๐Ÿ“ฐ Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 September 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & Wings 1

Hormati pertanyaan danpengamatan mereka dengan"Jangan sampai berhentibertanya. Rasa ingin fahu punya alasan tersendiri untuk ada." - ALBERT EINSTEINmenaruh minat dan perhatian penuh. Apa pun yang mereka tanyakan, cobalah menjawabnya dengan sebaik-baiknya.Mantan Presiden A.P.J. Abdul Kalam dalam salah satu pidatonya saat acara penganugerahan penghargaan Shankar's International Children's Competition di New Delhi menga-takan, "Setiap otak itu kreatif. Setiap otak punya rasa ingin tahu. Ketika anak-anak mengajukan pertanyaan kita harus menjawabnya. Ini tanggung jawab utama para guru dan orangtua. Kalau ini dilakukan pada usia belia, kreativitas akan tumbuh subur dan anak-anak akan berkembang."Ingatlah untuk bersikap antusias saat menjawab per-tanyaan mereka, anak-anak punya radar yang sensitif.Saat Anda tidak tahu jawabannya, ajak mereka dengan mengatakan, "Mari kita cari tahu." Ensiklopedia, perpustaka-an, internet, teman, dan keluarga, banyak sumber yang bisa digunakan. Tidak ada alasan untuk "Entahlah".Ya, mungkin ada saat-saat ketika "Kenapa?" mereka terasa melelahkan. Tidak apa-apa mengatakan, "Ibu tidak bisa menjawabnya sekarang. Kita bahas itu nanti saja."Tanyakan tentang pengamatan mereka. Pertanyaan danpersepsi baru mungkin timbul dari proses penjelajahan bersama ini.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat4 September 2026
N
Nela Agu Saudara

๐Ÿ“ Kabupaten Sukoharjo

Tafsir QS. Al-Baqarah Ayat 15

Tafsir QS. Al-Baqarah Ayat 15ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽุณู’ุชูŽู‡ู’ุฒูุฆู ุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽู…ูุฏู‘ูู‡ูู…ู’ ูููŠ ุทูุบู’ูŠูŽุงู†ูู‡ูู…ู’ ูŠูŽุนู’ู…ูŽู‡ููˆู†ูŽArtinya: โ€œAllah akan memperolok-olokkan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.โ€Sebelumnya pada ayat 14, sebenarnya mereka, yaitu orang munafik, mengejek orang-orang beriman.Lalu pada ayat ini, ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽุณู’ุชูŽู‡ู’ุฒูุฆู ุจูู‡ูู…ู’, Allah akan memperolok-olokkan mereka.Tetapi yang langsung mengambil tindakan adalah Allah, bukan orang beriman yang membalasnya. Artinya, Allah yang langsung turun andil. Kata Allah "Allah membela orang beriman". Sehingga, jika Allah yang mengejek mereka pasti terjadi ejekan tersebut.Bagaimana bentuk ejekan Allah terhadap mereka?Yaitu ada dua:1. Ejekan Allah kepada mereka di dunia.Yaitu ูˆูŽูŠูŽู…ูุฏู‘ูู‡ูู…ู’ ูููŠ ุทูุบู’ูŠูŽุงู†ูู‡ูู…ู’ ูŠูŽุนู’ู…ูŽู‡ููˆู†ูŽ, membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.Allah semakin menjerumuskan mereka dalam kesesatan dalam kondisi mereka kebingungan.2. Ejekan Allah kepada mereka di akhirat.Adapun di akhirat banyak, nanti Allah akan menyiksa mereka di dasar neraka yang paling dalam. Allah Subhanahu wa Taโ€™ala juga mempermainkan mereka, dan banyak ayat-ayat yang menunjukkan akan hal tersebut.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 September 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Dari โ€˜Aisyah radhiyallahu โ€˜anha, ia berkata,ุฌูŽุงุกูŽุชู’ู†ูู‰ ู…ูุณู’ูƒููŠู†ูŽุฉูŒ ุชูŽุญู’ู…ูู„ู ุงุจู’ู†ูŽุชูŽูŠู’ู†ู ู„ูŽู‡ูŽุง ููŽุฃูŽุทู’ุนูŽู…ู’ุชูู‡ูŽุง ุซูŽู„ุงูŽุซูŽ ุชูŽู…ูŽุฑูŽุงุชู ููŽุฃูŽุนู’ุทูŽุชู’ ูƒูู„ู‘ูŽ ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ุชูŽู…ู’ุฑูŽุฉู‹ ูˆูŽุฑูŽููŽุนูŽุชู’ ุฅูู„ูŽู‰ ูููŠู‡ูŽุง ุชูŽู…ู’ุฑูŽุฉู‹ ู„ูุชูŽุฃู’ูƒูู„ูŽู‡ูŽุง ููŽุงุณู’ุชูŽุทู’ุนูŽู…ูŽุชู’ู‡ูŽุง ุงุจู’ู†ูŽุชูŽุงู‡ูŽุง ููŽุดูŽู‚ู‘ูŽุชู ุงู„ุชู‘ูŽู…ู’ุฑูŽุฉูŽ ุงู„ู‘ูŽุชูู‰ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุชูุฑููŠุฏู ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฃู’ูƒูู„ูŽู‡ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ูŽุง ููŽุฃูŽุนู’ุฌูŽุจูŽู†ูู‰ ุดูŽุฃู’ู†ูู‡ูŽุง ููŽุฐูŽูƒูŽุฑู’ุชู ุงู„ู‘ูŽุฐูู‰ ุตูŽู†ูŽุนูŽุชู’ ู„ูุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽูˆู’ุฌูŽุจูŽ ู„ูŽู‡ูŽุง ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽุนู’ุชูŽู‚ูŽู‡ูŽุง ุจูู‡ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ยปโ€œSaya didatangi oleh seorang wanita miskin yang membawa kedua anak gadisnya. Lalu saya memberikan makanan kepada mereka berupa tiga buah kurma. Wanita itu memberikan setiap sebiji kurma itu kepada kedua anaknya dan sebuah lagi diangkat lagi ke mulutnya. Namun, kedua anaknya itu meminta kurma yang hendak dimakannya tersebut. Kemudian wanita tadi memotong buah kurma yang hendak dimakan itu menjadi dua bagian dan diberikan pada kedua anaknya.Keadaan wanita itu membuat saya takjub, maka saya beritahukan perihal wanita itu kepada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Lantas beliau pun bersabda, โ€œSesungguhnya Allah telah mewajibkan untuk wanita itu masuk surga karena perbuatannya atau akan dibebaskan juga dari siksa neraka.โ€ (HR. Muslim no. 2630).

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat4 September 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Tafsir Al Mukhtasar QS Ali Imran ayat 67-70

Tafsir Al Mukhtasar QS Ali Imran ayat 67-70Ibrahim -'alaihissalฤm- tidak pernah menganut agama Yahudi maupun Nasrani, tetapi dia cenderung menjauhi agama-agama yang batil dan memilih berserah diri kepada Allah -Ta'ฤlฤ- seraya mengesakan-Nya. Dia juga tidak termasuk orang-orang yang menyekutukan Allah dengan sesuatu sebagaimana anggapan orang-orang musyrik Arab yang mengklaim bahwa mereka adalah penganut agama Ibrahim.Sesungguhnya orang yang paling berhak menisbahkkan dirinya kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikuti agama yang dibawanya pada zamannya, dan juga yang paling berhak melakukan hal itu ialah Nabi Muhammad -แนฃallallฤhu 'alaihi wa sallam- dan orang-orang yang beriman kepada-Nya di antara umat ini. Sungguh, Allah adalah penolong dan pelindung bagi orang-orang yang beriman kepada-Nya.Para ulama dari kalangan Ahli Kitab, baik Yahudi maupun Nasrani ingin sekali menyesatkan kalian -wahai orang-orang mukmin- dari kebenaran yang Allah tunjukkan kepada kalian. Namun, mereka tidak menyesatkan siapa pun selain diri mereka sendiri karena usaha mereka untuk menyesatkan orang-orang mukmin itu justru menambah kesesatan mereka sendiri, dan mereka tidak mengetahui akibat dari perbuatan mereka tersebut.Wahai Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani! Mengapa kalian kafir terhadap ayat-ayat Allah yang diturunkan pada kalian serta isi kandungannya yang menunjukkan adanya kenabian Muhammad -แนฃallallฤhu 'alaihi wa sallam-, sedangkan kalian tahu bahwa hal itu adalah kebenaran yang ditunjukkan oleh kitab-kitab suci kalian.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 September 2026
N
Nela Agu Saudara

๐Ÿ“ Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 8 Dahsyatnya Bahaya Lisan Wanita

7. Mencela dan Mengutuk (Part 2)Mencela dan melaknat memiliki banyak variasi dan bentuk, di antaranya:1. Mencela atau mengolok-olok Allah ๏ทป dan Rasul-Nya ๏ทบ.Termasuk pula mencela sebagian ajaran agama. Ini merupakan jenis celaan yang paling berbahaya dan dapat menjadi kekufuran. Tidak sedikit orang menganggapnya sebagai hal sepele, padahal mencela Allah dan Rasul-Nya merupakan kekufuran yang nyata.2. Mencela kedua orang tua.Melaknat atau mencela kedua orang tua termasuk dosa besar.3. Mencela dan menuduh seorang muslim sebagai kafir.Rasulullah ๏ทบ memperingatkan bahwa jika tuduhan tersebut tidak benar, maka tuduhan itu dapat kembali kepada orang yang mengucapkannya.4. Mencela muslim yang melakukan maksiat.Jangan sampai celaan kepada pelaku maksiat justru membuat seseorang merasa lebih suci. Setan menghiasi kemaksiatan agar pelakunya terjerumus, tetapi seorang Muslim tetap diperintahkan menjaga lisannya.5. Mencela dan menuduh wanita berbuat zina.Menuduh wanita beriman yang menjaga kehormatannya dengan tuduhan zina tanpa bukti termasuk tujuh dosa yang membinasakan.6. Mencela orang yang telah meninggal.Rasulullah ๏ทบ bersabda:โ€œJanganlah mencela orang-orang yang sudah meninggal, sebab mereka telah sampai pada apa yang telah mereka perbuat.โ€ (HR. Bukhari)Mencela orang yang telah meninggal tidak memberikan manfaat dan hukumnya haram.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 September 2026
E

