang setelah para sahabat yang bisa menyamai mereka, karena ilmu dan amal mereka dibangun diatas mengenal keburukan secara terperinci dan mengenal kebaikan secara terperinci🍋Di dalam buku talbis iblis, Ibnul Jauzi memperkenalkan kepada kita keburukan (apa jerat-jerat iblis)kita masuk 4 Bab Muqaddimah Buku talbis iblis👉 sebenarnya perintah untuk melazimi sunnah, memperingatkan tentang bahaya bid'ah, memperingatkan jerat-jerat syaitan ➡️ ini sebenarnya jalan keluar/solusi (seakan-akan ibnul jauzi mengatakan kalau anda ingin selamat dari seluruh jerat-jerat syaitan sebagai muqaddimah lazimi sunnah dan jauhi bid'ah. karena kebanyakan jerat-jerat syaitan masuk melalui pintu-pintu bid'ah (misal kemaksiatan disangka ketaatan)BAB 1. PERINTAH BERPEGANG TEGUH PADA SUNNAH DAN TETAP BERADA DALAM JAMAAH.🍋 dari ibnu umar, bahwasannya umar bin al-khathab pernah berkhutbah di Jabiyah, kemudian dia mengatakan:Rasulullah suatu saat pernah berdiri di hadapan kami kemudian bersabda: "Barangsiapa ingin mendapat tempat yang terbaik di Surga (bagian tengah), hendaklah dia tetap bersama jamaah, karena syaitan akan bersama satu orang, dan ia lebih jauh dari dua orang."👉 maksudnya adalah ikuti aqidah yang benar, ikuti jamaah kaum muslimin, jangan punya pemikiran yang nyeleneh atau menyimpang daripada kaum muslimin.🍋Oleh karenanya beliau mengambil hadist dari ibnu mas'ud, dia berkata:"Rasululullah membuat satu garis lurus dengan tangan beliau, lantas beliau bersabda: 'ini adalah jalan Allah yang lurus'." Sesudah itu, beliay membuat gatis lain di sebelah kanan dan kirinya lalu beliau bersabda: 'Ini adalah jalan-jalan, dan tidaj ada satu pun darinya melainkan ada syaitan yang mengajak kepadanya.'dan beliau membaca: "Dan sungguh, inilah jalanKu yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain).... " (Q.S Al'-An'am : 153)🍋Kemudian beliau (Ibnul Jauzi) membawa dalil dari Ibnu Umar, dia berjata . Nabi bersabda:"Umatku akan mengalami apa yang dialami oleh Bani Israil, seperti sejajarnya sandal dengan pasangannya, hingga apabila ada di antara mereka itu yang menyetubuhi ibunya secara terang-terangan, niscata di antara umatku akan ada yang berbuat demikian. Dan sungguh Bani Isra'il sudah berpecah belah menjadi 72 golongan, sedangkan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan. semuanya di neraka, kecuali satu golongan. Para sahabat bertanya : "siapakah mereka, wahai Rasulullah?". maka beliau menjawab: "Yaitu mereka yang berada di atas ajaranku dan para sahabatku."👉cara beragama yg benar : melazimi keyakinan para sahabat (ritual agama)🍋Abu Dawud meriwayatkan di dalam kitab sunan-nya, dari hadist mu'awiyah bin abu sufyan. bahwa suatu hari dia berdiri seraya bertutur:ketahuilah bahwa Rasulullah pernah berdiri di hadapan kami kemudian beliau bersabda: "Ketahuilah, sungguh umat sebelum kalian dari kalangan Ahlul Kitab telah terpecah belah menjadi 72 golongan. Dan umat ini (islam) pun akan terpecag belah menjadi 73 golongan, 72 golongan di Neraka, sedangkan 1 golongan di Surga, yaitu Al-Jama'ah. Dan sesungguhnya akan kelur dari umatku segolongan manusia yang hawa nafsunya (bid'ah) sudah merasuki diri mereka sebagaimana penyakit rabies merasuki pengidapnya."👉dalam beragama: yang baru dan ragu-ragu wajib ditinggalkan. kita disuruh kembali kepada pemahaman salaf.  tapi sifat manusia ingin sesuatu yang baru, kalau tau yang baru dia sungguh-sungguh🍋maka ibnu mas'ud mengatakan: "sederhana (tidak berlebihan) dalam mengerjakan sunnah jauh lebih baik daripada sungguh-sungguh dalam mengerjakan bid'ah."🍋Dari Ashim, dari Abul Aliyah (seorang tabi'in) dia mengatakan: "Hendaklah kalian berpegang teguh pada ajaran pertama yang dipegang oleh para sahabat sebelum orang-orang terpecah belah."👉ini untuk perkara agama, perkara dunia silahkan tidak ada masalah. perkara dunia silahkan bervariasi, berinovasi, justru inovatif sangat dianjurkan dalam perkara dunia. namun perkara agama? telusuri zaman nabi seperti apa. ikuti para sahabat.🍋 Al Uza'i (ulama salaf) juga mengatakan: sabarkanlah dirimu di atas sunnah (mungkin dicela, ini itu ga boleh, tidak liar dalam beragama, agama harus ada dalil) karena bisa jadi kamu sendirian. berhentah di mana kaum terdahulu berhenti, jangan ditambah-tambahin. ucapkanlah apa yang diucapkan oleh mereka, dan diamlah dari apa yang mereka diamkan, tempuhlah jalan salaf yang shaleh, apa yang sesungguhnya lapang bagimu, sesungguhnya lapang bagi mereka.🍋sufyan ats tsauri berkata: tidak ada perkataan yang diterima kecuali harus ada amalnya (bukti) dan perkataan tidak lurus kecuali ada niatnya dan tidak akan lurus, tidak akan istiqomah perkataan , perbuatan, niat kecuali sesuai dengan sunnah nabi.🍋sufyan berkata: wahai yusuf, jika kau mendengar di belahan Timur ada seorang laki/laki Ahlu Sunnah, maka kirimkanlah salah kepadanya. Begitu pula halnya apabila rngkau mendengar di belahan Barat ada seorang laki-laki Ahlus Sunnah, maka kirimkanlah salah aku kepadanga. Sebab sungguh, jumlah Ahlus Sunnah itu sedikit."👉ini jaman para salah terdahulu abad ke 2/ ke 3🍋dari Ayyub berkata: "Di antara nikmat Allah kepada seorang pemuda, jika dia mulai beribadah dia mendapat teman seorang di atas sunnah sehingga temannya mengajak dia  ke atas sunnah"🍋Yusuf bin Asbath pernah berkata: Ayahku Qodariyyah (mu'tazilah) dan paman-pamanku rafidhan (syiah), Allah selamatkan aku melalui Sufyan Ats Tsauri.🍋Berkata Aljunaidi "seluruh jalan tertutup bagi manusia, kecuali yang mengikuti atsar dari Rasululullah, dan mengikuti sunnah nabi,  dan melazimi tarikat nabi, karena seluruh jalan-jalan kebaikan terbuka menuju sunnah nabi.BAB 2 CELAAN TERHADAP BID'AH DAN AHLI BID'AHhadist-hadist yang melarang bid'ah🍋dari aisyah, suatu ketika Rasulullah bersabda:"Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami yang tidak ada padanya, maka ia tertolak."🍋dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang tidak suka terhadap sunnahku, maka dia bukanlah termasuk golonganku."🍋 Irbadh Menuturkan:Pada suatu hari, Rasulullah mengimami kami. Seusai shalat, beliau menghadapkan wajahnya kepada kami, kemudian menyampaikan nasihat yang amat mendalam sehingga membuat mata kami menangis dan hati kami merasa takut. Lalu seseorang berkata: 'Ya Rasulullah, seakan-akan ini nasihat perpisahan. Apakah yang akan kau wasiatkan kepada kami?'Beliau bersabda: Aku mewasiatkan kepada kalian agar senantiasa bertakwa kepada Allag, senantiasa mendengar dan taat (kepada pemimpin), meskipun pemimpin kalian adalah seorang sahaya Habasyah. Sungguh, barangsiapa di antara kalian yang hidup sepeninggalku, maka niscaya dia akan melihat perselisihan yang sangat banyak. Oleh karena itu berpegang teguhlah kalian kepada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang memperoleh petunjuk setelahku.Berpegang teguhlah kepadanya, dan gigitlah ia dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah olehmu perkara agama yang diada-adakan, karena sesungguhnya setiap perkara agama yang diada-adakan itu adalah bid'ah, dan setiap bid'ah itu adalah sesat."🍋 Dari Ibnu Masud, bahwasanya dia menceritakan; Rasulullah bersabda:"Aku akan mendahului kalian menuju ke al-Haudh (telaga Nabi صَلَى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمdi Surga), serta akan ada orang-orang yang benar-benar dihalau dariku. Aku berkata: 'Wahai Rabbku, mereka itu adalah para Sahabatku. Dan dikatakan (kepadaku): 'Sungguh, engkau tidak tahu apa yang mereka ada-adakan sepeninggal engkau." (HR. Bukhari Muslim)👉 mereka berbuat bid'ah sehingga dihalangi masuk ke telaga rasulullah.🍋 Dari Sufyan ats-Tsauri dia berkata: "Bid'ah lebih disukai Iblis daripada maksiat, karena ahli maksiat itu lebih mudah bertaubat dari kemaksiatannya, sedang ahli bid'ah akan sulit bertaubat dari bid'ahnya."🍋Dari al-Fudhail, dia mengatakan: "Apabila engkau bertemu dengan seorang ahli bid'ah di suatu jalan, maka ambillah jalan selainnya. Tidak ada satu amal pun dari ahli bid'ah yang akan diangkat kepada Allah. Bahkan barangsiapa yang menolong pelaku bid'ah, maka dia sama saja telah membantunya untuk menghancurkan Islam."PENGERTIAN SUNNAH DAN BID'AH🍒 sunnah secara bahasa: jalan🍒Tidak diragukan bahwasannya ahlul atsar, para ahlul hadist merekalah yang mengikuti sunnah-sunnah nabi, yang mengikuti sunnah nabi dan sunnah para sahabat: itulah ahlu sunnah. Karena mereka berada diatas satu jalan yang belum ada bid'ah di dalamnya (masih murni), karena bid'ah muncul setelah wafatnya nabi sallallahu 'alaihi wa sallam.🍒Bid'ah: perbuatan yang dulunya tidak ada lalu diada-adakanDan secara dominan biasanya perkara-perkara bid'ah itu menyelisihi syariat dan mengakibatkan adanya penambahan atau pengurangan dalam syariat.💕Beliau ( ibnul jauzi) mengatakan: Adapun perkara-perkara yang diada-adakan tapi tidak berkaitan dengan syariat, tidak menambah atau mengurangi syariat maka jumhur salaf membencinya. Dan mereka selalu menjauh dari segala perkara yang baru, meskipun ternyata itu boleh dalam rangka menjaga yang ittiba'Beliau mencontohkan: seperti masalah mengumpulkan Al-Quran dalam mushaf,💕 Zaid bin Tsabit berkata kepada abu bakar dan umar (mereka ingin mengumpulkan Al quran dalam 1 mushaf) , maka zaid mengingkari: "bagaimana kalian berdua mau melakukan suatu perkara yang tidak pernah dikerjakan oleh nabi salllahu alaihi wa sallam?👉🏻 padahal ini bukan perkara ritual, hanya sarana. Itupun zaid ragu. Dan Abu Bakar ketika dikasih ide tidak langsung melakukan, masih bimbang. Padahal perkara ini hanya sarana.PENUTUPIbnul jauzi berkata: tipuan syaitan sangat banyak, yang paling utama adalah berpegang teguh dengan sunnah. Tinggalkan semua bid'ah dan tidak perlu coba-coba untuk dengar sebagaimana para salaf dahulu, karena syaitan begitu pandai menggelincirkan manusia dalam jerat-jeratnya.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
M
Mia Nopita Sari

📍 Kota Bengkulu

BAB 1 TABLIS IBLIS

BAB 1 TABLIS IBLIS #Berpegang Teguh Kepada Sunnah Pemateri : Ustazd Firanda Andirja TABLIS IBLIS secara bahasa Tipuan Iblis untuk memperdaya manusia, seakan-akan itu kebaikan padahal itu keburukan. Kata Imam Al-jauzi cara Iblis menggoda Manusia yaitu Iblis mencampurkan penjelasan syariat dengan Subhat. Obat yang dibawa para nabi dicampuri dengan racun sehingga orang terpedaya. Cara Selamat dari TABLIS IBLIS "Lazimi Sunnah dan jauhi Bid'ah Maksudnya ikuti jama'ah, jangan punya pemikiran sendiri, karena syetan mudah menggoda org yg bersendirian. #jejakcahaya @komunitas.beekind

