📰 Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

✏️ Buat Laporan
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
Q

Qur'aniah Ali

📍 Kabupaten Bantul

Mendidik Anak Tanpa Amarah (Hal. 61-65)

Lakukan yang Terbaik, Lalu Bertawakal1. Manusia wajib berusaha sebaik mungkinDalam mendidik anak, kita dituntut untuk bersungguh-sungguh melakukan usaha terbaik.Berusaha memperbaiki diri, mengasuh, membimbing, dan menghindarkan anak dari keburukan.2. Usaha harus disertai pertolongan AllahJangan hanya mengandalkan kemampuan diri.Setelah berusaha, minta pertolongan kepada Allah dan jangan merasa lemah atau putus asa.3. Bedakan antara yang bisa diusahakan dan yang di luar kendaliYang bisa kita ubah: lakukan dengan sungguh-sungguh.Yang tidak bisa kita kendalikan: terima dengan tenang, rida, dan pasrah kepada takdir Allah.Hindari terus berkata “seandainya aku...” karena hanya membuka pintu penyesalan.4. Anak adalah milik AllahOrang tua hanya diberi amanah untuk mengasuh, membimbing, mendidik, dan mendoakan.Hasil akhirnya bukan sepenuhnya berada di tangan kita.Karena itu, jangan sampai kekhawatiran terhadap anak membuat kita terus marah dan kehilangan ketenangan.5. Tawakal adalah penyeimbang usahaTawakal bukan berarti berhenti berusaha.Berusaha maksimal → berdoa → serahkan hasil kepada Allah.Apa pun hasilnya, lapangkan hati menerima takdir Allah karena kita yakin hanya Allah yang mampu memberi manfaat dan mencegah mudarat.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat20 Agustus 2026
W
Wina

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir Ibnu Katsir QS. Al-'Isrā: 5

Allah taala berfirman:فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ أُولَىٰهُمَا بَعَثۡنَا عَلَيۡكُمۡ عِبَادٗا لَّنَآ أُوْلِي بَأۡسٖ شَدِيدٖ فَجَاسُواْ خِلَٰلَ ٱلدِّيَارِ ۚ وَكَانَ وَعۡدٗا مَّفۡعُولٗاMaka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.Tema: ISYARAT BAHWA UMAT ISLAM AKAN MENJADI UMAT YANG BESAR (Ayat 1-111)Subtema: Kehancuran Bani Israil karena tidak mengikuti ajaran Taurat (Ayat 4-8)QS. Al-'Isrā: 5📝 Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir1. Hukuman atas KerusakanKetika tiba waktu hukuman atas kerusakan pertama Bani Israil, Allah mengirimkan hamba-hamba-Nya yang memiliki kekuatan besar untuk menguasai mereka.2. Mereka Menguasai NegeriPara penyerang merajalela di kampung-kampung Bani Israil dan menguasai negeri mereka tanpa merasa takut kepada siapa pun.3. Ketetapan Allah Pasti TerlaksanaPeristiwa tersebut merupakan ketetapan Allah yang pasti terjadi sebagai balasan atas kerusakan dan kesewenang-wenangan mereka.✨ PelajaranKezaliman dan kesombongan tidak dibiarkan selamanya. Allah memberi kesempatan, tetapi ketika ketetapan-Nya datang, tidak ada yang mampu menghalanginya.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
D
Daramatasia

📍 Kota Depok

Manfaat Do’a dan Dzikir

•Dzikir itu merupakan tanaman surga.Sesuai dgn riwayat Attarmidzi bahwa Ibnu Mas’ud رصالله عنه berturur “Rasulullah صلله عليه وسلم bersabda:Pada mlm ketika aku di isra’kan bertemu dgn nabi Ibrahim al-Khalil عليه السلم kemudia dia berkata:”Wahai muhammad sampaikan salamku kpd ummatmu bahwa surga bagus tanahnya dan segar airnya,surga itu tanah kosong dan tanamannya adalah lafazh-lafazh dzikir :سبحان الله ولحمد للهولا اله الا الله والله اكبر

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
T

Titi Dwi Rabbani

📍 Kota Tangerang Selatan

Bab 4 Dari sinilah Islam dimulai

Bab 4Dari sinilah Islam dimulaiHikmah KedelapanTaniat Luhur yang dimiliki oleh Bangsa Arab3. KeberanianMenganggap mati demi membela pendapat, kaum, sahabat, atau tetangga sebagai kehormatan tertinggi.Keberanian dan kedermawaan menjadi kunci jihad raga dan harta untuk kejayaan Islam.Pemimpin perang Muslim (seperti Khalid bin al-Walid) selalu berada di barisan paling depan, berbeda dengan jenderal kafir yang bersembunyi.Ditunjukkan oleh sahabat seperti al-Barra’ bin Malik yang nekat menerobos benteng musuh demi membuka gerbang bagi pasukan Islam.4. Izzah (Menjaga Kehormatan)Lebih memilih mati secara terhormat daripada hidup menanggung rasa malu dan kehinaan.Menganggap kematian dalam situasi sulit dengan kepala tegak jauh lebih baik daripada hidup damai tetapi terhina.5. Kesabaran dan Kekuatan Mental yang TinggiTerbentuk karena hidup di lingkungan geografis yang keras, kering, serta kondisi ekonomi yang susah (jauh dari kemegahan).Menjadi faktor utama pesatnya perkembangan Islam karena mampu menghadapi jalan dakwah yang terjal dan penuh tekanan.Mampu bertahan dalam jihad meski fasilitas terbatas (misal: hanya makan beberapa butir kurma) dan sanggup menghadapi cuaca panas, keletihan, serta kepungan musuh yang lama.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
R
Ressy Sri Agesty

📍 Kabupaten Bandung

Bagaimana Menghadapi Sang Anak yang Suka Sekali Memegang Kemaluannya?

1. Jangan langsung memarahi atau menghakimi anak. Tanyakan terlebih dahulu alasan anak melakukan hal tersebut. Bisa jadi ia sedang merasa penasaran atau memiliki kebutuhan tertentu yang belum dipahami orang tua.2. Gunakan nada bicara yang baik dan penuh empati. Hindari pertanyaan dengan nada mengintimidasi. Tujuannya bukan sekadar menghentikan perilaku anak, tetapi memahami apa yang sedang ia rasakan dan mencari jalan keluarnya.3. Sediakan “fasilitas” untuk meredakan rasa penasaran anak. Orang tua perlu menjadi tempat yang aman bagi anak untuk bertanya, termasuk mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas. Jangan langsung marah atau panik ketika anak bertanya.4. Berikan informasi sesuai kemampuan berpikir anak. Orang tua dapat menggunakan buku atau video edukatif sebagai media agar informasi tentang tubuh dan seksualitas dapat diterima anak dengan cara yang sesuai dengan logikanya.5. Ingat, anak bukan versi mini dari orang tua. Anak memiliki cara berpikir, rasa ingin tahu, dan kebutuhan pemahaman yang berbeda. Karena itu, orang tua perlu belajar memahami dunia anak, bukan hanya menuntut anak memahami sudut pandang orang dewasa.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat20 Agustus 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

📍 Kota Prabumulih

Al Baqarah : 19-20

Hujan lebat → perumpamaan bagi Al-Qur’an dan wahyu Allah, karena di dalamnya terdapat kehidupan bagi hati sebagaimana hujan menghidupkan bumi.Kegelapan → berbagai keraguan, kebingungan, dan kesesatan yang ada dalam hati mereka.Guruh → ancaman dan larangan Allah yang terkandung dalam Al-Qur’an. Suaranya keras dan menakutkan bagi mereka karena mereka tidak mau tunduk kepadanya.Kilat → kebenaran yang terkadang tampak jelas kepada mereka.Menutup telinga → gambaran tentang berpaling dan enggan mendengarkan kebenaran, terutama ketika ayat-ayat berisi ancaman dan kewajiban yang tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka.Berjalan ketika ada cahaya → ketika kebenaran tampak dan sesuai dengan kepentingan mereka, mereka mengikutinya.Berhenti ketika gelap → ketika kebenaran menjadi berat bagi mereka, mereka kembali bingung dan berhenti dari jalan tersebut.Allah memberikan perumpamaan bagi orang-orang munafik dengan orang yang berada di tengah hujan lebat disertai kegelapan, guruh, dan kilat.Mereka takut terhadap suara guruh sehingga menutup telinga. Demikian pula orang-orang munafik: ketika ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung ancaman dan larangan dibacakan, mereka berpaling karena takut hal itu menyingkap keadaan mereka.Ketika muncul sesuatu dari kebenaran yang menguntungkan mereka, mereka mengikutinya. Namun ketika kebenaran menjadi berat atau mereka menghadapi kesulitan, mereka berhenti dan tidak mau melanjutkan.Allah sebenarnya meliputi mereka dan mengetahui seluruh keadaan mereka. Mereka tidak mungkin melarikan diri dari kekuasaan-Nya.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
H

Halida Achmad Bagraff

📍 Kota Surabaya

Ringkasan bab Jika Akhirnya Memilih Cerai

Berapa lama masa ‘iddah?Wanita yang ditinggal mati suamiPertama, wanita yang ditinggal mati suami dalam keadaan hamil, masa ‘iddahnya adalah dengan melahirkan, baik masa kelahiran dekat atau jauh (QS Ath-Thalaq: 4).Kedua, wanita yang ditinggal mati suami dalam keadaan tidak hamil, masa ‘iddahnya adalah empat bulan sepuluh hari, baik sesudah disetubuhi ataukah tidak (QS. Al Baqarah: 234; HR Bukhari no 5334 dan Muslim no 1491).Wanita yang tidak ditinggal mati suamiPertama, wanita yang diceraikan dalam keadaan hamil, masa ‘iddahnya sampai ia melahirkan (QS Ath-Thalaq: 4)Kedua, wanita yang memiliki quru’ bagi wanita yang masih mengalami haidh, yaitu menunggu sampai tiga kali quru’ (QS. Al Baqarah: 228). Ada yang berpendapat quru’ adalah suci, seperti pendapat dalam madzhab Syafi’i. Ada yang berpendapat maknanya adalah haidh.Ketiga, wanita yang tidak memiliki masa haidh yaitu perempuan yang belum datang bulan dan wanita monopause (berhenti dari haidh), maka masa ‘iddahnya adalah tiga bulan (QS Ath-Thalaq: 4)Keempat, wanita yang dicerai sebelum disetubuhi maka ia tidak memiliki masa ‘iddah (QS. Al Ahzab: 49)Buku: Cinta janji dan ujian dalam berumah tanggaKarya: Dr. Muhammad  Abduh Tuasikal.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
M
Melinda Yanuar

📍 Kota Serang

Ringkasan: Keutamaan Berjalan ke Masjid

Ringkasan: Keutamaan Berjalan ke Masjid3. Menghapus dosa dan meninggikan derajatSetiap langkah menuju masjid memiliki pahala.Satu langkah dapat menjadi sebab terhapusnya satu dosa, dan langkah berikutnya meninggikan derajat.Karena itu, berjalan menuju masjid dianjurkan dengan tenang, bukan tergesa-gesa.Rasulullah ﷺ bersabda:“Apabila kalian mendatangi shalat, janganlah kalian mendatanginya dengan tergesa-gesa. Namun, datangilah dengan berjalan dan tenanglah.” (HR. Muslim)4. Hidangan di SurgaPergi ke masjid dan pulang setelah melaksanakan shalat memiliki keutamaan yang besar.Orang yang rumahnya jauh dari masjid tetap mendapatkan pahala dari langkah-langkah perjalanan pergi dan pulang.Ada seorang dari golongan Anshar yang rumahnya jauh dari masjid. Ia tidak ingin rumahnya dekat dengan masjid karena ingin setiap langkah kakinya dicatat sebagai pahala.Rasulullah ﷺ bersabda:“Allah telah mengumpulkan semua itu untukmu.”🌷 Pesan utama:Jangan menganggap jauh atau banyaknya langkah menuju masjid sebagai beban. Setiap langkah adalah pahala, menghapus dosa, meninggikan derajat, dan menjadi jalan menuju surga.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat20 Agustus 2026
M
Melinda Yanuar

📍 Kota Serang

Ringkasan Tafsir At-Taysir — QS. Al-Waqi'ah: 25

🌿 Ringkasan Tafsir At-Taysir — QS. Al-Waqi'ah: 25Tema: Kejadian-Kejadian Besar pada Hari KiamatSubtema: Balasan bagi orang yang paling dahulu berimanInti ayat:Salah satu kenikmatan penghuni surga bukan hanya makanan, tempat tinggal, pelayan, dan pasangan yang indah, tetapi juga kenikmatan dalam berbicara.Di surga:🌸 Tidak ada perkataan yang sia-sia.🤍 Tidak ada perkataan yang menyakiti hati.🚫 Tidak ada ghibah dan namimah.🚫 Tidak ada hinaan, sindiran, kesombongan, atau celaan.😊 Semua perkataan yang terdengar menyenangkan dan membawa kebahagiaan.🫶 Para penghuni surga saling bertemu dengan wajah penuh kegembiraan dan senyuman.Pelajaran untuk kita:Di dunia, ucapan sering menjadi sumber luka. Bahkan dalam keluarga maupun media sosial, perkataan dapat merendahkan, menyindir, menyakiti, atau menimbulkan dosa.Maka, jagalah lisan sejak di dunia. Biasakan berbicara dengan lembut, meninggalkan ghibah dan namimah, serta menghindari perkataan yang menyakiti orang lain.🌷 Bayangkan kenikmatan surga: bukan hanya tidak ada rasa sakit pada tubuh, tetapi juga tidak ada rasa sakit yang ditimbulkan oleh ucapan.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat20 Agustus 2026
P
Putri Nadhira Saraswati

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Tafsir Al Isra 11

Tafsir Al-MuyassarAl-Isra (17:11)Tema: ISYARAT BAHWA UMAT ISLAM AKAN MENJADI UMAT YANG BESAR (Ayat 1-111)Subtema: Al-Qur'an petunjuk ke jalan yang benar (Ayat 9-12)Terkadang manusia mendoakan terhadap diri, anak atau hartanya dengan keburukan, dan itu dilakukan pada saat marah, sebagaimana ia mendoakan dengan kebaikan. Hal itu akibat kejahilan manusia dan ketergesa-gesaannya. Namun, berkat rahmat Allah kepadanya, Dia mengabulkan doanya untuk kebaikan bukan keburukan, karena Dia tahu bahwa ia tidak menyengaja hal itu, dan manusia itu bertabiat tergesa-gesa.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →