📰 Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

✏️ Buat Laporan
📚 Jejak Pustaka12 Agustus 2026
R
Ressy Sri Agesty

📍 Kabupaten Bandung

Bagaimana mengenalkan pendidikan seks kepada anak ketika orang tua sedang LDM

LDM bukan hambatan untuk tetap menjalankan pengasuhan bersama, selama ayah dan ibu memiliki tujuan atau blueprint pengasuhan yang sama.Ibu sebagai “guru” di rumah menjalankan pendidikan sehari-hari dan memantau perkembangan anak.Ayah sebagai “kepala sekolah” tetap terlibat dalam menentukan arah dan konsep pendidikan anak meskipun tidak selalu hadir secara fisik.Ayah dan ibu perlu berkomunikasi dan mengevaluasi pengasuhan bersama: apa yang perlu dipertahankan, diubah, atau diperbaiki.Pendidikan seks perlu diberikan secara bertahap dan sesuai usia, termasuk mengenalkan perubahan menuju baligh dan pengendalian hawa nafsu.Pendidikan tentang kepemimpinan dimulai sejak kecil, tidak perlu menunggu anak dewasa.Anak dapat dilatih memimpin melalui hal sederhana, seperti mengambil keputusan dan memahami konsekuensi pilihannya.Pengasuhan adalah proses jangka panjang; hasil pendidikan tidak bisa terlihat secara instan.Menjadi orang tua berarti bekerja sebagai tim: belajar, merencanakan, mencari solusi, dan mengevaluasi pengasuhan bersama.Yang paling penting adalah saling mendukung, peduli, dan memahami, bukan saling menyalahkan atau merasa paling berjasa.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
S

Sekar Kinanti Nufiarizky

📍 Kota Depok

Hukum Perzinaan & Pergaulan

Allah taala berfirman:سُورَةٌ أَنزَلۡنَٰهَا وَفَرَضۡنَٰهَا وَأَنزَلۡنَا فِيهَآ ءَايَٰتِۭ بَيِّنَٰتٖ لَّعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ(Ini adalah) satu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas agar kamu selalu mengingatinya.Tema: HUKUM PERZINAAN DAN PERGAULAN (Ayat 1-64)Subtema: Hukum perzinaan (Ayat 1-3)QS. An-Nūr: 1Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.comTafsir Al-MuyassarAn-Nur (24:1)Tema: HUKUM PERZINAAN DAN PERGAULAN (Ayat 1-64)Subtema: Hukum perzinaan (Ayat 1-3)Ini adalah satu surat Al Qur’an yang sangat agung dari yang Kami turunkan. Kami wajibkan untuk menjalankan hukum-hukum yang ada di dalamnya. Dan Kami turunkan di dalamnya dalil-dalil yang jelas agar kalian wahai orang-orang mukmin selalu mengingat ayat-ayat yang jelas ini dan mengamalkannya.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka11 Agustus 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Jangan menggunjingkan orang lain

Jangan menggunjingkan orang lainSumber: Don't sweat the small stuff with your familySemakin jarang melakukan kecenderungan menggunjing semakin santai dan tenang hidup. Pada gilirannya saya perhatikan bahwa orang-orang di sekeliling saya jadi agak lebih santai. Saya merasa lebih nyaman karena kini Saya tidak lagi menggosip menusuk dari belakang atau gampang melontarkan sedikit kritik kepada orang lain. Dan karena saya tidak lagi ikut-ikutan melakukan kebiasaan ini, orang-orang yang dekat dengan saya cenderung mengurangi kebiasaannya itu. Hasilnya pandangan setiap orang dalam keluarga dan keluarga besar saya menjadi agak lebih baik satu sama lain. Seperti yang biasanya terjadi begitu beberapa anggota keluarga menyentuh kebiasaan itu yang lainnya tanpa diperintah langsung mengikuti.Bila anda mengusipkan seseorang bisa dibilang bahwa kebiasaan ini bukannya menonjolkan karakter orang dibicarakan namun lebih menggambarkan karakter kita sendiri kebutuhan kita untuk bersikap kritis dan kebutuhan kita untuk menggosipkan orang lain. Ini sama halnya dengan membicarakan orang yang terjatuh karena orang yang sedang anda gosipkan tidak bisa membela diri ini tidak adil Ini sama halnya dengan membicarakan orang yang terjatuh karena orang yang sedang anda gosipkan tidak bisa membela diri. Ini tidak adil.Lagi pula jika anda menaruh perhatian terhadap bagaimana perasaan Anda ketika sedang mengunjungi orang lain Anda akan merasa agak jahat seolah-olah betina Anda mencoba mengingatkan anda. Jauh di lubuk hati anda mengetahui bahwa mengusulkan orang lain merupakan perbuatan keliru.Bila anda menggunjingkan orang lain ini akan menyebabkan orang yang anda gosip kan menjadi agar tidak nyaman. Lagi bulat jika anda membicarakan hal-hal yang dilakukan orang lain siapa yang dapat menjamin bahwa anda tidak melakukan hal yang sama ketika orang lain itu tidak ada? Kurangnya integritas merupakan asal muasal mengingat nya sinisme dalam keluarga dan lingkungan kita karena tak seorangpun yakin bahwa orang lain benar-benar bisa dipercaya.Kabar baiknya dengan menggantikan kebiasaan ini lebih mudah daripada yang anda sangka. Begitu menjadi betapa tidak bergunanya suatu kebiasaan maka semua hal langsung kembali ke jalan yang seharusnya. Awalnya mungkin anda tidak menyadari diri Anda bersikap kritis sampai akhirnya fakta tersebut terpampang di depan mata. Anda akan mengingatkannya ketika semuanya sudah terlambat. Jangan bersikap keras kepada diri sendiri. Bahkan bersyukurlah bahwa kebiasaan lama tersebut pernah mampir dan bahwa kini Anda punya sasaran untuk menyetop kebiasaan tersebut. Di waktu yang akan datang bila anda terperangkap di tengah-tengah percakapan yang isinya menggunjingkan orang lain Anda bisa bilang, " nah laki-laki ngomongin orang yang tidak ada."Kemudian dengan halus membelokkan inti percakapan. Pada tahap tertentu ini akan lebih mudah dilakukan ketika merasa ada dorongan untuk melontarkan kritik, anda akan mampu langsung mematikan dorongan tersebut. Anda akan melihatnya datang, amati pikiran dan perilaku anda sendiri dan stop sejak dari mula. Seiring dengan berjalannya waktu kebiasaan Anda mengkritik orang lain ketika yang bersangkutan tidak ada akan semakin berkurang.Bahkan ketika orang-orang di sekitar Anda sedang menggosipkan orang lain Anda dapat dengan halus menolak untuk ikut-ikutan. Anda justru dapat mengarahkan percakapan dengan tetap bersikap diam mengatakan sesuatu yang baik-baik atau membela orang yang digosipkan atau langsung mengubah bahan pembicaraan. Jadi orang yang tidak suka menggunjingkan keburukan orang lain manfaatnya sangat dramatis dan langsung. Cobalah dan anda langsung merasa lebih baik.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
H
Haniva Eka Kusuma

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir al ankabut ayat 5

Allah taala berfirman:مَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ ٱللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ لَأٓتٖ ۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُBarang siapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang. Dan Dia-lah Yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.— QS. Al-`Ankabūt: 5Tafsir Tafsir Al-MuyassarAl-'Ankabut (29:5)Barangsiapa berharap bertemu Allah dan menginginkan pahala-Nya, maka ajal yang telah Allah tetapkan untuk membangkitkan makhluk-Nya untuk menerima balasan dan hukuman pasti datang dalam waktu dekat. Dan Allah Maha Mendengar kata-kata dan Maha Mengetahui perbuatan-perbuatan.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Tafsir Al Mukhtasar QS Al mu'minun ayat 18-21

Tafsir Al Mukhtasar QS Al mu'minun ayat 18-21 Kami juga menurunkan air hujan dari langsing sehingga pada kebutuhan makhluk, tidak terlalu banyak hingga merusak dan tidak pula sedikit hingga tidak mencukupi. Lalu Kami jadikan air hujan itu menetap di bumi agar manusia dan seluruh hewan bisa memanfaatkannya. Sungguh Kami pasti mampu untuk melenyapkannya hingga kalian tidak mengambil manfaat darinya.Lalu dengan air itu Kami jadikan bagi kalian kebun-kebun kurma dan anggur. Di sana kalian memperoleh buah-buahan yang beragam bentuk dan warnanya seperti buah tinggi 5 dan apel yang sebagian darinya kalian makan. Kami juga menumbuhkan bagi kalian pohon zaitun yang tumbuh dari wilayah gunung Sinai, buahnya menghasilkan minyak dan bahan pembangkit selera bagi orang-orang yang makan. Sungguh ,bagi kalian wahai manusia pada binatang ternak (unta sapi dan kambing) terdapat pelajaran dan petunjuk yang menunjukkan bagi kalian kekuasaan dan kelembutan Allah. Kami juga memberikan minuman susu murni yang berasal dari perut binatang ternak itu. Adanya juga terdapat banyak manfaat bagi kalian seperti untuk kendaraan atau menggunakan kulit dan bulunya, serta kalian makan dagingnya.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka11 Agustus 2026
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 7 Memahami Arti Bacaan Sholat Disertai Dzikir dan Doa Setelah Shalat

MEMBACA DOA IFTITAH1. Doa Iftitah: Memohon Dijauhkan dan Dibersihkan dari Dosaاللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَكَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِاللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَكَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِاللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَبِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِArtinya:“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat.Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku, sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran.Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, salju, dan hujan es.”Catatan:Doa ini mengandung permohonan agar Allah menjauhkan seorang hamba dari dosa, membersihkan dosa-dosanya, serta menghapus dosa yang telah diperbuatnya.2. Doa Iftitah: Menghadap Allah dengan Ikhlas dan Berserah Diriاللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَاللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيفَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًاوَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِيوَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَلَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَArtinya:“Allah Mahabesar dengan sebesar-besarnya. Segala puji bagi Allah dengan sebanyak-banyaknya. Mahasuci Allah pada waktu pagi dan petang.Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi, dalam keadaan hanif dan berserah diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb seluruh alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Demikianlah aku diperintahkan, dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”Catatan:Doa iftitah ini merupakan pernyataan bahwa ketika shalat kita menghadap Allah, Rabb yang menciptakan langit dan bumi. Di dalamnya terdapat penegasan keikhlasan dalam beribadah, pengesaan Allah, kepasrahan, dan pengabdian seorang hamba kepada-Nya.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Tafsir QS. Al-fatihah ayat 5

Tafsir QS. Al-fatihah Ayat 5اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ (Tunjukkanlah kami jalan yang lurus).Ihdina artinya, “Ya Allah, berikanlah kami petunjuk.” Ini adalah doa yang terbaik, yaitu meminta hidayah. Kalau kita mendapatkan hidayah dari Allah, semuanya dimudahkan.Shirathal mustaqim, jalan yang lurus. Jalan yang lurus itu apa?Yaitu ada yang mengatakan Al-Qur’an, Sunnah, dan ada yang menunjukkan Islam.Apa makna ayat ini?Ihdinas shirathal mustaqim, yaitu:Jika kami belum berada di atas jalan yang lurus, maka tunjukkanlah kepada kami. Jika kami sudah berada di jalan yang lurus, maka kokohkanlah, teguhkanlah, atau istiqamahkanlah kami.Jika kami sudah istiqamah, bukakanlah pintu-pintu kebaikan atau jalan-jalan kebaikan yang lainnya, di mana jalan kebaikan sangatlah banyak.Ini kita hadirkan dalam doa kita ketika kita mengucapkan “Ihdinas shirathal mustaqim.”Sayangnya, ketika kita mengucapkan ini, pikiran kita melayang-layang, tidak konsentrasi.Padahal, ayat satu sampai empat pada Surah Al-Fatihah adalah muqaddimah atau pengakuan ikrar. Sedangkan ayat kelima, “Ihdinas shirathal mustaqim,” adalah doa.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka11 Agustus 2026
H

Halida Achmad Bagraff

📍 Kota Surabaya

Ringkasan bab 3 - Memahami Istri

Pentingnya menjaga keharmonisan hubungan dengan istri melalui sikap saling menghormati dan perlakuan yang baik.Memperlakjkan istri dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Rasulullah mengajarkan agar suami memenuhi kebutuhan istri - mulai dari makanan, pakaian, hingga rasa aman dalam rumah tangga. Islam menjauhi segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal.Suami dapat menciptakan hubungan harmonis dan penuh cinta, sehingga rumah tangga menjadi tempat yang damai dan bernilai ibadah di hadapan Allah.Buku: Cinta janji dan ujian dalam berumah tanggaKarya: Dr. Muhammad  Abduh Tuasikal.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
D
Daramatasia

📍 Kota Depok

Surah Annisah halaman 79

1 Harta warisan tidak boleh dibagikan kpd ahli waris sebelum hutang simayat dibayarkan dan wasiatnya -yang tidak boleh lebih dari sepertiga-dilaksanakan2 Larangan melakukan kecerobahan dalam membagi warisan karna pembagian warisan adalah ketentuan dan perintah dari Allah kpd hambah-hambahnya yg beriman3 Salah satu tanda-tanda iman ialah menjalankan perintah-perintah Allah,menjauhi laranganNYA dan mematuhi batas-batasnYA4 Salah satu bukti keadilan dan kebijaksanan Allah Ta’alah ialah barang siapa taat kepadaNYA,Dia maenjanjikan Pahala yg sangat besar baginya dan siap durhaka kepadaNya dia akan membalas dgn berat

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka11 Agustus 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Milikilah sikap percaya penuh di dalam hati dan pikiran, sebagaimana perasaan Anda yang yakin bahwa akan berhasil ketika sedang mendownload sebuah file. Berbagilah apa yang mampu Anda bagikan kepada sesama. Memberi adalah sebuah sikap menerima yang aktif yang tumbuh dari hati yang yakin dan merasa pasti bahwa Allah tidak akan pernah mengingkari janji. Allah ﷻ berfirman, yang artinya:"Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?" (an-Nisâ` : 122)Begitulah hati yang kaya, yang merasa diri sudah cukup mempunyai harta. Walaupun nyatanya, dia belumlah tergolong orang kaya. Saudaraku, orang yang kaya hati, tidak akan pernah segan untuk berbagi. Jadikan nasihat ini untuk menasihati hati kita sendiri dan jangan gunakan untuk menuding sikap dan tingkah laku orang lain. Milikilah rasa malu bila kita selalu berada dalam posisi yang meletakkan tangan di bawah, yang hanya selalu menerima tanpa pernah berinisiatif untuk memberi.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
N

Nidya larasati

📍 Kota Administrasi Jakarta Timur

Tafsir Juz Amma : Surat Al-Adiyat (1-11) - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.

Demi kuda perang yang berlari kencang terengah-engah, dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya), dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi, maka ia menerbangkan debu, dan menyerbu di tengah-tengah kumpulan musuh, sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. Maka apakah diat tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada, sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.Allah Swt. bersumpah dengan menyebut kuda apabila dilarikan di jalan Allah (jihad), maka ia lari dengan kencangnya dan suara dengus napasnya yang keras saat lari.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir Al Mukhtasar Surat Ali Imran ayat 26-27

Ucapkanlah -wahai Rasul- untuk memuji dan mengagungkan Tuhanmu, “Ya Allah! Engkaulah pemilik semua kerajaan yang ada di dunia dan di akhirat. Engkau memberikan kerajaan kepada siapa saja yang Engkau kehendaki dari kalangan makhluk-Mu, dan mencabutnya dari siapa saja yang Engkau kehendaki. Engkau memuliakan siapa saja yang Engkau kehendaki, dan menghinakan siapa saja yang Engkau kehendaki. Semua itu berdasarkan kebijaksanaan dan keadilan-Mu. Hanya di tangan-Mulah seluruh kebajikan, dan Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.Salah satu wujud kekuasaan-Mu ialah Engkau memasukkan malam ke dalam siang sehingga waktunya menjadi panjang, dan memasukkan siang ke dalam malam sehingga waktunya menjadi panjang. Engkau mengeluarkan sesuatu yang hidup dari sesuatu yang mati, seperti menetapkan kelahiran seorang mukmin dari orang kafir dan mengeluarkan tanaman dari biji, dan Engkau mengeluarkan sesuatu yang mati dari sesuatu yang hidup, seperti menetapkan kelahiran seorang kafir dari orang mukmin, dan mengeluarkan telur dari induk ayam. Engkau memberikan rezeki yang luas kepada siapa saja yang Engkau kehendaki tanpa perkiraan dan hitungan.

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
P
Putri Nadhira Saraswati

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Tafsir Al Baqarah 214

Tafsir Al-MuyassarAl-Baqarah (2:214)Tema: KEESAAN TUHANLAH YANG AKHIRNYA MENANG (Ayat 142-214)Subtema: Hikmah diutusnya para Rasul dan pelbagai cobaan bagi para pengikutnya (Ayat 211-214)Apakah kalian wahai orang-orang mukmin mengira akan masuk surga padahal kalian belum ditimpa ujian seperti yang telah menimpa orang-orang mukmin sebelum kalian; berupa kemiskinan, penyakit, rasa takut dan kecemasan. Mereka digoncang dengan berbagai bentuk ketakutan, sehingga Rasul mereka dan orang-orang beriman yang bersamanya, -karena mereka menginginkan kemenangan cepat dari Allah-berkata, "Kapan akan datang pertolongan Allah?" Ingatlah bahwa kemenangan dari Allah itu dekat kepada orang-orang mukmin.Catatan tafsir:Diriwayatkan oleh Abdurrazzaq dari Ma'mar yang bersumber dari Qatadah, bahwa turunnya ayat ini berkenaan dengan peristiwa perang Ahzab. Ketika itu Rasulullah mendapat berbagai kesulitan yang sangat hebat dan kepungan musuh yang sangat ketat. Ayat ini menunjukkan bahwa perjuangan itu meminta pengorbanan.Sumber: Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A. Dahlan dkk.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat11 Agustus 2026
W
Wina

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir Ibnu Katsir QS. Yūsuf: 103

Allah taala berfirman:وَمَآ أَكۡثَرُ ٱلنَّاسِ وَلَوۡ حَرَصۡتَ بِمُؤۡمِنِينَDan sebagian besar manusia tidak akan beriman, walaupun kamu sangat menginginkannya.Tema: KISAH NABI YUSUF (Ayat 1-111)Subtema: Pelajaran yang dapat diambil dari kisah Yusuf a.s (Ayat 102-111)📝 Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir1. Tidak Banyaknya Orang yang BerimanKebenaran tidak ditentukan oleh banyaknya pengikut. Sebagian besar manusia tetap tidak beriman, meskipun Rasul ﷺ sangat menginginkan mereka mendapat petunjuk.2. Jangan Mengikuti Mayoritas Tanpa IlmuBanyaknya orang bukan ukuran kebenaran. Allah mengingatkan bahwa mengikuti kebanyakan manusia tanpa petunjuk dapat menjauhkan dari jalan-Nya.3. Dakwah Tanpa Mengharap ImbalanRasul ﷺ tidak meminta upah atas dakwah dan nasihatnya. Beliau menyeru kepada kebaikan semata-mata karena mengharap rida Allah dan menginginkan kebaikan bagi manusia.✨ PelajaranKebenaran tidak diukur dari jumlah.Tugas seorang da'i adalah menyampaikan kebenaran dengan ikhlas; hidayah dan penerimaan adalah hak Allah.Al-Qur'an adalah pelajaran bagi seluruh alam: memberi peringatan, petunjuk, dan keselamatan di dunia maupun akhirat.Disalin dari Quran Tadabbur — quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 11 Agu 2026Baca selengkapnya →