📰 Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

✏️ Buat Laporan
🎓 Jejak Ilmu HSI1 September 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Halaqah 82 | Ahlus Sunnah Mengimani Adanya Lauh Mahfudz dan Qalam serta Apa yang Tertulis Di dalamnya

Kitab: Aqidah Ath-ThahawiyahPemateri: Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.APenulis: Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi RahimahullahBeliau mengatakan rahimahullāh:وَنُؤْمِنُ بِاللَّوْحِ وَالقَلَمِ، وَجَمِيعُ مَا فِيهِ قَدْ رُقِمَ،  فَلَوِ اجْتَمَعَ الخَلْقُ كُلُّهُمْ عَلَىٰ شَيْءٍ كَتَبَهُ اللهُ تَعَالَىٰ أَنَّهُ كَائِنٌ، لِيَجْعَلُوهُ غَيْرَ كَائِنٍ؛ لَمْ يَقْدِرُوا عَلَيْهِDan kami, yaitu Ahlusunnah wal-Jamā’ah, beriman dengan Al-Lawḥ dan Al-Qalam. Kami, Ahlusunnah wal-Jamā’ah, beriman dengan lawḥ, yaitu Lawḥul Maḥfūẓ yang ditulis di dalamnya segala sesuatu.بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَّجِيدٌ ۝ فِي لَوْحٍ مَّحْفُوظٍ(QS: Al-Burūj (85:21-22))Bahkan itu adalah Al-Qur’ān Al-Majīd, Qur’ān yang agung di dalam Lawḥul Maḥfūẓ.Lawḥul Maḥfūẓ di sini, kalau diterjemahkan dalam bahasa kita, adalah lembaran yang terjaga. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allāh ﷻ. Tidak mengetahui tentang isinya kecuali Allāh ﷻ, kecuali perkara yang memang sudah dikabarkan oleh Allāh ﷻ kepada sebagian rasul-Nya:عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًاKitab yang dikatakan oleh Allāh ﷻ, “Lā yamassuhu illal-muṭahharūn” (yang tidak menyentuhnya kecuali malaikat-malaikat yang disucikan).Yang dikatakan oleh Allāh ﷻ:مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِيٓ أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَـٰبٍۢ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَآ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌ(Tidaklah menimpa sebuah musibah yang terjadi di permukaan bumi atau menimpa diri kalian, kecuali dalam sebuah kitab sebelum Kami menciptakan musibah).Apa yang dimaksud dengan kitab di sini adalah Lawḥul Maḥfūẓ yang ditulis di dalamnya segala sesuatu.Nabi Shallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ“Allāh telah menulis takdir para makhluk-Nya 50.000 tahun sebelum Allāh menciptakan langit dan bumi”Kematian, rezeki, amalan, Surga, dan Neraka sudah ditulis oleh Allāh ﷻ di dalam Lawḥul Maḥfūẓ. Sehingga Ahlusunnah wal-Jamā’ah beriman dengan Lawḥul Maḥfūẓ, yang ditulis di dalamnya segala sesuatu, dan hal ini harus kita imani. Hal ini sangat mudah bagi Allāh ﷻ, menjadikan di sana kitab, menjadikan di sana lembaran-lembaran yang ditulis segala sesuatu di dalamnya:إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌYang demikian itu sangat mudah bagi Allāh ﷻ.Lawḥul Maḥfūẓ adalah makhluk, ditulis di dalamnya segala sesuatu, ini harus kita imani.Kemudian yang kedua adalah Al-Qalam. Kita beriman dengan Al-Qalam, yaitu pena yang digunakan untuk menulis takdir. Jadi, ada kitab yang berisi tentang takdir, dan di sana ada pena yang digunakan untuk menulis takdir. Keduanya adalah makhluk Allāh ﷻ, dan keduanya harus kita imani.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat1 September 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir Al Mukhtasar Surat Ali 'Imran ayat 58-61

Kisah tentang Isa yang telah Kami bacakan kepadamu itu adalah bagian dari tanda-tanda nyata yang menunjukkan kebenaran wahyu (Al-Quān) yang diturunkan kepadamu dan Al-Qurān itu adalah peringatan bagi orang-orang yang bertakwa dan merupakan sesuatu yang muḥkam (pasti) yang tidak dicemari kebatilan.Sesungguhnya penciptaan Isa -‘alaihissalām- itu bagi Allah sama seperti penciptaan Adam yang diciptakan dari tanah, tanpa ayah dan tanpa ibu. Allah hanya berfirman kepada-Nya, “Jadilah kamu manusia!” maka jadilah ia seperti apa yang dikehendaki-Nya. Jadi, bagaimana mungkin kamu menganggap dia (Isa) sebagai tuhan dengan alasan bahwa dia diciptakan tanpa ayah. Sementara mereka mengakui bahwa Adam adalah manusia biasa. Padahal Adam diciptakan tanpa ayah dan tanpa ibu?!Fakta yang tidak diragukan kebenarannya tentang Isa ialah keterangan yang turun kepadamu dari Tuhanmu. Oleh sebab itu, janganlah kamu termasuk orang-orang yang bimbang dan ragu-ragu. Engkau harus teguh pendirian terhadap kebenaran yang engkau yakini.Bila ada yang membantahmu -wahai Rasul- dari kalangan orang-orang Nasrani Najran tentang Isa yang menganggap bahwa dia bukan hamba Allah setelah engkau mendapatkan pengetahuan yang benar tentang dia maka katakanlah kepada mereka, “Mari kita panggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, golongan laki-laki kami dan golongan laki-laki kamu, dan kita berkumpul di satu tempat, kemudian kita bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah agar Dia menurunkan laknat-Nya kepada siapa yang berbohong di antara kami dan kamu.”

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat1 September 2026
R

Rahaf Fathullah

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Pengamalan dari surat Asy Syuara

1️⃣ Barangsiapa yang meninggal dalam keadaan menyekutukan Allah maka ia pasti akan mendapatkan azabnya2️⃣ Seorang pendakwah harus memiliki 3 sifat: Tidak mudah marah, rendah hati, dan lemah lembut3️⃣ Waspadalah dari perilaku zalim, ingatlah bahwa pasti akan Allah balas. Ambil jugalah pelajaran dari orang-orang zalim dimasa lampau yang tampak balasannya

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
🎓 Jejak Ilmu HSI1 September 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Halaqah yang ke tujuh dari Silsilah ‘Ilmiyyah Penjelasan Kitab Al-Ushulu As-Sittah

Halaqah yang ke tujuh dari Silsilah ‘Ilmiyyah Penjelasan Kitab Al-Ushulu As-Sittah yang dikarang oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab At Tamimi rahimahullah.Beliau mengatakan,وَذَكَرَ أَنَّهُ أَمَرَ الْمُسْلِمِيْنَ بِالاجْتِمَاعِ فِي الدِّيْنِ وَنَهَاهُمْ عَنِ التَّفَرُّقِ فِيْهِDan Allah menyebutkan bahwasanya Allah memerintahkan orang-orang muslimin untuk bersatu di dalam agama dan melarang mereka untuk berpecah belah di dalamnya.وَيَزِيْدُهُ وُضُوْحًا مَا وَرَدَتْ بِهِ السُّنَّةُ مِنَ الْعَجَبِ الْعُجَابِ فِي ذَلِكَDan kejelasan ini menjadi lebih jelas dengan apa yang ada dan datang di dalam sunnah Rasulullah Shallallāhu ‘alayhi wa sallam, yang semakin menambah keheranan kita kepada orang-orang yang berpecah belah di dalam agamanya.Di dalam hadits-hadits yang shahih, Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa sallam juga menerangkan tentang perintah bersatu di dalam agama dan larangan untuk berpecah belah di dalam agama.Sebagaimana sabda Beliau Shallallāhu shallallāhu ‘alayhi wa sallam,إِنَّ الله يَرْضَى لَكُمْ ثَلَاثًا يَرْضَى لَكُمْ أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا، وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَأَنْ تَنَاصِحُوا مَنْ وَلاَّهُمُ اللَّهُ أَمْرَكُمْ“Sesungguhnya Allah telah meridhai untuk kalian tiga perkara, Allah meridhai untuk kalian supaya kalian menyembah Allah semata dan tidak menyekutukan Allah dengan apapun.Kemudian yang ke dua, hendaklah kalian berpegang teguh dengan tali Allah (dengan Al Qur’an) dan supaya kalian jangan berpecah belah.”Allah Subhānahu wa Ta’āla ridha apabila kita saling bersatu di atas hak (di atas Al Qur’an).Di dalam hadits qudsi disebutkan bahwasanya Allah mengatakan,لاَ تَحَاسَدُوا، وَلَا تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا، وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا“Janganlah kalian saling berhasad, janganlah kalian saling memutus, janganlah kalian saling membelakangi, dan jadilah kalian sebagai hamba-hamba Allah yang saling bersaudara.”Jelas, dijelaskan Beliau Shallallāhu ‘alaihi wa sallam, perintah untuk menjadi hamba-hamba Allah yang bersaudara, tidak saling hasad, tidak saling memutus.Dan beliau mengatakan,المُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِم: لا يَظلِمُه، وَلا يَحْقِرُهُ، وَلا يَخْذُلُهُ“Seorang muslim adalah saudara muslim yang lain, tidak mendholiminya, tidak menghinanya, tidak meninggalkanya ketika dia butuh pertolongan.”Ini adalah perintah-perintah dari Nabi Shallallāhu ‘alayhi wa sallam supaya kita saling bersatu dan tidak berpecah belah.Oleh karena itu di dalam Islam, Allah Subhānahu wa Ta’āla melarang perkara-perkara yang kira-kira menjadikan permusuhan diantara kita.Kita dilarang ghibah (membicarakan kejelekan orang lain), dilarang mengadu domba, bahkan dilarang minuman keras demikian pula perjudian, diantara hikmahnya adalah untuk ini.Karena dua perkara ini menjadi wasilah (perantara) bagi syaithan untuk memecah belah diantara kaum muslimin dengan sebab khamr dan juga dengan sebab perjudian.إِنَّمَا يُرِيدُ ٱلشَّيْطَـٰنُ أَن يُوقِعَ بَيْنَكُمُ ٱلْعَدَٰوَةَ وَٱلْبَغْضَآءَ فِى ٱلْخَمْرِ وَٱلْمَيْسِر“Sesungguhnya syaithan menginginkan untuk menimbulkan permusuhan diantara kalian di dalam minuman keras, demikian pula di dalam perjudian.”(QS. Al Maidah: 91)Ini adalah dalil-dalil dari As Sunnah yang semakin memperjelas bagi kita tentang pentingnya bersatu di dalam agama dan juga larangan di dalam berpecah belah.Dan yang dimaksud dengan bersatu di sini adalah bersatu di atas hak (bersatu di atas kebenaran) dan larangan berpecah belah, apabila seseorang sudah jelas datang baginya dalil yang benar dari Al Qur’an dan juga Sunnah Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam.Dan ini bukan berarti seseorang dilarang untuk beramar ma’ruf nahi mungkar (memerintahkan kepada yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran).Bersatu bukan berarti kita tidak beramar ma’ruf nahi munkar.Kita diperintahkan untuk bersatu, satu di dalam akidah, satu di dalam ibadah, satu di dalam bermuamalah, dan dilarang kita saling berpecah belah, akan tetapi kita juga diperintahkan oleh Allah Subhānahu wa Ta’āla untuk saling beramar ma’ruf nahi munkar.Jadi bersatu bukan berarti tidak boleh saling menasehati antara satu dengan yang lain, bukan berarti tidak boleh kita saling beramar ma’ruf nahi munkar.Bahkan persatuan umat Islam diantara wasilahnya adalah dengan ber’amar ma’ruf nahi munkar.Oleh karena itu ketika Allah Subhānahu wa Ta’āla di dalam ayat menyebutkan tentang perintah bersatu,وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعٗا وَلَا تَفَرَّقُواْۚ“Hendaklah kalian berpegang teguh dengan hablullah (Al Qur’an) dan jangan saling berpecah belah.”(QS. Ali Imran: 103)Di dalam ayat setelahnya, Allah Subhānahu wa Ta’āla memerintahkan kita untuk beramar ma’ruf nahi mungkar.Allah mengatakan,وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌۭ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ“Dan hendaklah ada diantara kalian golongan yang dia mengajak kepada kebaikan dan beramar ma’ruf nahi munkar, dan merekalah orang-orang yang beruntung.”(QS. Ali Imran: 104)

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat1 September 2026
E

Exa Betti Aldila

📍 Kabupaten Magelang

Tafsir Ibnu Katsir

At-Taubah (9:16)Tema: PENGUMUMAN TENTANG PEMBATALAN PERJANJIAN DAMAI DENGAN KAUM MUSYRIKIN (Ayat 1-37)Subtema: Ujian keimanan (Ayat 16)Firman Allah subhanahu wata'āla:Apakah kalian mengira.hai orang-orang mukmin, bahwa Kami membiarkan kalian terlupakan tanpa menguji kalian dengan urusan-urusan yang melaluinya akan kelihatan orang-orang yang mempunyai kesabaran dan keteguhan yang benar dari orang yang dusta. Karena itulah Allah subhanahu wata'āla berfirman:...sedangkan Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kalian dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman.Yang dimaksud dengan walijah ialah teman yang setia dan teman yang akrab, bahkan mereka secara lahir batin selalu bernasihat baik karena Allah dan Rasul-Nya. Dengan demikian, cukuplah dengan salah satunya tanpa yang lainnya, seperti yang dikatakan oleh seorang penyair:Aku tidak mengetahui jika aku bertujuan ke suatu daerah yang aku berkeinginan untuk mendapat kebaikan, manakah di antara keduanya yang akan membantuku.Dalam ayat lain Allah subhanahu wata'āla telah berfirman:Alif Lam Mim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, "Kami telah beriman," sedangkan mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Al 'Ankabut:1-3)Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga. (Ali Imran:142), hingga akhir ayat.Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kalian sekarang ini. (Ali Imran:179), hingga akhir ayatDari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa Allah memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk berjihad, setelah itu Dia menjelaskan hikmah yang terkandung di dalam jihad. Yaitu untuk menguji hamba-hamba-Nya, siapakah di antara mereka yang taat kepada-Nya dan siapakah yang durhaka terhadap-Nya. Allah subhanahu wata'āla mengetahui apa yang telah ada, apa yang akan ada, dan apa yang tidak ada, seandainya ia ada, maka apakah yang bakal terjadi? Dia mengetahui sesuatu sebelum kejadiannya dan sesudah kejadiannya menurut apa adanya. Tidak ada Tuhan selain Dia, tidak ada Rabb selain Dia, dan tidak ada seorang pun yang dapat menolak apa yang telah ditakdirkan dan apa yang telah diputuskan­Nya.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 September 2026
E

Exa Betti Aldila

📍 Kabupaten Magelang

Mengelola Keuangan Rumah Tangga Islami - Dr. Labib Najib Abdullah

Pentingnya Menabung bagi Ekonomi Rumah TanggaMenabung dalam Islam bukan berarti menumpuk harta, tetapi merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk menjaga dan mengelola keuangan rumah tangga.Poin-poin penting:Menabung tidak bertentangan dengan tawakal. Tawakal harus disertai ikhtiar dan perencanaan.Menabung dapat membantu menghadapi kebutuhan dan keadaan tidak terduga di masa depan.Kisah Nabi Yusuf عليه السلام menunjukkan pentingnya menyimpan sebagian hasil panen selama masa kelapangan untuk menghadapi masa sulit.Islam juga memberikan contoh bahwa Rasulullah ﷺ menyimpan makanan untuk kebutuhan keluarganya, bahkan untuk persediaan selama satu tahun.Menabung bukan hanya untuk individu, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat.Namun, menabung atau menyimpan barang tidak boleh sampai merugikan orang lain, terutama ketika masyarakat sedang mengalami kesulitan dan terjadi kelangkaan.Karena itu, yang dianjurkan adalah menabung secara bijak dan proporsional: mempersiapkan kebutuhan masa depan tanpa menjadi kikir atau menimbun harta.Prinsip ini tidak hanya berlaku untuk makanan, tetapi juga dapat diterapkan pada uang dan jenis harta lainnya.Intinya:Menabung adalah bentuk ikhtiar menjaga masa depan, bukan tanda kurang tawakal. Yang penting, dilakukan dengan tujuan yang baik, sesuai kebutuhan, dan tidak merugikan orang lain.Kalimat kunci:🌿 “Dalam ajaran Islam, menabung bukan bertujuan untuk menumpuk-numpuk harta, melainkan salah satu upaya berjaga-jaga sebagai bagian dari proses pengelolaan keuangan rumah tangga.”

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 September 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Utamakan mengatasi masalah perasaan

Utamakan mengatasi masalah perasaanSumber : Don't sweat the small stuff with your family Hal-hal yang tampak penting mencuci piring , bersih-bersih tanggung jawab kecil-kecil yang membersihkan halaman sasaran jangka pendek ajaran televisi dan cara memasang pengantar surat dan hal-hal sehari-hari lainnya meskipun penting dan tak terhindarkan namun jika diperlukan biasanya selalu bisa ditunda. Namun perasaan tidak bisa ditunda. Perasaan itu ada di sini, saat ini. Dan bila perasaan telah hadir anda hanya memilih dua pilihan Anda dapat menyelesaikannya sekarang atau kehilangan kesempatan dan meninggalkan luka hati yang dalam. Jika anda mau mengatasi perasaan itu dengan sikap penuh kasih sayang dan menghargai kasih sayang dan dan harmoni pada hubungan anda akan semakin tumbuh jika tidak Anda akan tergelincir meskipun sedikit menjauh dari orang yang anda sayangi. Meskipun mungkin tidak ada satu peristiwa yang dampak buruknya sebagian besar bagi orang yang anda sayangi namun pasti ada efek komulatifnya entah bagaimana caranya bergantung pada prioritas yang anda dahulukan perasaan atau pekerjaan. Gagasan untuk mendahulukan masalah perasaan saling berkesesuaian. Pentingnya menempatkan segala sesuatu dalam kerangka perspektif masing-masing dalam arti tidak terlalu terikat dengan daftar tugas sehingga merupakan apa yang sesungguhnya lebih penting. Dengan kata lain jika pasangan anak atau teman anda menginginkan atau membutuhkan perhatian anda sepenuhnya pada umumnya akan lebih baik jika anda menghentikan Apa yang sedang anda kerjakan dengan alasan yang masuk akal dan meluangkan waktu anda seutuhnya. Keinginan anak anda untuk menceritakan suatu cerita atau keinginan pasangan untuk berbagai pengalaman sehari-hari adalah memperharga kesempatan untuk saling berbagi dan melakukan kontak untuk menciptakan kenangan. Halaman rumput anda mungkin perlu dipangkas tetapi itu bisa menunggu. Hanya sangat sedikit hal yang dapat Saya jamin. Tetapi yang satu ini saya pasti bisa menjaminnya : rumus Anda tidak akan merasa sakit hati jika anda menunda memotongnya selama sejam atau bahkan satu hari! Emangnya kamu tidak bisa memberikan jaminan bila itu menyangkut perasaan pasangan atau anak anda. Pengen menemukan bahwa akan sangat membantu bila kita tetap berusaha mengingat bahwa idealnya perasaan diletakkan pada prioritas yang lebih tinggi ketimbang praktis hampir semua hal lain. Jika anda melakukannya semakin sedikit perasaan sakit hati yang harus anda hadapi. Dan bonusnya adalah rumputnya dapat dipangkas seperti biasa. Perubahan perspektif dengan cara yang sederhana ini dapat membuat kasih sayang yang dialami dan dirasakan dalam keluarga anda jadi betul-betul berbeda. Jadi sebelum anda buru-buru memotong rumput periksa dulu ke keluarga anda kenalkanlah ternyata ada prioritas lain yang lebih membutuhkan perhatian. Anda akan gembira jika telah melakukannya.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat1 September 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Tafsir Al Mukhtasar QS Ar Ra'd ayat 19-23

Tafsir Al Mukhtasar QS Ar Ra'd ayat 19-23Berapa faedah dari halaman ini. Motivasi untuk menghiasi diri dengan berbagai perilaku baik yang membuka jalan ke surga diantaranya silaturahmi yang baik rasa takut kepada Allah ta'ala memenuhi perjanjian sabar infak dan membalas keburukan dengan kebaikan serta peringatan agar tidak melakukan kebalikan dari semua perilaku baik tersebut. Keterangan bahwa kunci-kunci rezeki ada di tangan Allah subhanahu wa ta'ala dan bahwa rezeki yang dilapangkan atau disempitkan oleh Allah ta'ala pada seseorang hamba bukan alasan untuk berbangga atau berduka karena ia bukan menjadi bukti keridaan atau kemurkaan Allah terhadap hamba tersebut. Hidayah tidak harus berkaitan dengan diturunkan mukjizat dan bukti yang diminta oleh orang-orang kafir Di antara pengaruh positif Alquran terhadap seorang mukmin adalah bahwa ia memberi ketenangan di dalam hatinya.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 September 2026
M
Melinda Yanuar

📍 Kota Serang

Teladan Salaf dalam Mendidik Anak

Teladan Salaf dalam Mendidik AnakPara sahabat, tabi’in, dan salafus shalih memberikan perhatian besar terhadap pendidikan anak.Mereka mengirim anak-anak mereka kepada para pendidik dan guru yang saleh agar anak-anak:🤍 Belajar akidah yang benar🕌 Dibiasakan mendirikan shalat📖 Mengenal dan memahami Islam yang lurus🌱 Tumbuh dalam pendidikan dan lingkungan yang salehPelajaran penting:Memilih guru dan lingkungan pendidikan yang baik merupakan bagian dari tanggung jawab orang tua dalam menjaga dan membentuk agama anak.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat1 September 2026
M
Melinda Yanuar

📍 Kota Serang

Tafsir At-Taysir QS. ‘Abasa ayat 37

Tafsir At-Taysir QS. ‘Abasa ayat 37 🌿 QS. ‘Abasa: 37Tema: Peringatan Allah kepada manusia yang tidak tahu hakikat dirinyaيَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ ۝ وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ ۝ وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِMakna:Pada hari kiamat, seseorang lari dari saudaranya, ibu dan ayahnya, istri dan anak-anaknya.✨ Inti Tadabbur• Setiap manusia akan mengingat amal dan kemaksiatan yang pernah dilakukan di dunia.• Hari kiamat adalah hari yang sangat dahsyat, sehingga manusia benar-benar sibuk memikirkan keselamatan dirinya sendiri.• Manusia dibangkitkan dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan, sebagaimana ketika pertama kali dilahirkan.• Saat itu manusia tidak memikirkan harta, jabatan, status, bahkan aurat orang lain karena dahsyatnya keadaan hari kiamat.• Semua manusia akan berdiri untuk mempertanggungjawabkan amalnya di hadapan Allah ﷻ.• Di akhirat, tidak ada golongan berdasarkan jabatan, kekayaan, atau kedudukan. Pada akhirnya hanya ada dua kelompok: penghuni surga atau penghuni neraka.• Karena itu, jangan tertipu dengan kemuliaan dunia. Persiapkan bekal untuk hari ketika setiap orang hanya memikirkan keselamatan dirinya.🌱 Pesan untuk kita:Dunia adalah tempat mempersiapkan diri. Jangan sampai kesibukan mengejar dunia membuat kita lupa bahwa suatu hari kita akan berdiri sendiri di hadapan Allah dan mempertanggungjawabkan seluruh amal kita.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat1 September 2026
U

Ummu Salamah Pasaribu

📍 Kota Padangsidimpuan

Berlaku Adil

Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
🎓 Jejak Ilmu HSI1 September 2026
M
Melinda Yanuar

📍 Kota Serang

Beriman dengan Sifat-Sifat Fisik Malaikat

Beriman dengan Sifat-Sifat Fisik MalaikatBagian Kedua5. Malaikat BerbicaraDalil dari Al-Qur’an dan hadits menunjukkan bahwa malaikat dapat berbicara.Malaikat berbicara dengan:Allah ﷻ — seperti dalam QS. Al-Baqarah: 30.Para Nabi — seperti Nabi Ibrahim dan Nabi Luth.Nabi Muhammad ﷺ — Malaikat Jibril berbicara dalam Hadits Jibril tentang Islam, Iman, dan Ihsan. (HR. Muslim)Orang-orang saleh — seperti pembicaraan malaikat dengan Maryam dalam QS. Ali ‘Imran: 42.Penduduk Surga — QS. Ar-Ra’d: 23–24.Penduduk Neraka — QS. Ghafir: 49–50.6. Malaikat Dapat Menjelma Menjadi ManusiaMalaikat memiliki kemampuan menjelma dalam bentuk manusia dengan izin Allah ﷻ.Contohnya adalah Malaikat Jibril yang datang kepada Maryam dan menjelma dalam bentuk manusia yang sempurna.📖 QS. Maryam: 17.Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Luth bersama para malaikat serta Hadits Jibril juga menjadi dalil tentang kemampuan malaikat menjelma sebagai manusia.⚠️ Catatan:Kita wajib mengimani sifat-sifat malaikat berdasarkan dalil Al-Qur’an dan Sunnah. Tidak boleh menolaknya hanya karena akal atau hawa nafsu. Materi menyebut kelompok Mu’tazilah sebagai contoh yang mengingkari sifat ini.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat1 September 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

📍 Kota Prabumulih

Al Baqarah : 45

Mintalah pertolongan dalam menghadapi segala situasi yang berkaitan dengan masalah agama dan dunia kalian dengan kesabarandan salat yang dapat mendekatkan dan menghubungkan diri kalían dengan Allah. Dengan sebab itu, Allah akan menolongmu dalam mengatasi setiap kesulitan yang menimpamu. Sesungguhnya salat itu benar-benar sulit dan berat kecuali bagi orang-orang yang tunduk dan patuh kepada Tuhan mereka.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat1 September 2026
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Tafsir QS. Al-Baqarah ayat 12

Tafsir QS. Al-Baqarah Ayat 12أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَٰكِنْ لَا يَشْعُرُونَArtinya:“Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadarinya.”أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ“Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan.”Ini merupakan orang munafik, yang di mana KTP-nya Islam, tetapi sebenarnya dari hatinya mereka munafik, zindik. Mereka melakukan kerusakan, rusak akidah dan moral sehingga rusak akhlak. Dan ini terdapat pada orang-orang liberal.وَلَٰكِنْ لَا يَشْعُرُونَ“Tetapi mereka tidak menyadari.”Mereka tidak menyadari. Justru mereka merasa benar.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka1 September 2026
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 5 Dahsyatnya Bahaya Lisan Wanita

5. Namimah atau Adu DombaNamimah atau adu domba yaitu menyebarluaskan suatu perkataan atau informasi dengan tujuan merusak hubungan, serta menciptakan permusuhan dan kebencian.Adu domba hukumnya haram berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, dan ijma’ para ulama.Adu domba disebut seperti kayu bakar, karena menyulut permusuhan sebagaimana kayu menyebabkan api menyala.Orang yang suka mengadu domba tidak akan masuk surga. Tukang adu domba bahkan lebih berbahaya daripada orang yang menggunjing, karena ia menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara sesama, memutuskan tali kekerabatan, serta menghancurkan hubungan orang-orang yang semula saling berkasih sayang hingga menjadi asing satu sama lain.Orang yang suka mengadu domba atau tukang adu domba ini adalah orang yang bermuka dua.Nabi ﷺ bersabda:“Dan kalian akan menemukan manusia yang paling buruk adalah orang yang bermuka dua, yang mendatangi suatu kaum dengan satu muka dan mendatangi kaum yang lain dengan muka yang berbeda.”(HR. Muslim)Kemudian, dia memiliki dua lisan dari api neraka pada hari kiamat.Tadi disebutkan bahwa orang yang suka mengadu domba, yaitu orang yang bermuka dua, akan diberi Allah ﷻ dua lisan dari api neraka pada hari kiamat.Tukang adu domba merupakan sifat yang buruk dan termasuk manusia terburuk, karena kerusakan akibat permusuhan adalah mencukur agama.Tukang adu domba layak mendapat siksa di dalam kubur.Tukang adu domba adalah orang yang hina dina. Ia adalah pengkhianat, bermuka dua, dan bercabang lidah. Ia adalah manusia terburuk dan terlepas dari agama karena ia merusak hubungan orang-orang yang saling mencintai.Balasan di dunia yang pantas baginya adalah kebencian manusia, serta siksa berat di alam kubur dan di akhirat.Orang ini tidaklah masuk surga, karena ia menimbulkan kerusakan dalam sesaat, mengubah hati orang yang saling mencintai, dan menanamkan keburukan.Tukang adu domba merupakan orang yang fasik.Dan adapun ketika dia berkata benar, maka dia termasuk orang yang banyak mencela, yang kian kemari menghamburkan fitnah.

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat1 September 2026
S

Sekar Kinanti Nufiarizky

📍 Kota Depok

Pencerminan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai nur Ilahi pada langit dan bumi (Ayat 34-35)

Allah taala berfirman:ٱللَّهُ نُورُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشۡكَوٰةٖ فِيهَا مِصۡبَاحٌ ۖ ٱلۡمِصۡبَاحُ فِي زُجَاجَةٍ ۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوۡكَبٞ دُرِّيّٞ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٖ مُّبَٰرَكَةٖ زَيۡتُونَةٖ لَّا شَرۡقِيَّةٖ وَلَا غَرۡبِيَّةٖ يَكَادُ زَيۡتُهَا يُضِيٓءُ وَلَوۡ لَمۡ تَمۡسَسۡهُ نَارٞ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٖ ۚ يَهۡدِي ٱللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَيَضۡرِبُ ٱللَّهُ ٱلۡأَمۡثَٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞAllah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti sebuah lubang yang tidak tembus 1 yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya) 2 , yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.Tema: HUKUM PERZINAAN DAN PERGAULAN (Ayat 1-64)Subtema: Pencerminan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai nur Ilahi pada langit dan bumi (Ayat 34-35)Catatan kaki:210808. Maksud "lubang yang tidak tembus (misykat)" ialah suatu lubang di dinding rumah yang tidak tembus sampai ke sebelahnya. Biasanya, digunakan untuk tempat lampu atau barang­barang lain.210809. Maksudnya, pohon zaitun itu tumbuh di puncak bukit dan pohon itu mendapat sinar matahari, baik pada waktu matahari terbit maupun pada waktu matahari akan terbenam sehingga pohonnya subur dan buahnya menghasilkan minyak yang baik.QS. An-Nūr: 35Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.comTafsir Al-MuyassarAn-Nur (24:35)Tema: HUKUM PERZINAAN DAN PERGAULAN (Ayat 1-64)Subtema: Pencerminan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai nur Ilahi pada langit dan bumi (Ayat 34-35)Catatan kaki:210808. Maksud "lubang yang tidak tembus (misykat)" ialah suatu lubang di dinding rumah yang tidak tembus sampai ke sebelahnya. Biasanya, digunakan untuk tempat lampu atau barang­barang lain.210809. Maksudnya, pohon zaitun itu tumbuh di puncak bukit dan pohon itu mendapat sinar matahari, baik pada waktu matahari terbit maupun pada waktu matahari akan terbenam sehingga pohonnya subur dan buahnya menghasilkan minyak yang baik.Allah Pemberi cahaya kepada langit dan bumi. Dia mengatur segala perkara yang ada di dalamnya dan memberi petunjuk kepada penghuninya. Allah adalah cahaya, hijab-Nya adalah cahaya. Dengan cahayanya Dia menerangi langit dan bumi dan aapa yang ada pada keduanya. Kitab dan hidayah-Nya merupakan cahaya Allah. Jika sekiranya tidak karena cahaya Allah, niscaya kegelapan akan menutupi sebagian di atas sebagian yang lain. Perumpamaan cahaya Allah yang memberi petunjuk kepada-Nya, berupa iman dan Al Qur’an dalam hati seorang mukmin adalah seperti misykat yakni suatu lobang di dinding rumah yang tidak tembus yang di dalamnya ada lampu, yang mana lubang itu mengumpulkan cahaya lampu tersebut sehingga cahayanya tidak menyebar. Lampu itu ada di dalam kaca, karena kejernihannya sehingga seakan-akan bintang yang bercahaya seperti mutiara. Lampu itu dinyalakan dengan minyak dari pohon yang penuh dengan berkah, yakni pohon Zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur saja, sehingga tidak terkena cahaya saat sore hari. Dan tidak hanya tumbuh di sebelah barat saja sehingga tidak terkena cahaya matahari saat pagi hari. Ia tumbuh di posisi tengah-tengah, tidak di timur juga tidak di baratnya. Karena kejernihannya hingga hampir saja minyak tersebut menyala dengan sendirinya meskipun belum di sulut dengan api. Dan ketika di sulut dengan api maka ia akan bercahaya dengan sangat terang. Cahaya di atas cahaya. Yakni cahaya minyak berlapis cahaya api. Hal itu seperti hidayah yang menerangi di dalam hati seorang mukmin. Allah memberikan hidayah dan taufik untuk mengikuti Al Qur’an kepada siapa pun yang Dia kehendaki. Dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia agar mereka memahami perumpamaan tersebut dan hikmah-hikmahnya. Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui segala sesuatu, tiada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.comBoleh tolong buatkan poster dengan ornamen tanaman yang simpel, dedaunan & bunga tulip, keseluruhan nuansa nude, cream, soft pink, pastel green

💬 0 komentar📅 1 Sep 2026Baca selengkapnya →