Exa Betti Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Mengelola Keuangan Rumah Tangga Islami - Dr. Labib Najib Abdullah

Cara Rumah Tangga Menjaga TabunganAda beberapa cara rumah tangga menyimpan dan mengembangkan tabungan:1. Menyimpan dalam bentuk uangMemiliki kelemahan karena inflasi membuat daya beli uang terus menurun.Uang yang hanya disimpan dan tidak diputar dalam kegiatan ekonomi dapat menyebabkan investasi dan pertumbuhan ekonomi terhambat.2. Menyimpan dalam bentuk emasEmas relatif mampu mempertahankan nilai terhadap inflasi.Namun, menyimpan emas hanya untuk ditimbun dapat menyebabkan harta tidak produktif dan berpotensi menghambat perputaran ekonomi.Islam mendorong agar harta digunakan untuk investasi dan kegiatan yang produktif, bukan sekadar ditimbun.3. Menabung dengan cara menginvestasikan tabungan Beberapa bentuknya:Investasi saham โ†’ saham merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan dan memberikan hak atas keuntungan sesuai kepemilikannya. Dalam pembahasan ini, investasi harus memperhatikan kesesuaian dengan prinsip syariah.Menabung di bank syariah โ†’ dana dapat dikelola melalui akad mudharabah, yaitu pemilik dana dan pengelola berbagi keuntungan berdasarkan persentase keuntungan, bukan bunga.Membangun usaha mikro, kecil, dan rumah tangga โ†’ tabungan dapat digunakan untuk kegiatan usaha produktif yang membantu menciptakan penghasilan dan menggerakkan ekonomi masyarakat.๐ŸŒฑ Inti PesanTabungan sebaiknya tidak hanya disimpan, tetapi diarahkan menjadi harta yang produktif melalui investasi dan usaha yang halal. Dengan demikian, tabungan dapat menjaga nilai harta sekaligus memberikan manfaat bagi keluarga dan perekonomian

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 September 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Nabi Musa bertekad untuk berjalan dalam waktu. Ada khilaf di antara para ulama tentang makna kata tersebut: ada yang mengatakan setahun; ada yang mengatakan bertahun-tahun.Artinya, Nabi Musa berkeinginan kuat untuk mendatangi orang alim tersebut, Nabi Khadhir, meskipun harus berjalan puluhan tahun. Ini menunjukkan keagungan ilmu, di mana Nabi Musa tawaduk merendahkan dirinya, meninggalkan kaumnya yang begitu banyak hanya untuk menuntut ilmu.Padahal ilmu tersebut bukanlah ilmu yang berkaitan dengan pengaturan kaum Bani Israil. Ilmu yang dimiliki Musa @ tentu sudah lebih cukup untuk beriman kepada Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ dan untuk mengatur Bani Israil, akan tetapi Musa tetap semangat untuk menambah ilmu. (133)Padahal Nabi Musa lebih mulia daripada Nabi Khadhir dengan kesepakatan para ulama. Ini menunjukkan bahwa Nabi Musa memiliki sifat tawaduk yang luar biasa.Hal ini juga mengajarkan bahwa tidak masalah bagi seseorang yang lebih mulia untuk menuntut ilmu dari orang yang mungkin berada di bawahnya, selama ada ilmu yang belum ia ketahui.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat4 September 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

QS. Al Haqqah: 17

Tafsir At-TaysirAl-ฤคฤqqah (69:17)Langit adalah makhluk Allah yang paling luas yang bisa disaksikan oleh manusia. Adapun makhluk Allah ๏ทป yang lebih besar daripada langit itu masih banyak, namun kita tidak bisa melihatnya. Di antaranya adalah kursi Allah ๏ทป yang luasnya meliputi langit dan bumi, kemudian ada pula โ€˜Arsy Allah ๏ทป yang lebih luas daripada itu semua.Allah ๏ทป mengatakan bahwa pada hari itu malaikat-malaikat berada di seluruh penjuru langit, yang mereka siap turun ke atas muka bumi.Adapun firman Allah ๏ทป,ูˆูŽูŠูŽุญู’ู…ูู„ู ุนูŽุฑู’ุดูŽ ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ููŽูˆู’ู‚ูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽุฆูุฐู ุซูŽู…ูŽุงู†ููŠูŽุฉูŒโ€œDan pada hari itu delapan malaikat menjunjung โ€˜Arsy (singgasana) Tuhanmu di atas (kepala) mereka.โ€Para ulama khilaf tentang maksud delapan dalam ayat ini. Sebagian ulama mengatakan, delapan yang memikul โ€˜Arsy maksudnya adalah delapan malaikat. Sebagian yang lain mengatakan maksudnya adalah delapan ribu malaikat. Bahkan ada pula yang mengatakan maksudnya adalah delapan baris malaikat. Intinya ini menunjukkan bahwa โ€˜Arsy Allah ๏ทป adalah makhluk Allah yang paling besar (37). Nabi ๏ทบpernah bersabda,ู…ูŽุง ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ุงู„ุณู‘ูŽุจู’ุนู ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ูƒูุฑู’ุณููŠู‘ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ูƒูŽุญูŽู„ู’ู‚ูŽุฉู ู…ูู„ู’ู‚ูŽุงุฉู ุจูุฃูŽุฑู’ุถู ููŽู„ูŽุงุฉู ูˆูŽููŽุถู’ู„ู ุงู„ู’ุนูŽุฑู’ุดู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูุฑู’ุณููŠู‘ู ูƒูŽููŽุถู’ู„ู ุงู„ู’ููŽู„ูŽุงุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุญูŽู„ู’ู‚ูŽุฉูโ€œTidaklah tujuh langit dibandingkan kursi (Allah) kecuali seperti cincin yang dilemparkan di tanah lapang dan besarnya โ€˜Arsy dibandingkan kursi adalah seperti tanah lapang dibandingkan dengan cincin.โ€(38)Langit jika dibandingkan dengan kursi Allah ๏ทป, ibarat cincin yang dilemparkan di tanah lapang. Dan tidaklah kursi Allah ๏ทป jika dibandingkan dengan โ€˜Arsy melainkan seperti itu pula. Artinya โ€˜Arsy Allah ๏ทป sangatlah besar, dan pada hari kiamat akan dipikul oleh malaikat, baik itu delapan malaikat, atau delapan ribu malaikat, atau bahkan delapan baris malaikat.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐ŸŽ“ Jejak Ilmu HSI4 September 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Iman kepada Takdir Allah Halaqah 10

Halaqah yang ke sepuluh dari Silsilah Ilmiyyah Beriman dengan Takdir Allah adalah tentang โ€œBeriman dengan Takdir Allah dan Mengambil Sebab Bagian 2โ€.Banyak dan sedikitnya keturunan sudah ditakdirkan oleh Allah azza wajalla tetapi bukan berarti seorang muslim menunggu tanpa usaha untuk mendapatkan keturunan. Bahkan dia diperintahkan untuk menikah sebagai sebab dan upaya mendapatkan keturunan.Rasulullah ๏ทบ bersabda,โ–ช๏ธุชูŽุฒูŽูˆู‘ูŽุฌููˆู’ุง ุงู„ู’ูˆูŽุฏููˆู’ุฏูŽ ุงู„ู’ูˆูŽู„ููˆู’ุฏูŽ ููŽุฅูู†ู‘ููŠ ู…ููƒูŽุงุซูุฑู ุจูƒู… ุงู„ุฃู…ู…ูŽ..โ€œNikahilah wanita yang penyayang lagi subur karena sesungguhnya aku membanggakan banyaknya kalian di depan umat yang lain.โ€ [HR Abu Daud dan An Nasai dan hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani rahimahullah]Sakit dan kesembuhan dari penyakit sudah ditakdirkan oleh Allah azza wajalla namun kita diperintahkan untuk menjauhi sebab terkena penyakit dan diperintahkan pula untuk berobat apabila seseorang ditimpa sakit.Rasulullah ๏ทบ bersabda,โ–ช๏ธ ุฅู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุนุฒู‘ูŽ ูˆุฌู„ู‘ูŽ ุญูŠุซู ุฎู„ู‚ ุงู„ุฏุงุกูŽ ุฎู„ู‚ ุงู„ุฏูˆุงุกูŽ ูุชุฏุงูˆูˆุงโ€œSesungguhnya Allah azza wajalla ketika menciptakan penyakit Dia juga menciptakan obatnya, maka berobatlah kalian.โ€ [HR Ahmad dari Annas bin Malik radhiyallahu anhu dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani rahimahullah]Dan Beliau ๏ทบ bersabda tentang sikap seorang muslim terhadap thoโ€™un yaitu wabah penyakit yang merata yang terjadi di sebuah daerah,ุฅุฐุง ุณู…ุนุชูู… ุจูู‡ ุจุฃุฑุถู ูู„ุง ุชู‚ุฏูู…ูˆุง ุนู„ูŽูŠู‡ู ูˆุฅุฐุง ูˆู‚ุนูŽ ุจุฃุฑุถู ูˆุฃู†ุชูู… ุจูู‡ุง ูู„ุง ุชุฎุฑูุฌูˆุง ูุฑุงุฑู‹ุง ู…ู†ู‡ู ูŽโ€œApabila kalian mendengar thoโ€™un di sebuah daerah, maka janganlah kalian datang ke sana dan apabila terjadi di sebuah daerah sedangkan kalian berada di sana maka jangan kalian keluar dari daerah tersebut karena lari darinya.โ€ [HR Al Bukhari dan Muslim]Kematian dan juga musibah, sudah ditakdirkan oleh Allah azza wajalla dan kita diperintahkan untuk mengambil sebab keselamatan.Dahulu Rasulullah ๏ทบ bersama keimanan beliau yang dalam tentang masalah takdir.Beliau berperang memakai baju perang, menggunakan senjata, mengatur siasat perang, mengatur pasukan, dll.Dan ini semua menunjukkan bahwa selain kita diperintah beriman dengan takdir Allah, kita juga diperintah untuk mengambil sebab yang diperbolehkan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐ŸŽ“ Jejak Ilmu HSI4 September 2026
D
Dwi Nurfahriani

๐Ÿ“ Kota Palu

Halaqah 10: Beriman Dengan Takdir dan Mengambil Sebab Bagian 2

Halaqah 10:Beriman Dengan Takdir dan Mengambil Sebab Bagian 2๐ŸŽ™ Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ โ–ช๏ธTakdir KeturunanBanyak dan sedikitnya keturunan sudah ditakdirkan oleh Allah azza wajalla tetapi bukan berarti seorang muslim menunggu tanpa usaha untuk mendapatkan keturunan. Bahkan dia diperintahkan untuk menikah sebagai sebab dan upaya mendapatkan keturunan.Rasulullah ๏ทบ bersabda:ุชูŽุฒูŽูˆู‘ูŽุฌููˆู’ุง ุงู„ู’ูˆูŽุฏููˆู’ุฏูŽ ุงู„ู’ูˆูŽู„ููˆู’ุฏูŽ ููŽุฅูู†ู‘ููŠ ู…ููƒูŽุงุซูุฑู ุจูƒู… ุงู„ุฃู…ู…ูŽ..โ€œNikahilah wanita yang penyayang lagi subur karena sesungguhnya aku membanggakan banyaknya kalian di depan umat yang lain.โ€ (HR. Abu Daud dan An Nasai dan hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani rahimahullah)โ–ช๏ธTakdir Sakit & KesembuhanSakit dan kesembuhan dari penyakit sudah ditakdirkan oleh Allah azza wajalla namun kita diperintahkan untuk menjauhi sebab terkena penyakit dan diperintahkan pula untuk berobat apabila seseorang ditimpa sakit.Rasulullah ๏ทบ bersabda: ุฅู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุนุฒู‘ูŽ ูˆุฌู„ู‘ูŽ ุญูŠุซู ุฎู„ู‚ ุงู„ุฏุงุกูŽ ุฎู„ู‚ ุงู„ุฏูˆุงุกูŽ ูุชุฏุงูˆูˆุงโ€œSesungguhnya Allah azza wajalla ketika menciptakan penyakit Dia juga menciptakan obatnya, maka berobatlah kalian.โ€ (HR. Ahmad dari Annas bin Malik radhiyallahu anhu dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani rahimahullah)Dan Beliau ๏ทบ bersabda tentang sikap seorang muslim terhadap thoโ€™un yaitu wabah penyakit yang merata yang terjadi di sebuah daerah:ุฅุฐุง ุณู…ุนุชูู… ุจูู‡ ุจุฃุฑุถู ูู„ุง ุชู‚ุฏูู…ูˆุง ุนู„ูŽูŠู‡ู ูˆุฅุฐุง ูˆู‚ุนูŽ ุจุฃุฑุถู ูˆุฃู†ุชูู… ุจูู‡ุง ูู„ุง ุชุฎุฑูุฌูˆุง ูุฑุงุฑู‹ุง ู…ู†ู‡ู ูŽโ€œApabila kalian mendengar thoโ€™un di sebuah daerah, maka janganlah kalian datang ke sana dan apabila terjadi di sebuah daerah sedangkan kalian berada di sana maka jangan kalian keluar dari daerah tersebut karena lari darinya.โ€ (HR. Al Bukhari dan Muslim)โ–ช๏ธTakdir Kematian & Musibah Kematian dan juga musibah, sudah ditakdirkan oleh Allah azza wajalla dan kita diperintahkan untuk mengambil sebab keselamatan.Dahulu Rasulullah ๏ทบ bersama keimanan beliau yang dalam tentang masalah takdir.Beliau berperang memakai baju perang, menggunakan senjata, mengatur siasat perang, mengatur pasukan, dll.Dan ini semua menunjukkan bahwa selain kita diperintah beriman dengan takdir Allah, kita juga diperintah untuk mengambil sebab yang diperbolehkan.@dnfnunu | @komunitas.beekind | #JejakIlmuHSI

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat4 September 2026
F
Fatimah Zahra

๐Ÿ“ Kabupaten Banggai

Al-furqan:46

Tafsir Ibnu KatsirAl-Furqฤn (25:46)Tema: TANDA-TANDA KEKUASAAN ALLAH DALAM ALAM (Ayat 45-62)Catatan kaki:210838. Maksudnya, bayang-bayang itu Kami hapuskan dengan perlahan-lahan sesuai dengan terbenamnya matahari sedikit demi sedikit.Firman Allah subhanahu wata'ฤla:kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada Kami dengan tarikan yang perlahan-lahan. (Al Furqaan:46) .Menurut suatu pendapat, damir yang ada pada ayat kembali kepada bayang-bayang. Sedangkan menurut pendapat yang lain, kembali kepada matahari. Yang dimaksud dengan yasiran ialah perlahan-lahan. Menurut Ibnu Abbas artinya cepat, sedangkan menurut Mujahid tersembunyi. As-Saddi mengatakan tarikan yang tersembunyi, sehingga tiada bayangan lagi di muka bumi melainkan yang ada di bawah atap atau di bawah pohon, karena matahari menyinari semua yang ada di atas bumi.Ayyub ibnu Musa mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: dengan tarikan yang perlahan-lahan. (Al Furqaan:46) Yakni sedikit demi sedikit.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 September 2026
F
Fatimah Zahra

