Bab 4 Dari Sinilah Islam dimulai
Bab 4 Dari Sinilah Islam dimulaiHikmah Ketiga: Menyadarkan Umat bahwa Kejayaan Hanya dapat Diraih dengan Islam yang MurniSejarah Bangsa Arab1. Tidak memiliki sejarah kemiliteran terstruktur atau tentara resmi.2. Hidup nomaden dalam suku-suku yang saling bermusuhan.3. Hanya terbiasa dengan perang saudara dan aksi perampokan antar-suku.4. Jumlah populasi sedikit dengan persenjataan yang kuno dan primitif.5. Mayoritas masyarakat tidak memahami taktik peperangan yang jitu.6. Terlihat sangat kecil dan kerdil jika dibanding kekaisaran Persia atau Romawi.Revolusi Besar Setelah Kedatangan Islam1. Masyarakat pedalaman yang terbelakang berubah menjadi pemimpin militer andal.2. Menghapus fanatisme kesukuan menjadi satu kesatuan tentara tak terkalahkan.3. Mengubah status penduduk miskin menjadi penakluk negara-negara adidaya dunia.4. Menjadi revolusi menyeluruh terbesar dan paling sempurna dalam sejarah manusia.Bukti Sejarah Kemenangan Militer Islam1. Penaklukan Persia: Tumbang hanya dalam waktu 13 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad.2. Cakupan Wilayah: Menguasai wilayah Iran, Irak, Uzbekistan, Turkmenistan, Tajikistan, Kazakhstan, Afghanistan, dan Pakistan.3. Ekspansi Barat: Merebut sebagian besar wilayah kekuasaan Romawi di Asia dan Afrika.4. Perbandingan Pasukan: Khalid bin al-Walid memimpin 18.000 tentara muslim mengalahkan 120.000 pasukan Persia.32.000 pasukan muslim memenangkan pertempuran melawan 250.000 pasukan Persia di Qadisiyyah. 39.000 tentara muslim menaklukkan 200.000 legiun Romawi di Yarmuk. 12.000 pasukan muslim menembus Andalusia dan menumbangkan 100.000 tentara salib.Hikmah Utama dan Kaidah Ilahi1. Kemurnian Risalah: Islam sengaja diturunkan pada bangsa tanpa sejarah militer agar kemenangan tidak dianggap sebagai hal yang biasa atau faktor bawaan.2. Sumber Kemenangan: Keberhasilan militer murni merupakan pertolongan dan izin Allah, bukan karena kehebatan material manusia semata (Sesuai QS. Al-Anfal: 17).3. Kewajiban Umat: Kaum muslimin wajib menyiapkan kekuatan materi semaksimal mungkin, namun dilarang gentar terhadap jumlah musuh yang besar.4. Ketentuan Allah: Dominasi jumlah dan kekuatan kaum kafir adalah sunnatullah untuk menguji keimanan orang-orang sabar (Sesuai QS. Al-Baqarah: 249).


















