Silsilah Ilmiyyah Ushul TsalatsahMengenal Allah Subhanahu wa Ta’ala: Hakikat Ibadah dan Macam-MacamnyaPendahuluanPada halaqah sebelumnya dijelaskan bahwa Rabb yang memiliki sifat-sifat kesempurnaan adalah satu-satunya yang berhak diibadahi.Setelah memahami siapa Rabb yang berhak disembah, langkah berikutnya adalah memahami apa itu ibadah. Hal ini penting agar seorang muslim mengetahui mana yang termasuk ibadah dan mana yang bukan.Jangan sampai seseorang menganggap suatu amalan bukan ibadah, lalu memberikannya kepada selain Allah, padahal amalan tersebut termasuk ibadah. Jika hal itu terjadi, maka ia dapat terjatuh ke dalam syirik.1. Agama Islam Berdiri di Atas Tiga TingkatanSyaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah menyebutkan bahwa di antara ibadah yang Allah perintahkan adalah:IslamImanIhsanKetiganya merupakan pondasi agama Islam.Dalilnya adalah Hadits Jibril yang sangat terkenal.Isi Hadits JibrilJibril datang dalam bentuk seorang laki-laki kepada Rasulullah ﷺ di hadapan para sahabat untuk mengajarkan agama.Jibril bertanya:Apa itu Islam?Rasulullah ﷺ menjawab dengan rukun Islam:SyahadatShalatZakatPuasa RamadhanHajiApa itu Iman?Rasulullah ﷺ menjawab dengan rukun iman:Iman kepada AllahMalaikatKitab-kitabRasul-rasulHari AkhirTakdirApa itu Ihsan?Rasulullah ﷺ bersabda:“Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”Kapan Hari Kiamat?Rasulullah ﷺ menjawab:“Yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang bertanya.”Ini menunjukkan bahwa waktu kiamat hanya diketahui Allah.Tanda-Tanda KiamatRasulullah ﷺ menjelaskan sebagian tanda-tandanya.Di akhir majelis beliau bersabda:“Ini adalah Jibril yang datang untuk mengajarkan agama kalian.”Dari hadits ini dipahami bahwa seluruh agama Islam mencakup Islam, Iman, dan Ihsan.2. Macam-Macam Ibadah yang Disebutkan SyaikhDi antara ibadah yang wajib ditujukan hanya kepada Allah adalah:Ibadah HatiTakut (Khauf)Harap (Raja’)TawakalRaghbah (keinginan kuat kepada rahmat Allah)Rahbah (cemas terhadap azab Allah)Khusyu’Khasy-yahInabah (kembali kepada Allah)Ibadah LisanDoaDzikirIstighatsahMemohon perlindungan (isti’adzah)Memohon pertolongan (isti’anah)Ibadah Badan dan HartaMenyembelih kurbanBernazarShalatSedekahDan berbagai ibadah lainnyaDaftar ini bukan pembatasan. Masih banyak jenis ibadah lain yang tidak disebutkan oleh Syaikh.3. Definisi IbadahPara ulama mendefinisikan ibadah dengan definisi yang sangat terkenal:“Ibadah adalah nama yang mencakup seluruh perkara yang dicintai dan diridhai Allah, baik berupa ucapan maupun perbuatan, yang lahir maupun batin.”Makna Definisi IniIbadah mencakup:UcapanDzikirDoaMembaca Al-Qur’anAmar ma’ruf nahi munkarPerbuatanShalatPuasaSedekahHajiAmalan LahirSujudRuku’Menolong sesamaMenuntut ilmuAmalan BatinCinta kepada AllahTakut kepada AllahTawakal kepada AllahIkhlasHarapan kepada AllahSemua yang dicintai dan diridhai Allah termasuk ibadah.4. Bagaimana Mengetahui Sesuatu Termasuk Ibadah?Caranya dengan melihat dalil syariat.Pertama: Allah MemerintahkannyaJika Allah memerintahkan suatu amalan maka itu menunjukkan bahwa amalan tersebut dicintai Allah dan merupakan ibadah.Contohnya:TasbihAllah berfirman:“Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.”(QS Al-Ahzab: 42)Ini menunjukkan tasbih adalah ibadah.ShalatAllah berfirman:“Maka dirikanlah shalat.”Karena Allah memerintahkannya, maka shalat adalah ibadah.Kedua: Allah Memuji PelakunyaJika Allah memuji suatu amalan atau memuji orang yang melakukannya, maka itu menunjukkan amalan tersebut dicintai Allah dan termasuk ibadah.Contohnya:Menunaikan nazarMemberi makan orang lainKarena Allah memuji pelakunya.5. Semua Ibadah Harus Ditujukan Kepada AllahDalilnya adalah firman Allah:“Dan sesungguhnya masjid-masjid itu milik Allah, maka janganlah kalian menyembah siapa pun bersama Allah.”(QS Al-Jinn: 18)Makna “Masjid-Masjid”Para ulama menjelaskan dua makna:PertamaBangunan masjid.KeduaAnggota tubuh yang digunakan untuk sujud.Yaitu:DahiDua telapak tanganDua lututDua ujung kakiAnggota tubuh yang digunakan untuk bersujud kepada Allah tidak boleh digunakan untuk beribadah kepada selain-Nya.6. Bahaya Memalingkan Ibadah Kepada Selain AllahSyaikh berkata:“Barang siapa memalingkan salah satu ibadah kepada selain Allah maka dia musyrik dan kafir.”Artinya:Walaupun hanya satu jenis ibadah diserahkan kepada selain Allah, maka pelakunya terjatuh ke dalam syirik.Contohnya:Berdoa kepada selain AllahMenyembelih untuk selain AllahBernazar kepada selain AllahMeminta pertolongan gaib kepada selain AllahSemua ini termasuk syirik besar.7. Dalil Bahwa Syirik Membatalkan KeislamanAllah berfirman:“Barang siapa berdoa kepada sesembahan lain bersama Allah tanpa dalil, maka perhitungannya di sisi Rabbnya. Sesungguhnya orang-orang kafir tidak akan beruntung.”(QS Al-Mu’minun: 117)Ayat ini menunjukkan:Orang yang berdoa kepada selain Allah termasuk musyrik.Allah menyebut mereka sebagai orang kafir.Mereka tidak akan memperoleh keberuntungan.Makna “bersama Allah” adalah seseorang terkadang berdoa kepada Allah dan terkadang kepada selain Allah.Inilah hakikat syirik.8. Syirik Besar dan Syirik KecilPara ulama menjelaskan bahwa syirik terbagi menjadi dua:Syirik BesarMengeluarkan pelakunya dari Islam.Membatalkan seluruh amal.Jika mati belum bertaubat, kekal di neraka.Syirik KecilTidak mengeluarkan dari Islam.Tetap merupakan dosa besar.Menjadi jalan menuju syirik besar.Dalam pembahasan halaqah ini, yang dimaksud adalah syirik besar.9. Akibat Syirik BesarPertama: Menghapus Seluruh AmalAllah berfirman:“Jika engkau berbuat syirik, niscaya gugurlah seluruh amalmu dan engkau termasuk orang-orang yang rugi.”(QS Az-Zumar: 65)Kedua: Surga DiharamkanAllah berfirman:“Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan Allah, maka Allah mengharamkan surga baginya.”(QS Al-Maidah: 72)Ketiga: Kekal di Neraka Jika Meninggal Tanpa TaubatAllah berfirman:“Tempat tinggalnya adalah neraka dan tidak ada bagi orang-orang zalim seorang penolong pun.”(QS Al-Maidah: 72)Inti Halaqah 17🌿 Ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai dan diridhai Allah, baik ucapan maupun perbuatan, lahir maupun batin.🌿 Islam, Iman, dan Ihsan merupakan bagian terbesar dari ibadah dan menjadi pondasi agama.🌿 Semua bentuk ibadah seperti doa, takut, harap, tawakal, isti’anah, isti’adzah, istighatsah, menyembelih, dan bernazar wajib ditujukan hanya kepada Allah.🌿 Cara mengetahui suatu amalan termasuk ibadah adalah dengan melihat apakah Allah memerintahkannya atau memuji pelakunya.🌿 Memalingkan satu saja bentuk ibadah kepada selain Allah termasuk syirik.🌿 Syirik besar membatalkan amal, mengeluarkan pelakunya dari Islam, mengharamkan surga baginya, dan jika mati tanpa taubat menyebabkan kekal di neraka.Pelajaran terbesar dari halaqah ini adalah bahwa tauhid bukan hanya mengakui Allah sebagai Rabb, tetapi juga mengikhlaskan seluruh bentuk ibadah hanya kepada Allah semata