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Atun Tunisah

📍 Kota Banjarbaru

Ringkasan Materi 1 Talbis Iblis

Kitab Talbis Iblis karya Imam Ibnul Jauzi oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A..Pengenalan Kitab Talbis Iblis:Kitab ini membahas metode-metode tipuan iblis dalam menjerumuskan manusia, di mana kemaksiatan disamarkan seolah-olah sebagai bentuk ketaatan.Kitab ini terdiri dari 13 bab, dengan 4 bab pertama sebagai muqaddimah (tentang pentingnya berpegang pada Sunnah dan peringatan terhadap Bid'ah) dan 9 bab sisanya adalah rincian tipuan iblis terhadap berbagai kalangan (ulama, penguasa, ahli ibadah, ahli zuhud, hingga orang awam).Pentingnya Berpegang pada Sunnah dan Jamaah:Solusi utama untuk selamat dari jerat iblis adalah melazimi Sunnah dan Jamaah (mengikuti pemahaman Nabi dan para sahabat).Rasulullah SAW memperingatkan akan datangnya perpecahan umat menjadi 73 golongan, di mana hanya satu golongan yang selamat, yaitu mereka yang mengikuti jalan Nabi dan para sahabat.Peringatan terhadap Bid'ah:Imam Ibnul Jauzi menekankan bahaya Bid'ah (perkara baru dalam agama yang tidak ada tuntunannya). Iblis lebih menyukai bid'ah daripada kemaksiatan karena pelaku bid'ah sering merasa sedang berbuat kebaikan, sehingga sulit untuk bertobat.Para salaf terdahulu sangat menjaga diri dari mendengar atau terjebak dalam diskusi bid'ah untuk menjaga kemurnian hati dan pemahaman mereka.Kesimpulan:Iblis sangat pandai menjerat manusia. Jalan keluar terbaik adalah tetap istiqomah di atas Sunnah, tidak melampaui batas-batas yang telah ditetapkan oleh syariat, dan menghindari inovasi dalam ritual ibadah yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
L
Lina Suryani

📍 Kabupaten Ciamis

Ringkasan materi 1

بسم الله الرحمن الرحيم Materi 1: Berpegang teguh kepada sunnahUstadz Firanda Andirja حفظ اللهTablis Iblis secara Bahasa Indonesia artinya Tipuan Iblis, bagaimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu adalah kebaikan, padahal ternyata itu adalah keburukan.Jadi,  tablis itu metode iblis dalam menipu manusia dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terpedaya.Penulisnya, Ibnul Jauzi rahimahullah yang hidup di abad ke 6 hijriah. Dikenal sebagai odang yang ahli dalam memberi nasihat. Bahkan disebutkan dalam biografinya, di Zaman beliau ketika mengisi pengajian yang hadir paling tidak 10 ribu orang (di Zaman tersebut) terkadang sampai terpenuhi 100 ribu orang. Sampai beliau sendiri mengatakan, "Telah masuk Islam di tanganku 20 ribu orang,  dan telah bertobat melalui tanganku 100 ribu orang."Karena beliau pakar dalam memberi nasihat, sehingga beliau menggeluti metode Iblis dalam menggoda manusia dengan berbagai model manusia.Buku ini terdiri atas 13 bab: 4 bab pertama (dikatakan mukaddimah), 9 bab berikutnya adalah perincian daripada contoh tablis iblis.1. Perintah melazimi sunnah wal jama'ah2. Cercaan atau celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah3. Peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya.4. Tablis dan al-gurur5. Tentang bagaimana tablis iblis yang berkaitan dengan akidah-akidah dan agama-agama.6. Tablis iblis terhadap para ulama dalam berbagai macam ilmu. Bukan tablis iblis terhadap umum saja.7. Bagaimana setan menipu para penguasa sehingga mereka tertipu dengan jerat setan.8. Tablis iblis terhadap para ahli ibadah, seakan-akan ketaatan ternyata kemaksiatan.9. Tipuan setan terhadap orang yang zuhud.10. Tipuan setan terhadap orang-orang sufiah sehingga mereka terjebak dalam praktek bid'ah yang mereka sangka adalah ibadah.11. Tipuan setan terhadap orang-orang yang istiqamah dengan perkara yang disangka karomah ternyata bukan karomah.12. Setan menipu orang awam13. Tipuan setan terhadap semua manusia dengan memperpanjang angan-angan.Permulaan kitab. Beliau menyebutkan, "Sebenarnya nikmat paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah subhanahu wa ta'ala. Dengan akal pula seseorang bisa membenarkan para Rasul. Hanya saja, akal secara independen tidak mengantarkan manusia kepada segala tujuan.Manusia dikasih akal, dengan akal dia mengenal Tuhan. Dengan akal dia mengetahui para Rasulnya itu utusan Tuhan. Tapi akal secada independen tidak bisa mengantarkan kepada seluruh maslahat manusia. Karena akal terbatas tentunya. Oleh karenanya harus diutus para Rasul, Allah mengutus para Rasul untuk membimbing akal-akal tersebut. Oleh karenanya, syariat itu yang dibawa oleh para Rasul itu seperti matahari. Adapun akal seperti mata. Artinya mata bisa melihat, tapi kalau tidak ada cahaya, percuma dia tidak bisa melihat. Maka untuk bisa melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup."Kemudian Allah memberi anugerah yang lain selain akal. Anugerah yang pertama di antaranya ditueunkannya Nabi Adam alaihissalam.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Talbis Iblis - 1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِTablis Iblis - 11/6/2026Bab 1: Berpegang Teguh Kepada Sunnah Oleh Ustadz Firanda AndirjaTablis iblis secara bahasa artinya tipuan iblis. Kemaksiatan yg dibuat oleh iblis, seakan-akan melakukan ketaatan tetapi aslinya adalah sebuah tipu daya.Sesungguhnya nikmat bagi manusia yg paling besar adalah akal. Orang yg paling selamat ialah orang yg mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci. Mengenal ketaatan-ketaatan dan juga mengenal dosa-dosa besar. Yang demikian adalah orang yg beramal di atas ilmu. Dan orang-orang tersebut kata para ulama adalah para sahabat Rasulullah ﷺ.Allah ﷻ berfirman:وَكَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ ٱلْءَايَٰتِ وَلِتَسْتَبِينَ سَبِيلُ ٱلْمُجْرِمِينَDan demikianlah Kami terangkan ayat-ayat Al-Quran (supaya jelas jalan orang-orang yang saleh, dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa. (Q.S. Al-An'am: 55)Pada ayat tersebut Allah ﷻ menjelaskan tentang jalan-jalan orang pendosa supaya kita tau, bukan hanya mengenal kebaikan juga mengenal keburukan.Ibnu Qayyim menyampaikan, tidak ada yg bisa menyamai/menyaingi mereka, karena mereka mengenal keburukan yg sangat di puncak-puncak keburukan yaitu zaman jahiliyah dan mereka mengenal kebaikan di puncak-puncak kebaikan di zaman Nabi ﷺ. ---Ibnu Jauzi dalam kitabnya ini menyampaikan dalam mukadimah dalam garis besarnya: bahwa kalau anda/kalian ingin selamat dari seluruh jerat-jerat syaiton yaitu "lazimi sunnah, jauhi bid'ah".Karena kebanyakan jerat-jerat syaiton masuk dari pintu-pintu bid'ah.1. Melazimi Sunnah dan Jama'ah.Dalam hal ini menekankan bahwa untuk selamat dari jerat syaiton, setiap muslim wajib berpegang teguh pada Sunnah dan mengikuti pemahaman para Salafush Shalih (generasi para sahabat), serta menjauhi bid'ah.Umar bin Khattab Radhiallahu menyampaikan: Rasulullah ﷺ berdiri diantara kami, berkhutbah dan berkata: "Siapa yg ingin mencapai tengah-tengah dari syurga, maka hendaknya ia melazimi jama'ah. Karena syaiton bersama dengan yg sendirian, dan bersama dua orang syaiton semakin menjauh".Maksud dalam 'jama'ah' di sini adalah jama'ah yg aqidahnya benar. Tidaklah bid'ah itu muncul karena ide yg tidak bersumber dari awal (qur'an dan hadist).- Perkataan Abdullah bin Mas'ud: "Sederhana dalam Sunnah artinya mencukupkan diri dengan Sunnah, lebih baik daripada sungguh-sungguh di atas bid'ah".- Abul 'Aliyah (Seorang Tabi'in): "Hendaknya kalian berpegang teguh dengan perkara yg pertama (yaitu zaman para sahabat), sebelum muncul perpecahan-perpecahan.- Ulama salaf berkata: “Sabarkanlah dirimu untuk berjalan di atas sunnah. Berhentilah dimana dahulu (para salaf) berhenti. Ucapkanlah apa-apa yg mereka ucapkan. Dan diamlah dari apa yg mereka diamkan. Tempuhlah jalan salaf yg sholeh dulu. Sesungguhnya apa yg lapang bagimu adalah lapang bagi mereka"- Sofyan As-Saudi berkata: "Tidak ada perkataan diterima kecuali ada amalnya/buktinya. Dan perkataan dan perbuatan tidak lurus kecuali dengan ada niatnya. Dan tidak akan lurus, tidak akan Istiqomah perkataan atau perbuatan niat kecuali sesuai dengan Sunnah Nabi ﷺ.2. Celaan Bid'ah dan Ahlul Bid'ahHadits-hadits yg dibawakan untuk memperinci:- Siapa yg menghadirkan perkara-perkara baru dalam agama, yg tidak ada contohnya dari Kami maka tertolak amalnya.- Siapa yg benci dari Sunnahku maka dia bukan dari golonganku.Penjelasanannya: sebagian ahlul bid'ah tidak suka dengan sunnah. Karena buruknya bid'ah, ketika seorang sudah senang dengan bid'ah yg sunnah ditinggalkan.- Hadist dari Irbadh dari Syariah: Rasulullah ﷺ memberi nasihat: "Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah ﷻ. Untuk mendengar dan taat kepada pemimpin, meskipun pemimpin kalian dari kalian adalah seorang budak habasi. Siapa yg hidup setelahku, dia akan melihat banyak perselisihan. Hendaknya kalian berpegang teguh dengan sunnahku, dan sunnah para Khulafaur Rasyidin yg mendapat petunjuk setelahku. Pegang erat-erat sunnahku dan para sahabatku. Dan gigitlah dengan graham kalian. Dan hati-hati lah kalian dengan perkara-perkara yg baru dalam agama. Setiap perkara baru dalam agama adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah kesesatan.- Sufyan AsSauri berkata: "Bid'ah lebih dicintai iblis daripada maksiat. Maksiat masih diharapkan taubat darinya. Sedangkan bid'ah tidak akan bertaubat". Penjelasannya adalah karena para pelaku bid'ah merasa benar di atas kebenaran.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
R
Rifa Rachmatusyifa

📍 Kabupaten Ketapang

Talbis Iblis #1

Kitab Talbis Iblis #1Berpegang Teguh Kepada SunnahTalbis Iblis : tipuan IblisYaitu bagaimana Iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan kebaikan padahal ternyata keburukanPenulis Kitab : Al Imam Ibnu Jauzi rahimahullahTerdiri dari 13 bab, 4 bab pertama terdiri dari mukadimah dan 9 bab berikutnya terdiri dari rincian contoh talbis iblisBab 1 Perintah untuk melazimi sunnah Bab 2 Tentang cercaan terhadap bidah dan ahlul bidahBab 3 Tahdzir /peringatan tentang fitnah Iblis dan tipuan-tipuannyaBab 4 Makna TalbisBab 5 Tentang bagaiamana talbis Iblis berkaitan dengan akidah dan agamaBab 6 Tentang bagaimana talbis Iblis terhadap para ulama dalam berbagai bidang ilmuBab 7 Tentang Bagaimana syaitan menipu para penguasaBab 8 Talbis Iblis terhadap para ahli ibadahBab 9 Bagaiamana tipuan syaitan terhadap orang yang zuhudBab 10 Bagaiamana syaitan menipu para sufiahBab 11 Bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang istiqomah dengan perkara yg disangka karomahBab 12 Bagaimana syaitan menipu orang-orang awamBab 13 Tipuan setan terhadap semua manusia dengan perpanjang angan-anganSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal karena dengan akal seorang bisa mengenal Allah dan dengan akal pula seorang bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia pada segala tujuan (seluruh maslahat manusia) karena akal terbatas oleh karenanya harus diutus para rasul untuk membimbing akal tersebut kemudian diturunkan kitab2 suci. Oleh karenanya kata beliau syariat itu (yang dibawa para rasul) seperti matahari adapun akal seperti mata. Maka untuk bisa melihat dengan baik butuh cahaya yang cukup.Kemudian Allah memberi anugerah yang lain yang pertama diantaranya diturunkannya nabi Adam kemudian beranak pinak mengajarkan anak keturunannya dengan wahyu dari Allah subahanahu wata'ala sampai akhirnya terjadi apa yang terjadi yaitu Qabil akhirnya membunuh Habil saudaranya sendiri ketika syahwat sudah menguasainya kemudian mulailah terjadi kerancuan-kerancuan sampai munculah berbagai macam akidah, aliran sehingga dugaan Iblis bahwa dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi. Caranya bagaimana iblis menggoda manusia? setan mencampurkan penjelasan syariat dari nabi dengan syubhat, obat yang dibawa dicampur racun. Inilah tujuan dari iblis dan cara dia sangat banyak sehingga akhirnya dia memecah belah umat, menjadikan umat berkelompok-kelompok, hawa nafsu masuk ke segala hal. Sehingga beliau berkata : "aku memandang aku harus memperingatkan manusia dari tipuan-tipuan iblis dan aku harus menunjukan kepada manusia tentang perangkap-perangkap iblis agar manusia tidak terperangkap pada jerat-jerat Iblis"Dari Hudzaifah beliau berkata :"Orang-orang bertanya kepada Rasulullah tentang kebaikan dan aku bertanya tentang keburukan karena aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku"Orang yang paling selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci.Agar selamat dari jerat-jerat syaitan :"Lazimi sunnah jauhi bid'ah"Karena kebanyakan jerat-jerat syaitan masuk melalui pintu bid'ah

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Syifa’ Fauziah

📍 Kabupaten Lima Puluh Kota

Talbis Iblis 1: Berpegang Teguh dengan Sunnah

Talbis Iblis: Tipuan Iblis dalam Menyesatkan ManusiaPengertian Talbis IblisTalbis Iblis adalah tipuan atau muslihat iblis untuk memperdaya manusia, sehingga keburukan tampak sebagai kebaikan dan kemaksiatan terlihat seperti ketaatan.Talbis Iblis Pertama: Menjauhkan Manusia dari SunnahPenjelasan Ibnu JauziIbnu Jauzi menjelaskan bahwa iblis menipu manusia dengan memperindah syubhat sehingga manusia berpaling dari jalan yang benar.Orang yang paling selamat adalah orang yang:Mengetahui kebenaran secara rinci.Mengenali keburukan secara rinci.Berpegang teguh kepada sunnah.Hadis tentang Pentingnya Jamaah“Barang siapa yang menginginkan tengah-tengah surga, maka hendaklah ia tetap bersama jamaah. Sesungguhnya setan bersama orang yang sendirian, dan terhadap dua orang ia lebih jauh.”Makna JamaahYang dimaksud dengan jamaah adalah mengikuti pemahaman dan jalan para sahabat Rasulullah ﷺ.Cara beribadah yang benar adalah dengan mengikuti:Rasulullah ﷺPara sahabat beliauPenyimpangan dalam akidah sering terjadi karena adanya syubhat yang terstruktur dan tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ dan para sahabat.Sikap terhadap SunnahMencukupkan diri dengan sunnah.Tidak membuat perkara-perkara baru dalam agama.Menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman utama dalam beragama.Celaan terhadap Ahli BidahBeberapa peringatan ulama terhadap ahli bidah:Dijauhkan dari telaga Nabi Muhammad ﷺ.Tidak mendengarkan pemikiran ahli bidah karena hati manusia lemah dan mudah terpengaruh.Pelaku bidah semakin jauh dari Allah apabila tidak bertaubat.Ibnu Jauzi mengutip perkataan Fudhail bin Iyadh:“Barang siapa menghormati pelaku bidah, maka ia telah membantu merobohkan Islam.”Penjelasan tentang Sunnah dan BidahSunnahSecara bahasa, sunnah adalah jalan yang ditempuh.Menurut pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaah, sunnah adalah jalan yang diikuti oleh:Rasulullah ﷺPara sahabat beliauKarena itulah, Ahlus Sunnah berusaha berpegang teguh kepada ajaran yang telah dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabat.BidahBidah adalah suatu amalan atau perbuatan yang sebelumnya tidak ada dalam syariat, kemudian diada-adakan dalam urusan agama.Ciri-ciri bidah:Tidak memiliki landasan dari syariat.Menentang tuntunan syariat.Mengakibatkan penambahan atau pengurangan dalam ajaran agama

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
N
Nailah Nurul Hanifah

📍 Jakarta Selatan

Talbis Iblis #1 - Berpegang Teguh Kepada Sunah

Talbis Iblis #1: Berpegang Teguh Kepada Sunah oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. Pendahuluan Kitab & PenulisArti Talbis Iblis: Secara bahasa berarti "tipuan iblis", yaitu metode iblis dalam memperdaya manusia dengan menyodorkan kemaksiatan atau keburukan dalam kemasan ketaatan dan kebaikan sehingga banyak yang terpedaya.Profil Penulis (Ibnul Jauzi rahimahullah): Hidup di abad ke-6 Hijriah. Beliau adalah ulama besar yang pakar dalam memberikan nasihat (ahlu wa'iz). Di zamannya, majelisnya dihadiri 10.000 hingga 100.000 orang. Melalui perantaranya, tercatat 20.000 orang masuk Islam dan 100.000 orang bertobat.Struktur Kitab: Terdiri dari 13 Bab, di mana 4 bab pertama merupakan muqaddimah (pendahuluan), dan 9 bab berikutnya berisi perincian tipuan iblis kepada berbagai macam model manusia.Bab 1: Perintah Melazimi Sunnah wal Jama'ahBab 2: Celaan Terhadap Bid'ah dan Ahlul Bid'ahBab 3: Peringatan Tentang Fitnah Iblis dan Tipuan-TipuannyaBab 4: Apa Makna TalbisBab 5: Bagaimana Talbis Iblis Yang Berkaitan Dengan Aqidah dan Agama-AgamaBab 6: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Para Ulama Dalam Berbagai Macam Bidang IlmuBab 7: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Para PenguasaBab 8: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Para Ahli IbadahBab 9: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang Yang ZuhudBab 10: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang-Orang SufiahBab 11: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang Yang Istiqomah Bab 12: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang-Orang AwamBab 13: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Semua Manusia Dengan Tipuan Angan-AnganTujuan Imam Ibnul Jauzi Menulis Kitab Talbis IblisNikmat Akal dan Wahyu: Nikmat terbesar bagi manusia adalah akal karena dengan akal manusia bisa mengenal Allah dan membenarkan rasul. Namun, akal secara independen memiliki keterbatasan. Oleh karena itu Allah menurunkan kitab suci dan mengutus para rasul untuk membimbing akal tersebut. Syariat yang dibawa para rasul diibaratkan seperti cahaya matahari, sedangkan akal seperti mata. Mata tidak bisa melihat dengan baik tanpa adanya cahaya. Maka untuk dapat melihat dengan baik dibutuhkan cahaya yang cukup.Anugerah Awal Manusia dan Munculnya Kerancuan: Allah memberikan anugerah pertama kepada umat manusia melalui diturunkannya Nabi Adam ‘alaihissalam, yang kemudian mengajarkan wahyu kepada anak keturunannya. Kerancuan dan penyimpangan pertama kali mulai terjadi saat syahwat menguasai manusia, yang dicontohkan dalam peristiwa Qabil membunuh saudaranya sendiri, Habil. Dari titik inilah berbagai aqidah, aliran, dan klaim iblis untuk menyesatkan manusia mulai terjadi.Taktik Utama Iblis Menipu Manusia: Ibnul Jauzi rahimahullah menjelaskan metode atau cara iblis menggoda manusia: Iblis mencampurkan penjelasan syariat (yang dibawa oleh para nabi) dengan syubhat dan racun. Taktiknya sangat banyak sehingga membuat orang terpedaya, memecah belah umat, serta melahirkan aliran dan pemikiran yang didasari hawa nafsu.Alasan Ibnul Jauzi Menulis Kitab Talbis Iblis: Melihat bahaya tersebut, Ibnul Jauzi merasa wajib untuk memperingatkan manusia dan membongkar perangkap-perangkap serta tipuan iblis. Prinsip beliau: Jika kita mengetahui dan mengenal suatu bahaya (perangkap), kita akan bisa menghindarinya. Beliau menulis kitab ini dengan modal ilmu yang sangat matang dan pengalaman panjang dalam berdakwah serta menasihati umat.Sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman: Mengenal Keburukan untuk Dihindari: Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman radhiyallahu 'anhu. Di saat orang-orang sibuk bertanya kepada Nabi ﷺ tentang kebaikan, Hudzaifah justru fokus bertanya tentang keburukan yang kebanyakan orang lalaikan. Alasan beliau: "Aku khawatir keburukan tersebut akan mendapati (menjerumus) diriku." Sebagaimana syair Arab: "Aku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya tapi untuk meninggalkannya. Barangsiapa yang hanya tahu kebaikan tanpa tahu keburukan, ia bisa terjerumus ke dalamnya."Orang yang Paling Selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci (ketaatan) sekaligus mengenal keburukan secara terperinci (dosa besar, maksiat, bid'ah), sehingga amalnya dibangun di atas ilmu dan dalil. Para sahabat Nabi adalah contoh terbaik dalam hal ini. Mereka pernah hidup dan merasakan langsung puncak keburukan di zaman Jahiliyah (rusaknya moral dan akidah). Ketika cahaya Islam datang, mereka menyerap puncak kebaikan dari Rasulullah ﷺ. Karena mengenal kedua kutub ini secara mendalam, kedudukan dan keilmuan para sahabat tidak akan pernah bisa ditandingi oleh generasi setelahnya.Relevansi Mengenal Jerat Setan Bagi para Da'i / Ustadz: Kitab Talbis Iblis ini berfokus memperkenalkan macam-macam jerat setan secara detail. Kadang-kadang seorang Da'i atau Ustadz sekalipun tidak sadar bahwa mereka sedang dijebak oleh setan. Setan memiliki formula khusus untuk menjebak setiap profesi manusia karena setan sudah sangat berpengalaman, bahkan Nabi Adam ‘alaihissalam pun pernah didekati dan dijebak oleh setan.MuqoddimahEmpat bab pertama (Muqoddimah) sebenarnya adalah jalan keluar atau solusi mutlak agar selamat dari jerat setan.Inti solusinya sangat sederhana: Lazimi Sunnah dan Jauhi Bid'ah. Mengapa? Karena pintu masuk terbesar setan dalam menipu ahli ibadah atau ulama adalah melalui pintu bid'ah, yaitu mengemas kemaksiatan/perkara baru seolah-olah itu adalah ketaatan.Pentingnya Berjamaah: Berdasarkan hadis Umar bin Khattab, Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapa yang ingin menempati posisi terbaik di tengah surga (karena surga semakin di tengah semakin mulia), maka hendaknya ia melazimi jamaah, karena setan bersama orang yang sendirian dan akan menjauh dari dua orang atau lebih.” Maksudnya adalah ikuti aqidah yang benar, ikuti jama’ah kaum muslimin, jangan memiliki pemikiran yang menyimpang dari kaum muslimin.Satu Jalan Lurus: Berdasarkan hadis Ibnu Mas'ud, Rasulullah ﷺ membuat garis di tengah tangannya dan bersabda “Inilah jalan Allah yang lurus,” lalu membuat garis miring di kanan-kirinya yang merepresentasikan jalan-jalan penyimpangan yang di atasnya ada setan yang menyeru. Jalan kebenaran hanya satu, yaitu jalan yang lurus. Kemudian Rasulullah ﷺ membacakan firman Allah Ta’ala, “Inilah jalanKu yang lurus, maka ikutilah, jangan kalian ikuti jalan-jalan yang lain.”Peringatan Rasulullah ﷺ Tentang Kemungkaran di Akhir Zaman: Dari hadis Abdullah bin 'Amr radhiallahu 'anhuma, di mana Rasulullah ﷺ bersabda bahwa akan datang suatu masa pada umat Islam di mana mereka akan meniru dan mengikuti perbuatan-perbuatan kemungkaran yang dilakukan oleh Bani Israil terdahulu. Peniruan ini digambarkan sangat detail dan persis, seperti kemiripan antara sandal yang satu dengan sepasang sandal lainnya.Perumpamaan Kemungkaran yang Ekstrem: Rasulullah ﷺ memberikan perumpamaan yang sangat ekstrem: "Bahkan, jika di kalangan Bani Israil dahulu ada orang yang menzinai/meniduri ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan, maka kelak di kalangan umatku akan ada orang yang tega melakukan hal serupa." Jika kita membaca hadis tersebut di masa lalu, mungkin kita merasa hal itu tidak masuk akal atau tidak mungkin terjadi karena bertentangan dengan rasa malu manusia. Namun, di zaman sekarang, hal mengerikan tersebut benar-benar terjadi dan diberitakan. Semua ini dipicu oleh tersebarnya pornografi dan berbagai tontonan rusak yang mengajari manusia berbagai kelainan seksual. Tontonan-tontonan buruk inilah yang merusak dan membelokkan fitrah manusia yang tadinya lurus menjadi sangat menyimpang. Hadis ini membuktikan kebenaran nubuat Rasulullah ﷺ tentang betapa semangatnya sebagian kaum muslimin dalam mengikuti jalan-jalan keburukan orang terdahulu.Perpecahan Umat: Rasulullah ﷺ memperingatkan bahwa umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan, di mana 72 di neraka dan hanya 1 yang selamat di surga. Golongan yang selamat tersebut (Al-Firqatun Najiyah) adalah jamaah yang melazimi apa yang dijalani oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya.Bahaya Syubhat yang Terstruktur: Ahlul bid'ah (seperti kaum liberal, pluralis, kelompok sufi tertentu) seringkali memiliki argumen syubhat yang tersusun rapi sehingga orang awam mudah terpukau. Sekali hawa nafsu dan syubhat tersebut menggerogoti hati seseorang, akan sangat sulit disembuhkan, ibarat virus rabies yang menjalar di tubuh.Karakteristik dan Sikap Ulama Salaf Terhadap Bid'ahSederhana dalam Sunnah Lebih Baik: Perkataan Ibnu Mas'ud bahwa bersikap sederhana namun tetap di atas sunnah jauh lebih baik daripada bersungguh-sungguh dan bersemangat dalam perkara bid'ah.Menolak Mendengar Syubhat: Para ulama salaf terdahulu sangat menjaga hati mereka.Thawus bin Kaisan langsung menutup telinganya dan menyuruh anaknya melakukan hal yang sama ketika seorang mu'tazilah datang ingin berbicara .Ibnu Sirin mengusir orang yang ingin mendebatnya tentang takdir menggunakan logika.Ayyub As-Sikhtiyani menolak mendengarkan meskipun hanya setengah kalimat dari ahlul bid'ah.Bid'ah Lebih Disukai Iblis: Sufyan Ats-Tsauri mengatakan bahwa bid'ah lebih dicintai iblis daripada maksiat biasa. Pelaku maksiat umumnya sadar dirinya salah sehingga lebih mudah diharapkan bertobat, sedangkan pelaku bid'ah merasa dirinya sedang melakukan ibadah/kebaikan sehingga sulit untuk bertobat.Batasan Bid'ah dan Pembagian Golongan (Bab 5 - 13)Perbedaan Sarana dan Ritual:Perkara baru yang sifatnya sarana duniawi/penunjang (seperti pengumpulan Al-Qur'an menjadi mushaf di zaman Abu Bakar, ilmu nahu, bangunan pondok pesantren, menara masjid) diperbolehkan karena tidak menambah atau mengurangi ritual ibadah itu sendiri.Perkara baru yang dimasukkan ke dalam ritual/akidah (seperti membuat cara dzikir jama'ah baru yang dipimpin satu orang yang sempat dilarang oleh Ibnu Mas'ud) adalah bid'ah yang terlarang.6 Akar Golongan yang Menyimpang (Usulul Firaq): Ibnul Jauzi menyimpulkan bahwa dari 72 golongan yang keliru, semuanya bermuara pada 6 kelompok inti, di mana masing-masing kelompok ini nantinya terpecah lagi menjadi 12 aliran:Al-Haruriah (Khawarij)Al-QadariyahAl-JahmiyyahAl-Murji'ahAr-Rafidhah (Syiah)Al-JabariyahKesimpulanTipuan, perangkap, dan jerat setan itu jumlahnya sangat banyak dan jalannya sangat halus. Jalan keluar paling utama agar kita selamat dari segala tipuan tersebut adalah melazimi sunnah Rasulullah ﷺ, mengikuti cara beragama para sahabat (Salafush Sholeh) jika ada perkara atau pemikiran baru yang tidak diajarkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, maka tinggalkan dan tidak usah coba-coba untuk didengar. Rasa penasaran untuk mendengar syubhat adalah salah satu pintu masuk setan yang paling rawan menggelincirkan manusia.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
F
Fitri Febriyanti

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Talbis Iblis : Berpegang Teguh pada Sunnah

# Talbis Iblis 1 : Berpegang Teguh pada SunnahTalbis Iblis dalam bahasa Indonesia disebut tipuan iblis.Bedah kitab karya Ibnu Jauzi Rahimahullah Talbis Iblis.Permulaan kitabSesungguhnya nikmat paling besar adalah akal, karenanya bisa mengenal Allah, para Rosul. Akal secara independen tidak bisa mengantarkan KPD seluruh maslahat manusia.Karenanya diutus para Rosul, oleh karenanya syariat seperti matahari dan ibarat akal adalah mata. Mata tidak dapat melihat jika tidak ada cahaya yg cukup.Anugrah pertama turunnya nabi Adam AS, beranak Pinak hingga terjadi peristiwa khabil membunuh Habil hingga terjadi byk kerancuan dan perpecahan.Iblis byk melakukN tipuan, caranya dgn iblis mencampurkan ucapan para nabi dengan tipuan.Dari shahih Bukhari dari Khudaifah Org” bertanya pada nabi ttg kebaikan ,saya bertanya ttg keburukan agar tidak terjerat dlm keburukan.Org yg tidak mengenL lawannya bisa terjerumus. Org yg paling selamat yg mengenal kebaikan scr terperinci dan keburukan secr terperinci.Ulama mengatakan org paling sempurna adl para sahabat. Karena mereka pernah berada dimasa jahiliyah dan dimasa kebenaran.Hadist dari Umar Bin Khattab : Rosulullah bersabda Siapa yg ingin mencapai buhbuha (posisi tengah surga)[posisi tengah surga makin mulia]maka dia lazimnya berjamaah (karena setan mudah menggoda org yg sendirian).Maksudnya : ikuti yg benar, yg lurus jamaah para sahabat, jgn nyimpang sendiri dengan pemikiran sendiri dengan ide karena ada setan yg masuk.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Aniza

📍 Kota Depok

Talbis Iblis - 1 Berpegang Teguh Pada Sunnah

KAJIAN KITABTALBIS IBLIS - 1BERPEGANG TEGUH PADA SUNNAHUSTDZ. DR. FIRANDA ANDIRJA, MASenin, 1 Juni 2026====================Penulis kitab : Ibnul Jauzi RahimahullaahDikenal orang yg ahli dalam memberikan nasihat.Talbis Iblis = Tipuan Iblis (kemaksiatan disodorkan oleh iblis seakan² itu adalah ketaatan).Kitab ini terdiri dari 13 bab4 bab = mukaddimahBab 1 = perintah untuk melazimi sunnahBab 2 = cercaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ahBab 3 = peringatan ttg fitnah iblis dan tipuan²nyaBab 4 = apa makna Talbis?======9 bab = rincian dan contoh² talbis iblis kepada berbagai model manusiaBab 5 = bagaimana talbis iblis yg berkaitan dengan akidah dan agama.Bab 6 = bagaimana talbis iblis terhadap para ulamaBab 7 = bagaimana talbis terhadap para penguasa Bab 8 = bagaimana talbis iblis terhadap ahli ibadahBab 9 = bagaimana talbis iblis terhadap orang yg zuhudBab 10 = bagaiman talbis iblis terhadap orang² sufiyah.Bab 11 = bagaimana talbis iblis terhadap orang² yg istiqomah, yg disangka karomah ternyata bukan.Bab 12 = bagaimana iblis menipu orang² awamBab 13 = bagaimana tipuan iblis kepada semua manusia dengan memperpanjang angan² sehingga melupakan kematian.=======Awal kitab :Setelah memuji Allaah, bersyahadatain, sholawat kepada Nabi.Nikmat paling besar : akal.Akal membuat manusia mengenal Allah, mengenal Rosul.Akal tdk bisa mengantarkan manusia kepada maslahat.. karena keterbatasan akal.Oleh karena itu Allaah mengutus Rosul untuk membimbing manusia.Anugerah lain adalah Allaah menurunkan Nabi Adam. Adam beranak pinak, lalu terjadilah peristiwa pembunuhan qabil dan habil, karena syahwat.Setelah itu munculnya berbagai aqidah², penyimpangan², aliran².Bagaimana cara iblis menggoda manusia? Iblis mencampurkan penjelasan Nabi dengan syubhat. Obat yg dibawa oleh para Nabi dicampur dengan Racun, sehingga orang² terpedaya.Cara iblis sangat banyak menjadikan manusia terpecah belah, berkelompok², hawa nafsu masuk berbagai hal. Oleh karenanya penulis harus mengingatkan manusia terhadap tipuan iblis, agar manusia tdk terjebak pada tipuan iblis.Dalam shohih bukhari dan Muslim. Orang ² bertanya ttg kebaikan, tapi hudzaifah bertanya ttg keburukan. Yang banyak org lalai, agar ia tdk terjerat pd keburukan. Agar bisa menghindarinya.Orang yg paling selamat adalah org yg mengenal kebaikan dan keburukan secara terperinci. Org yg paling tau ttg ini semua adalah para sahabat, karena pernah hidup pd zaman jahiliyah, sampai akhirnya Rasulullaah datang membawa cahaya.==========MUQODDIMAHBab 1 = Melazimi sunnah, Jauhi Bid'ah.Kemaksiatan yg dianggap ketaatan itulah bid'ah.Hadits Umar bin Khottob : Rasulullaah berdiri diantara kami lalu berkata : siapa yang ingin mencapai posisi ditengah syurga, yg paling terbaik, maka hendaknya ia lazimi jamaah. Berjamaah (jangan punya pemikiran sendiri, karena syetan senang org yg sendiri).Ikuti aqidah yg benar.Rasulullaah membuat garis dengan tangannya.. ini jalan yg lurus. Jalan kebenaran.Ikuti jalan yg ini, jangan ikuti jalan² yg lain. Ikuti pemikiran jamaah (pemikiran sahabat rosul).Hadits Muawiyah bin abi sufyan :Nabi menjelaskan :Umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan, 72 di neraka, 1 di syurga. Dan itulah jamaah. Yaitu jamaah Nabi dan para sahabat. Agar tdk terjebak pada syubhat yg terstruktur kata Ibnul jauzi, ikutilah jamaah.======Nasihat2 pada Salaf :Ibnu Mas'ud : sederhana dengan sunnah lebih baik daripada sungguh² dalam bid'ah.Abul Aliyah :Hendaknya kalian berpegang teguh pada perkara yg pertama (sahabat).Al awza'i = sabarkanlah dirimu di atas sunnah.Berhentilah dimana kaum terdahulu berhenti.Katakanlah apa yg mereka dulu katakan.Dan diamlah dimana mereka diam.Sufyan berkata : wahai yusuf, kalau ada yg sampai di timur org yg diatas sunnah, sampaikan salamku padanya, jika kau menemukan org di atas sunnah pd waktu maghrib, maka sampaikan salamku padanya.. hal ini karena sudah semakin sedikitnya org yg memegang sunnah.Ibnu syaudzab :Diantara nikmat Allaah kpd seorang pemuda, dia beribadah dan mendapatkan teman diatas sunnah.Salaf lain berkata :Bapak saya qadariyah, paman saya syiah, tapi saya bertemu sufyan atsauri yg diatas sunnah.Rasulullah memberikan wasiat kepada sahabat :Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allaah.Mendengat dan taat kpd pemimpin, meskipun yg memimpin kalian adalah budak hitam dari habasyi. Siapa yg hidup setelah wafatku, dia akan melihat berbagai perbedaan. Hendaknya kalian berpegang teguh kpd sunnahku, lalu kepada khulafaurrasyidin, yg mendapat petunjuk setelahku. Pegang erat² sunnahku dan sunnah para sahabatku. Dan gigitlah dengan graham kalian, dan perhatikan perkara2 yg baru dalam agama. Karena setiap perkara baru adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah kesesatan.Hadits lain dari Nabi:Nanti di telaga aku akan mendahului kalian.Ada orang² yg menuju telagaku di cabut, Yaa Robb, itu sahabat²ku, kata Allaah : engkau tidak tau setelah kepergianmu mereka mengada²kan (berbuat bid'ah).Para salaf terdahulu gak mau mendengar² ttg bid'ah. Mereka fokus pada ibadah.Syetan lebih seneng kepada bidah daripada maksiat. Apa itu Sunnah : sunnah secara bahasa : jalan. Mereka mengikuti jalan para sahabat.Bid'ah muncul setelah nabi dan para sahabat wafat.=====

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
D
Dina Permata Sari

📍 Kota Tangerang Selatan

TALBIS IBLIS #1 BERPEGANG TEGUH PADA SUNAH

MukodimahSesungguhnya nikmat yang paling besar Adalah akal. Dengan akal seseorang bisa mengenal Allah. Dengan akal seseorang bisa membenarkan para Rasul. Hanya saja akal itu sendiri tidak bisa mengantarkan seseorang pada seluruh maslahat manusia, karena akal terbatas. Maka itu diutuslah para Nabi dan Rasul.Anugerah Allah yang lain adalah terciptanya nabi Adam.Cara iblis memperdaya manusia adalah dengan mencampurkan penjelasan para Nabi dengan syubhat. Inilah cara iblis sehingga manusia terbelah menjadi banyak kelompok. “Siapa yang ingin mencapai di tengah surga, maka dia lazimi jamaah. Karena setan bersama yang sendirian.” Rasulullah bersabda:“Sesungguhnya akan datang pada umatku yaitu perbuatan kemungkaran sebagaimana yang dilakukan bani israil, seperti sendal dengan sendal. Bahkan apabila ada pria bani israil yang menzinai ibunya secara terang-terangan, akan ada yang melakukan itu dari umatku”.“Sesungguhnya bani israil telah terpecah menjadi 72 aliran. Dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya di neraka kecuali 1 golongan, yaitu golongan yang melazimi aku apa yang aku dan sahabatku melazimi di atasnya (melazimi jamaah)”."Biasa dalam sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh dalam bidah""Tidak akan lurus perkataan perbuatan kecuali sesuai sunnah Rasulullah"Diantara perkataan yang indah:"Di antara nikmat Allah kepada seorang pemuda ketika dia mendapat teman yang mengajaknya ke atas sunnah"Rasulullah suatu waktu memberikan nasihat kepada sahabat:"Aku wasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah, kepada pemimpin, meskipun yang memimpin kalian adalah budak dari habasyi. Siapa yang masih hidup setelahku dia akan melihat banyak maksiat. Hendaknya kalian berpegang teguh dengan sunnahku, sunnah para khulafa rasyidin. Pegang erat-erat sunahku dan sunah sahabatku dengan gigi kalian. Hati-hati dengan perkara yang baru dalam agama. Setiap perkaran baru dalam agama adalah bidah dan setiap bidah adalah kesesatan".Rasulullah memperingati lagi terkait bidah:"Aku nanti di hari kiamat akan mendahului kalian di telagaku. Ada orang-orang yang akan menuju telagaku, disingkirkan".

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
sipa

📍 Kota Tangerang

ringkasan bab 3 - berperang teguh kepada sunnah

Materi ini menjelaskan bahwa salah satu cara utama untuk selamat dari tipu daya iblis adalah berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat dan generasi salaf. Iblis berusaha menyesatkan manusia bukan hanya melalui maksiat, tetapi juga melalui penyimpangan dalam agama, bid'ah, hawa nafsu, dan pemikiran yang menyimpang. Karena itu, seorang muslim harus memiliki ilmu agama yang benar dan menjadikan Sunnah Nabi sebagai pedoman hidup. Poin-Poin Penting Materi1. Makna Talbis IblisTalbis berarti menutupi atau mencampurkan kebatilan dengan sesuatu yang tampak benar.Iblis sering membuat kesalahan terlihat baik sehingga manusia menganggapnya sebagai kebenaran. 2. Pentingnya Berpegang Teguh kepada SunnahSunnah bukan hanya amalan tambahan, tetapi mencakup ajaran Nabi Muhammad ﷺ dalam akidah, ucapan, dan perbuatan.Keselamatan umat terletak pada mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah, bukan mengikuti pendapat, tradisi, atau hawa nafsu semata. 3. Sunnah sebagai Benteng dari KesesatanKetika muncul banyak perselisihan dan fitnah, umat diperintahkan kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah.Penyimpangan sering bermula ketika seseorang meninggalkan tuntunan Nabi dan menggantinya dengan pemikiran atau praktik yang tidak memiliki dasar syariat. 4. Pentingnya Jamaah Kaum MusliminBerpegang pada jamaah dan persatuan umat yang berada di atas kebenaran merupakan perlindungan dari godaan setan.Setan lebih mudah menyesatkan orang yang menyendiri dan jauh dari bimbingan ilmu. 5. Ilmu sebagai Senjata Melawan Tipu Daya IblisBanyak kesesatan muncul karena kebodohan terhadap agama.Semakin seseorang memahami ajaran Islam dengan benar, semakin sulit bagi iblis untuk memperdayanya. KesimpulanPesan utama kajian ini adalah bahwa tipu daya iblis sering datang dalam bentuk yang tampak baik dan benar. Oleh karena itu, seorang muslim harus:Mempelajari agama dengan benar. Berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah.Mengikuti pemahaman para sahabat dan ulama yang lurus.Menjauhi bid'ah dan penyimpangan agama.Tetap bersama jamaah kaum muslimin yang berada di atas kebenaran.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
U
Ulfa Puspitasari

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Ringkasan Bab 1 - Berpegang Teguh Pada Sunnah

Berpegang Teguh pada SunnahIblis melakukan tipian dgn cara, setan mencampurkan penjelasan para Nabi dengan syubhat shg org2 terperdaya. Kata imam ibnu jauziy selaku penulisnya.Inilah tujuan dr iblis, shg terpecah belahlah umat. Shg beliau berkata, “Aku harus memperingati manusia dr tipuan2 iblis dan saya harus menunjukan manusia dr perangkap2 iblis. Kalau kita ingatkan ttg bahaya, agar org2 tdk terjebak jerat2 setan tsb.Orang yg plg selamat ialah org yg mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan terperinci

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Sortha Nauli

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Ringkasan Bab 1 , Berpegang teguh kepada Sunnah

Berpegang Teguh Kepada SunnahUstadz DR Firanda Andirja M.ATalbis iblis dalam bahasa indonesia bisa diartikan tipuan iblis,bagaimana iblis memperdaya manusia seakan2 itu adalah kebaikan,padahal itu adalah keburukan.Jadi, Talbis bs juga metode Iblis tuk menipu manusia dibawakan kemaksiatan dlm bentuk ketaatan. Sehingga banyak manusia yg terpedaya. Rangkuman Bab- bab dari Kitab Talbis Iblis karangan Al Imam Ibnu Jauzi RahimahullahBab 1 : Perintah untuk melazimi sunnah wal jamaahBab 2 : Celaan terhadap Bid'ah dan Ahlul Bid'ahBab 3 : Peringatan tentang fitnah Iblis dan tipuan2 nyaBab 4 : Apa makna Talbis dan Al GhururBab 1-4 adalah mukadimah dari kitab ini.Bab 5 : Bagaimana Talbis Iblis yang berkaitan dengan akidah2 dan agama2.Bab 6 : Bagaimana talbis iblis kepada para ulamaBab 7 : Bagaimana setan menipu para penguasaBab 8 : Bagaimana talbis iblis kepadq para ahli ibadah ttg model2 ibadah yg mereka lakukan.Bab 9 : Bagaimana tipuan setan dg org yg zuhudBab 10 : Bagaimana setan menipu orang2 sufiyahBab 11 : Bagaimana syaitan menipu orang2 yg istiqomah,dg perkara yg karomah pdahal tidak.Bab 12 : Bagaimana syaitan menipu orng2 awamBab 13 : Bagaimana syaitan menipu semua manusia dg memperpanjang angan2 sehingga lupa akan kematian.,Bab 5-13 Intisari dari kitab Talbis Iblis.Penulis berkata, sesungguhnya nikmat yg paling besar pada manusia adl akal. Karena dg akal seseorg akan mengenal Allah subhanahu wa'ta'ala. Dengan akal pula seseorg bs membenarkan para rasul. Oleh karena nya, akal secara independen tidak bs mengantarkan kpd seluruh maslahat manusia. Karena akal itu terbatas. Oleh karena nya harus diutus para Rasul tuk membimbing akal tersebut. Oleh karena nya syariat yg dibawa oleh para Rasul spt matahari, adapun akal spt mata. Arti nya, mata bs melihat, akan tetapi bila tdk ada cahaya, percuma tdk bs melihat. Dan butuh cahaya tuk melihat dg baik.Selain akal, Allah menganugerahkan hal lain yaitu, diturunkannya nabi Adam alaihissalam. Kemudian beranak pinak,mengajarkan wahyu dari Allah sampai akhirnya terjadi qobil membunuh habil. Cara iblis menggoda manusia, syetan mencampurkan penjelasan para nabi, syariat dg syubhat. Orang yg paling selamat adl mengenal kebaikan sec terperinci dan mengenal keburukan sec terperinci. Mukadimah Bab # 1 #Hadist dari Umar bin Khatab, " Rasulullah berdiri di antara kami, berkhotbah dg berkata, siapa yg ingin mencapai posisi di tengah surga (posisi terbaik) maka hendaknya dia lazimi jamaah. Karena syetan bersama dg yg sendirian dan bersama dua org syetan semakin menjauh" artinya, ikuti akidah yg benar, jamaah muslimin. Penulis juga membawakan hadist Ibnu Mas'ud Ra," Rasulullah membuat garis dg tangan nya, inilah jalan Allah yg lurus, kemudian Rasulullah membuat garis2 pada sebelah kanan dan juga sebelah kiri. Rasulullah berkata, jalan2 yg miring ini (kanan dan kiri) akan ada syetan yg meyeru pada jalan tsb. Dan kebenaran cm satu yg di tengah. Ikuti jalan yg di tengah, jgn yg kanan dan kiri."Kemudian penulis menbawakan hadist ttg perpecahan umat. Hadist Abdullah bin Amr bin Al Ash rodiyallahuanhuma, " sesungguhnya akan datang pada umat ku yaitu perbuatan kemungkaran sebagaimana yg dtg pada Bani Israil, sama seperti sendal yg sama persis. Bahkan kalau di Bani Israil ada yg menzinahi ibunya terang2an, maka akan ada umatku yg melakukannya. Kemudian Rasulullah berkata, Sesungguhnya Bani Israil telah terpecah belah 72 golongan, dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya di neraka kec 1 aliran yg selamat. Para sahabat bertanya, siapa aliran yg selamat tsb? Yaitu orang yg melazimi aku, apa yg aku dan sahabatku di atasnya. Yaitu melazimi jamaah, melazimi apa yg dipegang para salafus sholeh, yg nabi dan para sahabat berada di atasnya. Ini cara beragama yg benar (ritual ibadah keyakinan nabi dan para sahabat). Kemudia penulis membawakan hadist dari Muawiyah bin Abu Sufyan, ' sesunguhnya Rasullullah pernah berdiri memberikan nasehat kpd kami, ketahuilah bahwasanya org2 seblum kalian dri ahlul kitab,terpeah belah menjadi 72 gol. Dan umat ini akan terpecah menjadi 73 gol. 72 di neraka, dan 1 di surga,dan mereka itu Al jamaah. Ikutilah jamaah, dan akan muncul dari umatku suatu kaum dimana hawa nafsu mengalir menggerogoti mereka,sebagaimana rabies menjalar pada org yg terkena rabies."Beberapa nasehat2 dari para salaf, spt perkataan Abdullah bin Mas'ud, "sederhana dlm sunnah (mencukupkan dg sunnah)itu lbh baik dibandingkan sungguh2 dlm bid'ah. Sebagian ahlul.bid'ah tidak suka dg sunnah. Diantara buruknya bid'ah, jika dia sdh senang dg perkara bid'ah, yg sunnah akan di tinggalkan. Sufyan Ats Tsauri berkata, 'Bid'ah lbh dicintai oleh iblis ketimbang maksiat, maksiat mash bs membuat org bertaubat dari nya, tetapi bid'ah tidak akan membuat pelaku nya bertaubat." Siapa yg mendengar dari Ahlul bid'ah Allah tidak akan memberi nya manfaat, siapa yg menjabat tangan ahlul bid'ah, sesungguhnya ia telah mengurai islam sedikit demi sedikit". Siapa yg membantu bid'ah berarti dia juga telah membantu menghabisi sunnah, menghabisi islam.Sunnah secara bahasa itu jalan, tdk diragukan bahwasanya para ahlul hadist, merekalah yg mengikuti sunnah Rasulullah shalallahu alaihiwassalam. Karena mereka diatas satu jalan yg belum ada bidah di dalam nya. Karena bid'ah dan hadist itu baru muncul setelah kematian Rasulullah shalallahu alaihiwassalam dan para sahabat. Jd siapa yg meengikuti sunnah, mereka itulah ahlul sunnah.Adapun perkara2 yg diada2kan,tp tdk menambah mengurangi syariat. maka para salaf dahulu pun membenci nya. Dan mereka selalu menjauh dri segala perkara yg baru. Meskipun ternyata itu boleh dlm menjaga yg i'tiba.contoh mengumpulkan Al quran dlm mushaf. dan ini adl sarana untuk menjaga sunnah.Zaid bin tsabit berkata pada Abu bakar dan Umar, mereka ingin membuat Al quran dlm 1 mushaf, maka zaid mengingkari, bagaimana kalian berdua ( Abu bakar& Umar ) mau melakukan 1 perkara yg tdk pnh dikerjakan oleh Nabi shalallahu alaihiwassallam. Dan mengumpulkan Al quran dlm 1 mushaf itu berkaitan dg sarana.Adapun bila berkaitan dg ritual, para salaf selalu ingkari.Senin 1 juni 2026By. Sortha

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Anna setyaningsih

📍 Kota Bekasi

Rangkuman bab 1 talbis iblis

Catatan Kajian Talbis Iblis Bab 1Tema: Berpegang Teguh Kepada SunnahPengertian Talbis IblisTalbis berarti menampakkan kebatilan seolah-olah terlihat benar.Iblis tidak selalu mengajak manusia kepada maksiat secara terang-terangan, tetapi sering menghias keburukan agar tampak baik.Karena itu seorang muslim harus memiliki ilmu agar tidak mudah tertipu oleh tipu daya setan.Pentingnya Berpegang kepada SunnahKeselamatan seorang muslim terletak pada mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat.Banyak kesesatan muncul karena manusia lebih mengedepankan akal, perasaan, tradisi, atau hawa nafsu dibanding dalil.Sunnah adalah jalan yang lurus dan menjadi benteng dari berbagai bentuk penyimpangan.Cara Iblis Menyesatkan ManusiaMenghias kebatilan sehingga terlihat indah.Menjadikan bid'ah tampak lebih menarik daripada sunnah.Membuat manusia merasa cukup dengan amal tanpa ilmu.Menanamkan sikap fanatik terhadap kelompok atau pendapat tertentu.Membuat manusia mengikuti kebiasaan masyarakat meskipun bertentangan dengan syariat.Bahaya Bid'ahBid'ah lebih berbahaya daripada maksiat karena pelakunya sering merasa berada di atas kebenaran.Orang yang berbuat maksiat masih mungkin sadar dan bertaubat.Sedangkan pelaku bid'ah sering menganggap amalnya sebagai ibadah yang benar.Kunci Agar Tidak Terkena Talbis IblisMenuntut ilmu syar'i dari sumber yang benar.Memahami dalil Al-Qur'an dan Sunnah.Mengikuti pemahaman para sahabat dan ulama salaf.Tidak mudah mengikuti sesuatu hanya karena banyak orang melakukannya.Selalu meminta perlindungan kepada Allah dari godaan setan.KesimpulanTalbis iblis adalah upaya setan memperindah kebatilan agar manusia tersesat.Jalan keselamatan adalah berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah.Ilmu syar'i menjadi senjata utama untuk membedakan kebenaran dan kesesatan.Seorang muslim harus berhati-hati terhadap setiap amalan yang tidak memiliki landasan dalil yang jelas.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
V
Vina Aprilia Wirajaya

📍 Kota Bekasi

Tablis iblis 1 - berpegang teguh kepada Sunnah

‎Tablis iblis 1‎Berpegang dengan Sunnah ‎Ustadz  firanda ‎01 Juni 2026‎‎Bismillah ‎‎Tablis iblis adalah metode iblis dalam menipu manusia , di bawakan dlm ketaatan, kemaksiatan yg di sodorkan oleh iblis dlm bentuk ketaatan sehingga banyak yg terperdaya.‎‎Dan penulisnya imam Jauzi rahimallahitaala ,di kenal dlm ahli dlm bentuk pakar nasehat nasehat.‎‎tipu iblis kepada : 1. ‎Ulama2. ‎Kepada ahli Zuhud 3. ‎Kepada penguasa4. ‎Kepada orang orang awam5. ‎terhadap sufiyah‎Dan ,ini semuanya tidak selamat dlm tipuan setan, ini adalah intisari drpada kitab tablis iblis .‎‎Sesungguhnya nikmat yg paling besar bagi manusia adalah akal ,dgn akal orang bisa mengenal Allah , dgn akal pula menjadikan seseorang dlm membenarkan para rasul ,hanya saja dlm secara independen, tidak bisa mengantarkan manusia dlm segala tujuan , manusia di kasih akal , dgn akal ia mengenal tuhan ,dgn akal manusia mengetahui para rasul utusan tuhan , tp akal secara independen tidak bisa mengantarkan seluruh maslahat manusia,Krn akal terbatas . Oleh karenanya harus di utus para rasul , Allah mengutus para rasul untuk membimbing akal tersebut , di turunkan kitab kitab suci.‎‎Oleh karena itu syariat yg di bawa rasul adalah seperti matahari, adapun akal seperti mata , artinya mata bisa melihat , adapun jika tidak ada cahaya percuma ,ia tidak dapat melihat , maka supaya dapat melihat dgn baik , butuh cahaya yg cukup .‎‎Iblis melakukan tipuan ,caranya iblis menggoda manusia , kata Ibnu Jauzi rahimallahitaala, mencampurkan penjelasan para nabi, penjelasan syariat  dgn syubhat, obat yg di bawa oleh nabi di campur dgn racun , sehingga orang orang terperdaya , ini lah tujuan para iblis , cara dia sangat banyak , memecah belah umat , jadikan umat berkelompok kelompok, pemikiran beraliran beraliran , hawa nafsu masuk dlm segala hal.‎‎Jerat setan masuk kebanyakan dlm pintu bidah , untuk selamat , dekatkan Sunnah ,jauhi bidah.‎‎Ikuti para sahabat yg jalan lurus , rasulullah Saw bersabda : ‎‎" Sesungguhnya akan datang pada umatku , perbuatan, kemungkaran, sebagimana yg datang kepada Bani Israil, seperti sendal dgn sendal itu sama percis , bahkan jika ada seorng laki laki di Bani Israil menzinahi ibunya terang terangan , maka akan ada umatku yg melakukannya." Subhanallah.‎‎rasullulah mengatakan, orng muslimin mengikuti jalan jalan orang terdahulu ,sampai orng terdahulu menggauli ibunya terang terangan,maka akan ada umatku melakukannya.‎‎Sesungguhnya Bani Israil sudah terpecah belah 72 aliran atau golongan , dan umatku akan terpecah dlm 73 golongan ,kecuali yg satu aliran ,sahabat bertanya " siapa yg selamat tersebut ya rasulallah?" ‎‎".yaitu orang yg melazimi aku , aku dan sahabatku, berada di atasnya ".‎‎Yaitu, melazimi aku, melazimi apa yg di pegang oleh salafussaleh ,yg nabi dan para sahabat di atasnya , ini adalah cara beragama yg benar, kita tidak bicara tentang sarana , kita bicarakan tentang ritual ibadah , berkeyakinan, keyakinan nabi dan sahabatnya menempuhnya.‎‎Kemudian ,beliau membawakan hadist Muawiyah bin abu sofyan.‎‎sesungguhnya rasulullah pernah berdiri menyampaikan khatbah kepada kami, rasulullah bersabda :‎‎" ketahuilah bahwasannya orang orang sebelum kalian ,ahli kitab ,mereka terpecah belah menjadi 72 golongan ,dan  umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan, 73 di neraka dan 1 di surga, dan mereka itu adalah jammah, dan akan muncul umatku pada suatu kaum,dimana hawa nafsu mengalir menggerogoti mereka , sebagaimana raibes menggerogoti orang yg berpenyakit rabies ." ‎‎Ini yg di katakan oleh Ibnu Jauzi , jgn punya pemikiran nyeleh , punya pemikiran sendiri ,kembali kepada jamah yaitu Kembali kepada Rasulullah dan sahabatnya.‎‎Jadi nabi, menjelaskan, akan ada orang /manusia yg mengikuti hawa nafsu , Jadi percuma menyuruh mereka kesunnah, karena mereka ada pemikiran subhat yg terstruktur,wajar mereka terjebak Krn mereka ada subhat yg terstruktur,kalo orang yg tidak punya landasan agama yg baik akan mudah terjebak, akan subhat mereka , padahal itu adalah kekufuran.‎‎Jika tidak ingin terjebak maka lazimi kata Ibnu Jauzi,jgn coba coba , pemikiran sendiri , ikutin nabi Muhammad dan para sahabat, Ini solusi yg di tawarkan Ibnu Jauzi.‎‎Banyak nasehat nasehat para salaf : ‎‎- Abdullah bin Mas'ud ‎‎sederhana dalam Sunnah , artinya mencukupkan diri dlm Sunnah lebih baik daripada sungguh sungguh semangat tp bidah.‎‎- Abdullah ibdiah seorang tabiin‎‎Hendaklah kalian berpegang teguh ,perkara yg pertama,yaitu zaman para sahabat ,sebelum memukil /mereka terpecah belah, sabarlah dirimu di atas Sunnah,karena bisa jadi dirimu sendiri ,berhentilah dirimu ketika kaum jaman dulu berhenti  jgn di tambah tambahkan para sahabat disitu kita disitu saja jgn di tambah tambah , ucapkanlah apa yg ia ucapkan , tempuhlah jalan salaf yg Soleh dahulu ,sungguhnya lapang bagimu apa lapang bagi mereka.‎‎- sofyan assuri mengatakan ‎‎Tidak ada perkataan yg di terima kecuali ada buktinya ,dan perkataan dan lurus kecuali ada niatnya ,tidak akan lurus tidak akan Istiqomah perkataan,perbuatan Sunnah sesuai dgn nabi Muhammad SAW. ‎‎Diantara perkataan yg indah dari Ibnu sauzad ‎‎diantara nikmat Allah di antara pemuda , ketika ia mulai beribadah , ia mendapatkan teman di atas Sunnah ,sehingga temennya mengajak dia di atas Sunnah.‎‎Suatu hari Nabi Muhammad berwasiat kepada kami para sahabat, sampai hati mereka tersentuh , sampai mereka menangis mendengar nasehat nabi, kemudian mereka berkata " wahai rasulallah,seakan akan ini nasehat seseorang yg hendak aan berpisah ,berikanlah wasiat kepada kami : ‎‎- aku wasiatkan kalian bertakwa kepada Allah .‎- mendengar dan  taat kepada pemimpin, meskipun yg memimpin kalian adalah seorang, budak hitam dr habasi, kalo ia pemimpin atau di suruh oleh pemimpin,taat sama dia .‎- siapa pun yg hidup setelah ku , setelah aku meninggal ,ia masih hidup ,dia akan melihat banyak perselisihan,hendaklah kalian berpegang teguh kepada sunnahku ,dan Sunnah kaulafar Rasidin yaitu abubakar ,ummar ,dan Ali ,petunjuk setelahku yaitu para sahabat ,pegang erat erat sunnahku dan Sunnah para sahabatku ,dan gigitlah dgn geraham kalian ,hati hatilah kalian yg baru baru dlm beragama ,setiap yg baru dlm agama adalah bidaah , setiap bidaah adalah kesesatan.‎‎hadist yg lain tentang bidaah , kata nabi Muhammad:‎‎" Aku ketika hari kiamat , mendahului kalian di telagaku ,aku siapin telaga untuk kalian ,ada orang orang yg menuju di telagaku di cabut ,di pinggirkan , kata sahabat ya rasulallah itu adalah sahabatku , maka di katakan kepadaku " kalian tidak tahu apa yg telah mereka lakukan setelah kepergianmu ". ‎yaitu mereka berbuat bidaah makanya terhalangi ke telaga nabi Muhammad.‎‎Makanya seseorang menjauhi bidaah sejauh jauhnya.‎‎para ulama  Sunnah dahulu tidak mau mendengarkan tentang bidaah ,mereka tidak mau berspekulasi tentang bidaah ,tidak punya waktu untuk mendengarkan tentang bidaah ,kalo tau itu bidaah mereka tidak mau dengar dengar ,sementara kita zaman sekarang kita PD ( percaya diri ) belum ngaji , mendengarkan perkataan ini ,perkataan ini di dengar ,macam macam di dengar , subhat berkumpul di dlm hatinya , dia tahu dgn Sunnah , dia sangka dia hebat ,para salaf dahulu tidak mau dengar ,dia mau beribadah kepada Allah dengan tenang , berkeyakinan dengan Sunnah. Sudah selesai .‎‎Perhatikan, tauwf ada anaknya disitu , ada orang dr mukhtajilah datang , lalu orang mukhtajilah itu ngomong tentang sesuatu , maka ia masukkan kedua jarinya di telingganya ,jgn kau suatupun engkau dengar dari dia , hatinya lemah , tidak di bimbing , pemikiran pemikiran filsafat, bukan perkara yg mudah , tidak punya kemampuan.‎‎Dengan riwayat yg lain , tutup terus putra ku ,sampai orang tersebut pergi.‎‎Ada seorng tabiin menemui Ibnu sirin ,dan aku hadir disitu ,ternyata orang itu bicara takdir , qodariah ,kata Ibnu sirin ,saya tidak mau dengar ,kau pergi dari kami ,atau kami yang bubar ,saya tidak mau dengar ,bicara pakai logika ,sementara logika tidak ada dalil ,kau yg pergi atau kami yg pergi ,kalo agama ini di kembalikan kepada logika ,akan banyak macem aliran ,Allah sudah kasih dalil, rasulullah sudah jelaskan , selesai .‎‎Sofyan assuri berkata :‎‎" bidaah lebih di cintai oleh iblis dari pada maksiat ."‎‎Maksiat lebih di harapkan taubat darinya ,adapun bidah orang tidak bertaubat .bagiamana orang di suruh bertaubat sedangkan ia tidak menyeru kepada kebenaran,kalo maksiat kita nasehatin bertaubatlah ,dia tau dia salah ,suatu saat dia akan bertaubat ,karena dia tau dia salah ,tapi ,kalo pelaku bidaah dia tidak merasa salah ,justru dia menganggap kita yg salah, bagaimana kita berharap orang ini bertaubat ,kalo tidak di kasih hidayah oleh Allah .‎‎Dari sisi ini ,sisi bidah dan maksiat setan lebih suka bidaah drpada maksiat ,dari situ ,maksiat bisa di harapkan untuk bertaubat ,kalo bidah sulit ,karena dia merasa di atas kebenaran.‎‎sofyan assuri berkata :‎‎" siapa yg mendengar dr ahli bidah,maka tidak ada manfaatnya ,siapa yg berjabat tangan dengan ahli bidaah sungguh dia ,telah mengurai Islam sedikit demi sedikit artinya ,menggugurkan Islam sedikit demi sedikit ,dia ridho bidah di sebarkan ,kalo bidah tersebar maka Islam semakin menciut ,Sunnah Sunnah semakin menghilang, konsekuensi jelas .‎‎Sulaiman At-Tami sakit , dia pun menangis dalam sakitnya , maka ditanyakan dlm sakitnya ,apa yg bikin engkau menangis , apakah enagkaubtakut akan kematian ? Aku tidak takut dengan kematian,saya pernah lewat dengan seorng dr ahli bidaah ,qodariah ,saya ucapkan salam sama dia ,aku khawatir aku di hisab gara gara memberi salam kepada qodariah ,siapa yg membantu ahli bidah ,maka ia telah membantu di rusaknya Islam ,karena bidah menutup Sunnah .bidah semakin tersebar Sunnah semakin mengecil .‎‎Siapa yg membantu bidaah tersebar , ia membantu menghabiskan Sunnah .‎‎apa itu Sunnah apa itu bidaah , disini di jelaskan oleh Ibnu Jauzi ,tidak di ragukan bahwasannya , para ahli hadits, mereka yg mengikuti Sunnah Sunnah nabi dan para sahabat itulah ahli Sunnah .karena mereka di dlm suatu jalan yg tidak ada bidah , murni ,karena bidaah dan hawais baru muncul setelah meninggalnya nabi dan para sahabat.‎‎Jadi siapa yg berpegang teguh Sunnah nabi dan Sunnah para sahabat ,itulah ahli Sunnah .‎‎Adapun bidaah ,perbuataan yg tidak ada kemudian di ada adakan ,dan secara dominan biasanya perkara perkara  bidaah menyelisihi syariat ,bertentangan dgn syariat , dan mengakibatkan penambahan dlm syari'at, dan pengurangan dlm syari'at ,adapun dlm perkara perkara yg beliau sebutkan, kalo ada perkara perkara yg di ada adakan ,tp tidak menambah syariat dan mengurangi syariat ,dahulu para salaf membencinya.‎Dan mereka selalu menjauh dr perkara yg baru ,meskipun ternyata itu boleh ,dlm rangka menjaga yang ittiba.‎‎Zaid bin sabit berkata dgn Umar ,mereka ingin membawa satu Qur'an dlm satu mushaf ,walaupun Al Qur'an dulu masih lembaran lembaran ,maka Zaid mengingkari ,bagiamana wahai abu bakar dan Umar, mau melakukan suatu perkara yg belum di lakukan oleh nabi Muhammad SAW, ini bukan ritual tp ini sarana , itu pun Zaid bin sabit ragu, dan abu bakar mengumpulkan ak Qur'an tidak langsung melaksanakan,beliau masih bimbang ,kenapa ,karena ini adalah perkara yg baru ,padahal perkara baru ini bukan ritual hanya sarana. Kalo berkaitan dgn ritual mereka ingkari.‎‎Kemudian ,ibnu Mas'ud Radhiyallahuanhu, ketika melihat sebagain orng berkumpul ,dimasjid ,kemudian ada salah seorng dr mereka, memimpin,berdzikir rame rame ,ada yg berkata kabiru- kabiru,bertakbir Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar ,bertahlil 100x rame rame ,Ibnu Mas'ud di laporkan,akhirnya Ibnu Mas'ud dtanag kemereka , Krn tidak ada di zaman nabi ,sahabat juga mengingkari Krn tidak ada di zaman nabi , dzikir rame rame dlm satu pemimpin, kemudian ibnu Mas'ud mengingkari kemudian beliau berkata ," demi zaman tidak ada sembahan selainnya , kalian telah mendatangkan bidaah yg gelap , atau kalian mengungguli, sahabat nabi Saw ,kalian sebenarnya melakukan suatu bidaah yang mungkar atau kalian mengungguli sahabat nabi ,tidak ada pilihan ketiga hanya dua ,ini sesat apa kalian lebih hebat dr sahabat nabi Muhammad SAW,sehingga bikin bidaah ,ibdah yg nabi dan para sahabat tidak melakukannya ,kemudian mereka berkata " ya Ibnu Mas'ud,kami melakukan ini untuk melakukan kebaikkan ,daripada mengantuk,lebih baik kami dzikir rame rame ,kata Ibnu Mas'ud , berapa banyak orng menginginkan kebaikkan ,tapi tidak mendapatkannya ,kreasi dlm beribadah ,kemudian ibnu Mas'ud berkata , " hendaklah kalian mengikuti jalan para sahabat ,lazimilah jangan kekanan maupun kekiri ".‎‎Ibnu Jauzi juga menyebutkan model model firkoh , jika di tanya apakah firkoh firkoh ini dikenal ,kami hanya tau tentang perpecahan,kami tau inti inti dari firkoh firkoh,setiap firkoh ,terpecah lagi ,kemudian beliau menyebutkan ,inti inti firkoh ada 6 :‎1. Alhawruwiyah yaitu khowarij ‎2. Qodariah ‎3. Al jamiah‎4. Al murjiah‎5. Rofiah ‎6. Al jabriyah ‎‎Inilah usul firoq ,yaitu usul usul firkoh ,inti ,semua firkoh Kembali kepada enam inti ini .setiap firkoh terpecah menjadi 12 x 6 menjadi 72 .‎‎‎‎‎‎‎‎‎‎‎

💬 1 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
B
Baby Nabilah Ulzanah

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Talbis Iblis #1 : Berpegang Teguh Kepada Sunah - Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.

1. Konsep Talbis Iblis & Keterbatasan AkalTalbis Iblis: Tipu daya iblis dalam membungkus kemaksiatan seolah-olah itu adalah sebuah ketaatan, sehingga banyak manusia yang tertipu. Imam Ibnu Al Jauzi (ulama abad ke-6 H) menulis kitab ini untuk memperingatkan dan menunjukkan kepada manusia apa saja jerat-jerat iblis agar mereka selamat.Peran Akal & Syariat: Akal adalah nikmat terbesar untuk mengenal Allah, namun akal tidak bisa berdiri sendiri. Akal ibarat mata dan syariat adalah cahaya. Mata tidak bisa melihat tanpa cahaya yang cukup.Bahaya Logika Tanpa Wahyu: Apabila urusan agama hanya dikembalikan kepada logika semata, maka agama tersebut akan berantakan. Agama harus dikembalikan kepada Al Qur'an dan As-Sunnah.2. Strategi Iblis & Pentingnya Mengenal KeburukanMenebar Syubhat: Iblis merusak manusia dengan memasukkan syubhat (racun) ke dalam ajaran para Nabi (obat). Syaiton memasukkan hawa nafsu ke dalam ajaran Rasulullah yang berujung pada perpecahan umat.Hudzaifah: Sangat penting untuk mengetahui keburukan (bukan hanya kebaikan) agar kita tidak tanpa sadar terjerumus ke dalamnya. Para sahabat selamat karena mereka mengenali keburukan secara terperinci (zaman Jahiliyah) dan hidup di zaman Rasulullah, yaitu puncak dari hidayah dan kebaikan.3. Kunci Keselamatan: Lazimi Sunnah & Bersama Al-Jama'ahTetap Bersama Jama'ah: Setan lebih mudah mempengaruhi orang yang sendirian. Bergabung bersama jama'ah kaum muslimin akan menjauhkan seseorang dari godaan syaiton.Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi 72 golongan. Sedangkan umatku terpecah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali satu.” Para sahabat bertanya, “Siapa golongan yang selamat itu wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Yaitu yang mengikuti pemahamanku dan pemahaman sahabatku.” (HR. Tirmidzi no. 2641. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Jadi, yang mengikuti pemahaman para sahabat, itulah yang selamat.Mengapa kita mesti mengambil pemahaman salaf atau sahabat dalam beragama? Karena kalau memakai pikiran masing-masing dalam memahami Al Qur’an dan Hadits, maka tafsirannya bisa macam-macam, bahkan bisa rusak. Sehingga tidak cukup kita mengamalkan Al Qur’an dan Hadits saja, namun juga ditambah harus mengikuti pemahaman para sahabat.4. Bahaya Besar Bid'ahIblis Lebih Menyukai Ahli Bid'ah daripada Ahli Maksiat:Pelaku Maksiat: Tahu bahwa dirinya salah, sehingga ada niat dan peluang besar untuk bertaubat.Pelaku Bid'ah: Merasa bahwa dirinya benar dan sedang taat, sehingga sulit bertaubat. Mereka bahkan sering menganggap sesat orang-orang yang justru mengikuti Sunnah.Bid'ah Membunuh Sunnah: Mengenal dan mempraktikkan satu bid'ah kecil perlahan-lahan akan membuat seseorang enggan melakukan Sunnah dan akhirnya melupakannya. Semakin bid'ah tersebar, porsi agama yang murni akan semakin mengecil.Definisi: Bid'ah adalah mengada-adakan perbuatan baru dalam urusan agama (ritual ibadah) yang sebelumnya tidak ada, dan biasanya menyelisihi syariat. Munculnya bid'ah (dan Khawarij) terjadi setelah Rasulullah dan para sahabat meninggal.5. Prinsip Beragama yang BenarSederhana dalam Sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh dalam bid'ah: Lebih baik beribadah secara sederhana namun sesuai tuntunan (Al-Qur'an dan As Sunnah sesuai pemahaman para sahabat), daripada berlebihan (seperti ibadah sambil bernyanyi/menari) namun mengada-ada (bid'ah).Inovasi Hanya untuk Dunia: Perkara dunia boleh terus berinovasi, namun urusan agama harus kembali ke ajaran asli.Beragama dengan Dalil: Sabarkan diri di atas Sunnah dan jangan liar dalam beraqidah. Ikuti jika ada dalilnya, tinggalkan jika tidak ada.Ikuti Jejak Salaf: Pemahaman salafus shalih sangat mudah dan konsisten dari dulu hingga sekarang. Berhentilah di mana para sahabat berhenti, ucapkan apa yang mereka ucapkan, dan diamlah pada perkara di mana mereka memilih diam.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
D
Deni trisiananingrum

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Mukaddimah tablis iblis (bab 1&2)

Kitab TALBIS IBLIS - “Tipuan Iblis”karangan Abdurrahman bin Ali bin Muhammad Ibnul JauziTablis iblis : metode iblis dalam menipu manusia, dimana kemaksiatan dibawa dalam bentuk ketaatan.Terdiri dari 13 bab: ◦ 4 bab sebagai mukaddimah ◦ 9 bab sebagai contoh-contoh tablis iblisMUKADDIMAHIbnu Jauzy : ◦ telah menyusun kitab ini sebagai peringatan dari fitnah, menakut-nakuti dari cobaan, membuka hal yang tersembunyi, dan mempermalukan Iblis dalam tipuan tersembunyinya. Allah adalah penolong dengan kemurahan-Nya bagi setiap orang yang jujur dalam maksudnya. ◦ telah membagi kitab ini menjadi tiga belas bab yang dengan keseluruhannya akan terbuka tipuannya dan menjadi jelas bagi orang yang cerdas dengan memahaminya akan penipuannya. Barangsiapa yang bangkit tekadnya untuk mengamalkannya, maka Iblis akan mengeluh darinya. Bab Pertama: Tentang perintah berpegang teguh pada Sunnah dan Jamaah.Hadist ke 1:"Rasulullah berdiri di hadapan kami lalu bersabda: 'Barangsiapa di antarakalian yang menginginkan keluasan surga, maka hendaklah ia berpegang teguh pada jamaah, karena sesungguhnya setan itu bersama orang yang sendirian dan ia lebih jauh dari dua orang.'"Hadist ke 2: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang menginginkan keluasan surga, maka hendaklah ia berpegang teguh pada jamaah, karena sesungguhnya setan itubersama orang yang sendirian dan ia lebih jauh dari dua orangHadist ke 3:Rasulullah bersabda:"Barangsiapa yang senang untuk mendiami keluasan surga, maka hendaklah ia berpegang teguh pada jamaah, karena sesungguhnya setan itu bersama orang yang sendirian dan ia lebih jauh dari dua orang."Hadist ke 4:Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Tangan Allah berada di atas jamaah, dan setan bersama orang yang menyelisihi jamaah."Hadist ke 5: Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Tangan Allahberada di atas jamaah, maka apabila ada yang menyimpang dari mereka, maka setan-setan akan menyambarnya sebagaimana serigala menyambar kambing dari kawanan domba."Hadist ke 6:Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam membuat garis dengan tangannya, kemudian berkata: "Ini adalah jalan Allah yang lurus." Kemudian iamembuat garis di sebelah kanan dan kirinya, lalu berkata: "Ini adalah jalan-jalan, tidak ada jalan di antaranya kecuali di atasnya ada setan yang mengajak kepadanya." Kemudian ia membaca ayat: "Dan bahwa (yang Kamiperintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain)." (QS. Al-An'am: 153)Hadist ke 7:Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya setan adalah serigalanya manusia sebagaimana serigala bagidomba, ia mengambil domba yang terpisah dan yang menyendiri. Maka jauhilah kalian dari tempat-tempat terpencil dan berpegang teguhlah kalian pada jamaah, kaum awam, dan masjid."Hadist ke 8:Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: "Dua orang lebih baik dari satu orang, tiga orang lebih baik dari dua orang, dan empat orang lebih baik dari tiga orang. Maka berpegang teguhlah kalian pada jamaah, karena sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidak mengumpulkan umatku kecuali atas petunjuk."Hadist ke 9:Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh akan menimpa umatku sebagaimana menimpa Bani Israil, persis seperti sandal dengan sandal, hingga jika di antara mereka ada yang mendatangi ibunya secaraterang-terangan, maka akan ada di umatku yang melakukan hal itu. Dan sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan, dan umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, semuanya di nerakakecuali satu golongan." Mereka bertanya: "Siapa mereka wahai Rasulullah?". Beliau menjawab: "Apa yang aku dan para sahabatku berada di atasnyaHadist ke 10:"Ketahuilah bahwa Rasulullah shallallahualaihi wa sallam berdiri di hadapan kami lalu bersabda: 'Ketahuilah bahwa orang-orang sebelum kalian dari Ahli Kitab terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan, dan sesungguhnya umat ini akan terpecah menjadi tujuh puluh tigagolongan, tujuh puluh dua di neraka dan satu di surga yaitu jamaah. Dan sesungguhnya akan keluar dari umatku kaum-kaum yang hawa nafsu mereka mengalir pada mereka sebagaimana anjing gila mengalir pada pemiliknya.Beberapa atsar yg disebutkan penulis: ◦ berkata Al-Auza'i:"Bersabarlah dirimu atas sunnah, berhentilah di mana kaum berhenti, katakanlah apa yang mereka katakan, dan tahanlah diri dari apa yang mereka tahan diri darinya, dan tempuhlah jalan pendahulu salehmu, karena sesungguhnya apa yang melapangkan mereka akan melapangkanmu."berkata: ◦ berkata Sufyan: "Wahai Yusuf, jika sampai kepadamu kabar tentang seorang laki-laki di Mashriq bahwa ia adalah pengikut sunnah, maka kirimlah salamkepadanya. Dan jika sampai kepadamu kabar tentang yang lain di Maghrib bahwa ia adalah pengikut sunnah, maka kirimlah salam kepadanya, karena sesungguhnya telah sedikit Ahli Sunnah dan Jamaah." ◦ Berkata Sa'id bin Syabib,aku mendengar Yusuf bin Asbath berkata: "Ayahku adalah seorang Qadari dan paman-pamanku adalah Rafidhah, maka Allah menyelamatkanku melalui Sufyan." ◦ berkata kepada Ibnu Abi Bakar bin Ayyasy: "Sunnah dalam Islam lebih mulia daripada Islam dalam agama-agama lainnya." ◦ Berkata Muhammad bin Habban: aku mendengar Hamid bin Ibrahim berkata: berkata Al-Junaid bin Muhammad: "Jalan menuju Allah Azza wa Jalla tertutup bagi makhluk Allah Ta'ala kecuali bagi orang-orang yang mengikuti jejak Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan mengikuti sunnahnya, sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla: 'Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.'" (QS. Al-Ahzab: 21)BAB KEDUA: TENTANG CELAAN TERHADAP BID'AH DAN PARA PELAKU BID'AH ◦ Al-Irbadh berkata: "Rasulullah shallallahu alaihi wasallam shalat subuh bersama kami pada suatu hari, kemudian beliau menghadap kepada kami dengan wajahnya dan memberi nasihat kepada kami dengan nasihat yang mengena sehingga mata-mata berlinang air mata dan hati-hati berguncang karenanya. Seorang berkata: 'Ya Rasulullah, seakan-akan ini adalah nasihat perpisahan, maka apa yang engkau wasiatkan kepada kami?' Beliau bersabda: 'Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah dan mendengar serta taat, meskipun (yang memimpin kalian) adalah seorang budak Habasyah. Sesungguhnya barangsiapa yang hidup setelahku akan melihat perselisihan yang banyak. Maka berpeganglah kalian dengan sunnahku dan sunnah khulafa' ar-rasyidin al-mahdiyyin setelahku. Berpegangteguhlah dengan keduanya dan gigitlah dengan gigi geraham. Dan jauhilah kalian dari perkara- perkara yang baru (dalam agama), karena setiap yang baru adalah bid'ah, dan setiap bid'ah adalah kesesatan.'" At-Tirmidzi berkata: "Ini hadits hasan shahih ◦ dari Ibn Mas'ud, dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Aku adalah pembuka jalan kalian di telaga, dan akan dicegah dariku beberapa orang, maka aku berkata: 'Ya Rabbku, para sahabatku!' Lalu dikatakan: 'Sesungguhnya engkau tidak tahu apa yang mereka adakan setelahmu.'" ◦ Ma'mar menceritakan kepada kami, dia berkata: "Thawus sedang duduk dan anaknya bersamanya, lalu datang seorang laki-laki dari golongan Mu'tazilah dan berbicara tentang sesuatu. Thawus memasukkan kedua jarinya ke telinganya dan berkata: 'Hai anakku, masukkan jarimu ke telingamu supaya kamu tidak mendengar sedikitpun dari ucapannya, karena hati ini lemah.' Kemudian dia berkata: 'Hai anakku, luruslah!' Dia terus berkata 'luruslah' hingga orang itu pergi." ◦ menceritakan kepada kami, dia berkata: "Seorang laki-laki masuk kepada Ibn Sirin sementara aku menyaksikan. Dia membuka satu pintu dari pintu-pintu qadar dan berbicara tentangnya. Ibn Sirin berkata: 'Engkau harus pergi atau kami yang pergi.'" ◦ dari Salam bin Abu Muthi', dia berkata: "Seorang laki-laki dari ahli hawa berkata kepada Ayyub: 'Aku akan berbicara kepadamu dengan satu kalimat.' Dia berkata: 'Tidak, bahkan setengah kalimat pun tidak.'" ◦ dari Ayyub as-Sakhtiyani, dia berkata: "Tidaklah pelaku bid'ah bertambah bersungguh-sungguh kecuali dia bertambah jauh dari Allah Azza wa Jalla." ◦ Yahya bin al-Yaman menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Sufyan ats-Tsauri berkata: "Bid'ah lebih dicintai iblis daripada maksiat. Dari maksiat seseorang bisa bertaubat, sedangkan dari bid'ah tidak bisa bertaubat." ◦ Aku mendengar Sufyan ats-Tsauri berkata: "Barangsiapa yang mendengar dari pelaku bid'ah, Allah tidak akan memberikan manfaat kepadanya dari apa yang dia dengar. Dan barangsiapa yang berjabat tangan dengannya, maka dia telah merobohkan tali-tali Islam satu per satu." ◦ Sa'id al-Kurairi menceritakan kepada kami, dia berkata: "Sulaiman at-Taimi sakit, lalu dia menangis dalam sakitnya dengan tangisan yang keras. Dikatakan kepadanya: Apa yang membuatmu menangis? Apakah kamu panik karena kematian?' Dia berkata: 'Tidak, tetapi aku pernah melewati seorang Qadari lalu aku memberi salam kepadanya. Aku takut Rabbku akan menghisabku karenanya.'" ◦ Penulis berkata: Sebagian dari perkataan ini telah diriwayatkan secara marfu' dari Aisyah radiyallahu anha, dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang memuliakan pelaku bid'ah, maka dia telah menolong dalam merobohkan Islam."Jika ada yang berkata: "Kamu telah memuji sunnah dan mencela bid'ah, maka apa itu sunnah dan apa itu bid'ah? Kami melihat bahwa setiap pelaku bid'ah menurut dugaan kami mengklaim bahwa dia termasuk ahli sunnah."Jawabannya adalah: ◦ Sunnah dalam bahasa berarti jalan. Tidak diragukan bahwa ahli riwayat dan atsar yang mengikuti jejak-jejak Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan jejak-jejak para sahabatnya adalah ahli sunnah, karena mereka berada di atas jalan itu yang tidak terjadi padanya hal yang baru. Sesungguhnya peristiwa-peristiwa dan bid'ah-bid'ah terjadi setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya. ◦ Bid'ah adalah ungkapan untuk perbuatan yang tidak ada lalu diadakan. Yang paling umum dalam bid'ah-bid'ah adalah bahwa ia bertentangan dengan syariat dengan cara menyelisihi dan mengharuskan melakukannya dengan penambahan atau pengurangan. Jika diadakan sesuatu yang tidak menyelisihi syariat dan tidak mengharuskan melakukannya, maka jumhursalaf membencinya. Mereka menjauh dari setiap pelaku bid'ah meskipun itu boleh, sebagai penjagaan terhadap asal yaitu mengikuti.Beberpaa riwayat tentang kehati-hatian para salaf tentang bid'ah: ◦ Zaid bin Tsabit pernah berkata kepada Abu Bakr dan Umar radiyallahu anhuma ketika keduanya berkata kepadanya "Kumpulkanlah al-Qur'an": "Bagaimana kalian melakukan sesuatu yang tidak dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam?"Sedemikian berhati-hatinya para salaf tentang bidah,padahal hal tersebut hanya sarana bukan sebuah ritual ◦ Seorang laki-laki memberitahu Abdullah bin Mas'ud bahwa ada sekelompok orang yang duduk di masjid setelah maghrib, di antara mereka ada seorang laki-laki yang berkata: "Bertakbirlah kepada Allah sekian dan sekian, bertasbihlah kepada Allah sekian dan sekian, dan bertahmidlah kepada Allah sekian dan sekian." Abdullah berkata: "Jika kamu melihat mereka melakukan itu, maka datanglah kepadaku dan beritahu aku tentang majelis mereka." Dia mendatangi mereka dan duduk. Ketika dia mendengar apa yang mereka katakan, dia berdiri lalu mendatangi Ibn Mas'ud. Dia datang, dan dia adalah seorang yang keras. Dia berkata: "Aku adalah Abdullah bin Mas'ud. Demi Allah yang tidak ada tuhan selain-Nya, kalian telah datang dengan bid'ah yang batil, dan kalian telah mengungguli para sahabat Muhammad shallallahu alaihi wasallam dalam ilmu." Amru bin Utbah berkata: "Astaghfirullah." Dia berkata: "Berpeganglah kalian dengan jalan, maka ikutilah. Jika kalian mengambil kanan dan kiri, kalian pasti tersesat dengan kesesatan yang jauh."bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi tujuh puluh satu golongan, maka binasa tujuh puluh golongan dan selamat satu golongan. Dan sesungguhnya umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan, akan binasa tujuh puluh satu golongan dan selamat satu golongan." Mereka bertanya: "Ya Rasulullah, golongan apa itu?" Beliau menjawab: "Al-Jama'ah (golongan yang bersatu)."Syaikh Abu Al-Faraj rahimahullah berkata: Jika ditanyakan apakah golongan-golongan ini diketahui, maka jawabannya adalah bahwa kami mengetahui perpecahan dan pokok-pokok golongan, dan bahwa setiap kelompok dari golongan-golongan tersebut telah terbagi lagi menjadi beberapa golongan, meskipun kami tidak mengetahui secara menyeluruh nama-nama golongan tersebut dan madzhab-madzhab mereka. Yang telah tampak bagi kami dari pokok-pokok golongan adalah Al-Haruriyyah, Al-Qadariyyah, Al-Jahmiyyah, Al-Murji'ah, Ar-Rafidhah, Al-Jabariyyah. Sebagian ahli ilmu berkata bahwa pokok golongan-golongan sesat adalah enam golongan ini, dan setiap golongan terbagi menjadi dua belas golongan, sehingga menjadi tujuh puluh dua golongan.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →