📰 Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

✏️ Buat Laporan
📚 Jejak Pustaka12 Agustus 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

📍 Kabupaten Kutai Timur

Ringkasan Bab Berbohong (Bagian 1)

Mengapa Anak-Anak Berbohong?Anak-anak berbohong hampir tidak pernah berarti menantang, licik, atau sosiopat (bahkan ketika Anda hanya mengatakannya sambil bercanda).Sebagian besar kebohongan muncul dari rasa takut, kepanikan, keinginan untuk melindungi diri, atau karena mereka belum memiliki keterampilan untuk menghadapi situasi sulit.1. Takut akan Konsekuensi atau HukumanAnak berbohong karena takut dimarahi, dihukum, atau kehilangan sesuatu yang berharga baginya.Contoh:Jake menuduh Dara mendorong Owen agar terhindar dari kemarahan Ibu.2. Ingin Dipercaya atau Menyenangkan Orang DewasaAnak berbohong karena ingin dipuji, diakui, atau dianggap baik oleh orang dewasa.Contoh:Jake berbohong agar Ibunya lebih percaya padanya dibanding Dara.3. Membela Diri atau Melindungi Diri SendiriAnak berbohong sebagai bentuk pertahanan diri ketika merasa disudutkan, malu, atau terancam.Contoh:Ketika dituduh memecahkan lampu, Jake membantah dan berbohong karena merasa tidak bersalah dan takut dimarahi.4. Belum Memiliki Keterampilan untuk Menghadapi Situasi SulitAnak belum tahu cara menghadapi kesalahan, tekanan, atau masalah dengan cara yang sehat, sehingga memilih berbohong.Contoh:Jake tidak tahu cara mengakui kesalahannya, jadi ia memilih berbohong daripada mengatakan yang sebenarnya.5. Terinspirasi dari Orang Lain atau LingkunganAnak bisa berbohong karena melihat atau mendengar orang lain melakukan hal yang sama.Contoh:Jika orang dewasa sering berbohong, anak bisa menirunya sebagai cara berinteraksi atau “menyelesaikan masalah”.«Intinya: Kebohongan biasanya bukan tanda keburukan pada diri anak, melainkan sinyal bahwa mereka sedang berjuang dengan emosi, situasi, atau keterampilan yang belum mereka miliki. GOOD INSIDEMeletakkan Kepercayaan Penuh bahwa Semua Anak Berhati Baik(Dr. Becky Kennedy)

💬 0 komentar📅 12 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka16 Agustus 2026
M
marni

📍 Kabupaten Bogor

Tazkiyatun nNufus

2. BerdoaNabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ“Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Ta’ala selain do’a.”Allah berfirman Qs Ghadir:60وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَࣖ ۝٦٠“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”Doa merupakan salah satu ibadah paling utama disisi Allah karena doa memperlihatkan kelemahan seorang hamba, kebutuhan nya, kerendahan, ketidakberdayaan serta pengakuan, kekuasaan dan Ketidakbutuhan kepada selain - Nya.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat15 Agustus 2026
M
marni

📍 Kabupaten Bogor

JANJI PRASETIA KEPADA ALLAH DAN PENYEMPURNAAN AGAMA ISLAM (Ayat 1-5)

Allah taala berfirman:يَسۡـَٔلُونَكَ مَاذَآ أُحِلَّ لَهُمۡ ۖ قُلۡ أُحِلَّ لَكُمُ ٱلطَّيِّبَٰتُ وَمَا عَلَّمۡتُم مِّنَ ٱلۡجَوَارِحِ مُكَلِّبِينَ تُعَلِّمُونَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَكُمُ ٱللَّهُ ۖ فَكُلُواْ مِمَّآ أَمۡسَكۡنَ عَلَيۡكُمۡ وَٱذۡكُرُواْ ٱسۡمَ ٱللَّهِ عَلَيۡهِ ۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِMereka menanyakan kepadamu, "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" Katakanlah, "Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatih nya untuk berburu; kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu1. Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu2, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepaskannya)3. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya".Tema: JANJI PRASETIA KEPADA ALLAH DAN PENYEMPURNAAN AGAMA ISLAM (Ayat 1-5)Catatan kaki:210168. Maksudnya binatang buas itu dilatih menurut kepandaian yang diperoleh dari pengalaman, pikiran manusia, dan ilham dari Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā tentang melatih binatang buas dan cara berburu.210169. Yaitu buruan yang ditangkap binatang buas semata-mata untukmu dan tidak dimakan sedikit pun oleh binatang itu.210170. Maksudnya, di waktu melepaskan binatang buas itu disebut nama Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā sebagai ganti binatang buruan itu sendiri menyebutkan di waktu menerkam buruan.QS. Al-Mā'idah: 4Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat14 Agustus 2026
S
Shinta Dewi

📍 Kota Surabaya

QS Al Araf 85

Yang menarik dari kisah Nabi Syu’aib adalah bahwa seruan untuk menyembah Allah berjalan bersama dengan tuntutan untuk jujur dalam urusan manusia. Ini membuatku sadar bahwa kedekatan kepada Allah seharusnya juga terlihat dari hal-hal yang sering dianggap kecil dalam keseharian: bagaimana aku menjaga amanah, menghargai hak orang lain, dan tidak mengambil keuntungan dengan cara yang tidak semestinya. Ternyata kualitas iman tidak hanya terlihat dari hubungan kita dengan Allah, tetapi juga dari bagaimana kita memperlakukan manusia ketika tidak ada yang mengawasi.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka14 Agustus 2026
S
Shinta Dewi

📍 Kota Surabaya

Anjak Piutang Dalam Islam

Untuk jual beli nota, dalam akuntansi/keuangan praktik ini dikenal sebagai factoring/anjak piutang, yang dapat difasilitasi oleh perusahaan pembiayaan. Skemanya, supplier yang memiliki piutang jatuh tempo beberapa bulan kemudian mengalihkan piutang tersebut kepada perusahaan factoring untuk memperoleh dana lebih cepat, lalu saat jatuh tempo piutang ditagihkan kepada pihak yang berutang.Dalam contoh beliau:Supplier punya hak tagih Rp100 juta kepada PT X.Lalu hak tagih itu dialihkan kepada pembeli nota.→ PT X yang awalnya harus membayar supplier, kemudian membayar kepada pembeli nota.Itulah sisi hawalah-nya: perpindahan hak tagih dari supplier kepada pihak ketiga.Namun, masalahnya adalah pengalihan tersebut dilakukan dengan nilai berbeda:Piutang Rp100 juta → dialihkan dengan pembayaran Rp90 juta.Menurut penjelasan Ustadz Ammi, dari sisi hawalah nilai yang dialihkan harus sama, sehingga model seperti ini tidak sah. Beliau juga membahasnya dari sisi lain sebagai pertukaran uang dengan nilai yang berbeda, yang masuk persoalan riba fadhl.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat12 Agustus 2026
S
Siti Rusmiati

📍 Kabupaten Bogor

"Ya Allah, jadikan kami lentera-lentera kecil di bumi-Mu. Menerangi tanpa diminta, padam hanya jika Engkau kehendaki."

Aku memang masih belum menikah, apalagi punya anak. Namun melihat banyak sekali anak yang terjerumus ke lembah-lembah dosa dan maksiat, sadar diri untuk semakin khusyuk dalam bermunajat, semakin rajin mengoreksi diri atas dosa-dosa yang dilakukan meski sesaat, sungguh aku tidak akan pernah tega jika suatu saat aku justru mewariskan sebuah dosa, meninggalkan asbab buruk karna kesalahan-kesalahan di masa muda.Do'aku untuk anak-anakku sudah aku panjatkan jauh hari sebelum ia tiba dan melihat dunia ini dengan matanya sendiriBetapa khawatirkan seorang ibu melihat anak perempuannya pulang larut malam dengan lelaki ajnabi, betapa hancurnya perasaan seorang ibu itu melihat anaknya yang ia cintai justru semakin lihai memaki dan membohongi demi sebuah kebahagiaan yang sedang gencar melahap diri.Dan kepada Allah lah aku berserah diri kepada masa lalu yang sedang aku perbaiki, kepada masa sekarang yang sedang aku coba jalani, dan masa depan yang tidak pasti aku ketahui🩷

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka12 Agustus 2026
R
Ressy Sri Agesty

📍 Kabupaten Bandung

Bagaimana mengenalkan pendidikan seks kepada anak ketika orang tua sedang LDM

LDM bukan hambatan untuk tetap menjalankan pengasuhan bersama, selama ayah dan ibu memiliki tujuan atau blueprint pengasuhan yang sama.Ibu sebagai “guru” di rumah menjalankan pendidikan sehari-hari dan memantau perkembangan anak.Ayah sebagai “kepala sekolah” tetap terlibat dalam menentukan arah dan konsep pendidikan anak meskipun tidak selalu hadir secara fisik.Ayah dan ibu perlu berkomunikasi dan mengevaluasi pengasuhan bersama: apa yang perlu dipertahankan, diubah, atau diperbaiki.Pendidikan seks perlu diberikan secara bertahap dan sesuai usia, termasuk mengenalkan perubahan menuju baligh dan pengendalian hawa nafsu.Pendidikan tentang kepemimpinan dimulai sejak kecil, tidak perlu menunggu anak dewasa.Anak dapat dilatih memimpin melalui hal sederhana, seperti mengambil keputusan dan memahami konsekuensi pilihannya.Pengasuhan adalah proses jangka panjang; hasil pendidikan tidak bisa terlihat secara instan.Menjadi orang tua berarti bekerja sebagai tim: belajar, merencanakan, mencari solusi, dan mengevaluasi pengasuhan bersama.Yang paling penting adalah saling mendukung, peduli, dan memahami, bukan saling menyalahkan atau merasa paling berjasa.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
S

Sekar Kinanti Nufiarizky

📍 Kota Depok

Hukum Perzinaan & Pergaulan

Allah taala berfirman:سُورَةٌ أَنزَلۡنَٰهَا وَفَرَضۡنَٰهَا وَأَنزَلۡنَا فِيهَآ ءَايَٰتِۭ بَيِّنَٰتٖ لَّعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ(Ini adalah) satu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas agar kamu selalu mengingatinya.Tema: HUKUM PERZINAAN DAN PERGAULAN (Ayat 1-64)Subtema: Hukum perzinaan (Ayat 1-3)QS. An-Nūr: 1Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.comTafsir Al-MuyassarAn-Nur (24:1)Tema: HUKUM PERZINAAN DAN PERGAULAN (Ayat 1-64)Subtema: Hukum perzinaan (Ayat 1-3)Ini adalah satu surat Al Qur’an yang sangat agung dari yang Kami turunkan. Kami wajibkan untuk menjalankan hukum-hukum yang ada di dalamnya. Dan Kami turunkan di dalamnya dalil-dalil yang jelas agar kalian wahai orang-orang mukmin selalu mengingat ayat-ayat yang jelas ini dan mengamalkannya.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka11 Agustus 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Jangan menggunjingkan orang lain

Jangan menggunjingkan orang lainSumber: Don't sweat the small stuff with your familySemakin jarang melakukan kecenderungan menggunjing semakin santai dan tenang hidup. Pada gilirannya saya perhatikan bahwa orang-orang di sekeliling saya jadi agak lebih santai. Saya merasa lebih nyaman karena kini Saya tidak lagi menggosip menusuk dari belakang atau gampang melontarkan sedikit kritik kepada orang lain. Dan karena saya tidak lagi ikut-ikutan melakukan kebiasaan ini, orang-orang yang dekat dengan saya cenderung mengurangi kebiasaannya itu. Hasilnya pandangan setiap orang dalam keluarga dan keluarga besar saya menjadi agak lebih baik satu sama lain. Seperti yang biasanya terjadi begitu beberapa anggota keluarga menyentuh kebiasaan itu yang lainnya tanpa diperintah langsung mengikuti.Bila anda mengusipkan seseorang bisa dibilang bahwa kebiasaan ini bukannya menonjolkan karakter orang dibicarakan namun lebih menggambarkan karakter kita sendiri kebutuhan kita untuk bersikap kritis dan kebutuhan kita untuk menggosipkan orang lain. Ini sama halnya dengan membicarakan orang yang terjatuh karena orang yang sedang anda gosipkan tidak bisa membela diri ini tidak adil Ini sama halnya dengan membicarakan orang yang terjatuh karena orang yang sedang anda gosipkan tidak bisa membela diri. Ini tidak adil.Lagi pula jika anda menaruh perhatian terhadap bagaimana perasaan Anda ketika sedang mengunjungi orang lain Anda akan merasa agak jahat seolah-olah betina Anda mencoba mengingatkan anda. Jauh di lubuk hati anda mengetahui bahwa mengusulkan orang lain merupakan perbuatan keliru.Bila anda menggunjingkan orang lain ini akan menyebabkan orang yang anda gosip kan menjadi agar tidak nyaman. Lagi bulat jika anda membicarakan hal-hal yang dilakukan orang lain siapa yang dapat menjamin bahwa anda tidak melakukan hal yang sama ketika orang lain itu tidak ada? Kurangnya integritas merupakan asal muasal mengingat nya sinisme dalam keluarga dan lingkungan kita karena tak seorangpun yakin bahwa orang lain benar-benar bisa dipercaya.Kabar baiknya dengan menggantikan kebiasaan ini lebih mudah daripada yang anda sangka. Begitu menjadi betapa tidak bergunanya suatu kebiasaan maka semua hal langsung kembali ke jalan yang seharusnya. Awalnya mungkin anda tidak menyadari diri Anda bersikap kritis sampai akhirnya fakta tersebut terpampang di depan mata. Anda akan mengingatkannya ketika semuanya sudah terlambat. Jangan bersikap keras kepada diri sendiri. Bahkan bersyukurlah bahwa kebiasaan lama tersebut pernah mampir dan bahwa kini Anda punya sasaran untuk menyetop kebiasaan tersebut. Di waktu yang akan datang bila anda terperangkap di tengah-tengah percakapan yang isinya menggunjingkan orang lain Anda bisa bilang, " nah laki-laki ngomongin orang yang tidak ada."Kemudian dengan halus membelokkan inti percakapan. Pada tahap tertentu ini akan lebih mudah dilakukan ketika merasa ada dorongan untuk melontarkan kritik, anda akan mampu langsung mematikan dorongan tersebut. Anda akan melihatnya datang, amati pikiran dan perilaku anda sendiri dan stop sejak dari mula. Seiring dengan berjalannya waktu kebiasaan Anda mengkritik orang lain ketika yang bersangkutan tidak ada akan semakin berkurang.Bahkan ketika orang-orang di sekitar Anda sedang menggosipkan orang lain Anda dapat dengan halus menolak untuk ikut-ikutan. Anda justru dapat mengarahkan percakapan dengan tetap bersikap diam mengatakan sesuatu yang baik-baik atau membela orang yang digosipkan atau langsung mengubah bahan pembicaraan. Jadi orang yang tidak suka menggunjingkan keburukan orang lain manfaatnya sangat dramatis dan langsung. Cobalah dan anda langsung merasa lebih baik.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
H
Haniva Eka Kusuma

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir al ankabut ayat 5

Allah taala berfirman:مَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ ٱللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ لَأٓتٖ ۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُBarang siapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang. Dan Dia-lah Yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.— QS. Al-`Ankabūt: 5Tafsir Tafsir Al-MuyassarAl-'Ankabut (29:5)Barangsiapa berharap bertemu Allah dan menginginkan pahala-Nya, maka ajal yang telah Allah tetapkan untuk membangkitkan makhluk-Nya untuk menerima balasan dan hukuman pasti datang dalam waktu dekat. Dan Allah Maha Mendengar kata-kata dan Maha Mengetahui perbuatan-perbuatan.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →