Tafsir quran
Dahulu mereka membuat patung patung dalam bentuk manusia atau hewan. Tetapi patung patung itu tetap benda mati dan tidak bisa bergerak
Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind
Dahulu mereka membuat patung patung dalam bentuk manusia atau hewan. Tetapi patung patung itu tetap benda mati dan tidak bisa bergerak
Larangan bersumpah mendahului Allah
Tafsir QuranAn Nūr : 45Tema: HUKUM PERZINAAN DAN PERGAULAN (Ayat 1–64)Subtema: Cerminan kekuasaan Allah (Ayat 41–46)QS. An-Nūr: 45وَٱللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَآبَّةٖ مِّن مَّآءٖ ۖ فَمِنۡهُم مَّن يَمۡشِي عَلَىٰ بَطۡنِهِۦ وَمِنۡهُم مَّن يَمۡشِي عَلَىٰ رِجۡلَيۡنِ وَمِنۡهُم مَّن يَمۡشِي عَلَىٰٓ أَرۡبَعٖ ۚ يَخۡلُقُ ٱللَّهُ مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞArtinya:Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya; sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.Tafsir Al-MuyassarAn-Nur (24:45)Allah telah menciptakan semua jenis makhluk yang melata di muka bumi dari air. Air merupakan asal penciptaan makhluk-Nya.Di antara makhluk itu ada yang berjalan di atas perutnya seperti ular dan yang semisalnya. Ada yang berjalan dengan dua kaki, misalnya manusia. Ada yang berjalan dengan empat kaki, misalnya hewan ternak dan yang semisalnya.Allah menciptakan makhluk-Nya sesuai dengan kehendak-Nya. Dia adalah Dzat yang Mahakuasa atas segala sesuatu.Arti per kataوَٱللَّهُ — dan Allahخَلَقَ — telah menciptakanكُلَّ — semuaدَآبَّةٖ — jenis hewan / makhluk yang melataمِّن مَّآءٖ — dari airفَمِنۡهُم — maka sebagian dari merekaمَن — yangيَمۡشِي — berjalanعَلَىٰ بَطۡنِهِۦ — di atas perutnyaوَمِنۡهُم — dan sebagian dari merekaمَن — yangيَمۡشِي — berjalanعَلَىٰ رِجۡلَيۡنِ — dengan dua kakiوَمِنۡهُم — dan sebagian dari merekaمَن — yangيَمۡشِي — berjalanعَلَىٰٓ أَرۡبَعٖ — dengan empat kakiيَخۡلُقُ — Dia menciptakanٱللَّهُ — Allahمَا يَشَآءُ — apa yang Dia kehendakiإِنَّ — sesungguhnyaٱللَّهَ — Allahعَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ — atas segala sesuatuقَدِيرٞ — Maha KuasaPesan yang dapat kita amalkan dari ayat tersebut♥️ Menyadari bahwa semua makhluk di sekitar kita adalah ciptaan Allah yang berasal dari air, dengan bentuk dan cara berjalan yang berbeda-beda.♥️ Mengagumi kebesaran dan kekuasaan Allah dalam menciptakan makhluk-Nya dengan sangat sempurna.♥️ Menumbuhkan rasa syukur atas nikmat kehidupan dan keberagaman makhluk di bumi ini.♥️ Menjaga sikap rendah hati, karena kita hanyalah salah satu dari sekian banyak ciptaan-Nya.KesimpulanAyat ini mengingatkan kita bahwa semua makhluk yang melata di bumi diciptakan oleh Allah dari air, dengan berbagai bentuk dan cara berjalan.Semua itu adalah bukti kekuasaan dan kehendak-Nya yang sempurna.Untuk Kita Renungkan“Setiap makhluk di bumi ini adalah tanda kekuasaan Allah. Maka, jangan hanya melihatnya, tetapi renungkan siapa yang menciptakannya.”
Naella ulia
📍 -
•Tips supaya bisa hidup damai dengan mertua dan ipar.Membangun relasi baru dengan siapa pun itu lakukan kewajiban kita. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, prinsipnya sama. Jaga adab, perhatikan hak mereka, kita perhatikan:Urusi pribadi masing-masing. Lebih-lebih ketika terjadi masalah. Jangan terburu-buru mengoreksi orang lain. Perbaiki cara muamalah kita ke orang lain dengan mengedepankan prasangka baik dan banyak-banyak pemakluman.Jangan jadi perpanjangan lisan antar keluarga. Jika ada kabar buruk atau hal yang tidak menyenangkan, pertimbangkan matang-matang maslahat dan mafsadatnya. Jika tidak ada manfaat untuk menceritakan ke suami apa yg terjadi pada mertua dan ipar atau sebaliknya. Ya diam saja. Itu bentuk sikap ihsan dan kebaikan akhlak.- Set boundaries saat banyak hal yang tidak kita suka terjadi. Tetapkan batasan yang sesuai dengan syariat. Tetap berbuat baik pada mertua dan ipar, berikan hak mereka, tetapi jangan biarkan mereka mempengaruhi kehidupanmu. Tetapkan batasan dengan menyampaikan secara santun pilihan-pilihanmu yang berseberangan.-Banyak-banyak minta maaf dan memaafkan. Karena yang punya hati dan sedang berusaha beradaptasi bukan cuma kita saja. u,u• Bagaimana cara belajar (ikut kajian) tanpa melalaikan kewajiban ke kepada suami?Ikuti kajian rutin yang waktunya telah disetujui suami. Kajian rutin punya waktu yang tetap. Jadi kita mudah mengatur atau menggeser hal lain ketika bertepatan dengan jam tersebut. Jangan mudah tergiur ikut banyak-banyak kelas yang akhirnya membuat kewajiban bita terbengkalai. Ikut kajian rutin yang berhubungan dengan ilmu fardhu 'ain dulu. Setelah tuntas, silakan mencari kelas yang sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan keluargamu.• Setelah menikah jadi gak semangat kuliah/kajian. Ada saran gak, Mbak?Wkwkwk...Jamak bangeeet terjadi. Saya pun pernah demikian, setelah menikah susah produktif. Terus jadi lebih manja dan lemah, ngerasa ingin dibantu terus, Solusinya, kita butuh merenung, sih. Mau dibawa ke mana diri ini pasca menikah? Apa tujuan pernikahan? Nambah shalihah nggak setelah nikah? Ibadahnya tambah baik, nggak?Ingat-ingat bahwa di akhirat kelak tak ada yang akan menolong kita kecuali amal yang telah kita lakukan untuk Allah. Suami pun sibuk dengan amalannya. Meski sedang berjalan berdua, masing-masing kita tetap merajut kisah masing-masing. Kalau kita terlena, bekal apa yang akan kita bawa untuk hidup di keabadian?• Apa pendapat Mbak Candra tentang pasangan yang mengumbar kemesraan dan foto pasangannya?Saya ngelihatnya udah biasa aja. Tetapi nggak mau keliatan mesra-mesraan di tempat umum, juga sosmed soalnya malu-maluin. >,<Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya di antara perkataan kenabian terdahulu yang diketahui manusia ialah jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu!" (HR. Bukhari, no. 3484, 6120)THE WORLD OF MARRIAGE Candra Prahastiwi, Saviera Yonita, Dr.Victa Ryza
"Kami tidak akan beriman , sehingga diberikan kpd kami yg serupa dg apa yg telah diberikan kpd utusan2 Allah" , maksudnya mereka org yg yg ingin agar malaikat datang kpd mereka memberikan risalah sebagaimana yg Allah turu kan kepada para rasul. Allah lebih mengetahui oeletakan risalah yg tepat. Dan orang yg layak mengembannya. Karena mereka tdk mendapatkan risalah itu , maka mereka mengolok2 para Nabi. Mereka akan ditimpa kehinaan , dan siksa , karena selalu membuat tipu muslihat
Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ﷺPeristiwa-Peristiwa Penting Sebelum Lahirnya RasulullahKeempat: Kematian Abdullah, Ayah Rasulullah 1. Perjalanan Dagang ke Syam: Abdullah pergi ke Syam untuk berdagang bersama rombongan kaum Quraisy.2. Sakit di Madinah: Dalam perjalanan pulang menuju Makkah, rombongan singgah di Madinah dan Abdullah jatuh sakit di sana.3. Menetap Bersama Paman: Karena sakitnya tak kunjung sembuh, Abdullah meminta rombongan pulang lebih dulu ke Makkah. Ia memilih menetap selama sebulan di Madinah bersama paman-pamannya dari Bani Adi bin an-Najjar (kabilah asal ibu Abdul Mutthalib).4. Wafat Sebelum Dijenguk: Setibanya rombongan di Makkah, Abdul Mutthalib langsung mengutus Al-Harits ke Madinah untuk menjemput Abdullah. Namun, saat Al-Harits tiba, Abdullah sudah meninggal dunia dan telah dimakamkan.5. Status Kelahiran Rasulullah ﷺ: Para ulama berbeda pendapat mengenai apakah Rasulullah ﷺ sudah lahir atau belum saat ayahnya wafat: Pendapat pertama: Rasulullah ﷺ sudah lahir. Pendapat kedua: Rasulullah ﷺ masih di dalam kandungan. Pendapat yang Paling Kuat: Menurut Ibnul Qayyim dan Ibnu Katsir, pendapat yang lebih kuat adalah Rasulullah ﷺ masih berada di dalam kandungan ketika ayahnya wafat.
Kandungan Utama TafsirKandunganMaknaUjian adalah bagian dari kehidupanAllah menguji manusia dengan berbagai keadaan.Kesalahan harus direspons dengan taubatJangan membela kesalahan; kembali kepada Allah.Allah adalah Wali/PelindungTempat bergantung yang sebenarnya adalah Allah.Ampunan harus diikuti perubahanMemohon agar tidak kembali kepada dosa yang sama.Rahmat Allah sangat luasRahmat Allah meliputi segala sesuatu.Rahmat khusus membutuhkan sifat tertentuTakwa, zakat, dan iman kepada ayat-ayat Allah.Kebaikan dunia dan akhirat harus diminta bersamaIslam tidak mengajarkan hanya mengejar dunia atau hanya akhirat.🌱 Faedah dan Pelajaran1. Jangan menjadikan ujian sebagai alasan untuk menjauh dari AllahMusa عليه السلام ketika menghadapi kejadian berat justru berkata:“Itu hanyalah cobaan dari-Mu.”Artinya, ujian seharusnya membawa kita lebih dekat kepada Allah, bukan semakin jauh.Faedah:Ketika mendapat masalah, pertanyaan pertama bukan hanya:“Kenapa ini terjadi kepada saya?”Tetapi juga:“Apa yang Allah ingin saya pelajari dari keadaan ini?”2. Taubat bukan sekadar meminta dosa dihapusTafsir menjelaskan bahwa memohon ampun sekaligus memohon rahmat berarti meminta agar Allah tidak menjerumuskan kita kembali kepada dosa tersebut.Ini sangat penting.Taubat yang matang bukan:dosa → minta ampun → ulangi → minta ampun lagitetapi:dosa → sadar → taubat → evaluasi → tutup pintu dosa → istiqamah.3. Jangan merasa cukup dengan menjadi “orang baik”Ayat 156 menyebut ciri orang yang mendapat rahmat khusus:takwa + zakat + iman kepada ayat Allah.Jadi iman bukan sekadar identitas.Ia harus terlihat dalam:ketakwaan,ibadah,kepedulian sosial,dan keyakinan kepada petunjuk Allah.4. Rahmat Allah luas, tetapi jangan menyalahgunakannyaAyat mengatakan:“Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.”Ini memberi harapan yang sangat besar.Tetapi ayat berikutnya menjelaskan bahwa rahmat tersebut ditetapkan bagi orang-orang yang bertakwa, menunaikan zakat, dan beriman.Maka jangan memahami rahmat Allah sebagai:“Allah Maha Pengampun, jadi tidak masalah kalau saya terus melakukan dosa.”Yang benar:“Karena Allah Maha Pengampun, saya tidak boleh berputus asa dari taubat.”5. Berdoalah untuk kebaikan dunia dan akhiratDoa Musa:“Tetapkanlah bagi kami kebaikan di dunia dan di akhirat.”Mengajarkan keseimbangan.Kita boleh meminta:kesehatan,keluarga yang baik,rezeki,pekerjaan,keamanan,ilmu,keberhasilan,tetapi semuanya diarahkan agar menjadi kebaikan yang membawa keselamatan akhirat.
🌱 Penutup Perjalanan Gentle Discipline📌 Tiga Pertanyaan Penting Sebelum Mendisiplinkan AnakKetika menghadapi perilaku yang tidak diinginkan, biasakan bertanya kepada diri sendiri:① MENGAPA?➡️ Mengapa anak berperilaku seperti itu?- Apa yang memicu perilaku tersebut?- Apakah ini bagian dari perkembangan yang normal?- Adakah kebutuhan yang belum terpenuhi?🖍️ Garis bawah: Jangan hanya menghentikan perilaku yang terlihat.➡️ Jika hanya fokus pada perilaku, masalah mungkin berhenti sementara, tetapi penyebabnya tetap ada.Tujuan: memahami akar masalah, bukan sekadar meredakan gejalanya.---② BAGAIMANA?➡️ Bagaimana perasaan anak saat itu?Perilaku yang sulit sering kali berasal dari perasaan yang tidak nyaman, seperti:☑ Sedih☑ Takut☑ Cemas☑ Marah☑ Kecewa☑ Berduka🖍️ Highlight: Perilaku adalah bentuk komunikasi.➡️ Anak sering menunjukkan perasaannya melalui tindakan karena belum mampu mengungkapkannya dengan kata-kata.Ingat:Jika disiplin membuat anak merasa lebih buruk, perilaku mereka sering kali juga menjadi lebih buruk.---③ APA?➡️ Apa yang ingin saya ajarkan melalui disiplin ini?Sebelum bereaksi, tanyakan:👉 Pelajaran apa yang ingin dipelajari anak dari situasi ini?Contohnya:- Mengelola emosi- Bertanggung jawab- Menghormati orang lain- Menyelesaikan masalah🖍️ Highlight: Jika tidak tahu tujuan disiplin Anda, jangan terburu-buru bertindak.➡️ Tujuan yang jelas akan membantu memilih respons yang tepat.---📌 Menjadi Orang Tua yang "Cukup Baik"Tidak ada orang tua yang sempurna.Kita semua:☑ Pernah kehilangan kesabaran☑ Pernah membuat kesalahan☑ Pernah bereaksi tidak sesuai harapanNamun kesalahan bukan akhir dari perjalanan.➡️ Kesalahan adalah kesempatan untuk belajar.➡️ Kesalahan membantu kita menjadi guru yang lebih baik bagi anak.🖍️ Highlight penting:Jangan mengejar 100% kesempurnaan.Target yang lebih realistis adalah:70% berhasil — 30% belajar dan memperbaiki diriItu sudah sangat baik.---📌 Tetap Memiliki Growth MindsetGentle discipline adalah keterampilan.Dan setiap keterampilan membutuhkan latihan.➡️ Awalnya mungkin terasa sulit.➡️ Terkadang Anda merasa tidak mampu.➡️ Terkadang Anda ingin menyerah.Tetapi:🖍️ "Setiap ahli pernah menjadi pemula."Yang terpenting adalah:☑ Terus mencoba☑ Terus belajar☑ Tetap konsisten---📌 Mengelola Diri Sendiri Adalah Bagian dari Gentle DisciplineSering kali masalah terbesar bukan berasal dari anak.Melainkan dari:- Kelelahan kita- Emosi yang belum selesai- Pengalaman masa kecil kita sendiri- Kebutuhan pribadi yang terabaikan➡️ Bahkan rencana disiplin terbaik pun bisa gagal ketika kita sedang kewalahan.Karena itu:🖍️ Merawat diri bukan kemewahan.🖍️ Merawat diri adalah kebutuhan.Ini adalah bagian penting dari puzzle gentle discipline.---📌 Metode P.E.T.E.R Saat Emosi MemuncakKetika menghadapi situasi yang sulit, gunakan langkah sederhana berikut:🅿 Pause➡️ Berhenti sejenak.Jangan langsung bereaksi.---🅴 Empathise➡️ Berempati.Cobalah memahami:- Apa yang dirasakan anak?- Apa sudut pandangnya?---🆃 Think➡️ Pikirkan berbagai pilihan respons.Tanyakan:"Jika saya melakukan ini, apa yang akan dipelajari anak?"---🅴 Exhale➡️ Tarik napas dalam-dalam.Lepaskan perlahan.Rilekskan tubuh dan bahu.Bayangkan kemarahan mulai mereda.---🆁 Respond➡️ Baru sekarang merespons.Bukan saat emosi sedang mengambil alih.---📌 Mengapa Gentle Discipline Layak Diperjuangkan?Gentle discipline bukan jalan pintas.Ia tidak selalu memberikan hasil instan.Namun manfaatnya dapat bertahan seumur hidup.Melalui pendekatan ini, anak belajar menjadi:☑ Bahagia☑ Percaya diri☑ Mandiri☑ Sopan☑ Kooperatif☑ Bertanggung jawabDan hubungan keluarga pun menjadi lebih kuat.➡️ Anak yang mudah marah dapat menjadi lebih tenang.➡️ Anak yang menarik diri dapat menjadi lebih percaya diri.➡️ Hubungan saudara yang penuh konflik dapat berkembang menjadi hubungan yang hangat dan sehat.🖍️ Highlight:Gentle discipline tidak hanya mengubah perilaku.Gentle discipline mengubah hubungan.Dan pada akhirnya, mengubah kehidupan seluruh keluarga.---🌿 Pesan PenutupAnda tidak harus menjadi orang tua yang sempurna.Anda hanya perlu:☑ Mau belajar☑ Mau mencoba lagi☑ Mau bertumbuh bersama anakIngat:➡️ Anda sudah memiliki semua yang dibutuhkan untuk berhasil menerapkan gentle discipline.🖍️ Langkah terakhir adalah percaya bahwa Anda mampu melakukannya.Rangkuman ini sudah disusun dengan format yang cocok untuk dijadikan slide carousel Instagram, catatan jurnal belajar, atau materi presentasi parenting karena alurnya tetap mengikuti cerita penulis dari awal hingga penutup.
Jadikan hinaan dan rasa sakit sebagai kekuatan untuk menjadi seorang yang lebih baik.
Hawa nafsu kalianlah yang membuat perbuatan jahat kalian itu terlihat baik di mata kalian.
1/2 Juz 14 dan surah Al Hijr tentang kisah Kaum Nabi Luth
Keutamaan Jihad FisabilillahOrang-orang yg nemiliki uzur bebas dari kewajiban jihadKeutamaan hijrah ke begei IslamPensyariatan mengqasar sholat saat bepergian
Mengangkat kedua tangan hingga sejaja dgn pundak Dalam fia minta hujan kedua tangan diangjay tinggi-tinggi
Lisna Nurul Hikmah
📍 Kabupaten Banyumas
Ketika kegagalan terus-menerus menyapa, asa pun patah dan muncul pikiran untuk menyerah saja...Jika Allah tak lagi mendengarkan doa-doa kita dan tak kunjung mengabulkan keinginan-keinginan kita, apakah itu pertanda bahwa Allah sudah tidak sayang kepada kita? Allah subhanahu wa ta'ala telah berjanji untuk memberikan rasa kasihnya yang besar untuk semua makhluk-makhluknya. Hanya saja, kita kurang bersabar. Mulut kita terlalu mudah mengeluh, setiap kali mengalami kesulitan hidup. karena memang begitulah sifat manusia .Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Q.s Ma'arij ayat 19-22Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Apabila ia mendapat kebaikan, iya amat kikir. Kecuali orang-orang yang mengerjakan salat yang tetap mengerjakan salatnya.Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab radhiallahu anhu terdapat kisah, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sab kedatangan rombongan tawanan perang. Di tengah-tengah rombongan itu ada seorang ibu yang sedang mencari-cari bayinya. Ketika ia akhirnya berhasil menemukan bayinya, ia pun memeluk erat-erat ke tubuhnya dan menyusuinya. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lalu bertanya kepada kami, "apakah menurut kalian ibu ini akan tega melemparkan anaknya ke dalam kobaran api?"Kami menjawab,"tidak mungkin, demi Allah. Selama dia sanggup untuk mencegah bayinya terlempar ke dalamnya."Maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, " sungguh Allah lebih sayang kepada hamba-hambanya daripada ibu ini kepada anaknya." (H.r Bukhari dan Muslim)
“Rumah yang islami, melahirkan generasi yang dekat dengan Allah dan siap mengemban amanah di dunia.” 🌿📖
1️⃣ Kita tau bahwa Allah Maha Mengetahui segalanya, maka sudah sewajarnya hal tersebut mendorong kita kepada takwa-Nya2️⃣ Allah subhaanahu wata'ala Maha Suci dari segala penisbatan anak pada-Nya 3️⃣ Kita tidak perlu menghiraukan orang-orang yang menyakiti kita, sebagaimana Allah memerintahkan Rasulullah shallallahu 'alayhi wasallam untuk tidak menghiraukan orang kafir
Tafsir QS. Al-Baqarah Ayat 18سُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَرْجِعُونَArtinya, mereka itu tuli, bisu, dan buta. Maka tidaklah mereka akan kembali ke jalan yang benar.Orang-orang munafik demikian. Mereka sudah mengetahui kebenaran, namun mereka tinggalkan. Berbeda dengan orang jahil. Orang jahil, jika diberitahu, mereka akan mengikuti. Namun orang munafik sudah mengetahui kebenaran tentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tentang Islam, tetapi mereka tidak mau masuk Islam. Sehingga mereka seperti orang tuli, bisu, dan buta, tidak akan kembali. Kenapa? Karena mereka meninggalkan kebenaran setelah tahu kebenaran.Apalagi orang-orang munafik pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, di mana mereka shalat bersama, mendengar ceramah Nabi, mereka tahu mukjizat Nabi, tetapi mereka tidak beriman.Maka sulit bagi mereka untuk kembali kepada kebenaran karena mereka meninggalkan kebenaran setelah mereka tahu itu adalah kebenaran.Lain halnya dengan orang bodoh yang tidak tahu. Namun, ketika diberi penjelasan, mungkin akan sadar.
9. Tidak Menepati JanjiTidak menepati janji merupakan salah satu tanda kemunafikan. Maka, menepati janji adalah salah satu tanda keimanan dan ketakwaan.Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Ada tiga tanda. Barang siapa dalam dirinya terdapat tanda-tanda itu, berarti ia munafik, meskipun ia shalat, puasa, dan mengaku Muslim, yaitu: bila berbicara, berdusta; bila berjanji, mengingkari; dan bila dipercaya, berkhianat.” [HR. Bukhari dan Muslim].Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Ada empat sifat. Barang siapa dalam dirinya terdapat salah satunya, berarti ia tertimpa penyakit nifak hingga ia meninggalkannya, yaitu: bila berbicara, berdusta; bila berjanji, mengingkari; bila membuat perjanjian, mengkhianati; dan bila berselisih, curang.” [HR. Bukhari dan Muslim].
Apa yang sebenarnya terjadi pada mati suri?Sejatinya yang terjadi bukan mati tapi pingsan. Kondisinya sama seperti orang tidur, lalu dia bermimpi melihat berbagai macam kejadian aneh yang tidak terlihat di dunia. Arwahnya dicabut oleh Allah dalam renrang waktu tertentu, lalu Allah kembalikan ke jasadnya, sebagaimana yang terjadi pada orang tidur.Para ulama menjelaskan kematian ada dua:Kematian sesaat, kematian yang terjadi saat orang tidur yang disebut juga wafat kecil (al-Wafat as-Shughra)Kematian terakhir, kematian ketika seseorang meninggalkan dunia untuk selamanya atau disebut juga wafat besar (al-Wafat al-Kubro)Buku: Bila Kumati. Catatan Tentang Peristiwa Kematian.Karya: Ammi Nur Baits
"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai." (al-Isrâ` : 7).Mahasuci Allah yang telah menurunkan Islam melalui Rasul-Nya yang mulia. Islam menjadi bukan sekadar indah, tapi juga mudah dan penuh berkah. Seperti halnya hujan, siraman Islam mampu menumbuhkan bibit-bibit kebaikan yang pernah dianggap mati.