๐Ÿ“ฐ Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 September 2026
S
Shilfa

๐Ÿ“ Purwakarta

Mendidik Anak Diawali Dari Mendidik Diri - Ust Abu Salma Muhammad

Anak Memiliki Dua Instrumen:Menerima dan MeniruAda sebuah konsep pendidikan yang menarik.Allah mengaruniakan kepada manusia, khususnya anak, instrumen untuk menerima informasi dan instrumen untuk merespons informasi tersebut dengan meniru.Yang pertama dapat disebut:Instrumen untuk menangkap atau menerima informasi.Anak menerima informasi terutama melalui pendengaran dan penglihatan.Kemudian ada:Instrumen untuk meniru.Artinya, secara asal, anak manusia belajar dengan cara meniru.Maka jangan heran apabila anak kita meniru orang tuanya.Sebab meniru merupakan salah satu metode belajar yang sangat kuat pada anak.Fitrah Anak dan Pengaruh Orang TuaNabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:โ€œTidaklah setiap anak dilahirkan kecuali di atas fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.โ€Perhatikan.Anak lahir di atas fitrah.Fitrah merupakan kecenderungan asal kepada kebenaran dan tauhid.Tetapi fitrah tersebut dapat dipengaruhi oleh lingkungan.Dan siapa yang disebut pertama kali oleh Nabi Shallallahuโ€™alaihi Wasallam?Kedua orang tuanya.Ayah dan ibu memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan fitrah anak.Karena itu, sekali lagi:pendidikan anak harus diawali dari pendidikan orang tua.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 2 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat2 September 2026
S
Shilfa

๐Ÿ“ Purwakarta

Tafsir Al-Mukhtasar - Surat Al-Anfal

Sesungguhnya seburuk-buruk makhluk yang berjalan di muka bumi ialah orang-orang yang kafir kepada Allah dan para rasul-Nya. Mereka tidak mau beriman walaupun semua bukti kekuasaan Allah telah datang kepada mereka lantaran tetap bersikeras mempertahankan kekafiran mereka, sehingga semua sarana penangkap hidayah seperti akal pikiran, pendengaran, dan penglihatan yang mereka miliki benar-benar tidak berfungsi.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 2 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 September 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI

1. Apa Itu Percaya Diri?Percaya diri bukan sekadar merasa enak, bangga, atau bahagia dengan diri sendiri.Percaya diri adalah:> โ€œSaya tahu apa yang saya rasakan saat ini. Perasaan ini nyata, perasaan ini boleh ada, dan saya tetap orang baik saat merasakan ini.โ€Jadi, percaya diri berarti mampu merasa nyaman dengan diri sendiri saat mengalami berbagai macam perasaan, karena yakin bahwa tidak apa-apa menjadi diri sendiri, apa pun yang kita rasakan.2. Contoh pada Orang DewasaSaat berada dalam rapat dan merasa bingung, percaya diri bukan berarti meyakinkan diri bahwa kita sebenarnya paham.Tetapi:Mengakui perasaan: โ€œSaya tidak tahu apa yang dia minta. Saya bingung.โ€Mempercayai perasaan tersebut.Berani mengungkapkan: โ€œTunggu sebentar, saya agak bingung. Bisakah kita mulai lagi agar kita sepaham?โ€Percaya diri tumbuh dari membiarkan dan mengakui perasaan, bukan menolaknya.3. Jangan Menyudahi Perasaan AnakKetika anak sedih atau kecewa, jangan buru-buru meyakinkan:โ€œJangan sedih.โ€โ€œTidak apa-apa.โ€โ€œHarusnya kamu bangga.โ€โ€œItu bukan masalah besar.โ€Jika terus dilakukan, anak bisa berpikir:> โ€œSepertinya saya salah menilai perasaan sendiri. Orang lain lebih tahu apa yang saya rasakan daripada saya.โ€Padahal kita ingin anak memiliki kompas internal yang kuatโ€”mampu mempercayai perasaan dan nalurinya ketika mengambil keputusan.4. Bangun Kepercayaan Diri Lewat EmpatiRasa percaya diri tumbuh ketika orang tua:Mengizinkan anak merasakan perasaannya.Berempati terhadap perasaan anak.Tidak hanya menerima perasaan yang menyenangkan, tetapi juga sedih, kecewa, cemburu, dan marah.Dengan begitu, anak belajar:> โ€œSaya boleh menjadi diri sendiri, apa pun yang sedang saya rasakan.โ€5. Waspadai Pujian yang MenghambatPujian seperti:> โ€œBagus, Sayang!โ€โ€œKamu pintar sekali!โ€โ€œKamu seniman yang luar biasa!โ€terlihat membangun percaya diri, tetapi bisa membuat anak bergantung pada validasi dari orang lain.Pujian memang menyenangkan, tetapi jika terus dicari, anak dapat merasa membutuhkan pujian berikutnya agar kembali nyaman dengan dirinya.Tujuannya bukan membuat anak kebal terhadap pendapat orang lain, tetapi membangun rasa berharga dari dalam diri.6. Validasi Eksternal vs InternalValidasi Eksternal (ke luar)Mencari persetujuan dari orang lain.Contoh:Anak bertanya, โ€œIbu suka gambarku? Bagus tidak?โ€Remaja bertanya kepada banyak teman, โ€œMenurut kalian, ini masalah besar tidak?โ€Validasi Internal (ke dalam diri)Berhenti sejenak, memperhatikan perasaan dan pikiran sendiri, lalu mempercayainya.Contoh:Anak melihat gambarnya dan menyampaikan pemikirannya sendiri.Remaja menyadari ketidaknyamanannya dan memutuskan untuk mengatakan sesuatu.Kita tidak ingin anak menolak masukan orang lain. Kita ingin mereka tetap memiliki pegangan dari dalam diri sehingga tidak merasa hampa tanpa validasi dari luar.7. Dukung Proses, Bukan Hanya HasilDaripada hanya memuji hasil, komentari proses, usaha, dan apa yang terjadi dalam diri anak.Contoh:โ€œKamu bekerja sangat keras dalam proyek itu.โ€โ€œIbu melihat kamu menggunakan warna yang berbeda dalam gambar ini. Ceritakanlah.โ€โ€œBagaimana kamu bisa membuat itu?โ€Dengan cara ini, anak belajar menatap ke dalam, memperhatikan apa yang mereka lakukan, dan mengenal dirinya sendiri.๐ŸŒฑ Kepercayaan diri bukan berasal dari terus-menerus merasa baik tentang diri sendiri. Kepercayaan diri tumbuh ketika anak belajar mempercayai perasaan, naluri, dan dirinya sendiriโ€”apa pun yang sedang ia rasakan.Good Inside, Meletakkan Kepercayaan Penuh bahwa Semua Anak Berhati Baik(Dr. Becky Kennedy)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 2 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat6 September 2026
R

Rachmatika

๐Ÿ“ Kota Administrasi Jakarta Barat

Tafsir Al Muyassar Al Maidah 116

Ingatlah ketika Allah berfirman di hari kiamat: "Wahai Isa putra Maryam, apakah kamu berkata kepada manusia agar mereka menjadikanmu dan ibumu dua sesembahan selain Allah?" Maka Isa menjawab menyucikan Allah, "Tidak patut bagiku mengatakan apa yang tidak benar kepada manusia. Bila akau memang mengatakannya maka Engkau pasti mengetahui, karena tidak ada sesuatu pun yang samar bagi-Mu, Engkau mengetahui apa yang tersimpan dalam dadaku, sedangkan akau tidak mengetahui apa yang ada dalam jiwa-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui segala sesuatu yang Nampak maupun yang tersembunyi."

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka5 September 2026
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

The Barakah Effect - Bertahan pada Keberkahan

Seseorang bisa merasa pekerjaannya sangat sederhana, tapi justru di pekerjaan itu Allah beri barakah: rezekinya cukup, waktunya lebih tertata, pekerjaannya bermanfaat, dan hatinya tenang. Sementara pekerjaan lain yang secara angka terlihat lebih menjanjikan belum tentu membawa rasa cukup yang sama.Makanya kalimat Umar bin Khattab โ€œBarang siapa melihat barakah pada sesuatu, hendaknya ia berpegang teguh padanyaโ€ menarik. Jangan buru-buru meninggalkan sesuatu hanya karena ada pilihan yang tampak lebih besar atau lebih menarik. Kalau kita sudah melihat kebaikan dan kebermanfaatan yang nyata di dalamnya, bisa jadi justru di situlah Allah sedang meletakkan barakah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat5 September 2026
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

QS Al Hijr: 49 โ€” Allah Maha Pengampun & Penyayang

Allah memperkenalkan diri-Nya kepada hamba-Nya dengan dua sisi: ampunan dan rahmat-Nya, sekaligus azab-Nya yang sangat pedih. Karena itu, seorang mukmin tidak boleh hanya memiliki rajaโ€™ (harap) sampai merasa aman dari dosa, dan tidak boleh hanya memiliki khauf (takut) sampai berputus asa dari rahmat Allah.Ibnu Katsir menekankan bahwa ayat ini mengajarkan kita untuk menyeimbangkan harapan dan ketakutan. Mengetahui luasnya ampunan Allah seharusnya membuat kita tidak berputus asa dan selalu ingin kembali kepada-Nya. Namun, mengetahui pedihnya azab Allah juga seharusnya membuat kita mampu menahan hawa nafsu dan tidak berani meremehkan dosa.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat5 September 2026
R
Rifa Rachmatusyifa

๐Ÿ“ Kabupaten Ketapang

QS Al-Araf:187

Tafsir Al-MuyassarQS Al-'Araf:187Orang-orang kafir Makkah itu bertanya kepadamu (wahai Rasul) tentang hari Kiamat, kapan terjadinya? Katakanlah kepada mereka, "Pengetahuan tentang terjadinya hari Kiamat ada pada Allah, tidak ada seorang pun yang dapat menjelaskannya kecuali Dia. Pengetahuan tentang hari Kiamat itu sungguh berat dan dirahasiakan dari penghuni langit dan bumi, tidak ada malaikat yang didekatkan atau seorang nabi pun yang mengetahui kapan terjadinya. Kiamat tidak akan datang, kecuali dengan tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu tentang hari Kiamat karena kamu dianggap mengetahuinya, mereka meminta penjelasan tentangnya dengan pertanyaan itu. Katakanlah kepada mereka, "Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat ada di sisi Allah yang mengetahui rahasia langit dan bumi. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui bahwa Kiamat itu tidak ada yang mengetahui, kecuali Allah."

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat1 September 2026
D
Daramatasia

๐Ÿ“ Kota Depok

Surah an-Nisa halaman 87

Salah satu pemicu utama kekafiran orang-orang ahli Kitab ialah kedengkian mereka ps orang mukmin atas karunia yg Alkah berikan pd mereka,berupa kenabian dan kekuasaan dimuka bumiPerinta berakhlak mulia dgn menjaga amanah dan kenunaikannya kpd pemiliknya serta memutuskan perkara dgn adilKewajiban taat kpd para pemimpin sepanjang mereka tidah menyuruh berbuat mksiat

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat1 September 2026
W
Wina

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Tafsir Al Muyassar QS. Nur : 101

Jejak Ayat โ€” QS. An-Nur: 31Terjemahanโ€œDan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman agar mereka menahan pandangannya, menjaga kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa terlihat. Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanyaโ€ฆโ€(QS. An-Nur: 31)Ringkasan Tafsir Al-Muyassar1. Menjaga pandangan & kehormatanWanita beriman diperintahkan menahan pandangan dari yang haram dan menjaga kehormatan diri.2. Menutup aurat & perhiasanPerhiasan tidak boleh ditampakkan kepada laki-laki yang bukan mahram. Kerudung hendaknya menutup dada dan bagian yang menjadi aurat.3. Tidak menarik perhatianLarangan bukan hanya menampakkan perhiasan, tetapi juga melakukan gerakan atau perilaku yang sengaja membuat laki-laki memperhatikan perhiasan yang tersembunyi.๐ŸŒธ Asbฤbun Nuzลซlโ€ข Menampakkan aurat & perhiasanAsmaโ€™ binti Murtsid melihat para wanita datang ke kebunnya dengan pakaian yang tidak menutup aurat sehingga tampak gelang kaki, dada, dan sanggul mereka. Peristiwa ini disebut sebagai sebab turunnya ayat tentang perintah menutup aurat.โ€ข Membunyikan gelang kakiDisebutkan pula seorang wanita sengaja menghentakkan kakinya agar suara gelang kakinya terdengar oleh laki-laki. Maka turunlah larangan melakukan hal-hal yang dapat menarik perhatian terhadap perhiasan yang tersembunyi.๐ŸŒฑ PelajaranMenutup aurat bukan sekadar menutup tubuh, tetapi juga menjaga pandangan, kehormatan, dan segala hal yang dapat mengundang perhatian kepada perhiasan diri.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.comโ ๏ฟฝSumber Asbฤbun Nuzลซl: K.H.Q. Shaleh โ€“ H.A.A. Dahlan dkk.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka1 September 2026
L
Lisna Nurul Hikmah

๐Ÿ“ Kabupaten Banyumas

Bab 12 Fawaid hadist

FAWAA-ID HADITS1. Semangatnya para Shahabat ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ู’ terhadap ilmu dan penjagaan mereka terhadap keimanannya, ini ditunjukkan dari berbagai pertanyaan yang mereka lontarkan kepada Nabi ๏ทบ yang menyangkut apa saja yang bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat mereka.2. Orang yang bodoh (tidak tahu), hendaknya bertanya kepada orang yang berilmu.3. Kecerdasan dan keutamaan Abu โ€˜Amr atau Abu โ€˜Amrah ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู di mana dia bertanya dengan pertanyaan agung yang merupakan puncak pertanyaan. Pertanyaan beliau sangat dibutuhkan setiap muslim.4. Selayaknya orang yang bertanya tentang ilmu mengajukan pertanyaan yang singkat, padat, dan berbobot sehingga berbagai disiplin ilmu tidak bercampur aduk.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka1 September 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Sedekah bisa menjadi obat bagi penyakit kita! Rasulullah ๏ทบ bersabda:ุฏูŽุงูˆููˆุง ู…ูŽุฑู’ุถูŽุงูƒูู…ู’ ุจูุงู„ุตูŽู‘ุฏูŽู‚ูŽุฉู"Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah." (HR. Baihaqi)ููุชู’ู†ูŽุฉู ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ูููŠ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ูˆูŽ ู…ูŽุงู„ูู‡ู ูˆูŽ ู†ูŽูู’ุณูู‡ู ูˆูŽ ูˆูŽู„ูŽุฏูู‡ู ูˆูŽ ุฌูŽุงุฑูู‡ู ูŠููƒูŽููู‘ุฑูู‡ูŽุง ุงู„ุตูู‘ูŠูŽุงู…ู ูˆูŽ ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุฉู ูˆูŽ ุงู„ุตูŽู‘ุฏูŽู‚ูŽุฉู ูˆูŽ ุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ุฑู ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ูˆูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ู‡ู’ูŠู ุนูŽู†ู ุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู"Ujian yang menimpa seseorang pada keluarga, harta, jiwa, anak, dan tetangganya bisa dihapus dengan puasa, shalat, sedekah, dan amar makruf nahi munkar." (HR. Bukhari dan Muslim)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’