๐Ÿ“ Kabupaten Banggai

Bab 6 bag 4

๐Ÿ“Œ Poin Penting dari Dua Gambar1. Hakikat Tauhid dan Syahadat โ€œLฤ ilฤha illallฤhโ€Tauhid adalah memurnikan ibadah dan kecintaan hanya kepada Allah.Lฤ ilฤha illallฤh bukan sekadar diucapkan, tetapi harus diwujudkan dengan:Mengingkari seluruh sesembahan selain Allah.Menetapkan bahwa hanya Allah yang berhak disembah.Memurnikan cinta, ibadah, dan penghambaan kepada Allah.2. Teladan Nabi Ibrahim ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู…Nabi Ibrahim berkata:โ€œSesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sembah, tetapi (aku menyembah) Tuhan yang telah menciptakanku.โ€๐Ÿ“Œ Pelajarannya:Harus berlepas diri dari segala bentuk sesembahan yang batil.Hanya menyembah Allah, Sang Pencipta.Inilah makna sebenarnya dari Lฤ ilฤha illallฤh.3. Mencintai Allah Saja Belum CukupOrang kafir pun dapat memiliki kecintaan kepada Allah.Namun, jika mereka tetap menyembah atau mencintai sesembahan lain sebagai tandingan Allah, maka mereka belum bertauhid dengan benar.Tauhid menuntut cinta kepada Allah yang murni tanpa menyekutukan-Nya.4. Perlindungan Darah dan HartaRasulullah ๏ทบ bersabda bahwa orang yang mengucapkan โ€œLฤ ilฤha illallฤhโ€ dan mengingkari sesembahan selain Allah, maka darah dan hartanya terlindungi.๐Ÿ“Œ Maknanya: Tidak cukup hanya:Mengucapkan kalimat syahadat.Memahami artinya.Mengakui bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan.Tetapi harus benar-benar mengingkari dan meninggalkan segala bentuk sesembahan selain Allah.5. Kesimpulan Utamaโ€œLฤ ilฤha illallฤhโ€ = berlepas diri dari seluruh sesembahan selain Allah dan memurnikan seluruh ibadah, cinta, serta penghambaan hanya kepada Allah.โœจ Intinya: Tauhid bukan hanya menetapkan Allah sebagai Tuhan, tetapi juga menolak segala bentuk kesyirikan dan sesembahan selain Allah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐ŸŽ“ Jejak Ilmu HSI4 September 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Halaqah 85 | Pena Sudah Kering dan Takdir Tidak Akan Pernah Meleset

Kitab: Aqidah Ath-Thahawiyah Pemateri: Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A Penulis: Al Imam Abu Jaโ€™far Ath Thahawi Rahimahullah Beliau mengatakan rahimahullฤh:ุฌูŽูู‘ูŽ ุงู„ู‚ูŽู„ูŽู…ู ุจูู…ูŽุง ู‡ููˆูŽ ูƒูŽุงุฆูู†ูŒ ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉูAl-Qalam telah kering dengan apa yang akan terjadi sampai hari kiamat.Dalam hadits, Allฤh ๏ทป menyuruh al-Qalam untuk menulis segala sesuatu ilฤ an taquma as-sฤโ€™ah (sampai datang hari kiamat), sudah kering al-Qalam dengan apa yang akan terjadi hingga hari kiamat. Sudah tidak bisa dirubah lagi, itu maksudnya. Tidak bisa dirubah lagi, semuanya sudah ditakdirkan oleh Allฤh ๏ทป. Antum mau merubah bagaimanapun, tidak bisa. Antum mengatakan, โ€œSaya akan menggerakkan tangan saya ke kanan,โ€ yaitu memang sudah ditakdirkan oleh Allฤh ๏ทป di dalam Lauแธฅul Maแธฅfลซแบ“ ke kanan. Antum punya keinginan sebenarnya untuk menggerakkan tangan ke kiri, tapi antum gerakkan ke kanan. Memang sudah ditakdirkan oleh Allฤh ๏ทป dalam Lauแธฅul Maแธฅfลซแบ“. Demikian, antum punya keinginan, keinginan antum juga sudah ditulis. Menggerakkan tangan ke kanan juga sudah ditulis oleh Allฤh ๏ทป.ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฎู’ุทูŽุฃูŽ ุงู„ุนูŽุจู’ุฏูŽ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ู„ููŠูุตููŠุจูŽู‡ูDan apa yang mengenai seorang hamba atau yang luput dari seorang hamba, maka itu tidak mungkin akan mengenainya. Apa yang sudah ditulis Allฤh ๏ทป di dalam Lauแธฅul Maแธฅfลซแบ“ tidak akan mengenai seseorang maka tidak akan mengenai orang tersebut. Sudah ditulis oleh Allฤh ๏ทป, dia tidak akan meninggal di perang ini, maka meskipun dikepung oleh ratusan musuh, kalau memang Allฤh ๏ทป tidak menulis bahwa dia meninggal di perang tersebut, dia akan selamat. Ada saja di sana cara, jalan, sebab, sehingga menjadikan dia selamat. Tidak terkena pedang, tidak terkena tombak, tidak terbunuh, mungkin karena dia sakit atau sebab yang lain sehingga saat itu dia tidak bisa mengikuti perang, misalnya. Itu sudah ditakdirkan oleh Allฤh ๏ทป atau karena sebab yang lain.SebaliknyaูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุตูŽุงุจูŽู‡ู ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ู„ููŠูุฎู’ุทูุฆูŽู‡ูapa yang sudah ditulis oleh Allฤh ๏ทป di dalam Lauแธฅul Maแธฅfลซแบ“ akan menimpa seseorang, maka itu tidak akan mungkin luput dari dirinya. Misalnya, rugi dalam perdagangan, sakit, terkena penyakit yang parah, atau mobilnya tertabrak, dan seterusnya. Apa yang sudah ditulis oleh Allฤh ๏ทป menimpa seseorang, maka tidak mungkin luput dan terlepas dari apa yang sudah Allฤh ๏ทป takdirkan tersebut.Di dalam hadits yang disebutkan tentangุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ูŽ ู…ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ู‚ูŽู„ูŽู…ูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‡ู: ุงูƒู’ุชูุจู’Disebutkan sebelumnya, Ubadah Ibn aแนฃ-แนขฤmit, seorang sahabat Nabi ๏ทบ, berkata kepada putranya, sebagaimana Nabi ๏ทบ memberikan wejangan, memberikan nasehat kepada Abdullah bin โ€˜Abbฤs raแธiyallฤhu โ€˜anhumฤ yang saat itu masih kecil, untuk beriman kepada takdir. Di sini, Ubadah Ibn aแนฃ-แนขฤmit sedang memberikan nasehat kepada putranya.ูŠูŽุง ุจูู†ูŽูŠู‘ูŽุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู„ูŽู†ู’ ุชูŽุฌูุฏูŽ ุทูŽุนู’ู…ูŽ ุญูŽู‚ููŠู‚ูŽุฉู ุงู„ู’ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู…ูŽุง ุฃูŽุตูŽุงุจูŽูƒูŽ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ู„ููŠูุฎู’ุทูุฆูŽูƒูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุฎู’ุทูŽุฃูŽูƒูŽ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ู„ููŠูุตููŠุจูŽูƒูŽWahai anakku, sesungguhnya engkau tidak akan merasakan hakekat dari keimanan, rasa dari keimanan, kelezatan iman. Engkau tidak akan merasakan kelezatan iman sampai engkau menyadari, mengimani, bahwa apa yang ditulis akan menimpamu tidak akan luput darimu, dan apa yang ditulis luput darimu maka tidak akan menimpamu. Yaitu seseorang memiliki keyakinan yang kuat terhadap apa yang ditulis oleh Allฤh. Segala sesuatu sudah ditulis oleh Allฤh, barulah dia akan merasakan nikmatnya iman, kelezatan iman.Coba antum praktekkan pada diri antum sendiri, menyadari bahwasanya segala sesuatu sudah ditulis oleh Allฤh. Apa yang ditulis akan menimpaku, maka tidak akan luput dariku, dan apa yang ditulis luput dariku, maka tidak akan mungkin menimpaku. Maka akan memiliki pengaruh yang besar pada hati seseorang terhadap keimanan seseorang. Bagaimana dia akan berubah dalam memandang kehidupan, kerja dalam keadaan semangat, berdakwah dalam keadaan dia semangat, belajar dalam keadaan dia semangat, dengan dia menyadari bahwa semua sudah ditulis oleh Allฤh. Tidak ada kekhawatiran, tidak ada rasa takut, yang ada adalah optimisme. Senantiasa แธฅusnuzh zhann kepada Allฤh ketika dia mendapatkan musibah, dalam keadaan dia menghadapi musibah tersebut dengan kesabaran, dengan hati yang besar.Ketika dia mendapatkan kenikmatan juga demikian, tidak ada rasa sombong dan juga memamerkan apa yang dia punya. Semuanya sudah ditulis oleh Allฤh. Ketika dia mendapatkan hidayah, dia bersyukur. Ketika dia melihat orang lain sesat, maka dia memiliki rahmat dan kasih sayang kepada orang tersebut. Ini ditanamkan oleh Ubadah dan aแนฃ-แนขฤmit kepada anaknya. Coba kita berusaha untuk menanamkan ini kepada anak-anak kita. Mereka akan memiliki bekal yang sangat kuat untuk menghadapi kehidupan mereka di masa yang akan datang yang penuh dengan fitnah.Sebaliknya, jangan kita ajarkan mereka, kita contohkan mereka ketidak-ridhaan, ketidak-ridhaan dengan takdir Allฤh. Terkadang anak kita melakukan sesuatu yang menjadikan kita marah, kemudian akhirnya kita menumpahkan amarah kita, seakan-akan kita tidak pernah belajar tentang masalah keimanan dengan takdir Allฤh. Ini kalau dia melihat yang demikian setiap hari, bagaimana dia bisa memahami dengan baik tentang masalah takdir Allฤh?Jadi, kalau kita sudah mengajarkan kepada mereka, dan mencontohkan, mempraktekkan langsung bagaimana keimanan kita terhadap takdir Allฤh, ketika kita mendapatkan rezeki, ketika kita mendapatkan musibah, atau melihat anak kita mendapatkan rezeki, dan melihat anak kita melakukan sebuah kesalahan yang mendatangkan musibah, lalu kita bisa mempraktekkan dengan baik bagaimana menyikapi itu semua, bagaimana beriman dengan takdir Allฤh dalam itu semua. Tentunya ini memiliki pengaruh yang besar kepada anak-anak kita.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 September 2026
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

Bab 14 - Mempertanyakan Pendekatan Anda dalam Hal Pendisiplinan

Mempertanyakan Pendekatan Anda dalam Hal PendisiplinanKadang-kadang, kritik, saran dari orang lain, atau hasil yang tidak terlihat dengan cepat dapat membuat orang tua meragukan pendekatan pengasuhan yang mereka pilih. Saat merasa rapuh dan mulai mempertanyakan diri sendiri, banyak orang tua yang menerapkan gentle discipline melakukan beberapa hal berikut:๐ŸŒฑ Kembali Mengingat Prinsip DasarMenempatkan diri pada posisi anak dan bertanya: "Bagaimana saya ingin diperlakukan jika saya berada di posisi mereka?"Mengingat kembali filosofi pengasuhan yang diyakini.Bertanya pada diri sendiri:Apakah cara yang saya lakukan benar-benar membantu anak?Apakah anak saya sehat, bahagia, dan berkembang dengan baik?Fokus pada tujuan jangka panjang, bukan hanya perilaku yang muncul minggu ini.๐Ÿ’ญ Merefleksikan Diri dan SituasiMundur sejenak untuk menilai keadaan dengan lebih tenang.Mengingat kembali kemajuan dan keberhasilan yang telah dicapai bersama anak.Menilai apakah masalah sebenarnya berasal dari anak atau dari diri sendiri.Bertanya dengan jujur: "Apakah ini benar-benar penting, atau saya hanya sulit menerima perubahan?"โค๏ธ Memahami Anak dengan EmpatiMengamati anak dan berusaha memahami apa yang mereka rasakan.Menerima bahwa anak juga mengajarkan banyak hal kepada orang tua.Mengingat bahwa perilaku anak sering kali memiliki akar masalah yang perlu dipahami, bukan sekadar dihentikan.๐Ÿค Mencari Dukungan dan PenguatanBerdiskusi dengan pasangan untuk meneguhkan kembali nilai dan tujuan pengasuhan yang disepakati.Bergabung dengan komunitas atau kelompok pengasuhan yang memiliki nilai serupa untuk mendapatkan dukungan dan saran.Menghabiskan waktu dengan orang-orang yang memiliki pandangan pengasuhan yang sejalan.๐Ÿ›ก๏ธ Menyikapi Kritik dari Orang LainMenghargai masukan orang lain karena biasanya mereka bermaksud baik.Tetap sopan, tetapi tidak merasa harus mengikuti semua saran yang diberikan.Menyadari bahwa setiap keluarga memiliki nilai dan tujuan pengasuhan yang berbeda.Bertanya pada diri sendiri: "Apakah saya ingin anak saya tumbuh seperti anak yang dijadikan contoh oleh orang tersebut?" Jika jawabannya tidak, maka tidak perlu mengubah arah pengasuhan hanya karena tekanan dari luar.๐ŸŒŸ Mempercayai Diri SendiriMengingat alasan mengapa memilih pendekatan gentle discipline.Percaya pada insting dan keyakinan sebagai orang tua.Menerima bahwa keraguan adalah hal yang wajar dalam perjalanan pengasuhan.Meyakinkan diri bahwa kita sedang berusaha menjadi orang tua terbaik yang kita bisa.๐ŸŽฏ Berpikir Jangka PanjangMembayangkan seperti apa anak di masa depan dan bagaimana mereka akan mengenang masa kecilnya.Menyadari bahwa jalan pintas seperti hukuman keras mungkin menghentikan perilaku sesaat, tetapi belum tentu menyelesaikan akar masalah.Belajar dari pengalaman masa kecil sendiri dan berupaya memutus pola pengasuhan yang menyakitkan agar tidak terulang pada generasi berikutnya.Inti PesanKetika mulai meragukan pendekatan pengasuhan yang dipilih, banyak orang tua memilih untuk kembali pada nilai-nilai yang mereka yakini, melihat perkembangan anak secara menyeluruh, mencari dukungan yang sehat, serta tetap fokus pada tujuan jangka panjang. Mereka menyadari bahwa pengasuhan bukan tentang hasil yang instan, melainkan tentang membangun hubungan, karakter, dan kesejahteraan anak untuk masa depan. ๐ŸŒท

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’