๐Ÿ“ฐ Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
L
Lisna Nurul Hikmah

๐Ÿ“ Kabupaten Banyumas

Bab 6 Istiqomah dalam meniti ash shiraath Al mustaqiim

Hati yang BersihHati yang bersih adalah hati yang selamat dari:Syirik dan segala bentuk penyekutuan kepada Allah.Dengki, iri, kikir, sombong, cinta dunia, dan cinta jabatan.Syubhat yang bertentangan dengan kebenaran.Syahwat yang menyelisihi perintah Allah.Keinginan yang menjauhkan seseorang dari Allah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

Bab 13 - Studi Kasus Keluarga Riil (1)

๐ŸŒฟ STUDI KASUS KELUARGA RIILโ“ T: Anak Saya Sulit Menerima Kekalahan๐Ÿ‘ฆ Gambaran AnakLaki-laki, 9 tahun, anak pertama dari tiga bersaudara.Pendiam, pemalu, sensitif, dan sangat cerdas.Menyukai aturan, rutinitas, dan keteraturan.Senang menjadi "anak baik" dan selalu ingin melakukan hal yang benar.๐ŸŽฒ Masalah yang DihadapiSaat bermain permainan kompetitif:Mengubah aturan atau skor agar dirinya menang.Berbohong tentang hasil permainan.Menjadi sangat emosional ketika kalah.Menangis, marah, atau bertengkar jika tidak dituruti.Sulit menerima kekalahan meskipun sudah dijelaskan.๐Ÿค” Yang Membingungkan Orang TuaPerilaku ini sudah terjadi sejak kecil.Tidak banyak berubah meskipun usianya bertambah.Dalam permainan tim (misalnya sepak bola), ia mampu mengikuti aturan dengan baik.---๐Ÿ’ก J: Apa yang Mungkin Terjadi?1. Bukan Sekadar Soal Kalah atau MenangPerilaku ini bisa menunjukkan bahwa anak sedang berjuang dengan:Harga diri yang rapuh.Kurangnya kepercayaan diri.Ketakutan dianggap gagal.Bagi anak seperti ini:> "Kalau aku kalah, berarti ada yang salah denganku."---2. Mengapa Ia Berbohong?Berbohong atau mengubah aturan bisa menjadi cara untuk:Menghindari perasaan gagal.Melindungi dirinya dari rasa malu.Tetap merasa dirinya "berhasil".---3. Mengapa Ia Sangat Emosional?Karena kekalahan terasa lebih dari sekadar kalah bermain.Yang dirasakan anak mungkin:Kecewa.Malu.Tidak cukup baik.Takut dinilai buruk oleh orang lain.---4. Apa yang Dapat Dilakukan Orang Tua?๐Ÿ’› Fokus pada hubungan, bukan kemenangan.Validasi perasaannya saat kalah.Tunjukkan cinta tanpa syarat.Luangkan waktu khusus berdua dengannya.Bangun rasa percaya dirinya melalui usaha dan proses, bukan hasil.Ingatkan bahwa kalah tidak menentukan nilai dirinya.Contoh kalimat:> "Kalah memang terasa berat. Tapi kalah tidak mengurangi kecerdasan atau kebaikanmu."---๐Ÿšซ HindariMembandingkan dengan saudara.Memberi label negatif.Mempermalukan anak.Menunjukkan kasih sayang hanya saat anak berhasil.---๐ŸŒฑ Inti JawabanAnak yang sangat sulit menerima kekalahan sering kali tidak sedang berusaha menjadi "nakal". Ia mungkin sedang berjuang dengan rasa percaya diri dan harga dirinya. Ketika anak merasa dicintai, diterima, dan berharga apa adanya, kebutuhan untuk selalu menang biasanya akan berkurang seiring waktu.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
G

Gardina daru adini

๐Ÿ“ Kota Depok

Ringkasan Mendidik dg Cinta

Ringkasan โ€” Mendidik dengan Cinta โค๏ธJangan menyalahkan atau membenci anak ketika mereka nakal, tetapi terimalah mereka dengan segala kekurangannya dan tetap berikan kasih sayang.Rangkul anak dengan cinta yang tulus, sabar, tenang, dan santun, bukan cinta yang bersyarat.Saat menghadapi perilaku anak yang sulit, jangan mengedepankan emosi. Tenangkan diri dan cari akar masalahnya.Pahami bahwa perubahan perilaku anak adalah bagian dari proses tumbuh, belajar, dan perkembangan kepribadian.Berusahalah memahami apa yang menjadi penyebab perilaku anak, lalu ajak anak berdialog dengan penuh empati.Sikap orang tua yang tepat dapat menjadi โ€œobatโ€ bagi kenakalan anak, sehingga anak merasa aman, kembali dekat dengan keluarga, dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Zakat yang ditarik dan dikelola secara benar adalah obat mujarab bagi penyakit hati, cinta harta. Tata kelola zakat harus dikembalikan pada yang seharusnya, hingga fungsinya sebagai "paru-paru" harta dan obat hati, dapat berfungsi. Hakikat harta adalah untuk dicari, dikumpulkan, dan dibagikan, secara terus-menerus. Seperti paru-paru yang menghirup, menggelembungkan, dan mendistribusikan oksigen kehidupan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“– Jejak Ayat18 Agustus 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Tafsir Al Mukhtasar QS. Ali Imran ayat 33

Sesungguhnya Allah telah memilih Adam -'alaihissalฤm- dan memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada-Nya. Lalu Allah memilih Nuh dan menjadikannya sebagai rasul pertama untuk penduduk bumi. Lalu Allah memilih Ibrahim dan menjadikan derajat kenabian tetap berada di dalam jajaran keturunannya, dan Allah juga memilih ฤ€li 'Imrฤn (keluarga 'Imrฤn). Allah telah memilih mereka semua dan memberi mereka kelebihan atas orang-orang yang hidup sezaman mereka.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
H

Halida Achmad Bagraff

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Ringkasan bab 7 - Akibar Maksiat Saat Berumah Tangga

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,โ€œDan apabila seorang pendosa menghentikan kemaksiatannya lalu beralih kepada ketaatan, ia akan merasa sempit jiwanya, dadanya terasa sesak, dan ia kesulitan menemukan jalan untuk merasa nyaman. Akhirnya, ia kembali kepada kemaksiatan. Bahkan, banyak di antara para pelaku maksiat yang melakukan dosa bukan karena menemukan kenikmatan di dalamnya atau adanya dorongan yang kuat untuk melakukannya, melainkan karena rasa sakit yang ia rasakan ketika meninggalkan maksiat tersebutโ€.Buku: Cinta janji dan ujian dalam berumah tanggaKarya: Dr. Muhammad  Abduh Tuasikal.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
R
Ressy Sri Agesty

๐Ÿ“ Kabupaten Bandung

Quote Belajar Parenting

Belajar parenting bukanlah untuk membuat anak menurut pada kita, bukan pula untuk memamerkan ilmu yang kita dapat dan menyalahkan orang tua kita .Belajar Parenting adalah untuk membuat kita menjadi orang tua yang layak, menjadi contoh teladab bagi anak-anak kita.Agar kita menjadi orang tua pembelajar dan menghentukan semua hal yang kurang baik dalam pengasuhan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
E

Exa Betti Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

The Book You Wish Your Parents Had Read - Philippa Perry

Menetapkan Batasan untuk Anak yang Sudah Besar dan RemajaMenetapkan batasan pada remaja memang lebih sulit dibandingkan saat mereka masih kecil.Batasan akan lebih mudah jika sejak awal orang tua terbiasa mendefinisikan diri sendiri, bukan membiarkan seluruh identitas ditentukan oleh anak.Jika belum terbiasa, tidak pernah terlambat untuk mulai.Masa remaja dapat membawa masalah yang lebih serius, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sosial.Orang tua perlu tetap hadir dan membantu remaja menghadapi masalah, sambil memberikan batasan yang jelas dan sesuai dengan usianya.Inti:Semakin besar anak, semakin penting bagi orang tua untuk menyeimbangkan kebebasan, batasan, dan hubungan yang tetap dekat.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
Y
Yudith Sand Faundry

๐Ÿ“ Kabupaten Serang

Jejak Pustaka 18 Agustus

1. Ash-Shalah (wanita shalihah).Shalihah ketika dia bertakwa kepada Allah ๏ทป, menunaikan hak-hak Allah ๏ทป serta hak manusia."Maka perempuan-perempuan yang qanitah (shaleh), adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, kerena Allah telah menjaga (mereka)." - QS. An-Nisa:34Seorang wanita qanitah adalah yang senantiasa dalam ketaatan, ia memiliki ketaatan yang berkelanjutan dan kontinyu dalam ibadahnya.2. Al-'AffahSeorang yang meninggalkan hal-hal yang tidak pantas. Al-'Affah/'iffah merupakan sifat yang menjauhkan diri dari segala yang tidak layak, menahan diri dari perbuatan yang tidak sesuai dan menjaga kesuciannya.3. Al-Hayiyyah (Rasa Malu)Malu adalah bentuk kemuliaan dan bagian dari keimanan."Rasa malu tidak mendatangkan kecuali kebaikan." - HR. al-Bukhari no.37Bahwa sifat malu akan mendorong seseorang untuk menghindari perbuatan yang tidak pantas, serta akan mencegah dia dari hal-hal yang tidak baik.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
N
Nuriska Garnitasari

๐Ÿ“ Kota Bandung

Keyakinan diri Dihantarkan pada Anak.

Buku Indahnya Pengasuhan dengan Theraplay: Seru membangun bonding dengan anak. (Astrid W.E.N)Pembukaannya berisi jurnal perjalanan penulis menjadi terapis Theraplay ditulis dengan ringkas tapi mengena dan berkesan.Keyakinan yang kita miliki akan dihantarkan pada anak bukan lontaran kalimat saja tetapi kekuatan dan kokohnya akan terlihat dari bagaimana kita meyakininya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Agustus 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Ibnu Taimiyyah pernah menjelaskan bahwa jin bisa menimbulkan ilusi pada pandangan seseorang, bahkan jin bisa menjelma (dalam bentuk ilusi) menjadi manusia. Ibnu Taimiyyah menceritakan sebuah kejadian ketika beliau dipenjara di Mesir. Ada seorang pejabat yang mengaku melihat seseorang yang mengklaim dirinya sebagai Ibnu Taimiyyah di Turki, padahal Ibnu Taimiyyah saat itu sedang berada di penjara Mesir. Akhirnya, pejabat tersebut mengirim utusan untuk memeriksa kebenarannya, dan ternyata Ibnu Taimiyyah memang masih di Mesir.โ€‹Ini menunjukkan bahwa jin bisa meniru rupa seseorang dan menciptakan ilusi. Seperti yang dikatakan oleh Ibnu Taimiyyah, ketika seseorang pergi ke dukun untuk mencari barang yang hilang, dukun tersebut bisa menggambarkan barang tersebut seolah-olah dia benar-benar melihatnya, padahal barang itu tidak ada. Ini hanyalah ilusi yang diciptakan oleh jin. Jin juga bisa menjelma menjadi sosok yang sangat cantik atau lainnya, membuat seseorang berkhayal. Oleh karena itu, seseorang mungkin merasa seakan-akan bertemu dengan seorang kiai, malaikat, atau lainnya, padahal semua itu hanyalah ilusi yang diciptakan oleh jin, yang pada hakikatnya adalah bagian dari sihir.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 18 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’