Rangkuman Materi Talbis Iblis 12
Talbis Iblis 12 "Talbis Iblis Terhadap Kaum Sufi"🎙️ Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc., M.A.🍂 Ada beberapa pendapat kenapa disebut dengan sufi :◾ Nisbah kepada orang yang dikenal dengan sufah. Yaitu sekelompok orang atau seorang yang dikenal dengan sufah. Gelarnya adalah sudah dan namanya adalah al-ghauts bin mur yang di zaman jahiliyah orang ini menghidmakan dirinya kepada al-masjidil haram.◾ Nisbah kepada penghuni sudah. Namain ini dikit oleh Ibnul Jauzi secara bahasa. Jika nisbah kepada sudah harusnya suffi, padahal yang dikenal adalah suwfi. Karena suffa itu bukan suwfa tapi sufah beda jadinya suffi sehingga tidak tepat dinisbatkan kepada ahlu suffa.◾Nisbah kepada sufaanah yaitu tumbuhan. Karena disebutkan kaum sufiah ini suka mencabut tumbuhan tersebut di padang pasir. Namun ini dikritik oleh Ibnul Jauzi beliau mengatakan kalau dinisbahkan kepada shufaanah makan harusnya menjadi sufaani bukan sufi. Tapi yang dikenal sufi bukan sufaani. ◾Sufi nisbah kepada rambut yang tumbuh dibelakang leher seseorang sehingga orang dinisbahkan kepada rambut tersebut seakan seorang menggiring orang kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala itu al-haq melainkan orang lain makhluk.◾ Nisbah kepada bulu domba. Karena awalnya memakai pakaian dari wol sehingga namanya sufi. 👉 Tapi intinya Ibnul Jauzi menjelaskan bahwasanya kaum sufiyah ini pada asalnya kaum yang zuhud. Tasawuf atau sufi disis mereka ada pelatihan jiwa dan berusaha untuk berjuang menolak perangai dari akhlak-akhlak yang buruk dan berusaha membawa perangai atau tabiat kepada akhlak-akhlak yang indah seperti zuhud, sikap sabar, bijak, ikhlas dan jujur. Sifat-sifat yang mulia ini akan mendatangkan pujian di dunia dan juga pahala di akhirat. Ini hakekat sufiyah sebenarnya.Demikian awalnya mereka ini (sufiyah yang pertama kali) kemudian berubah. Lalu iblis menggoda mereka dengan banyak hal, semakin bertambah zaman semakin parah hingga puncaknya pada orang-orang belakang.🍂 Diantara model-model tipuan iblis kepada mereka :◾ Iblis menggambarkan kepada kaum sufiyah yang dimaksud dengan sufiyah hakekatnya tasawuf itu meninggalkan dunia secara global atau secara totalitas. Akhirnya mereka terjebak dan menganggap sufi yang benar meninggalkan dunia dan menolak hal-hal yang bisa bermanfaat buat jasad mereka. Mereka lupa bahwasanya harta itu diciptakan untuk kemaslahatan. Mereka itu sebenarnya tujuan untuk zuhud kepada dunia tidak ingin hidup bersenang-senang hanya saja mereka tidak menempuh jalan yang benar.◾ Prasangka-prasangka yang melewati lintasan-lintasan hati mulai dijadikan bahan perbincangan. Datanglah kaum-kaum sufibyang lainnya mereka mulai berbicara tentang lapar, kemiskinan, bisikan-bisikan dan lintasan-lintasan hati dan bahkan mereka menulis tentang hal ini. Kemudian berkembang lagi model kaum sufiyah mereka mulai mengatur, merapikan mazhab sufiyah lantas ingin jelaskan namanya tasawuf itu memiliki sifat-sifat khusus yang tidak dimiliki oleh yang lainnya.◾Kelompok sufi yang mulai sibuk dengan ciri-ciri khas sufiyah. Ada sufi yang mendengar nasyid-nasyid, kadang pakai alat musik yang tidak pernah diajarkan oleh nabi. Mereka punya istilah-istilah yang mereka sebutkan dana da khilaf dikalangan mereka tentang hakekat istilah-istilah tersebut. ◾Diantar mereka ada yang saking laparnya (sengaja lapar) sampai akhirnya tidak stabil akalnya sehingga muncullah khayalan yang aneh-aneh. Dari 4 model akidah-akidah maka muncullah akidah-akidah yang menyimpang kemudian munculah tarekat-tarekat yang banyak maka rusaklah akidah mereka. Ibnul Jauzi berkata senantiasa iblis membuat mereka kacau balau dengan berbagai macam bid'ah sampai mereka membuat untuk diri mereka sunnah-sunnah spesial untuk mereka sendiri. 🍂 Ibnul Jauzi mentahzir atau memperingati kitab-kitab yang mendukung sufiah :◾ Abu Abdurrahman Assulami ; membuat hadits-hadits palsu yang mendukung sufiyah.◾Abu Nasr Assaraj ; judul bukunya luma assufiyah menyebutkan akidah-akidah yang rusak dan perkataan-perkataan yang hina atau jelek.◾Abu Thalib Al-Makki ; judulnya quutul qulub didalamnya tertulis hadist-hadist batil, dzikir-dzikir palsu, shalat-shalat malam yang tidak ada asalnya, shalawat-shalwat bukan dari nabi shalallahu 'alaihi wassallam dan di dalam buku tersebut dia menyebutkan akidah yang menyimpang. ◾Abdul Karim bin Hawazin Al-Quusyairi ; dalam kitabnya arrisalah disebutkan tentang keajaiban-keajaiban dan istilah-istilah sufiyah yang tidak pernah diajarkan oleh nabi shalallahu 'alaihi wassallam. ◾ Muhammad Thahir Al-Maqdisi ; buku shafatu tasawuf, Ibnul Jauzi mengingkari dan berkata orang ini menyebutkan hal-hal yang seorang berakal malu menyebutkannya. ◾Abu Hamid Al-Ghazali ; kitab ihya ulumuddin buku ini terkenal dan kontroversi karena banyak hadits-hadits palsu, banyak akidah yang menyimpang dan pembahasan tentang wahdatul wujud dan perkara sufiyah yang orang awam tidak mengerti. Dan Ibnul Jauzi memberikan udzur kepada semua penulis sebab penulis menulis buku ini karena ilmu mereka sedikit tentang hadist-hadist Nabi, Ilmu mereka tentang Islam juga kurang dan riwayat-riwayat dari para tabi'in atau sahabat juga kurang. Dan mereka semangat untuk menuju kepada istilah-istilah sufiyah yang ditulis oleh mereka karena senang dengan tulisan orang-orang sufiah dan telah terpatri dalam jiwa zuhud itu bagus.

















