Hakikat dan kedudukan Tauhid
Seorang hamba harus memenuhi gak hambanya dan Allah memenuhi hak hambanya
Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind
Seorang hamba harus memenuhi gak hambanya dan Allah memenuhi hak hambanya
"Dan janganlah kamu melampaui batas" yaitu jangan menambah dan berlebih-lebihan dalam Istiqomah, karena seseorang keluar (melenceng) dari istiqomah itu dengan dua perkara; dengan menambah nambah atau dengan mengurangi. Tentang menambah-nambah, manusia harus menjauhi perkara tersebut adapun tentang pengurangan manusia diciptakan serba kekurangan tidak ada seorang manusia yang selamat dari kekurangan. Tetapi Allah Subhanahu wa ta'ala menjadikan jalan keluar baginya dengan beristighfar, Allah berfirman "karena itu tetaplah kamu beribadah kepadanya dan mohonlah ampun kepadanya" Q.S fussilat ayat 6 Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda "istiqomahlah kalian dan kalian pasti tidak akan mampu, ketahuilah sesungguhnya sebaik-baik amalan kalian adalah salat dan tidak ada yang senantiasa menjaga wudhunya melainkan seorang mukmin."
(Bagian 3)Turun Tangan Saat Ada Bahaya, Melambat dan Bicarakan Saat Sudah Aman🚨 Turun Tangan (Situasi Berbahaya)🌼 Segera hentikan perilaku yang membahayakanSaat anak memukul, melempar, mengancam, atau menyerang secara verbal, orang tua perlu mengambil kendali.💬 Kalimat yang dapat digunakan"Ibu tidak akan membiarkan kamu memukul adikmu. Kamu boleh marah, dan Ibu akan membantumu menemukan cara lain untuk mengungkapkannya."🌼 Bila perlu, lakukan tindakan fisik yang amanMenahan anak atau memisahkan mereka sementara agar semua tetap aman.💬 Saat perlu dipisahkan"Masuklah ke kamar masing-masing sekarang. Tugas Ibu adalah menjaga semua orang tetap aman."💬 Kepada anak yang lain"Ibu tahu ini tidak menyenangkan bagimu. Saudaramu sedang membutuhkan bantuan Ibu untuk menenangkan tubuhnya. Ibu akan segera kembali kepadamu."🌿 Melambat dan Bicarakan (Bahaya Sudah Mereda)🌼 Perlambat situasi, jangan langsung menyelesaikannya💬 Berikan contoh menenangkan diri"Ibu perlu menarik napas dalam-dalam."Contoh KasusAnak-anak berebut mobil pemadam kebakaran.Daripada berkata:"Kakak dulu, adik nanti."Cobalah mengatakan:"Ibu pegang dulu mobil pemadam kebakarannya, ya. Sekarang kita tarik napas dalam-dalam."Lalu lanjutkan:"Hmm... dua anak, satu mobil pemadam. Itu memang sulit. Menurut kalian, apa yang bisa kita lakukan?"🌼 TujuannyaMembantu anak menenangkan tubuhnya terlebih dahulu agar mampu menemukan solusi bersama.
Kalau kita sudah menelaah masa kecil dgn baik , maka proses itu tidak akan menyakitkan untuk anak-anak kita juga Jadi fokusnya bukan menyalahkan masa lalau , tapi sada -berdamai - memilih polah baru untuk anak
Dan ketahuilah olehmu dikalanganmu ada Rasulullah
Bab NiatMenjaga nhat amatlah penting sebelum memulai shalat. Niat artinya menyengaja mengerjakan kegiatan tersebut
Sebaik baik persaksian adalah persaksian Allah Subhanahu Wata'ala
melanjutkan baca buku ke chapter 2. Bagaimana cara merubah pandangan hidup
Membaca Al - Quran 1/2 Juz 1 sampai selesai. Tadabur Tafsir Al - Quran Surah Al- Baqarah ayat ke 2. Berisik tentang penjelasan Alquran yg agung , Bahwa tidak ada keraguan didalamnya dari segi proses turunnya maupun lafal dan maknanya. Al Quran adalah firman Allah yang membimbing orang-orang orang bertakwa ke jalan yg menghantarkan mereka kepada Allah SWT.
Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Fatihah Ayat 1ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ1. Alhamdu Pada kata "Alhamdu", huruf alif lam (ال) berfungsi lil istighrāq, yaitu mencakup seluruh bentuk pujian.Alhamdu adalah pujian yang disertai dengan rasa cinta. Hal ini berbeda dengan al-madh (المدح), karena al-madh bisa saja berupa pujian tanpa disertai kecintaan.Oleh karena itu, ketika kita mengucapkan "Alhamdulillāh", hendaknya kita memuji Allah sambil menumbuhkan rasa cinta kepada-Nya.Allah adalah satu-satunya yang benar-benar berhak dipuji secara hakiki, karena Dia memiliki segala kesempurnaan. Sisi Pujian kepada AllahPujian kepada Allah mencakup tiga sisi:Nama-nama-Nya (Asmāul Husnā).Sifat-sifat-Nya.Perbuatan-perbuatan-Nya.Perbuatan Allah terbagi menjadi dua:Al-Fadhl (الفضل), yaitu Allah memberikan nikmat karena karunia dan kemurahan-Nya.Al-'Adl (العدل), yaitu Allah menghukum karena keadilan-Nya.Karena itu, janganlah kita memuji Allah hanya ketika memperoleh kenikmatan. Pujian kepada Allah mencakup nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya, dan seluruh perbuatan-Nya. Namun, sering kali manusia hanya memuji Allah karena nikmat yang diterimanya.2. Lillāh"Lillāh" menunjukkan bahwa hanya Allah semata yang berhak dipuji.3. Rabbil 'ĀlamīnPada kata "Al-'Ālamīn", yang dimaksud adalah seluruh makhluk, yaitu semua selain Allah.Makhluk tersebut mencakup manusia, malaikat, jin, hewan, serta seluruh ciptaan Allah lainnya.Adapun Rabb berarti:Pencipta.Pemilik.Pengatur.Secara umum, makna Rabb berasal dari makna tarbiyah, yaitu Dzat yang mengurus, memelihara, dan mengatur seluruh makhluk.Semua yang ada di alam semesta ini, baik makhluk hidup maupun benda mati, seluruhnya berada dalam pengaturan Allah Subḥānahu wa Ta'ālā.
Allah taala berfirman:وَمَا مِنۡ غَآئِبَةٖ فِي ٱلسَّمَآءِ وَٱلۡأَرۡضِ إِلَّا فِي كِتَٰبٖ مُّبِينٍTiada sesuatu pun yang gaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lawḥ Maḥfūẓ).— QS. An-Naml: 75Tafsir Tafsir Ibnu KatsirAn-Naml (27:75)Tidak ada sesuatu pun yang gaib. (An-Naml: 75) Tafsir Ibnu Katsir:Menurut Ibnu Abbas, makna yang dimaksud ialah tiada sesuatu pun.di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz). (An-Naml: 75)Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi? Bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah. (Al-Hajj: 70)Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com
Misalkan anak mengatakan kepada bundanya, "Bunda, aku capek!" "Bunda, aku bosan!" Berarti batang otaknya sedang tegang, emosinya juga tegang. Lalu apa yang anak inginkan jika dia capek dan bosan? Sebenarnya mereka hanya ingin meminta orang tua memahami bahwa dia sedang capek dan bosan. "Iya bunda juga tahu, kamu bosan ya Nak."-dr. Aisah Dahlan
Rachmatika
📍 Kota Administrasi Jakarta Barat
Ketika kita menolong anak-anak untuk mengintegrasikan masa lalu mereka ke masa sekarang, maka mereka bisa memahami apa yg terjadi di dalam diri dan mengendalikan cara mereka berpikir dan berperilaku.
Ringkasan1. Kondisi umat sebelum diutusnya Nabi Muhammad berada di dalam kehancuran di sisi akhlak, aqidah, sosial dan adat-istiadat.2. Setelah datangnya beliau, membawa cahaya menerangi bumi. Allah menunjukan jalan keselamatan lewat Nabi Muhammad.3. Sangat disayangkan kegelapan 14 abad lalu kembali merebak luas di zaman ini. Mulai dari perilaku buruk dan penyelewengan, di negara kafir adanya pergailan bebas. Statistik perzinahan dan pemerkosaan meningkat. Perzinahan juga masih ada di negeri Islam hanya saja lebih baiknya umat muslim sadar bahwa itu pelanggaran agama.4. Secara umum, baik negri kafir atau muslim banyak yang mengumbar aurat, pembunuhan, perampasan hak orang lain, pencurian, penjajahan, peperangan tersebar di muka bumi. Bahkan terkadang peperangan datang dari musuh dalam selimut.5. Kita lihat Afrika, Asia, Amerika Selatan tertekan oleh Amerika dan Eropa. Jika dibandingkan dengan peperangan Persia dan Romawi, Eropa dan Amerika lebih kejam. Peperangan Persia dan Romawi dahulu kala tidak seperti kezaliman peperangan yang dilakukan oleh Amerika, Inggris, Perancis, Rusia, Serbia, dan selainnya. Jutaan nyawa melayang lebih banyak dengan cara dibom dan penyebaran zat yang sangat berbahaya.6. Selain itu yang lebih penting pelanggaran aqidah meraja lela tak hanya di Amerika dan Eropa, di China, Korea, Jepang, India, Afrika bahkan Turki, Tunisia dan beberapa negara Islam lainnya dahulu pernah menjadi negara sekuler.7. Setelah pemaparan ini, tidakah kita sadar bahwa umat manusia sedang mengalami kemunduran? Dahulu Allah mengutus Nabi Muhammad untuk menghapuskan kemaksiaatan dan kedzaliman di bumi, saat ini tidak akan ada lagi Nabi yang diutus? Lalu bagaimana mungkin kita diam? Agama Islam bukan hanya milik kita tapi seluruh manusia, baik Amerika, Eropa, Afrika, China, Korea, Jepang, Australia.8. Saudaraku, sadarilah amanah ini, agar Allah جل جلاله senantiasa membantu kita untuk mewujudkannya. Jangan sampai hati kita berpaling dari amanah mulia ini, dan ingatlah firman Allah جل جلاله “Dan jika kalian berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kalian) dengan selain kalian; dan mereka tidak akan seperti kalian ini.” (QS. Muhammad: 38)
Rasulullah bersabda:Mengapa seseoran tidak berangjat kemesjid pd waktu pagi lslu memahami atau membaca 2 ayat Alquran,padahal hal itu sungguh lebih baik dari bagi dirinya dari pada dua unta ini
Tilawah juz 1 ½ kedua
1 Salah satu bentuk keburukan perilaku dan perangai orang oran Yahudi ialah permusuhanyg mereka lancarkan kpd para Nabi Allah dgn cara mendustakan dan membunuh mereka2 Setiap kemenangan yg ada di dunia pasti memiliki kekurangan.Kemenangan yg sempurna hanya ada diakhirat,berupa keselamatan dineraka dan masuk kedalam surga3 Salah satu bentuk cobaan ialah serangan yg diterima oleh orang-orang mukmin pd agama dan diri mereka dr Ahli kitab dan orang-orang musyrik.Yang haris dilakukan oeh orang-orang mukmin ketika itu “Bersabar dan Bertaqwa kpd Allah Ta’ala
Rachmatika
📍 Kota Administrasi Jakarta Barat
Hanya Allah semata yang menciptakan untuk kalian segala kenikmatan yang ada di muka bumi yang dapat kalian manfaatkan. Kemudian Dia menuju langit dan menciptakan nya dalam bentuk tujuh lapisan. Dia Maha Mengetahui segala sesuatu dan Ilmu-Nya meliputi segala apa yang Dia ciptakan.
Budayakan gemar bersedekah dalam kondisi apa pun, karena di antara ciri orang bertakwa adalah orang yang tetap bersedekah baik ketika lapang maupun sempit, ketika suka maupun duka (Ali Imran: 134).Jangan sampai penyesalan datang belakangan sebagaimana firman Allah, yang artinya: “Dan sedekahkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (al-Munâfiqûn: 10). Dengan gemar bersedekah, insya Allah hidup kita akan semakin berkah dunia akhirat.
⑦ Dialah yang menurunkan Al-Quān kepadamu, -wahai Nabi-. Di dalamnya terdapat ayat-ayat yang jelas sekali maknanya, tidak ada kesulitan sama sekali untuk memahaminya. Ini adalah bagian yang utama dan dominan di dalamnya, serta menjadi rujukan utama ketika terjadi perbedaan pendapat. Juga ada sebagian ayat-ayatnya yang mengandung lebih dari satu makna (multi tafsir) dan sulit dimengerti maknanya oleh kebanyakan orang. Adapun orang-orang yang hatinya melenceng dari kebenaran, mereka meninggalkan ayat-ayat yang jelas sekali maknanya (muhkam) dan mengambil ayat-ayat yang sulit dimengerti maknanya (mutasyābih) dan multi tafsir; dengan tujuan ingin membangkitkan keragu-raguan dan menyesatkan orang dari jalan yang benar. Mereka ingin menafsirkan ayat-ayat tersebut menurut selera mereka yang sejalan dengan mazhab mereka yang sesat. Tidak ada yang mengetahui makna yang sesungguhnya dari ayat-ayat semacam itu dan bagaimana kenyataannya yang sebenarnya kecuali Allah, sedangkan orang-orang yang berilmu tinggi dan dalam mengatakan, “Kami percaya kepada Al-Qurān secara keseluruhan karena semuanya berasal dari sisi Tuhan kami.” Mereka menafsirkan ayat-ayat mutasyābih dengan ayat-ayat muhkam dan tidak ada yang bisa mendapatkan pelajaran dan peringatan kecuali orang-orang yang berakal sehat. ⑧ Orang-orang yang berilmu tinggi itu berdoa, “Ya Tuhan kami! Janganlah Engkau palingkan hati kami dari kebenaran setelah Engkau tunjukkan kami kepada-Nya. Selamatkanlah kami dari azab yang menimpa orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dan berilah kami rahmat yang luas dari sisi-Mu untuk membimbing hati kami ke jalan yang benar dan memeliharanya dari kesesatan. Sesungguhnya Engkau -wahai Tuhan kami- adalah Tuhan Yang Maha Memberi. ⑨ Ya Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau akan mengumpulkan semua manusia untuk kembali kepada-Mu untuk mempertanggungjawabkan amal mereka pada hari yang tidak ada keraguan terhadapnya karena hari itu pasti akan datang, tidak mungkin tidak. Sesungguhnya Engkau -wahai Tuhan kami- tidak mengingkari janji.”