📰 Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

✏️ Buat Laporan
📚 Jejak Pustaka10 Agustus 2026
N
Nailah

📍 Kota Administrasi Jakarta Barat

The HAPPIEST Kids In the World

Cara terbaik untuk membuat anak-anak menjadi baik adalah dengan membuat mereka bahagia -Oscar WildeAnak-anak yang cenderung mengenal dirinya sendiri dengan baik dan penuh percaya diri, menjalin hubungan yang akrab dengan anggota keluarga, membangun pertemanan yang royal adalah jenis kebahagiaan yang anak-anak rasakan apabila orang tua mendengarkan dan menghargai opini mereka. Seorang anak itu dilahirkan dalam keadaan seperti selembar kertas kosong yang akan ditulisi oleh lingkungannya.

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir Al Mukhtasar Surat Ali Imran ayat 23-25

23 Tidakkah engkau -wahai Nabi- melihat keadaan orang-orang Yahudi yang Allah berikan bagian dari ilmu melalui Kitab Taurat yang memuat kabar tentang kenabianmu? Mereka diajak kembali kepada kitab Allah, Taurat, untuk mencari dalil yang dapat memutuskan apa yang mereka perselisihkan. Kemudian sebagian dari ulama dan pemimpin mereka menolak dan berpaling dari ketentuan hukumnya karena tidak sejalan dengan selera hawa nafsu mereka. Seharusnya -ketika mereka mengaku mengikuti kitab suci Taurat- mereka menjadi orang-orang yang paling bersemangat untuk mencari kepastian hukum padanya.24 Penolakan dan keengganan menerima kebenaran itu terjadi karena mereka merasa bahwa api neraka tidak akan menyentuh mereka kelak pada hari Kiamat kecuali beberapa hari saja, kemudian mereka akan masuk ke dalam surga. Perasaan semacam itu -yang mereka buat-buat secara dusta- mendorong mereka untuk berani menentang Allah dan agama-Nya.25 Lalu bagaimana keadaan dan penyesalan mereka? Tentu akan sangat buruk sekali karena Kami akan mengumpulkan mereka untuk menghadapi penghitungan amal pada hari yang tidak diragukan kebenarannya, yaitu hari Kiamat, dan setiap orang akan diberikan balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya masing-masing. Tidak ada yang dizalimi dengan dikurangi kebaikan-Nya maupun ditambah keburukannya.

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka10 Agustus 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Sunan Ibnu Majah 3812: Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Ali bin Muhammad] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Allah Subahanahu berfirman: "Aku seperti prasangka hamba-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku di dalam dirinya, niscaya Aku akan mengingatnya di dalam Diri-Ku. Dan jika ia mengingat-Ku di suatu kelompok, maka Aku akan mengingatnya dalam suatu kelompok yang lebih mulia dari mereka. jika ia mendekatkan diri kepada-Ku sejengkal, niscaya Aku akan mendekatkan Diri kepadanya satu hasta. Dan jika ia datang kepada-Ku sambil berjalan, niscaya Aku datang kepadanya dengan berlari kecil."

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka10 Agustus 2026
R
Risdayani Pratiwi

📍 Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Perlu dicatat, bahwa orang yang dibunuh oleh Nabi Musa adalah seorang kafir yang mengikuti Fir’aun dan meyakini Fir’aun sebagai tuhan. Ini menunjukkan bahwa tidak semua orang kafir boleh dibunuh, terutama mereka yang telah mengadakan perjanjian damai dengan kaum Muslimin.​Para ulama menyebutkan empat tipe orang kafir:​Kâfir Harbi, yaitu orang kafir yang memerangi kaum muslimin dan darahnya halal untuk ditumpahkan.​Kâfir Dzimmi, yaitu orang kafir yang tinggal di negeri muslim, yang menjalankan syariat Islam, memiliki perjanjian dengan kaum muslimin, dan membayar pajak.​Kâfir Mu’âhad, yaitu orang kafir yang ada perjanjian damai antara negeri kafir dengan negeri Islam, kategori ini tidak boleh dibunuh.​Kâfir Musta`min, yaitu orang kafir yang datang dari negara lain yang meminta perlindungan, dan wajib seorang muslim memberikan perlindungan dan tidak boleh dibunuh (11).​Maka dari itu, pernyataan “semua orang kafir boleh dibunuh dan hartanya halal” adalah sebuah kesalahan. Dan hal ini dilakukan oleh sebagian kelompok-kelompok yang ada baiat tertentu.

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
R
Risdayani Pratiwi

📍 Kota Makassar

QS. Al Qalam: 34

Tafsir Tafsir At-TaysirAl-Qalam (68:34)Takwa secara bahasa adalah اِتِّخَاذُ الْوِقَايَةِ yaitu membuat penghalang, artinya penghalang antara dirinya dan neraka. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ,اِتَّقُوْا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ“Berlindunglah kalian dari api neraka walaupun dengan separuh kurma.” (74)Takwa adalah dengan meninggalkan maksiat-maksiat dan takwa harus meliputi seluruh tubuh baik luar maupun dalam(75). Janganlah kita hanya bertakwa secara zahir dan tidak bertakwa dari segi batin, sebagaimana sebagian orang yang secara zahir dia berpenampilan islami, menampakkan penampilan yang sunnah, tetapi hatinya dipenuhi dengan hasad, suuzan, sombong, angkuh, iri, dan yang lainnya. Maka orang yang seperti ini hakikatnya tidak bertakwa. Demikian pula jangan sampai kita bertakwa pada lisan, akan tetapi tidak bertakwa pada penglihatan dan berani untuk melihat hal-hal yang haram. Demikian juga jangan sampai kita tidak bertakwa pada pendengaran, membiarkan telinga mendengar hal-hal yang haram, mendengar ghibah dan namimah. Oleh karena itu kita harus bertakwa luar dan dalam. Sebagaimana firman Allah ﷻ,وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ“Dan pakaian takwa itulah yang paling baik.” (QS. Al-A’raf : 26)Sebagaimana pakaian menutupi seluruh bagian tubuh, maka hendaknya bertakwa pada seluruh bagian dari tubuh kita agar bisa mendapatkan janji yang Allah ﷻ sebutkan dalam ayat ini yaitu surga yang penuh dengan kenikmatan. (76)Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
S
Shinta Dewi

📍 Kota Surabaya

Tadabbur Al Araf : 55

Ayat ini mengingatkanku bahwa berdoa bukan sekadar tentang apa yang kita minta, tetapi juga bagaimana kita meminta: dengan rendah hati, tenang, penuh keyakinan, dan tidak berlebihan. Allah tidak menyukai sikap melampaui batas dalam doa, termasuk meminta sesuatu yang tidak semestinya atau menjadikan doa sebagai ajang pamer. Justru doa yang paling indah adalah doa yang mungkin tidak terdengar oleh siapa pun, tetapi begitu dekat antara seorang hamba dan Rabb-nya. Dari sini aku belajar untuk tidak sibuk merangkai permintaan yang banyak, melainkan memohon kebaikan yang benar-benar mendekatkan kepada surga dan menjauhkan dari segala yang membawa kepada neraka, karena Allah Maha Mendengar dan Maha Dekat.

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka10 Agustus 2026
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Jejak Pustaka 10 Agustus

"Taat kepada suami bukanlah hal mudah. Dibutuhkan kesabaran, kelapangan dada dan pengendalian ego. Seorang istri harus melatih dirinya untuk mendengarkan suami, menghormati keputusannya dan berusaha untuk tidak membantah selama perintah suami tidak bertentangan dengan syari'at."Bukan berarti istri tidak boleh berbicara atau menyampaikan pendapat. Justru diskusi dalam rumah tangga sangat dianjurkan. Ketika keputusan akhir telah ditetapkan oleh suami, selama itu bukan maksiat, maka istri wajib mentaati.Karena dalam ketaatan istri terhadap suaminya, lahirlah rumah tangga yang harmonis. Saking mulianya perintah taatnya seorang istri kepada suami di sisi Allah ﷻ, Nabi ﷺ bersabda:"Kalau diriku boleh memerintahkan seseorang sujud kepada selain Allah, itu sujud penghormatan, tentu aku akan memerintahkan seorang wanita sujudj kepada suaminya" - (HR. At-Tirmidzi, No. 1159)Perlu digarisbawahi lagi, ketaatan itu ada syaratnya. Seorang istri wajib taat kepada suaminya dalam perkara yang makruf, baik dan sesuai syariat.

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
D

Diah ayu puspita

📍 Kabupaten Serang

Tafsir surat Al-maidah : 3

Allah mengharamkan bangkai atas kalian, yaitu hewan yang mati tanpa disembelih. Alah mengharamkan darah yang mengalir, daging babi dan hewan yang saat disembelih tidak disebut nama Allah. Begitu pula hewan yang tercekik sampai mati, hewan yang mati karena terpukul dengan tongkat atau batu sampai ia mati, hewan yang jatuh dari tempat yang tinggi atau terjatuh ke dalam sumur lalu ia mati, dan hewan yang ditanduk oleh hewan lain sehingga ia mati. Allah juga mengharamkan hewan yang dimangsa binatang buas seperti singa, harimau, serigala dan yang semisalnya. Allah mengecualikan dari apa yang Dia haramkan: hewan yang tercekik dan seterusnya, hewan yang masih mungkin kalian sembelih sebelum ia mati, ia halal bagi kalian. Allah mengharamkan bagi kalian hewan yang disembelih untuk selain Allah, baik dalam bentuk batu atau lainnya yang dipancang untuk disembah. Allah mengharamkan mencari ilmu dari apa yang dibagi untuk kalian atau tidak dibagi dengan sarana mengundi dengan anak panah yang biasa mereka gunakan sebelum mereka melakukan suatu perkara. Hal-hal yang diharamkan di atas, bila ia dilanggar, merupakan penyimpangan dari perintah Allah dan ketaatan kepada-Nya kepada kemaksiatan.

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

📍 Kabupaten Kutai Timur

Tafsir As-Sa’di Surah At-Taubah (9): 55 Tema: KISAH PERANG TABUK (Ayat 38–129)

Subtema: Hanya Orang Munafik yang Tidak Mau Berperang (Ayat 44–57)Allah memperingatkan agar kaum Muslimin tidak kagum terhadap harta dan anak-anak orang-orang munafik. Sebab, kenikmatan tersebut bukanlah sesuatu yang patut diinginkan jika justru menjadi sebab mereka jauh dari Allah.Kesialan mereka bermula ketika harta dan anak-anak lebih mereka dahulukan daripada keridhaan Allah, sehingga mereka durhaka kepada-Nya.Harta dan anak-anak itu menjadi azab di dunia bagi mereka. Mereka harus bersusah payah mendapatkannya, menghabiskan tenaga dan pikiran, serta mengalami kecemasan dan kelelahan.Kenikmatan tersebut tidak sebanding dengan kesulitan yang mereka tanggung, terlebih ketika harta melalaikan mereka dari Allah dan dzikir kepada-Nya.Hati mereka kemudian terikat kepada harta dan dunia. Keinginan mereka tidak pernah lepas darinya hingga dunia menjadi tujuan akhir mereka, sementara tidak ada lagi tempat bagi akhirat dalam hati mereka.Lebih buruk lagi, mereka akan meninggal dalam keadaan kafir, sehingga kenikmatan dunia yang mereka kejar berakhir dengan kesengsaraan dan kerugian yang abadi dan terus-menerus.Pelajaran ayat: Banyaknya harta dan anak bukan tanda keberuntungan apabila semuanya justru menjauhkan seseorang dari Allah. Kenikmatan yang membuat hati lalai dari akhirat pada hakikatnya dapat menjadi azab bahkan sejak di dunia.Sumber: Quran Tadabbur — Tafsir As-Sa’di.

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka10 Agustus 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Jadwalkan waktu untuk melakukan kebaikan

Jadwalkan waktu untuk melakukan kebaikanSumber : Don't sweat the small stuff with your family Awalnya saya berpikir jika saya memang orang baik alangkah tidak masuk akal kalau saya mesti menjadwalkan waktu untuk melakukan kebaikan. Namun akhirnya saya mau mencoba-coba melakukannya dan betapa terkejutnya ketika menyadari bahwa cara ini ternyata membantu saya menjadi orang yang lebih baik dan lebih lembut. Yang lebih penting lagi gagasan ini muncul dari pengamatan saya yang menunjukkan peta pemudanya saya terjebak dalam dunia kecil diri sendiri sampai-sampai lupa harus berhenti sejenak agar dapat melakukan tindak kebaikan yang sebenarnya ingin saya jadikan sebagai bagian hidup saya. Tidak bisa dipungkiri saran yang ingin dicapai oleh kebanyakan orang adalah menjadi orang baik di setiap saat setidak-tidaknya di sebagian besar kesempatan. Strategi ini tidak bertentangan dengan saran ini bahkan memperkuat. Saya menemukan bahwa ketika saya membuat jadwal di kalender untuk melakukan pindah kebaikan ada limpahan yang sifatnya alamiah dan mengalir begitu saja ke dalam sisa hidup saya. Dengan kata lain ketika saya menyisihkan waktu untuk melakukan kebaikan-kebaikan itu akan lebih mudah meresap ke seluruh sisa hidup saya. Agar strategi ini dapat berjalan baik caranya sangat mudah. Perhatikan kalender anda dan luangkan sedikit waktu dalam pola yang teratur 10 menit setengah jam 1 jam terserah anda dan patuhi jadwal ini persis seperti anda menaati perjanjian penting yang telah terjadwal. Selama waktu tersebut Anda harus menghentikan semua yang sedang anda lakukan dan fokuskan benar waktu ada untuk melakukan tindak kebaikan jangan sampai perhatian anda terpecah. Waktu yang telah dijadwalkan untuk melakukan kebaikan ini biasanya saya isi dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan orang lain. Kadang-kadang saya memanfaatkan waktu ini untuk menulis surat yang penuh kasih sayang kepada orang yang saya sayangi atau hargai, menulis selembar cek untuk amal atau menelepon seseorang hanya untuk mengucapkan "Saya sayang kamu". Kali ini saya akan merenungkan apa yang bisa saya sumbangkan pada masyarakat dalam cara yang lebih efektif atau memikirkan hal-hal positif Apa yang bisa saya bagi kepada orang lain. Atau mungkin merencanakan kegiatan atau merencanakan untuk ikut kegiatan misalnya memberi makan orang miskin dan lain-lain. Atau Saya cukup memejamkan mata dan memikirkan yang baik-baik mengenai orang lain. Dalam menerapkan strategi ini tidak ada salah atau benar satu-satunya hal yang penting di sini adalah bahwa maksud anda adalah untuk menyampaikan rasa sayang. Strategi ini terbukti sangat berguna dan efektif dalam hidup saya. Ini membantu saya tetap terpusat dan tetap berada dalam rel yang sesuai dengan sasaran yang saya tuju harapkan saya adalah bahwa kebaikan berada di tempat teratas daftar prioritas saya bukan cuma dalam bentuk ucapan dan nyata namun sudah terwujud tindakan. Latihan ini membuat saya tetap ingat akan suasana tersebut. Ini membuat kesempatan bagi saya untuk merenungkan apakah saya sudah berada pada arah yang benar dalam wilayah hidup saya dan jika tidak ini akan membuka peluang bagi saya untuk melakukan sedikit penyesuaian. Saya kira Anda akan benar-benar takjub melihat hasilnya jika mau mencoba strategi ini cara ini akan mendorong anda untuk melakukan tindak kebaikan dan mencintai semua aspek dalam hidup anda.

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Jejak Ayat 10 Agustus

Tafsir Ibnu Katsir QS. Al-An’am: 44Ayat 44​"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka..."​Makna: Mereka berpaling, melupakan peringatan, dan membuangnya ke belakang punggung mereka.​"...Kami pun membukakan semua pintu kesenangan untuk mereka..."​Makna: Allah membukakan semua pintu rezeki dan kesenangan duniawi (kemakmuran) dari segala jenis yang mereka pilih sebagai bentuk istidraj (pemenuhan keinginan untuk membinasakan secara perlahan) serta tipu muslihat-Nya (kita berlindung kepada Allah darinya).​"...sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka..."​Makna: Bergembira atas harta benda yang berlimpah, anak yang banyak, dan rezeki yang melimpah ruah.​"...Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong..."​Makna: Disiksa secara tiba-tiba di saat mereka sedang lalai dan tenggelam dalam kesenangan.​"...maka ketika itu mereka terdiam berputus asa."​Makna: Putus harapan dari semua kebaikan (al-mublis artinya orang yang putus asa, menurut riwayat Al-Walibi dari Ibnu Abbas).​Pendapat para Ulama & Periwayatan​Al-Hasan Al-Basri:​Barang siapa diberi keluasan oleh Allah lalu tidak menganggapnya sebagai ujian, maka ia tidak mempunyai pandangan.​Barang siapa disempitkan lalu tidak menganggap dirinya sedang diperhatikan Allah, ia juga tidak mempunyai pandangan.​Kaum tersebut telah teperdaya: "Demi Tuhan Ka'bah, mereka diberi, kemudian disiksa." (H.R. Ibnu Abu Hatim)​Qatadah:​Siksaan tiba-tiba adalah urusan Allah. Allah tidak menyiksa suatu kaum melainkan saat mereka lalai dan tenggelam dalam kesenangan. Jangan teperdaya oleh ujian Allah, karena hanya orang fasik (durhaka) yang teperdaya. (H.R. Ibnu Abu Hatim)​Malik (dari Az-Zuhri):​Makna "membukakan semua pintu kesenangan" adalah kemakmuran dan kesenangan duniawi.​Dalil Hadis Rasulullah ﷺ​Hadis Riwayat Uqbah ibnu Amir:​"Apabila kamu lihat Allah memberikan kesenangan duniawi kepada seorang hamba yang gemar berbuat maksiat terhadap-Nya sesuka hatinya, maka sesungguhnya hal itu adalah istidraj (membinasakannya secara perlahan-lahan)."​Kemudian Rasulullah ﷺ membaca Q.S. Al-An'am: 44. (H.R. Imam Ahmad, Ibnu Jarir, dan Ibnu Abu Hatim melalui Harmalah, Rasyidin, dan Ibnu Luhai'ah).​Hadis Riwayat Ubadah ibnus Samit:​"Apabila Allah menghendaki kelestarian atau kemakmuran suatu kaum, maka Dia memberi mereka rezeki berupa sifat ekonomis dan memelihara kehormatan. Dan apabila Dia menghendaki perpecahan suatu kaum, maka Dia membukakan bagi mereka atau dibukakan untuk mereka pintu khianat..."​Lalu disambung dengan Q.S. Al-An'am: 44 dan dilanjutkan ayat 45. (H.R. Ibnu Abu Hatim dan Imam Ahmad).Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka10 Agustus 2026
F

Fariza Madarina Nur Indra Putri

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Ringkasan Bab Kemuliaan bagi yang hafal Qur'an - Demeanor with the Qur'an

Beberapa kemuliaan bagi orang yang hafal Al-Qur'anTerdapat beberapa kemuliaan bagi orang yang hafal Al Qur'an, yaitu :1. Mendapt kenikmatan berupa mahkota kehormatan dan perhiasan keagungan.2. Allah selalu meridhainya, serta ditambahkannya kebaikan pada setiap ayat, sebagai tambahan baginya terhadap tingkatan dan derajatnya di surga, sesuai dengan jumlah ayat yang telah ia hafal dari Al-Qur'anAllah berfirman : "Katakanlah, 'Kesenangan di dunia ini hanyalah sebentar saja dan akhirat itu lebih baik untuk orang - orang yang bertakwa, dan kalian tidak akan dianiaya sedikitpun." (An-Nisa : 77)

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Tafsir Al Mukhtasar QS Al Baqarah ayat 286

Tafsir Al Mukhtasar QS Al Baqarah ayat 286 لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ ﴿٢٨٦ Allah tidak membebani seseorang kecuali dengan sesuatu yang sanggup dilakukannya karena agama Allah dibangun di atas asas kemudahan, sehingga tidak ada sesuatu yang memberatkan di dalamnya. Barang siapa berbuat baik dia akan mendapatkan ganjaran atas apa yang dia lakukan tanpa dikurangi sedikitpun, dan barang siapa berbuat buruk dia akan memikul dosanya sendiri, tidak dipikul oleh orang lain. Rasulullah dan orang-orang mukmin berdoa, " ya Tuhan kami! Janganlah Engku hukum kami jika lupa atau salah dalam perbuatan atau ucapan yang tidak kami sengaja. Ya Tuhan kami ! Janganlah Engkau bebani kami dengan sesuatu yang memberatkan dan tidak sanggup kami jalankan sebagaimana engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami dan engkau hukum atas kezaliman mereka, seperti orang-orang Yahudi dan janganlah engkau pikul kan kepada kami perintah maupun larangan yang memberatkan dan tidak sanggup kami jalankan. Maafkanlah dosa-dosa kami ampunilah diri kami dan sayangilah kami dengan kemurahanMu. Engkaulah pelindung dan penolong kami maka tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang kafir."

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
P
Putri Nadhira Saraswati

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Tafsir Al-Baqarah 201

Tafsir Tafsir Al-MuyassarAl-Baqarah (2:201)Tema: KEESAAN TUHANLAH YANG AKHIRNYA MENANG (Ayat 142-214)Subtema: Haji (Ayat 196-203)Catatan kaki:209896. Inilah doa yang sebaik-baiknya bagi seorang muslim.Di antara manusia ada orang-orang yang beriman, mereka berdoa: "Ya Allah berikanlah kepada kami keselamatan, rizki, ilmu yang bermanfaat, amal shalih dan perkara-perkara dunia dan agama lainnya di dunia ini. Dan berikanlah surga kepada kami di akhirat, jagalah kami dari siksa api neraka." Doa ini termasuk doa yang paling komprehensif, dari sini maka Nabi sering menucapkannya, sebagaimana hal tersebut diriwayatkan dalam ash-Shahihain.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
N

Nidya larasati

📍 Kota Administrasi Jakarta Timur

Tafsir Juz Amma : Surat Ad-Dhuha (1-11)

Waktu Dhuha Adalah waktu yang special, ada keutamanan waktu dhuha (menurut Al Baidowi) :1.       Awal Ketika matahari bersinar, awal Nampak kejelasan, awal kebahagiaan2.       Waktu untuk sholat Dhuha, karna di waktu ini untuk sholat sunnah setelah matahari terbit3.       Nabi Musa menghadapi penyihir Fir’aun di waktu Dhuha dan akhirnya mereka tunduk dan beriman di waktu Dhuha4.       Allah bersumpah di waktu-waktu, Dimana waktu yang di masuk pada sumpah Allah Adalah waktu yang penting, jangan sampai kita membuang waktu dengan sia-sia5.       Sekitar jam 10 sampai 11, untuk Sholat Dhuha dimana waktu yang paling mulia

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat10 Agustus 2026
M
Melinda Yanuar

📍 Kota Serang

Ringkasan Tafsir At-Taysir — QS. Al-Qamar: 17

🌿 Ringkasan Tafsir At-Taysir — QS. Al-Qamar: 17Allah ﷻ berfirman bahwa Al-Qur’an telah dimudahkan untuk dipelajari dan diambil pelajaran darinya.Kemudahan Al-Qur’an dapat dilihat dari dua sisi:1. Mudah dihafalkanAl-Qur’an memiliki keistimewaan karena mudah dihafalkan oleh berbagai kalangan.Banyak orang yang bahkan tidak memahami bahasa Arab mampu menghafalkan Al-Qur’an.Kemudahan menghafal ini merupakan karunia dan pertolongan dari Allah ﷻ.2. Mudah diambil pelajaranAl-Qur’an menggunakan berbagai cara dalam menyampaikan pelajaran, seperti:kisah,perumpamaan,keindahan bahasa dan balaghah,serta berbagai metode lainnya.Karena itu, Al-Qur’an dapat memberikan manfaat kepada semua kalangan, bukan hanya para ulama.Orang awam pun dapat memahami makna secara umum dan memperoleh hidayah serta pelajaran darinya.Bahkan banyak orang yang membaca atau mendengar Al-Qur’an kemudian tersentuh dan menangis, karena ayat-ayatnya mudah menyentuh hati.💡 Inti TadabburAl-Qur’an adalah kitab yang Allah mudahkan untuk dihafal dan dipahami. Maka jangan merasa bahwa belajar Al-Qur’an hanya untuk orang yang sudah pandai. Siapa pun dapat mendekatinya, membacanya, mengambil pelajaran darinya, dan mendapatkan hidayah dengan izin Allah.

💬 0 komentar📅 10 Agu 2026Baca selengkapnya →